
akhir ujian telah selesai jbegitu pun dengan ujian praktek nya ,setelah melewati beberapa cobaan yang menguras pikiran dan fisik kini mereka sudah bisa bernapas dengan lega
Naya,raya dan indah kembali ke rumah dengan perasaan senang ,lelah tapi juga melegakan
sepanjang berjalan mereka hanya memejamkan mata tanpa bersuara atau mengobrol seperti biasanya
hingga sampai rumah pun mereka memilih untuk memasuki kamar masin² sedangkan indah seperti biasanya akan rumah milik nya bersama Alex
ceklek
Raya membuka pintu kamarnya, matanya tertuju pada tempat ternyaman nya
ranjang !!!!
bugh
" Nyaman nya,bahkan sejak tadi aku sudah memikirkan nya " gumam Raya
lalu menarik bantal guling nya dan di peluk begitu erat
hingga akhirnya dia ikut terlelap !!!
mungkin karena beberapa hari belakangan ini dia kurang istirahat semenjak ujian akhir
dan dia akan membalas dendam untuk hari ini
tidur seharian hingga pagi jika bisa !!
tidak jauh berbeda dengan ke dua ibu hamil itu
bahkan tanpa berganti pakaian lebih dulu
mereka memilih istirahat agar tenaga mereka kembali terisi setelah beberapa hari hilang karena ujian akhir
bahkan dering HP mereka seolah nyanyian merdu sehingga tidak mengusik tidur nyenyak mereka
sedangkan di perusahaan Brian menatap benda pipih yang masih ada di tangan nya
karena sudah beberapa kali dia menghubungi Naya tapi tidak ada Jawaban
" apa kau tidak salah Lex, kalau mereka sudah pulang " tanya Brian tanpa mengalihkan pandangannya dari hp nya
" mungkin nona Naya Sedang istirahat,karena sejak tadi juga indah dan Raya tidak mengangkat panggilan " ujar Alex
" tutup kampus itu !! kenapa mereka membuat istri ku kelelahan belakangan ini jika terjadi papa dengan anak²ku akan ku tuntut mereka " Alex hanya diam saja mendengar ocehan bos nya itu
Brian kembali duduk di kursi kebesaran nya
" apa masih ada lagi Lex " tanya Brian
" yang ada di depan anda yang harus di periksa secepatnya, sedangkan yang di samping anda untuk jadwal Minggu depan " ujar Alex
" kenapa tiap hari aku harus berhadapan dengan berkas, laptop,meeting dan memimpin rapat bahkan bertemu rekan bisnis saja aku juga harus turun langsung " ucap Brian frustasi
Alex hanya diam saja
dalam hatinya jika bukan dia !! siapa ??
bahkan Alex selalu ada di samping nya lalu siapa
Irma!!!
Alex menatap Brian yang masih memandang berkas di depannya
" maaf tuan ,jika hanya di tatap semuanya tidak akan selesai bukannya anda ingin cepat kembali dan bertemu dengan nona Naya " Brian menatap kesal ke arah Alex
" jangan selalu membawa ku ,bahkan kau juga ingin cepat bertemu dengan indah " ucap Brian ketus
" saya masih bisa menahan nya tuan " sindiran Alex langsung mengenai Brian
" diam lah Alex ,jika besok masih ingin bekerja dengan ku " ucap Brian
lalu mengambil salah satu berkas dengan perasaan kesal
__ADS_1
" jangan menerima lagi perpanjangan kontrak atau kerja sama yang baru " gerutu Brian sambil memeriksa berkas
seperti biasa Alex hanya diam saja
dalam hatinya yang benar saja
itu sama saja dia menutup paksa perusahaan atau gulung tikar
" kenapa harus aku sih yang duduk di sini !!! orang tua itu sekarang dia berkeliling sesuka hatinya " omel Brian bahkan dia mengumpat ayah nya sendiri yang memberikan tanggung jawab perusahaan padanya
hanya karena Naya tidak mengangkat teleponnya
Brian bisa berubah 180° menjadi cerewet melebihi ibu² kompleks
jangan tanya gimana Alex saat ini,bahkan dia seperti orang yang tidak mengenal Brian
yang berubah menjadi kucing anggora, padahal tadi dia seperti singa yang akan memakan mangsanya saat di ruangan rapat
dert......dert.,...
