
indah menunggu raya dan Naya di area parkir seperti biasanya tapi dia masih dalam mobilnya
" kenapa mereka lama sekali sih " ucap indah sambil menatap jam yang ada di pergelangan tangannya
setelah menunggu beberapa menit ,indah melihat mobil kekasih nya mendekati mobilnya dia ke luar dari mobil itu menunggu raya dan Naya ke luar
" di suruh Kaka masuk dulu " ucap Raya yang baru saja ke luar, indah mengaguk
" iya kak " ucap indah saat sudah di samping Alex ,Alex memberikan kartu black card ,indah yang tau itu melongo tak percaya dia bukan orang bodoh dia sudah sering melihat itu tapi untuk memakai nya atau punya dia tidak bisa
" ambil lah " ucap Alex
" tapi untuk apa " tanya indah
" bukannya semalam kamu bicara ingin membeli kebutuhan mu " ucap Alex yang masih memegang kartunnya
" ambil saja Nda " ucap Naya yang belum turun
" aku punya uang sendiri koh " tolak indah,dia tidak mungkin memakai kartu itu apa lagi status mereka masih tunangan itu pun tanpa dia duga
" cepat ambil atau aku membatalkan rencana kemah mu" indah langsung mengambil kartu dari tangan Alex tanpa membantah lagi
" terimakasih kak " ucap indah
" hebm ke luar lah " indah langsung ke luar tanpa berkata papa ,begitu juga Naya
" cih " cibir Brian melihat sikap Alex , sedangkan Alex diam saja
" Kaka memanggil mu kenapa " tanya raya ,kini mereka sedang berjalan ke arah ruangan mereka
" dia di kasih kartu black card kaya punya ku " ucap Naya
" serius " indah mengaguk " Jika kamu mau belanja panggil aku iya " Ucap raya
" aku hanya mengambilnya tapi tidak memakai nya,kan aku juga punya uang sendiri " ucap indah lembut
" ya padahal aku sudah sangat siap Lo " ucap Raya lemah ,Naya tersenyum kuda
" dia selalu seperti itu ,jadi dengar kan saja " ucap Naya yang sudah tau sifat raya luar dalam
" kamu sudah izin sama kaka " tanya Raya
" iya ,di bolehkan " jawab indah,membuat Raya tersenyum
" serius " tanya Raya
" dua rius " jawab indah lalu dia menatap Naya
" kalau kamu Nay " tanya indah
" aku tidak bisa ikut ,tapi nanti aku ke sana lihat kalian " ucap Naya sambil berjalan ke arah tempat duduk mereka
" janji iya " Naya mengaguk
" jadi kapan kita belanja keperluan kemah kita " tanya Raya
" kata Kaka nanti di siapkan " ucap indah ,membuat raya cemberut
" aku pengen tau " ucap raya
" sudah tidak papa ,yang penting kalian sudah di izinkan " ucap Naya
" terus yang harus kita siapkan apa " tanya raya
" Snack, minuman terus pakaian hangat karena pasti akan sangat dingin jika malam ,apa lagi kita akan kemah di lapangan luas sendal karena tidak mungkin kita pakai sepatu terus " ucap indah
" kamu sering ikut " indah mengaguk
" seruh tidak " tanya raya
" sangat " ucap indah dan Naya bersamaan
" aku jadi tidak sabar " ucap raya tersenyum
" sudah nanti aku siap kan Snack kita ,kamu siapkan minuman kita saja ok " Raya mengaguk
" yang lainnya " tanya Naya
" kakak " ucap raya dan indah
" baiklah ,sudah ayo kita fokus dulu untuk hari ini ok " ucap Naya
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
sementara Brian yang masih sibuk dengan berkas nya tiba² Alex masuk ,membuat pandangan Brian yang tadinya fokus pada berkas kini fokus pada Alex
" kenapa " tanya Brian
" pihak kampus meminta tuan untuk ikut serta hanya untuk satu malam tuan, dan Sabtu pagi kita ke lokasi untuk acara pembukaan jadi saya mengkonfirmasi dulu dengan anda tuan " ucap Alex,Brian mengeritkan keningnya
__ADS_1
" kenapa harus aku " tanya Brian ,Alex menatap Brian
" karena kampus itu masih di bawah naungan GM Corp dan anda sebagai pemiliknya harus turun lapangan " ucap Alex gemas
" kamu saja " ucap Brian
" maaf tuan , bukannya itu lebih bagus jadi sekalian kita menemani nyonya muda " ucap Alex
" apa setelah sambutan kita akan tetap di sana " tanya Brian
