
hari telah berlalu begitu juga Minggu hari pernikahan Alex dan indah tinggal menghitung hari saja ,tapi baik Alex maupun indah tetap pada kegiatan mereka di mana Alex sibuk dengan perusahaan dan begitu juga indah yang sibuk dengan kuliah nya ,hubungan Dafa dan Raya juga baik² saja dan Dafa sudah memalukan 3 kali latihan,dari latihan yang ringan hingga yang berat ,anak buah Alex benar² memberikan latihan sesuai ucapan Alex ,tapi setidaknya kini Dafa sudah bisa menembak dengan baik bahkan memanah juga sekalipun sesekali masih melenceng tapi itu sudah membuatnya bahagia
pagi ini Alex menyempatkan dirinya menjemput indah, dan Brian yang mengantar Naya dan Raya di kampus
saat sampai depan pintu gerbang , security membuka pintu gerbang lalu Alex masuk dalam rumah indah
saat turun semua pelayan menunduk kepalanya Alex hanya melewati mereka begitu saja seperti biasanya
" selamat pagi ayah ibu " ucap Alex ,dia langsung ke arah meja makan karena sudah di pastikan mereka di sana
" pagi nak " ucap ayah dan ibu
" Abang " Alex hanya mengangguk ,iya sejak hubungan indah dan Alex resmi ,Alex meminta fajar merubah cara panggilan nya dan fajar menyamakan dengan Ivan karena memang mereka seumuran
" Gimana " tanya ayah indah
" semuanya sudah siap yah,tinggal fitting baju saja " ucap Alex
" indah mana " tanya Alex lagi ,karena indah belum ada di meja makan
" biar ibu panggil dulu " ucap ibu
" biar aku saja Bu, kalian lanjut kan sarapan saja " cegah Alex ,ibu mengaguk saja
" cepat turun nak " Alex hanya mengangguk lalu pergi ke arah kamar indah
saat sampai depan pintu Alex membuka pintu yang memang indah tidka mengunci nya ,Alex mengedar kan pandangan nya tapi tidka melihat kekasihnya nya, saat akan melangkah terdengar suara pintu terbuka
ceklek
Alex berbalik dia melihat indah ke luar dari kamar mandi
" dear ,kamu baik² saja " indah mengaguk lemah
" kamu kenapa " tanya Alex lagi
" aku baik² saja ,hanya masuk angin biasa " ucap indah
" kamu yakin " indah mengaguk " mau ke rumah sakit " indah menggeleng " baiklah " ucap Alex
" sarapan dulu iya " indah mengaguk,Alex membantu indah berdiri dan ke luar dari kamar indah
sesampainya mereka di meja makan, ayah ibu dan fajar menatap mereka
" Ade kenapa " tanya fajar
" masuk angin " ucap indah
" kan ibu sudah sering bilang jangan suka mandi malam, tidur larut malam ngeyel sih jadi kaya gitu kan " ucap ibu kesal
" Bu ,Ade lagi sakit koh di marahin sih ,bibi bikinkan air madu buat Ade " ucap fajar
" baik tuan muda " ucap pelayan
" yakin kamu baik² saja " indah mengaguk " libur saja iya tidka usah ke kampus " ucap Alex
" iya,kamu di rumah saja kalau kamu paksa kan nanti kamu makin parah pernikahan kalian beberapa hari lagi " ucap ayah,indah membuka matanya
" aku baik² saja ayah,tenang indah masih bisa koh " ucap indah
" baiklah tapi nanti hubungi aku jika ada papa " indah hanya tersenyum
setelah selesai sarapan fajar duluan berpamitan karena pagi ini ada jadwal meeting dan dengan bantuan dan bimbingan Alex dia sudah bisa memimpin perusahaan keluarga nya dan itu membuat ayah bisa lega sehingga dia bisa mempunyai banyak waktu dengan istri serta keluarga yang lain
" ayah ibu Ade berangkat kuliah dulu iya " ucap indah
" iya nak, jika kamu tidak mampu pulang saja iya " indah mengaguk
" ayah ibu ,Alex pergi dulu iya ,ah iya Bu nanti list nama keluarga yang ingin menginap di hotel iya demi keamanan " ucap Alex
" iya nak ,nanti ibu kabarin " ucap ibu
" by Bu yah " ucap indah lalu mereka ke luar dari rumah
" dear " indah menggaguk saja,saat indah sudah duduk nyaman Alex, ikut masuk dalam mobil lewat pintu sebelah nya
" Kaka nanti singgah di apotik dulu iya " Alex menatap indah
" kenapa tidak ke rumah sakit saja dear, kenapa harus apotik " tanya Alex
" hanya beli vitamin saja kak " ucap indah
" ada yang kamu sembunyikan " indah menggeleng cepat
__ADS_1
" tidak kak " Alex hanya mengangguk , dia menatap indah yang sesekali mencium minyak telon membuat Alex bingung
" kakak depan ada apotik " Alex hanya mengangguk saja
setelah depan apotik Alex memarkirkan mobilnya dengan baik
