Sayangi Aku

Sayangi Aku
isi hati Raya


__ADS_3

sudah dua hari ini Brian harus ikut bangun pagi karena Naya mual jadi mengharuskan dia harus bangun saat mendengar istrinya mual ,antara kasian tidak tega tapi mau gimana lagi dia cuma bisa menenangkan Naya sebisa mungkin


" sayang " rengek manja Naya


" kenapa hm" sambil mencium kening istrinya


"sudah " Naya hanya mengangguk,Brian langsung mencuci mulut Naya lalu mengambil tisu untuk melap mulut istrinya


" mau ke kamar " Naya menggaguk,Brian langsung mengakat Naya ke luar dari kamar mandi itu


"tunggu iya ,ambilkan dulu air hangat" ucap Brian ,karena usulan ibu sisil jadi di kamar mereka sudah ada dispenser sehingga memudahkan Brian saat istrinya mual seperti ini tidak harus ke dapur dulu


"minum dulu sayang " ucap Brian sambil membantu istrinya minum


" sayang " panggil Naya sambil melihat suaminya


" ada yang kamu inginkan " tanya Brian


"mau Meluk saja " ucap Naya ,Brian langsung memeluk istri nya ,Naya menghirup aroma tubuh Brian yang menurutnya sangat wangi padahal dia belum mandi


" hari ini pulangnya jam berapa " tanya Naya


" nanti aku usahain pulang cepat " ucap Brian sambil memainkan rambut Naya


"mau mandi sekarang " tanya Brian


" bersama " ucap Naya ,Brian hanya mengangguk saja, lalu menggendong istrinya masuk dalam kamar mandi


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


pagi ini mereka bisa Sarapan dengan tenang karena bibi hanya membuat sandwich dan jus ,sesuai permintaan ibu sisil setiap pagi seperti itu agar Naya bisa ikut sarapan bersama


" sayang susunya " Ucap Brian sambil memberikan susu Naya


" makasih " ucap Naya


" kakak hari ini indah jadi ke sini " Alex hanya mengangguk saja


" jam berapa kalian ke sini " tanya Naya


" mungkin agak sorean karena kan mata kuliah hari ini full" ucap Raya


" besok aku sudah masuk kuliah " ucap Naya


" lusa sayang " ucap Brian


" besok saja ,aku bosan di rumah terus " ucap Naya


" iya baik lah ,lalu gimana besok ke kampusnya kan dag bisa dekat dengan Ade " ucap Brian


" ganti parfumnya, bau parfum Raya dag enak di cium " ucap Naya


" iya iya nanti aku ganti aroma apa " tanya Raya kesal


" jeruk " Raya hanya mengangguk saja


" Ade ikut Abang saja iya ,kan pulang bareng indah dia bawah mobil " ucap Raya


" iya " ucap Brian


" minum obat nya nak " ucap ibu sisil sambil memberikan vitamin Naya

__ADS_1


" makasih ibu " ibu hanya mengangguk saja


setelah selesai sarapan Brian dan Alex serta raya berpamitan dengan orang tua dan Naya


sesuai perkataan Raya tadi dia akan di antar ke kampus karena satu arah dengan dengan kantor


" Abang Naya pagi masih mual " tanya raya


" iya sudah dua hari ini mual " jawab Brian


" terus abang ngapain " tanya Raya


" iya ngapain, temanin dia saja mau ngapain lagi " ucap Brian , Raya hanya mengangguk saja


" Abang tidak jijik " Brian menggeleng


" Abang malahan kasihan lihat dia mau muntah tapi kadang tidak ada yang ke luar " ucap Brian


" kalau nanti Raya kaya getho ,apa nanti kaya Abang juga iya " ucap Raya


" kamu kenapa ,lagi dekat dengan orang dek " tanya Alex sambil melihat ke arah kaca spion


"tidak Kak" ucap Raya


" terus kenapa " tanya Brian


"lihat Abang Sama Naya kadang suka iri ,tapi Raya senang bahagia Abang sekarang sudah kembali ceria tidak dingin lagi sekalipun sama keluarga " ucap raya masih melihat ke arah jalan sedangkan brian dan Alex hanya diam saja


" Abang tau, saat Abang menghindar karena suatu masalah dan ingin lanjutin S2 sambil tenangin diri ,cuma Kaka yang selalu temani Ade ada Naya yang selalu hibur Ade , sekalipun kakak sibuk lelah tapi dia selalu ada waktu buat Ade ,begitu juga Naya selalu ada buat Raya,makanya saat Abang nikah Raya jadi mikir pasti besok besok juga Kaka bakalan nikah cepat atau lambat terus yang jagain Ade siapa ". Raya menjeda ucapannya sambil menarik napas panjang " Abang Kaka jangan tinggalkan Raya iya, raya dag mau kaya dulu lagi saat Abang dan Kaka sibuk kuliah di luar negeri,ayah sibuk kerja ,ibu juga begitu sering arisan " ucap Raya