" tidak tuan ,selesai itu kita kembali ke perusahaan,nanti malam nya baru kita ke sana lagi " ucap Alex
" baiklah ,siapkan sebaik mungkin jika memungkinkan kita ikut bermalam saja jika tidak kita akan pulang " ucap Brian
" baik tuan ,ada lagi " ucap Alex
" tidak ada lagi ,buat raya dan indah senyaman mungkin saat mereka mengikuti kegiatan nya karena kita hanya sekali ke sana " ucap Brian
" iya tuan,kalau begitu saya permisi " ucap Alex
" hebm "
Alex ke luar dari ruangan itu sambil mengotak Atik HP nya
"maaf tuan, ada yang menunggu anda di ruangan tunggu " Alex mengeritkan keningnya menatap Irma lalu menatap fajar yang masih siap dengan laptopnya
" siapa " tanya Alex
" maaf tuan ,saya lupa menanyakan namanya " ucap Irma menunduk
" bukannya aku sudah pernah bilang jangan menerima siapa pun jika tidak penting " ucap Alex tegas
" maaf tuan " ucap Irma ,Alex pergi menemui orang yang di bilang Irma tadi
" kamu tidak papa " tanya fajar
" ah iya ,aku juga yang salah karena lupa tanya tadi sama Bagian resepsionis " ucap Irma tersenyum
" iya sudah,lain kali di ingat iya supaya tuan Alex tidak memarahi mu "ucap fajar
" iya ,gimana sudah paham " tanya Irma,fajar mengaguk
" kamu itu otaknya memang sudah pintar,tapi kamu kurang tegas saja ,kalau kamu seperti mereka aku yakin kamu akan sejajar dengan GM Corp " ucap Irma memberi semangat pada fajar
" apa kamu yakin " Irma mengaguk " baik lah akan aku coba sepeti ucapan mu , makasih untuk semau ilmunya " ucap fajar tersenyum lembut
" bukannya kita teman ,jadi kita saling membantu " ucap Irma tersenyum
sedangan Alex saat didepan pintu ruangan tunggu khusus di lantai itu dia membuka pintu dengan pelan
" siapa " tanya Alex saat hanya melihat bagian belakang dengan rambut panjang dan pakaian yang sangat mewah ,wanita itu berbalik
" apa kau suka dengan kejutan ku " ucap wanita itu
" sangat jelek kejutan mu ,kapan kau datang kenapa tidak mengabari ku " ucap Alex ,lalu memeluk wanita itu
" sudah 3 hari, kan aku memberi kejutan " ucap wanita itu ,Alex mengacak rambutnya
" apa setelah ini kau akan kembali ke sana lagi " tanya Alex ,wanita itu menggeleng
" belum tau ,mungkin aku akan mencoba di sini " ucap nya sambil tersenyum
" aku benar² kangen " ucap wanita itu sambil memperat pelukannya
" aku kira kau sangat nyaman di sana " ucap Alex
" aku memaksakan diriku, setelah kepergian kalian " ucap nya
" ayo kita ke ruangan Brian ,dia pasti kaget " ucap alex ,wanita itu menggaguk lalu ke luar dari ruangan
" bagaimana kehidupan mu selama ini " tanya wanita itu
" seperti yang kau lihat , perusahaan perusahaan dan perusahaan " ucap Alex
" apa kau tidak bosan " Alex menggeleng
"kau sama saja seperti Brian " ucap wanita itu ,saat mereka melewati meja sekertaris fajar dan Irma saling melirik karena mereka tidak pernah melihat Alex sangat akrab dengan wanita selain raya ,bahkan dengan naya pun dia membatasi diri nya ,lain lagi pikiran fajar dia sangat bertanya² hubungan apa Alex dan wanita itu
" apa kamu kenal " tanya fajar ,Irma menggeleng
" maaf tuan " ucap Alex saat sudah dalam ruangan ,Brian mengangkat kepala kaget melihat siapa yang ada di depannya bersama Alex bahkan kini dia tersenyum manis
" Nisa " gumam Brian
" apa kau terharu melihat ku di sini " tanya Nisa,Nisa adalah Sabahat wanita satu² nya antara Brian ,Alex ,Ivan wanita hanya sendirian sehingga membuat yang melihat mereka merasa iri karena mereka sudah dekat sejak SMA bahkan saat Brian masih bersama citra ,mereka sering berdebat karena citra membencinya dia selalu menjadi no satu di antara teman² Brian
" apa kau masih hidup " tanya Brian berdiri lalu berjalan ke arah sofa begitu juga Alex dan Nisa
" kau selalu seperti itu ,bagaimana kabarmu " tanya Nisa
