Sayangi Aku

Sayangi Aku
meminta bantuan


__ADS_3

" sudah siap " tanya Alex saat melihat istrinya sudah cantik sambil menyisir rambutnya


" aku siapkan airnya dulu " ucap indah


" duduk saja ,aku akan cepat karena kita akan ke rumah ayah " indah mengaguk setelah melihat Alex masuk dalam kamar mandi indah langsung menyiapkan pakaian untuk Alex


setelah itu dia menunggu suaminya di sofa kamar mereka


sedangkan di kediaman brain setelah membersihkan tubuhnya dia menemani Naya belajar dan mengerjakan beberapa tugasnya


" gimana tadi hm " tanya Brian mencium pipi Naya


" semuanya baik Abang " ucap Naya


" selamat malam sayang ,gimana tadi ikut mami kuliah dan jalan² apa kalian senang hm " tanya Brian yang kini sudah jongkok di depan Naya


bugh bugh


" sehat² iya ,papi tidak sabar menunggu kalian " ucap Brian


CUP


Brian membalikkan badan Naya menghadap ke arahnya


"kapan belanja kebutuhan twins " tanya Brian


" Naya bingung kapan, sedangkan weekend kita ke rumah bapak " ucap Naya


" nanti Abang kosong kan jadwal untuk menemanimu belanja " ucap Brian


" tidak usah ,nanti pekerjaan Abang tambah menumpuk dan Abang lembur lagi " ucap Naya


" buat kalian Abang akan selalu ada waktu sayang " ucap Brian


" nanti saja ,kalau sudah cuty, jadi Abang juga punya waktu sedikit tidak harus menyesuaikan jadwal Naya " ucap Naya


" memang rencananya kapan mau ambil cuty tidak sekarang saja yank,kasian twins kamu juga pasti sudah kelelahan " ucap Brian


" sebulan lagi iya soalnya ini sudah mau masuk waktu ujian semester tapi kalau liburnya lama Naya tidak jadi ambil cuty bisa kan " Brian mengaguk karena memang ini sudah di bahas sebelumnya jika mereka akan memaki jasa baby sister dan ibu Sisil dan ayah Abbas tetap akan mengawasi cucu mereka


" baiklah, tapi kamu harus hati² iya " Naya mengaguk


" ayo sini Abang bantuin kerjakan tugas nya " Naya mengaguk karena memang Brian selalu membantu nya jika tugasnya menumpuk


sedangkan Alex dan indah kini sebuah sampai di rumah indah dan langsung menuju dapur setelah di beri tahu pelayan


" selamat malam " sapa Alex


" koh tidak ngomong mau ke sini nak " ucap ibu indah ,Alex mencium punggung tangan mertuanya begitu juga indah


" apa kalian akan bermalam" tanya ayah Bakrie


" tidak ayah,kan kami tidur di sini weekend " ujar indah


" atau kamu ngidam ingin makan di sini " indah mengagguk saja


" iya ayo kita makan,kasian cucuku kalau sampai kelaparan " ucap ayah Bakrie


" selamat malam " sapa fajar yang baru datang


" malam kakak " ucap mereka terkecuali Alex


" Abang " Alex mengaguk


" apa Abang akan bermalam di sini " Alex menggeleng


" ada yang kami sampai kan makanya kami ke sini " ucap Alex


" apa hal penting " Indah mengaguk


" ayo makan supaya kita bisa bicara " ucap ayah Bakrie


lalu mereka melanjutkan acara makan malam itu tanpa ada yang bersuara lagi


" kalian mau bicarakan apa " tanya ibu indah setelah mereka makan


" kemarin kami ke rumah sakit cek kandu....


" apa ada Masahlah dengan kandungan indah " potong ibu indah


" Bu, biarkan Alex Selesai kan ucapan nya jika di potong kapan Alex bicara kebiasaan sekali " ucap ayah Bakrie kesal


" maaf " Cicit ibu indah


" kandungan indah baik² saja, kami hanya menyampaikan kabar bahagia kalau cucu ayah kembar "


byurrrrrr


" Kaka " pekik indah karena fajar dia terkena air yang ke luar dari mulut fajar sekalipun hanya sedikit


" maaf dek,Kaka hanya kaget maaf Abang " fajar membantu mengeringkan lengan indah


" kalian serius nak " tanya ayah Bakrie


" iya yah " ucap Alex lalu menyerahkan foto USG milik indah


" Beneran ayah ini 2 bulatan astaga cucuku sekali cetak langsung dua " ucap ibu indah kegirangan

__ADS_1


" nanti setelah ini ke luar cetak lagi siapa tau dua lagi atau lebih itu lebih bagus " ucap ibu indah tanpa filter


