
kini mobil Alex sudah memasuki pekarangan rumah mertuanya.
indah tersenyum karena setelah menikah ibu pertama dia kembali lagi ke rumah yang penuh dengan kenangan manis nya bersama keluarga nya
" hati² dear "ucap Alex, saat indah sudah mulai turun tanpa menunggu Alex membukakan pintu
" ayo " indah menerima uluran tangan suaminya lalu masuk dalam rumah
" selamat malam tuan,nona muda " sapa pelayan
" malam bibi " balas indah lembut
mereka berjalan ke arah meja makan karena memang ini sudah waktunya makan malam
" kalian datang, ayah kira tidak jadi karena dari tadi di tungguin " ucap ayah Bakrie ,Alex dan indah bergantian mencium punggung tangan mereka
" maaf yah, tadi Alex ada kerjaan sedikit di kantor " ucap Alex
" bukannya kamu baru pulang ,koh langsung kerja " tanya Bakrie
" hanya periksa saja yah " ucap Alex ,lalu menarik kursi untuk indah duduk
" sudah ayo makan dulu baru lanjut lagi " ucap ibu indah
" mau makan apa " tanya Alex ,indah mengedarkan pandangannya melihat apa saja yang ada di atas meja
" sayur asem, sama cuminya kaya nya enak mas " Alex mengambilkan yang di inginkan indah
" koh Alex yang melayani indah " tanya ibu
" jangan manja Nda,tugasmu itu melayani suami mu bukan sebaliknya " ucap ayah Bakrie ,indah menundukan kepalanya
ini juga bukan keinginan nya tapi setiap dia akan melayani Alex, dia selalu melarang nya
" tidak papa yah, Alex yang melarang nya " ucap Alex lalu memberikan makanan untuk indah
" tapi nanti kebiasaan nah, tidak baik " ucap ibu indah
" tidak papa Bu, Alex senang koh " ucap Alex
" makan iya " indah hanya mengangguk lemah
" maaf iya nak Alex " ucap ayah Bakrie ,mana bisa Alex melayani indah ,yang notabene nya adalah anaknya seorang istri ,malu sudah pasti bisa saja Alex berpikiran kalau mereka tidak mendidik indah dengan baik
padahal mereka salah ,Alex seperti itu karena tidak ingin indah kelelahan atau terjadi papa sama kandungan nya jika Alex bisa melakukan nya kenapa tidak
mereka melanjutkan makannya dengan tenang ,tanpa ada suara
setelah selesai makan mereka masih duduk di meja makan yang sudah di rapikan sama pelayan
" ayah ibu ,Kaka mau bicara sesuatu " ucap fajar membuka suara
" apa " tanya ayah Bakrie
" fajar mau menikah " ayah dan ibu menatap fajar bahkan mereka tidak menyangka akan secepat ini
" Kaka yakin , bukannya ayah menolak tapi Kaka masih mudah masih usia Kaka baru 23 tahun " ucap ayah Bakrie
" Kaka sudah yakin yah " ucap fajar tegas
" tapi nak, kamu belum lama memegang perusahaan apa nanti kamu bisa membagi waktumu dengan keluarga dan pekerjaan " tanya ibu indah
Alex dan indah hanya diam saja menyaksikan perdebatan di meja makan itu
__ADS_1
" fajar sudah yakin, Irma juga akan tetap bekerja sampai nanti kami memiliki anak " ucap fajar
" beri ayah dan ibu waktu iya " fajar mengaguk
" tapi jangan lama iya, jadi fajar bisa bicara lagi sama Irma " ucap fajar
" iya nak " ucap mereka berdua
" Kaka benaran mau nikah " tanya indah yang sejak tadi diam, fajar Mengaguk tersenyum
" selamat akhirnya Kakak ku yang ganteng ini laku juga " ucap indah,fajar hanya tersenyum kuda
" ayah ,Alex juga ada yang ingin aku bicarakan mungkin ini membuat kalian kaget tapi sekali lagi Alex mohon maaf " indah menatap Alex ,bahkan kini dia sudah mulai ketakutan
apa suaminya akan membahas tentang kehamilan nya
bahkan indah belum siap ,tapi bagaimana pun mereka harus tau
Alex menggegam tangan indah yang ada di bawah meja
" apa itu nak Alex seperti penting sekali " ucap ayah Bakrie
" sebelumnya Alex minta maaf, kalau Alex terkesan kurang ajar " Alex menarik napasnya lalu menatap netra ayah Bakrie " sekarang indah sedang hamil sudah 1 bulan " ucap Alex tegas
krik .....krik......