__ADS_1
" aku baik² saja, apa kamu liburan atau cuty kerja " tanya Brian
" aku libur sekalian cari kerja " tanya Nisa tertawa kecil
" kamu serius " tanya Alex
" aku bercanda ,aku hanya rehat sebentar " ucap Nisa
" apa Ivan sudah mengetahui kedatangan mu " tanya Brian
" kan aku memberi kalian kejutan, jadi aku pulang tanpa memberi tahu siapa pun " ucap Nisa
" apa perlu aku menyuruhnya ke sini sekalian makan siang" tanya Alex
" ide yang bagus " ucap Nisa ,Alex pun mengambil HP nya dari saku bajunya dan mengirim pesan pada Ivan
" gimana kehidupan di sana " tanya Brian
" sangat membosankan kalian meninggal kan ku sendirian " ucap Nisa cemberut
" siapa suruh kamu berkarir di sana " ucap Alex ketus, Nisa memutar bola matanya malas
"weekend kumpul gimana " tanya Nisa
" aku tidak bisa, karena harus temani nyonya muda kami setiap weekend di rumah mertuaku " ucap Brian ,Nisa tersedak air liurnya lalu menatap Brian meminta penjelasan
" dia sudah menikah , sekarang istrinya sudah hamil sudah mau memasuki 4 bulan ,tapi dia sedang kuliah " ucap Alex memperjelas
"are you crazy to let her go to college while pregnant " pekik nisa
" dia hamil saat sudah kuliah ,jadi sangat di sayangkan jika dia berhenti nanti tunggu saat 7 atau 8 bulan " ucap Brian
" kenapa kamu tidak mengabari ku,aku pasti akan pulang apa pun itu " ucap Nisa kesal
" maaf soalnya pernikahan kami di rahasiakan kamu tau sendiri kan " Nisa mengaguk
" aku harus berterima kasih dengan nya karena telah membuat manusia kutub seperti mu luluh juga ,lalu citra apa kabar " tanya Nisa
" dia kemarin sempat ke sini" Nisa menatap Brian
" apa manusia licik itu masih mempunyai muka , tebal sekali " cibir Nisa membuat Brian dan Alex tertawa kecil
" Alex sudah mengurusnya ,entah lah sekarang dia masih hidup atau tidak " ucap Brian
" syukur lah ,kapan aku bisa ketemu ipar dan calon ponakan ku " ucap Nisa
" berkunjung lah ke masion pasti ayah dan ibu bahagia ,apa lagi Raya kau akan kaget melihatnya sekarang " ucap Brian
" dia Sekarang kelas berapa " tanya Nisa
" dia sudah kuliah ,satu kampus dengan istriku ,makanya jangan terlalu lama di negeri orang " ucap Brian
"terserah " ucap Nisa
" apa istri mu cantik " tanya Nisa
" sangat " ucap Brian, Alex memperlihatkan fotonya ,Nisa melotot kan matanya
" apa kau pedofil dia sangat muda seperti anak yang baru masuk SMA bukan anak kuliahan " ucap Nisa
" itu lah hebatnya aku " ucap Brian sombong
" apa kau memaksanya atau kamu membawa nya ke dukun " ucap Nisa tak percaya
" seperti nya otakmu sudah eror " ucap brian
" dia sangat cantik BRI, serius aku tidak bohong bahkan jika di bandingkan dengan wanita licik itu kaya langit dan bumi " ucap Nisa yang memuji kecantikan Nisa
" terimakasih ,nanti Alex transfer " ucap Brian
"tidak perlu ,aku serius bahkan tanpa memakai apapun dia sangat natural, kau mendapatkan di mana ,apa ini hadiah setelah kamu di sakiti ,jika benar aku siap untuk di sakiti siapa pun " ucap Nisa tersenyum kuda
" dan kami akan membunuhnya " ucap Alex membuat mereka tertawa kecil
" apa aku masih di sini ,aku mau selesaikan dulu kerjaan ku " tanya Brian
" apa Ivan jadi ke sini nya " tanya Nisa
" dia itu tetap akan ke sini " jawab Alex
" iya sudah aku tunggu saja ,apa kamu juga mempunyai pekerjaan " tanya Nisa pada Alex ,Alex menggaguk
" iya sudah kalian bekerja saja tidak usah peduli dengan ku ,aku baik² saja jika bosan nanti aku ke luar keliling di luar " ucap Nisa
" kau yakin " tanya Brian ,Nisa mengaguk
" baiklah ,jika kamu butuh papa ngomong iya Ruangan ku di sebelah " ucap Alex
" sip " ucap Nisa
__ADS_1
Brian kembali ke meja kerjanya karena harus menyelesaikan beberapa berkas penting begitu juga Alex harus kembali ke ruangan nya