Sayangi Aku

Sayangi Aku
Dafa meminta izin


__ADS_3

" Gimana, dia kenapa " tanya Alex setelah Ivan memeriksa indah


" dia hanya kelelahan,kalau bisa di kampus jika kegiatan nya tidak penting jangan dulu ikut " ucap Ivan


" kapan pemeriksaan lagi " tanya Ivan


" setelah pulang dari luar negeri ,besok aku berangkat" ucap Ivan


" apa tidak bisa di tunda dulu " Alex menggeleng " kalau di tunda pekerjaan di kantor anak tambah menumpuk Van " ucap alex,Ivan membenarkan itu perusahaan besar itu mana bisa hanya duduk diam saja pasti ada saja kerjaan yang selalu datang , perusahaan cabang ,hotel, perumahan,ruang sakit,dan yang lainnya bahkan memikirkan saja Ivan sudah sakit kepala


" vitaminnya masih ada kan, jika sudah habis nanti Kaka antarkan besok " indah mengaguk


" masih ada kak " ucap indah


" nanti aku temani indah sementara kamu pergi " ucap Ivan


" apa kamu yakin, bahkan di apartemen saja masih kamu urus " ucap Alex ketus


" dia berbeda bodoh " umpat Ivan ,Alex hanya menaikan bahunya


" ayo kita makan malam dulu setelah itu ke masion utama " ucap Alex membantu indah berdiri


" aku langsung pulang iya ,soalnya nenek sihir di rumah sudah mengamuk " Alex hanya mengangguk saja


" jaga diri baik² besok setelah jam kerja Kaka ke sini nanti Kaka tidak ambil jam malam " ucap Ivan


" makasih kak " Ivan mengaguk lalu meninggalkan sepasang suami istri itu


setelah makan malam Alex dan indah ke masion utama,kini mereka duduk berkumpul di ruangan keluarga bersama dengan Dafa yang sejak tadi menunggu Alex dan Brian untuk membicarakan tentang lamaran


" kalian sudah makan " tanya ayah abbas


" sudah yah " ucap Alex lalu duduk di begitu juga indah


" besok kalian berangkat jam berapa " tanya ibu sisil


" pagi Bu,karena harus ada yang kami urus dulu " ucap Brian


" ah iya ayah lupa itu Dafa ada yang mau di bicarakan sama kalian " Brian dan Alex menatap Dafa


" hebm"


" maaf tuan, tentang yang semalam mungkin untuk sekarang Dafa dan Raya tunangan dulu" Dafa menjeda ucapannya menatap Brian dan Alex yang belum bereaksi papa


" inti nya saja " ucap Alex


" dafa ingin fokus sama praktek dan juga lanjut studi di Landon begitu juga Raya ,mungkin dengan adanya ikatan setidaknya kami bisa tenang " ucap Dafa


" kenapa hanya tunangan " tanya Brian menaikan alisnya menatap Dafa


" saya hanya ingin menyantap diriku dengan apa yang aku dapat tuan ,sehingga pantas untuk Raya sekalipun mungkin keluarga tuan tidak membutuhkan itu tapi bagaimana pun besok jika kami bersama Raya adalah tanggung jawab saya " terang Dafa dengan tegas


" so sweet " gumam Naya dan indah bersamaan membuat suami mereka yang posesif itu berdecak


" tadi dia sudah bicara sama ayah dan ibu, dan Ade juga tidak keberatan jika hanya tunangan saja dulu yang penting mereka saling percaya " ucap ayah abbas


"kapan " tanya Alex

__ADS_1


" kami terserah saja kapan waktunya kami sudah siap " ucap Dafa


" kapan kamu terjun lapangan " tanya Brian


" sebulan lagi tuan " ucap Dafa


" lakukan itu seminggu sebelum kamu coass " ucap Brian lagi


" baik tuan " ucap Dafa


" Abang apa itu tidak kelamaan " tanya Raya dengan wajah yang di tekuk


" Abang besok mau ke luar negeri mungkin 3 hari , dan pekerjaan di kantor masih banyak " ucap Brian , Raya mendesah berat


" mommy nya Dafa selalu memintaku makan malam di sana tapi Raya tidak bisa kalau pulang malam apa tidak bisa jika Raya makan malam di sana sekali² " ungkap Raya


