Sayangi Aku

Sayangi Aku
mendapat pekerjaan


__ADS_3

" maaf aku tidak bisa memberikan rumah Seperti indah " ucap Brian


setelah mereka selesai bersih² dan mengganti pakaian tidur mereka


" koh Abang ngomong gitu,aku tau kita akan tetap tinggal di sini kan nanti juga Raya pasti ikut suaminya jadi ayah sama ibu pasti sama kita karena kita tidak mungkin meninggalkan mereka di rumah ini sendirian" ucap Naya,Brian tersenyum


" makasih kamu selalu mengerti " ucap Brian ,Naya tersenyum


" jadi tidak usah memikirkan papa lagi " ujar Naya


" ayo istirahat, ini sudah lewat jam istirahat mu kelamaan keliling rumah indah " ucap Brian


" seruh tau Abang,mereka hanya tinggal berdua tapi rumah mereka seperti mau di tinggali 10 orang " ucap Naya


" kan besok² siapa tau ada yang menginap atau keluarga yang datang yank, jadi tidak susah² lagi " ucap Brian


Naya ikut suaminya di atas tempat tidur dan berbaring di sampingnya


" besok aku pulang kuliah main di sebelah iya " Brian menggaguk " tapi ingat kamu jangan kelelahan atau sampai terluka " Naya menggaguk


Brian mendekati perut Naya ,dan menempel telinga nya


" selamat malam anak ayah,apa sudah bobo belum iya karena ibu kesenangan main di rumah pamanmu , kita bobo iya i love you my princess sehat selalu dalam sana " Brian mencium perut Naya, Naya meringis


" kenapa sayang gerak lagi " Naya menggaguk


" pelan² sayang,jangan terlalu keras iya kata dokter umurmu 6 bulan baru ayah bisa merasakan nya " ucap Brian


" ayo istirahat " Brian menarik Naya dalam pelukannya


Naya menenggelamkan wajahnya di bidang dada Brian karena itu tempat ternyaman untuk nya


" Abang buka baju iya " Brian menatap istrinya " kenapa " tanya Brian


" aku suka bau badan Abang " Brian hanya mengangguk


setelah mendapat kan persetujuan dari pemilik tubuh Naya membuka kancing bajunya lalu mencium dada Brian membuat Brian hanya geleng² saja


sedangkan di rumah baru indah dan Alex masih duduk santai di sofa kamar mereka menghadap ke arah luar setelah Menganti pakaian tidur mereka


" Kaka apa nanti ayah akan marah " tanya indah


" jangan memikirkan papa dear, aku akan jelaskan dengan baik " ucap Alex


" maaf " ucap indah


" kenapa meminta maaf,harusnya aku yang minta maaf karena tidak bisa menahan nya " ucap Alex memeluk indah


"sudah lupakan saja,apa boleh mengadakan makan malam bersama di rumah ini " Alex menggaguk


" lakukan apa pun yang kamu inginkan tapi jangan terluka kamu tau kan akibatnya " tanya Alex

__ADS_1


" iya kak ,tenang saja indah bisa jaga diri baik² " Alex menggaguk


" siapa yang kamu mau undang " tanya Alex


" hebm ayah ,ibu ,Kaka Ivan,Kaka Dafa Kaka ricko sama kaka fajar " ucap Naya


" baiklah nanti di siapkan sama pelayan iya " indah mengaguk


" ayo kamu harus istirahat " ucap Alex


" iya kak " jawab indah


mereka berjalan ke arah tempat tidur ,Alex mematikan lampu utama dan hanya menyisakan lampu tidur


alex membantu indah tidur ,setelah itu dia ikut tidur di samping indah mencium kening dan bibir indah sekilas


" selamat malam Kak,i love you " ucap indah lirih


" hebm "


indah hany tersenyum bukan Alex namanya jika membalas ucapan nya dengan benar


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


setelah melewati drama pagi hari Alex sudah mulai terbiasa Dengan adanya mual pada indah, setelah sarapan dan mengantarkan istri mereka lalu mereka melanjutkan untuk ke perusahaan