" A....apa tadi " tanya ayah Bakrie setelah lama terdiam
" indah hamil,maaf baru baru memberi tahu kalian karena indah belum siap jika kabar ini membuat kalian nantinya syok " ucap Alex , sedangkan indah sudah menunduk kepalanya bahkan kini air matanya sudah Mulai turun dia takut melihat wajah kedua orang tuanya mungkin mereka kecewa itu sudah pasti
" ayah " ibu memegang tangan suaminya untuk tidak melakukan hal yang tidak di inginkan ,ayah Bakrie menarik napasnya lalu di hembuskan berulang kali hingga rasa sesaknya berkurang
" apa sudah di periksa " tanya ayah Bakrie
" sudah ayah " ucap Alex
bagaimana pun dia tidak boleh egois apa lagi indah sedang hamil muda
dia tidak ingin membuat indah banyak pikiran dan membuat kandungan nya bermasalah
" ayah " indah berdiri lalu memeluk ayah nya
" maafkan indah hiks hiks jika sudah membuat ayah kecewa makasih sudah menerima nya dengan baik ,maaf " ucap indah di sela tangisannya
ayah Bakrie melepaskan pelukannya indah lalu mengelus perut indah yang sudah sedikit membuncit setelah itu dia mencium,ayah berjongkok depan indah sambil mengucapkan doa untuk sang calon cucu
" jaga dia dengan baik iya ,jangan terlalu banyak yang di kerjakan tugas dan yang lainnya pelan² saja di kerjakan " ucap ayah Bakrie
" jaga cucu ibu iya, sering kabarin kami kalau ingin sesuatu tidak usah sungkan nanti ibu masakan atau bawakan ke sana " ucap ibu indah ,dia memeluk putrinya itu dengan erat
" maaf " ibu hanya mengelus punggung indah tanpa berucap lagi
Alex berdiri mendekati ayah mertua nya, ayah Bakrie yang tau itu langsung memeluk Alex lalu memukul kepalanya
PLak
" anak kurang ajar " ucap ayah Bakrie ,tapi Alex hanya tersenyum
" makasih " ayah Bakrie hanya mengangguk
setelah berpelukan dengan kedua mertuanya indah dan Alex duduk kembali ,bahkan mereka melupakan fajar yang kini menatap mereka dengan tajam
" Abang koh fajar di lupakan " ucap fajar kesal
__ADS_1
" maaf " Alex berdiri memeluk fajar yang sudah di anggap adik baginya " jangan ikuti jejak ku lakukan degan baik " fajar hanya mengangguk
" selamat Abang ,jaga keponakan ku iya " Alex hanya mengangguk
" jangan suka bandel iya, jaga keponakan Kaka katakan saja Ade mau apa ok " indah tersenyum lalu memeluk fajar ,fajar membalas pelukan " selamat " indah mengaguk
" apa kamu rasakan selama ini " tanya ibu indah kini mereka kembali duduk
" mual saja Bu, hanya sering makan itu aja " ucap indah
" kalau makanan yang tidak Ade suka , maksudnya Jian Ade lihat makanan tiba² mual " tanya ibu indah
" tidak Bu, indah makan semua nya " ucap indah
" berarti sama dengan ibumu dulu ,dia makan Semua nya bahkan sampai ayah lelah harus bangun tiap malam karena ibu mu lapar " ucap ayah Bakrie
" Ade juga seperti itu " indah mengaguk
" lalu saat Abang ke luar negeri ,Ade gimana kenapa tidak ke sini saja " ucap fajar
" ada kakak ivan yang temani cariin, kadang temani makan di dapur " ucap indah
" syukur ada Ivan ,kalau tidak cucu ayah akan ileran " ucap ayah Bakrie
" memang seperti itu " tanya indah
" iya kata orang kalau ngidamnya orang hamil itu harus di turuti jika tidak nanti pas lahir hingga besar dia akan ileran " indah menatap Alex
"mas, indah tidak mau anak indah ileran " Alex hanya mengangguk
mereka melanjutkan ceritanya hingga pukul 10 malam, banyak yang mereka ceritakan tetang seputaran tentang kehamilan dan juga rencana fajar kedepannya
" sudah malam,waktunya kita istirahat apa lagi Ade lagi hamil " ucap ayah Bakrie
" iya ayah " ucap indah
" Ade susu hamilnya bawa kan " tanya ibu indah
" ada Bu tapi yang langsung kemasan " ucap indah
" kenapa bukan yang di bikin langsung nak " ucap ayah Bakrie
" kan tadi indah tidak tau jika mas Alex akan memberi tahu ayah sama ibu ,jika tau tadi indah tidak minta singgah beli susu kemasan ,beli susu yang bisa indah minum saja " ucap indah
" iya sudah besok nanti ibu belikan untuk stok di sini ,hari Senin kan baru kalian balik " tanya ibu indah
" iya Bu " ucap Alex
" iya sudah ayo kita istirahat , kakakmu sejak tadi menguap " ucap ayah sambil tertawa kecil
" mana ada ayah bohong,Abang kalau nanti indah mengidam bangun kan aku iya " Alex hanya mengangguk saja
lalu mereka masuk dalam kamar masing² ,karena memang sudah larut Alex membawa indah ke dalam kamar milik nya,begitu juga fajar yang sudah masuk di kamarnya
" ayah baik² saja kan " tanya ibu indah ,ayah Bakrie menarik napasnya kasar lalu di hembuskan kasar
" aku sudah menjadi ayah yang gagal Bu " ucap ayah Bakrie
" jangan bicara seperti itu jika anak² mendengar nya mereka akan salah paham, sudah Alex juga bertanggung jawab tidak lari dari masahlah " ucap ibu indah
" tapi Bu ...
" yah, ibu bukan membela Alex dan membenarkan kelakuan mereka tapi tidak mungkin jika hanya Alex yang ingin jika indah juga menolak, sudah mereka sudah menikah jangan terlalu di pikirkan nanti ayah sakit " ucap ibu indah
__ADS_1
" iya Bu " ucap ayah Bakrie
lalu mereka merebahkan tubuh di tempat tidur ternyaman mereka