Raya membuka matanya dengan pelan
tanpa melihat siapa yang menelpon nya
dia langsung mengangkat nya
" hallo " ucap raya Serak ,bahkan matanya kembali tertutup rapat
" kamu tidur iya sayang " tanya dari sebrang sana
" hebm " Dehem Raya yang belum sadar
" iya sudah kamu istirahat dulu iya,nanti juga sudah bangun aku telepon lagi " ucap nya
" hebm "
raya meletakan hp nya begitu karena memang dia masih sangat mengantuk
bahkan dia tidak sadar jika Dafa yang menelpon nya tadi
hari sudah mulai gelap dan kamar seorang gadis cantik itu sudah gelap sekali
Raya membuka matanya setelah itu dia meregang kan badannya hingga menimbulkan bunyi
" apa aku lelah sekali " gumam nya saat mendengar bunyi tulang²nya
suara hp nya kembali berbunyi menandakan ada panggilan
dert......dert....
raya mencari keberadaan HP nya yang entah tadi di letakan di mana
tapi dari suara nya benda itu berada di atas tempat tidur
" Kaka Dafa " gumam nya saat benda itu sudah berada di tangannya,raya langsung menekan tombol hijau
" hallo kak " ucap Raya
tidak berselang lama panggil itu berubah menjadi panggilan video
Raya hanya tersenyum karena itu sudah kebiasaan mereka
" sudah bangun " raya mengaguk
bahkan dia tidak malu menampakkan wajah bantalnya pada Dafa
" tadi aku menelepon mu tapi sepertinya kamu tidak sadar " raya mengeritkan kening nya
" serius " Dafa mengaguk
" kamu hanya menjawab hebm hebm " bahkan Dafa mempraktekkan pada Raya
" aku kira tadi mimpi ,pantasan aku bingung kenapa hp ku berada di atas tempat tidur " Ucap Raya polos
__ADS_1
" tadi aku ke ruangan mu ,tapi sepertinya kalian sudah pulang karena sudah kosong " ucap Dafa
' maaf kak, tadi langsung pulang ingin bertemu dengan bantal dan kasur seperti nya akan enak " ucap raya jujur
" padahal aku kangen Lo sayang " ucap Dafa sendu
" semenjak ujian kita tidak perna ketemu ,hanya lewat video saja ,Kaka juga sudah mau coass " timpal Raya lemas
" maaf sayang Jika aku mengabaikan mu!!! tapi aku benar² sibuk sete....
" aku tidak apa kak, hanya kangen saja tapi begini saja sudah lebih baik koh " potong raya
dia enggan Dafa menyalakan dirinya
karena dia tau sibuk nya raga seperti apa
apa lagi dia harus turun ke lapangan ke rumah sakit
" terimakasih,maaf " raya hanya tersenyum
" setelah ini aku free, jadi aku yang akan menemui Kaka " Dafa tersenyum mengaguk
" apa tuan Brian dan tuan Alex akan mengizinkan mu jika sesekali kamu nginap di rumah ku " tanya Dafa serius
" aku akan bicara dulu dengan mereka semoga saja bisa " ucap raya tapi dia juga sama dengan Dafa tidak berharap lebih
" aku tunggu jawaban nya sayang ,jika tidak begitu belum tentu kita bisa ketemu ,karena jadwal ku tidak akan menentu nantinya " Raya mengaguk mengeri
" Kaka bikin apa itu ' tanya raya
" hanya duduk² saja dalam kamar sayang " ujar Dafa
" gimana ujiannya " tanya Dafa balik
" menyebalkan ,tapi aku bersyukur akhirnya selesai juga " Dafa tertawa kecil melihat wajah raya
yang terlihat kesal tapi menurut nya itu sangat lucu
"mandi dulu, ini sudah gelap nanti kamu sakit " ujar Dafa serius
" tapi aku masih kangen " ucap raya sendu
" nanti setelah makan malam aku telepon lagi " ucap Dafa lagi
" apa besok Kaka tidak punya waktu ke sini " tanya Raya
"akan saya usahakan , sekarang mandi dulu " titah Dafa
" cium dulu " ucap Raya
" besok akan aku berikan lebih hanya sekedar ciuman " ucap Dafa dengan tatapan serius nya
" memang Kaka berani " tantang Raya
" apa kau ingin aku membuktikan nya " raya mengaguk sekalipun sedikit takut jika Dafa membuktikan ucapannya
" kau salah telah menantang ku sayang " raya berdigik ngeri melihat senyuman Dafa
" kita lihat saja nanti " ucap raya tidak mau kalah
" jangan salah kan aku,jika aku melewati batas karena kamu yang memulai " Raya hanya tersenyum
" sudah sana mandi,kalau bicara terus nanti kapan mandinya " ucap Dafa
" iya bawel " ucap Raya
" i love you " ucap Dafa
" i love you more CUP " ujar raya memberikan kecupan di akhir ucapan nya
Dafa hanya tertawa kecil lalu menutup panggilan mereka
jika tidak begitu akan keterusan dan sudah di pastikan jika Raya tidak akan mandi bahkan makan malam pun tidak karena terlalu serius
__ADS_1
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
semoga kalian selalu happy dan sehat selalu