" Kaka Dafa sama Kaka Ricko nanti ke rumah iya bakar² " Ucap indah


" rumah mana " tanya Ricko


" rumah baru " indah mengaguk


" baiklah nanti kami ke sana jam berapa " tanya Dafa


" semangat sekali " Dafa hanya tersenyum kuda


" iya semangat lah ,ketemu calon mertua lihat saja tuh tangan nya " ujar Ricko


" kenapa tangan nya " tanya Naya


" tidak ada papa " ucap Dafa tersenyum


" acara nya kapan ??? nanti malam atau kapan " tanya ricko lagi


" besok malam saja ,karena lusa kami tidak ada di rumah " ujar indah


" baiklah, apa nanti yang kami bawah " tanya Dafa lagi


" bawa diri saja ,kan aku yang undang kalian " ucap indah


" jadi ceritanya ini pesta rumah baru kah " tanya Naya ,indah hanya tersenyum

__ADS_1


" baiklah ,kalau begitu kami ke kelas dulu by " ucap Ricko, setelah itu mereka kembali ke ruangan mereka


sedangkan di apartemen Anggi benar² bosan sudah terlalu lama dia menganggur,tapi sejak semalam Ivan memberi tahu nya jika dia akan berkerja


dan dia sudah berjanji pada dirinya jika nanti sudah bekerja dia tidak akan tinggal menumpang lagi di apartemen Ivan


hari ini Ivan menepatkan diri ke apartemen karena sudah lama dia tidak ke apartemen


saat memasukkan kode apartemen Ivan masuk tanpa mengucap kan salam


karena pikirnya itu apartemen nya terlepas ada orang nya atau tidak dia masih bodoh


saat masuk Ivan tidak menemukan siapa pun ,dia berjalan ke arah sofa lalu mendudukkan tubuhnya di sana


" maaf tuan " ucap Anggi


sedikit terkejut karena Ivan tidak memberi kabar jika ke apartemen seperti sebelumnya


" hebm "


" mau copy tuan " Ivan hanya mengangguk


Anggi pergi ke arah dapur membuatkan copy untuk Ivan , sedangkan Ivan sibuk bermain dengan benda tipis yang ada di tangan nya


" copy tuan " Ivan menatap sekilas ke arah Anggi lalu mengaguk


" duduk ada yang aku ingin bicarakan " Anggi duduk di depan Ivan yang terhalang meja depan mereka


" besok kamu sudah mulai kerja,dan kamu bisa pakai apartemen ini terserah sampai kapan karena memang tidak ada yang tinggal di sini " ucap Ivan


" maaf tuan ,bukannya menolak kebaikan anda tapi anda sudah sangat bnyak membantu saya ,saya bisa tinggal dekat kantor saja untuk memudahkan saya " ucap Anggi


" iya terserah jika itu mau mu tapi jika nanti mereka mencari mu lagi aku tidak akan ikut campur aku menyuruh mu tinggal di sini karena gampang untuk aku awasi setidaknya sampai kamu menikah nanti dan ada yang melindungi mu " ucap Ivan


lalu meminum copy yang di buat Anggi ,Anggi menggigit bibir bawah nya


benar dia belum bisa hidup dengan tenang sekalipun utang mereka sudah lunas dan semenjak itu hidupnya masih tenang tapi entah hari esok tidak ada yang tau


apa lagi dia tidak punya siapa² saat ini,Ivan hanya orang yang membantu nya setelah kepergian ayah nya


itupun atas permintaan ayah nya ,dia hanya membantu nya sesama manusia itu lah yang selalu Ivan ucap kan


" maaf,saya hanya tidak ingin terlalu merepotkan anda tuan " ucap Anggi lirih


" jika tidak mau merepotkan aku,maka temukan laki² dan menikah lah " ucap Ivan datar,Anggi hanya tersenyum kecut


" iya tuan " ucap anggi


" iya sudah aku kembali dulu nanti besok aku menjemputmu dan mengantar mu " ucap Ivan berdiri


" terimakasih banyak tuan " ucap Anggi ,tapi Ivan hanya pergi tanpa menjawab ucapan Anggi

__ADS_1


Anggi menarik napasnya kasar lalu di hembuskan


" tolong jangan berharap lebih " ucap Anggi lirih lalu masuk ke dalam kamarnya


__ADS_2