Brian dan Alex yang baru tahu perasaan Raya sedikit kaget jika adik perempuan mereka tenyata menyimpan luka dan merindukan kasih sayang


" adek sayang sama Abang sama Kaka " ucap Raya dengan suara bergetar sambil menahan tangisnya dia lega bisa mengeluarkan yang selama ini dia tahan , dia memang orangnya ceria tapi di balik itu dia menyimpan luka dan kerinduan , Brian memeluk adiknya sedangkan Alex hanya menatap mereka lewat kaca spion


" adek dag papa ,Ade bahagia ada Abang Kaka yang di samping Ade sekarang, dulu jika Naya cerita tentang kakaknya kadang Ade suka mikir apa Abang sama Kaka sayang juga sama Ade kaya Kaka nya Naya, tapi adek tau kalau kalian sayang sama Ade sekalipun tidak pernah bicara " ucap Raya


" maaf kalau Kaka sibuk " ucap Alex


" adek ngerti karena Kaka harus bantu ayah saat Abang terpuruk " ucap raya sambil tersenyum


" sudah jangan nangis lagi,kita sudah sampai " ucap Alex


" koh cepat bangat kak" ucap Raya sambil menghapus air matanya


"jadi mau mutar mutar dulu supaya lama " tanya Brian


" mana bisa begitu ,kan Abang Kaka harus ke kantor Raya juga harus kuliah " ucap Raya


"Raya ke luar dulu iya ,tuu sudah ada indah nungguin di samping mobilnya " Brian Alex melihat arah tangan raya , Alex mengeritkan kening


" kuliah yang benar " ucap Brian saat Raya sudah turun


" kamu kenapa " tanya Brian


" ah tidak " ucap Alex


" kamu pernah ketemu sama temannya Raya " Alex hanya mengakat bahunya sambil menjalankan mobilnya


" cih , tapi kamu dag biasanya natap orang kaya gitu " ucap Brian tersenyum


" diam dan tutup mulut anda " ucap Alex tegas ,Brian hanya tertawa kecil

__ADS_1


" di antar sama siapa " tanya indah saat sudah di dekat Raya


"Abang sama Kaka raya " ucap raya


" Naya sakit apa sih ,apa kita jenguk saja " ucap indah


" tidak usah nanti saja, palingan besok sudah masuk kuliah " ucap Raya tersenyum


" kamu tau dari mana ,dia hubungi kamu ,awas saja anak itu di malah tidak menghubungi ku " ucap indah sambil berjalan meninggalkan tempat parkiran mobil itu


" tidak ,karena memang dia sakit paling lama 2 hari saja " ucap raya asal


" kamu tau rumahnya kan ,kita jenguk ayo kasian dia nya " ucap indah


" dag usah ,kan mau kerjaan tugas nanti ,besok juga pasti kita ketemu di kampus " ucap Raya


" baik lah " ucap indah


jika kamu tahu Naya iparku bisa jantungan kamu Nda batin raya sambil tersenyum


"kamu sudah sarapan " raya mengagguk


" temanin ke kantin Ayo, tadi aku buru buru dag sempat sarapan " ucap indah


" iya sudah ayo lumayan 30 menit isi perut " ucap indah lalu mereka berjalan ke arah kantin


saat masih asik memesan makanan Dafa dan Ricko menghampiri mereka


" loh kalian mau makan juga " tanya Ricko


" iya kak, tadi indah buru buru jadi dag sempat sarapan " ucap indah


" mau pesan apa " tanya Dafa


" hm hm hm Gado-gado saja kak " ucap indah


" kamu Raya " tanya Ricko


" aku sudah sarapan kak, cuma mau temanin indah saja " ucap Raya


" iya sudah aku pesan dulu iya " indah mengaguk


" Raya koh Naya sudah dua hari ini dag keliatan " tanya Dafa


" kata raya ,Naya sakit " ucap indah


" sakit apa " tanya Dafa panik , membuat raya jadi tidak enak hati


"cuma demam saja biasa penyakit perempuan " Ucap raya bohong


" oh kiraen ,lalu kapan dia masuk lagi " tanya Dafa


" palingan besok " ucap raya


" ayo kita makan dulu gays " ucap ricko sambil membawa pesanan indah


" Kaka dag makan " tanya indah sambil menatap Dafa


" cuma temanin dia saja " indah hanya mengangguk


" tunggu koh kaya ada yang aneh " tanya Ricko sambil menghitung

__ADS_1


" Naya sakit tidak hadir " ucap Dafa


" ah iya aku sampai lupa kalau punya teman yang namanya Naya " ucap ricko mereka hanya tertawa kecil


__ADS_2