" kakak tunggu aja di dalam, aku tidak lama " ucap indah saat melihat Alex membuka safety belt nya
" kamu yakin " indah mengaguk ,lalu indah ke luar dari mobil Alex dengan perasaan takut indah memberikan diri
saat masuk dia melihat sekeliling nya
" mba minta vitamin dan test pack nya 3 yang paling akurat " ucap indah
"di tunggu iya " indah hanya mengaguk sambil sesekali membalikkan badannya takutnya Alex ikut masuk
" ini mba " ucap pelayan apotik
" berapa mba " tanya indah
" 115 ribu mba " indah memberikan uang 2 lembaran uang seratus " kembaliannya untuk mba saja " setelah itu indah ke luar dari apotik itu , sedangkan pelayan apotik hanya bingung menatap indah lalu menatap uang yang ada di tangannya
" lumayan uang makan " gumam nya
" maaf lama kak " ucap indah saat sudah masuk dalam mobil
" iya ,kamu dapat vitaminnya " tanya alex
* iya kak " ucap indah ,lalu Alex menjalankan mobilnya menuju kampus indah
" kakak hari ini sibuk " Alex menatap indah " seperti biasa nya ,meeting rapat dan yang lainnya ,kenapa hm " tanya Alex
" apa aku bisa ke perusahaan ,waktu makan siang " tanya indah
" kenapa harus bertanya biasa juga kamu datang saja ,apa ada Masahlah " selidik Alex
" tidak kak ,nanti aku datang sama² dengan mereka Naya dan Raya " Alex menggaguk
tuhan semoga apa yang aku pikiran salah ,tapi ini sudah dua hari dan selalu pagi hari batin indah
" tumben mereka datang pagi " ucap indah saat melihat Naya dan Raya baru turun dari mobil Brian
" kamu yakin baik² saja " indah tersenyum " iya kak ,aku baik² saja ,aku turun dulu iya " ucap indah
setelah melihat mereka sudah pergi ,Brian dan Alex melajukan mobilnya ke perusahaan
" sebentar temani aku ke perusahaan iya ,soalnya ada yang aku urus dengan Kaka saat makan siang " Naya dan Raya mengaguk saja
" tapi kamu baik² saja ,kamu pucat Lo Nda " ucap Raya
' jangan terlalu di pikirkan ,banyak istirahat jangan terlalu kamu paksa mana kuliah mana persiapan pernikahan ,kan semua di urus WO Nda " ucap Naya
" aku Masuk angin guys jadi tenang saja ok ' ucap indah tersenyum
" kalian duluan ke ruangan iya ,aku ke toilet dulu kebanyakan minum air gara² Kaka karena melihat ku pucat " kilah indah
" buang yang banyak jangan sampai nanti kamu PP toilet " indah hanya mengangguk lalu pergi ke arah toilet dengan perasaan takut
" duduk dulu " ucap Raya saat mereka sudah sampai di ruangan mereka
" apa kamu tidak ingin cuty ,perutmu sudah besar Nay " ucap Raya
" kan belum 8 bulan Ray ,kamu tenang saja aku masih bisa " ucap Naya
" iya aku tau ,tapi aku ngilu lihatnya Nay ,kamu berjalan saja aku yang gigit bibir " Naya tertawa
" dia kenapa sayang " tanya Dafa yang baru datang langsung mencium kening Raya
" dia gila ,aku bilangin cuty saja ,aku ngilu lihat dia seperti itu apa lagi saat dia jalan takut injak apa atau apa , dia malah tertawa " ucap Raya
" iya Nay ,benar kata raya " timpal Ricko
" apa nanti kalian tidak kangen denganku jika cuty " ucap Naya tersenyum
" tenang , sekarang aku sudah punya kartu akses ke luar masuk di kediaman yang mewah itu " ucap Ricko sambil menatap Dafa
" aku yang susah² kamu yang nikmati " ucap Dafa
" indah mana " tanya ricko
" toilet setoran pagi " ucap Naya
" gimana latihan nya kak " tanya Naya tertawa kecil
__ADS_1
" diam lah Nay, suamimu benar² niat betul apa lagi tuan Alex seperti dia balas dendam ,tapi aku suka setidaknya aku sudah bisa menembak " ucap Dafa lirih
" kakak ricko tidka ikut " tanya Raya
" apa aku di izinkan,lagian aku enggan menyentuh yang begituan " ucap Ricko
" wow ramai iya " ucap indah
" sudah selesai setoran nya " indah menekuk wajahnya membuat mereka terkekeh
" sudah² kami baik ke ruangan dulu " ucap Ricko
" sebentar aku ke perusahaan, antar Naya " Dafa hanya mengangguk lalu mencium kening Raya
" by kesayangan ku. " ucap ricko melambaikan tangannya ,sedangkan Dafa hanya tersenyum saja
apa yang harus aku katakan nantinya batin indah
" hei kamu kenapa " indah memandang raya saat raya memukul bahunya ,indah hanya tersenyum
" ada apa kamu kebanyakan diam " indah hanya menggeleng " sudah itu sudah ada dosen " mereka hanya mengangguk dan kembali fokus.