" buat apa ,mau pamer sama Widya,Erlin ,atau Erika jangan gila atau nanti kamu akan tau apa yang akan dilakukan Alex ,ibu mau tidak di izinkan ketemu cucumu " ucap ayah Bakrie


" ibu Bahagia yah " ucap ibu indah


" tapi tidak usah pamer, ibu tau kan Tante Erika apa lagi tante Erlin yang harus adopsi anak " ucap fajar yang ikut bersuara


" bahagia tidak harus seperti itu Bu,kasian indah " ucap ayah Bakrie


" maaf " Alex hanya mengangguk saja


" terus gimana dengan kuliah Ade " tanya fajar


" tetap kuliah kak, seperti biasa nya " ucap indah


" Ade yakin kuat kenapa tidak ambil cuty saja " ucap fajar


" Ade sudah mau ujian setelah itu libur lumayan kan buat istirahat " ucap indah


" jangan terlalu bergadang ingat kamu hamil jangan lagi nonton film yang bikin kepala ayah sakit " indah tertawa kecil


" iya ayah " ujar indah


dreett.... drettt


" hebm "


" Kaka Masih di rumah indah " tanya Raya


" hebm "


" apa masih lama ,Ade mau bicara sesuatu " ucap Raya terdengar seperti memohon


" tunggu "


setelah itu Alex mematikan sambungan telepon nya sepihak


" apa ada masalah " tanya ayah Bakrie


"seperti nya soalnya Raya yang menelpon " ucap Alex


" iya sudah ini juga sudah larut, nanti kita sambung weekend juga kalian ke sini kan " tanya ibu indah


" iya Bu " jawab Alex


lalu mereka berdiri menuju pintu depan di antar ayah ibu dan Kaka


" jangan banyak kerjaan iya jaga kesehatan mu apa lagi kamu hamil kembar " indah mengaguk


" belum ketahuan kan baru sebulan lebih,nanti 2 Minggu lagi periksa karena kemarin telat periksa nya harusnya pas sebulan harus periksa tapi lewat " ucap indah


" sudah tidak papa yang penting kalian sehat² ,kalau suami mu kerja telepon ibu atau siapa nanti kita temani Ade di sana " indah hanya mengangguk


" kami pamit yah Bu, nanti kita ke sini lagi " ujar alex lalu mencium punggung tangan mertuanya begitu juga indah


" Abang hati² iya ,nanti fajar ke rumah Abang " Alex hanya mengangguk


" kepalamu Dear " ucap Alex


" makasih " setelah memastikan indah duduk dengan baik Alex ikut masuk dalam mobil


" hati² nak " ucap ayah Bakrie ,Alex hanya membalas nya dengan klakson lalu pergi meninggalkan rumah orang tua indah


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


tok .....tok


" Abang ini Ade!!! bisa minta waktu nya " ujar Raya yang berdiri depan kamar Brian


ceklek


" masuk dek " Raya menggeleng


" bisa bicara di ruang kerja Abang " Brian menaikan alisnya menatap wajah Raya


" kenapa ??? apa ada masalah " Raya menggeleng


" Ade mau minta tolong bisa bicara di sana ,Ade sudah telepon Kaka juga " Brian Mengaguk


" duluan iya,Abang ngomong dulu sama Naya " raya mengaguk


" makasih bang " Brian kembali masuk dalam kamar sedangkan Raya sudah ke ruangan kerja


" kenapa Abang " tanya Naya


" kamu istirahat duluan tidak papa kan,Abang harus ke ruangan kerja dulu ada urusan sedikit " ucap Brian


" apa masahlah perusahaan " Brian hanya tersenyum


" istirahat iya,jangan banyak pikiran ini tidak ada kaitannya dengan perusahaan " Naya mengaguk


" jangan lama " Brian hanya membalas nya dengan senyuman


CUP


setelah itu Brian ke luar dari kamarnya ,sedangkan Naya sudah menarik selimut dan memejamkan matanya

__ADS_1


ceklek


" ada apa " tanya brian saat memasuki ruangan kerjanya


" tunggu Kaka dulu " Brian hanya mengangguk ,dia membuka laptopnya sambil menunggu Alex


sedangkan di masion Alex yang baru saja datang langsung menyuruh indah untuk ke kamar


" langsung bersih² iya , aku ke sebelah dulu nanti susunya di antar pelayan" ucap Alex


" apa lama " Alex menggeleng


" indah tunggu iya, nanti saja minum susunya kalau mas sudah pulang " Alex mengaguk


CUP


" sudah sana " indah mengaguk lalu naik ke kamarnya sedangkan Alex ke masion sebelah untuk menemui Raya