sepanjang mata kuliah indah benar² tidka fokus ,dia memikirkan reaksi Alex nanti dan Gimana nanti keluarga tau dan reaksi Naya raya ,banyak yang indah pikiran sekarang bahkan saat jam istirahat saja dia tidak sadar dan itu sedikit membuat Naya dan Raya saling melirik
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
kini Naya raya dan indah sudah berada di perusahaan perasaan indah semakin tidak menentu bahkan jantung nya seperti ingin ke luar dari tempat nya
" aku masuk di ruangan Kaka dulu iya " ucap Indah
" iya kami tunggu di ruangan Abang iya " indah hanya tersenyum lalu masuk dalam ruangan Alex
" kamu lihat indah dia beda sekali hari ini " ucap raya
" aku juga merasa begitu ,mungkin dia pusing memikirkan pernikahan nya " raya mengagguk setuju
ceklek
" kakak " Alex tersenyum saat melihat indah depan pintu
" masuk dear " indah masuk dalam ruangan Alex setelah menutup rapat pintu nya
" Kaka sibuk " Alex menggeleng " tidak aku lagi tungguin katanya mau makan siang di sini " ucap Alex
" Kaka ,indah mau bicara sesuatu " Alex menatap indah " apa, di sini saja dear " ucap Alex ,indah mendekat ke arah meja kerja Alex dan menarik kursi duduk di samping Alex
"tapi Kaka jangan kaget iya " Alex menggaguk ,indah menarik napasnya dalam sebelum dia memberi tahu Alex ,lalu dia membuka tasnya mengambil tes pack yang dia gunakan tadi
" ini " Alex menatap benda yang ada di tangan indah ,dia perna melihat benda ini saat awal kehamilan Naya ,Alex menatap indah , yang juga menatap nya
Alex menekan tombol yang di bawah meja untuk mengunci pintu otomatis
" dear " indah hanya diam saja menunggu respon alex
" kita ke rumah sakit sekarang " indah menggeleng " aku takut " ucap indah
" apa yang kamu takutkan kita akan menikah ,dan aku menunggu nya " indah menatap Alex kaget
" Kaka tidak marah " Alex menaikan alisnya " marah ,karena " tanya Alex balik
" aku tidak tahu " ucap indah
" sejak kapan " indah menatap Alex " kemarin dan tadi pagi ,tapi aku kira masuk angin biasa saja makanya tadi aku minta singgah di apotik " Alex tersenyum
" makasih dear ,apa kita beri tahu mereka " indah melotot kan matanya " tidak jangan pernah " Alex mengaguk dia tau pasti indah takut dengan reaksi keluarga nanti
" kamu merasakan yang lain " indah menggeleng " hanya mual saja itu pun hanya pagi " ucap indah
" makanan " indah menggeleng " baiklah untuk sementara jika kamu butuh papa bicara saja iya ,tapi kamu tau kita belum sama² kan " indah mengaguk
" kita periksa dulu iya, tidak usah takut aku temani kita harus tau keadaan nya gimana " indah mengaguk lemah
" ayo kita ke ruangan sebelah mungkin makanan sudah ada " indah mengaguk lalu mereka berdiri setelah Alex membuka kunci otomatis nya
ceklek
" Kaka lama " ucap raya ,Alex hanya tersenyum
" maaf tuan " Brian hanya mengangguk
" ayo makan dulu ,karena mereka setelah ini kembali ke kampus lagi " ucap Brian
lalu mereka makan dengan tenang tanpa ada kata yang terucap
__ADS_1