Alex langsung menuju ruangan kerja karena sebelumnya Raya sudah mengirim kan pesan


ceklek


" kamu sudah datang "ucap Brian lalu ikut bergabung di sofa , Alex hanya mengangguk


" kenapa ?? apa Ade ada Masahlah " raya menggeleng


" ade mau minta tolong sama Abang dan Kaka apa boleh " tanya Raya penuh harap


" apa " tanya Brian


" hm perusahaan teman Ade yang namanya Abian bangkrut tapi ayah nya masih berusaha cari dana untuk menutupi nya karena katanya ada orang dalam yang bermain di sana " ucap Raya


" Ade mohon bantu Abian, setelah itu Ade janji akan nurut apa kata Abang dan Kaka serius " ucap Raya penuh keyakinan


" apa nama perusahaan nya " tanya Alex


" perusahaan xx " Alex mengagguk lalu mencari no orang kepercayaan nya


" selidiki perusahaan xx saya tunggu laporan nya besok pagi jangan terlewati apa pun " ucap Alex lalu mematikan sambungan telepon nya


" Abang belum pastikan akan membantu Jika perusahaan nya bermasalah " ucap Brian


" iya bang,kalau pun Abang tidak bisa bantu perusahaan nya apa bisa Abian sana Cakra di masukan kerja di perusahaan Abang ,mereka sudah keliling cari kerjaan tapi belum dapat " ucap Raya menatap Brian dan Alex


" hubungi mereka besok datang ke perusahaan jam makan siang " ucap Alex


" makasih Abang Kaka ,sudah membantu Ade tapi bisa kah jangan Ade yang hubungi???? Ade tidak ingin mereka tahu " Brian dan Alex mengaguk


" kirimkan saja No nya para Alex ,nanti dia yang urus " Raya mengaguk lalu mengirim kan no Abian pada Alex


" apa Ade senang " Raya mengaguk


" apa Ade kita yang manja ini sudah dewasa Lex " Alex tertawa kecil


" jangan memaksa kan diri untuk dewasa tetaplah Seperti adik kecil kami ,kami tidak keberatan dengan itu " ujar Alex mengacak rambut Raya


" Ade kan akan menikah nantinya kalau Ade manja terus nanti mertua Ade marah² " ucap raya cemberut


" bukannya Ade akan tetap tinggal di sini????kalaupun mereka tidak suka dari sekarang lah mereka berpikir " ucap Alex


" Kaka " rengek Raya


" benar ,kami tidak mau adik manja kami nanti kesulitan " ucap Brian lagi


' makasih selalu ada buat Ade ,Ade sayang sama Abang dan Kaka tetaplah Seperti ini sekalipun kalian sudah punya istri buat kalian manjakan dan Ade tidak keberatan tapi Ade juga kangen " ucap Raya sekalipun dia tertawa tapi terselip raya rindu karena waktu Brian dan Alex harus terbagi selain perusahaan mereka harus memperhatikan istri mereka apa lagi mereka sedang hamil


" jangan nangis Ade jadi jelek " ucap alex


" Ade hanya kangen sama Abang sama Kaka ,karena kita tidak punya waktu lagi untuk duduk bertiga Seperti ini ,selain sibuk perusahaan Abang sama kakak punya kehidupan lain lagi " ucap Raya


" maaf " ucap mereka ,raya tertawa kecil


" Ade tidak papa ,lihat Abang sama Kaka bahagia Ade juga bahagia terimakasih " ucap raya


CUP


CUP


Brian dan Alex tersenyum saat Raya mencium pipi mereka benar kata raya mereka sudah lama bahkan hanya sekedar mencium kening yang sering mereka lakukan sudah tidak lagi dan itu membuat brain dan Alex mengutuk kebodohan mereka


" sudah ayo kita istirahat nanti besok Kaka kabarin jika sudah di urus " ucap Alex


" iya kak, makasih iya " mereka mengaguk lalu ke luar dari ruangan itu


" Lo kalian ngapain " tanya ayah abbas yang kebetulan lewat depan ruangan kerja Brian


" lagi dengar curhatan ade yang kangen sama kita yah " ucap Brian


" apa Ade punya masalah " tanya ayah abbas


" tidak ,Ade hanya kangen sama Abang dan Kaka karena mereka sudah tidak banyak waktu seperti dulu sama Ade " ucap Raya


" apa anak ayah sudah dewasa " raya menekuk wajahnya membuat mereka tertawa


" sudah ayo istirahat " ucap ayah Abbas


lalu mereka kembali ke kamar masing² sedangkan Alex kembali ke masion nya

__ADS_1


__ADS_2