" sebelum jam 10 " ucap Alex membuat raya dah Dafa mendapatkan angin segar


" makasih Abang Kaka " ucap Raya, Dafa bisa bernapas lega


"latihan mu " tanya Brian


" masih berjalan tuan ,tapi apa bisa saat aku coass berhenti sejenak tapi Dafa usahakan Jika memungkinkan akan tetap latihan" ucap Dafa gugup


" fokus saja dulu sama kuliah mu " ucap ayah abbas


" terimakasih " ucap Dafa


"indah nanti ke rumah orang tua nya atau tetap di masion " tanya ibu sisil


" tetap di masion Bu, nanti ayah yang jaga ada Ivan juga " ucap Alex


" ada Ivan,dia juga tidak mengambil jam kerja malam " ucap Alex


" kamu yakin Nda " tanya Naya,indah mengaguk tersenyum


" apa nanti kalian akan memperpanjang kontraknya " tanya ayah abbas


" di sana kami akan membahas nya yah " ucap Brian, ayah hanya mengaguk saja lalu menatap Alex


" nanti ibu sesekali melihat indah juga ,karena Naya tidak mungkin ibu tinggal " ucap ibu sisil,Alex menggaguk


" Abang sama kakak pergi nya 3 hari kan jadi Ade saja temani indah , kan Ade tidak sibuk hanya kuliah saja " ucap Raya


" jika kalian berdua kumpul yang ada kalian begadang nonton drama aneh itu " ucap ayah abbas


" ayah tau sekali hihihi " ucap Raya tertawa kecil


" sudah ayo istirahat, Dafa nginap di sini saja " ucap ayah abbas


" hebm Dafa pulang saja yah sudah di tungguin di rumah " ucap Dafa sungkan


" kamu tidak papa pulang sendirian kenapa tadi tidak membawa temanmu itu " ucap ibu sisil


" tidak papa Bu, Dafa sudah biasa " ucap Dafa


" hati ² iya " Dafa berdiri mencium punggung tangan calon mertuanya lalu membungkuk kepalanya pada Brian dan Alex

__ADS_1


" Ade antar Kaka Dafa dulu iya " mereka mengaguk tidak dengan Brian dan Alex


" Kaka hati² jangan balap² iya " ucap Raya saat ini mereka sudah ada di dekat mobil Dafa


" iya kamu masuk sana ,nanti Kaka hubungi jika sudah di rumah " ucap Dafa


CUP


" besok aku jemput iya " Raya mengaguk


" hati² " ucap Raya


Dafa melambaikan tangannya saat sudah dalam mobil sebelum akan melaju kan mobilnya ke luar dari rumah mewah itu


sedangkan sepasang suami istri yang telah membersihkan diri dan memakai pakaian tidur mereka kini masih dudu bersandar pada kepala ranjang mereka


" Abang nanti Naya tunggu di rumah bapak saja iya " ucap Naya


" tidak tunggu Abang dulu yank nanti sama² ke sana " tanya Brian


" nanti Abang kecapean baru datang langsung ke sana lagi, kalau Naya tunggu di sana kan Abang dari bandara langsung ke rumah bapak di antar sopir tidak menyetir sendiri " ucap Naya,Brian menggaguk


" sayang ,besok papi akan kerja jauh maaf sementara papi tidak menemani kalian bobo dan mengantar kalian ke kampus ,papi janji setelah ini papi tidak pergi jauh lagi doakan papi kerjaan lancar jadi bisa cepat pulang ketemu Ade sama mami iya " ucap Brian mencium perut Naya ,Naya mengelus lembut kepala suaminya


" iya papi, Ade doakan papi kelja nya lancal jadi bita antal dan temani Ade tidul ladi, papi mam yang banak jaga keseatan papi " ucap Naya menirukan ucapan anak kecil


" kamu iya yank ,bikin aku gemas " Brian menarik hidung Naya hingga membuat Naya meringis


" aawww " Brian hanya tertawa saja


" ayo istirahat dulu, tadi pakaian Abang sudah di siapkan " Naya mengaguk


" makasih " ucap Brian


CUP


Brian mencium bibir ceri milik istrinya dan sedikit memberikan gigitan


setelah itu dia menarik lembut Naya masuk dalam pelukannya untuk istirahat .


" dear minum dulu susunya " indah menerima susu yang baru di buat Alex


" nanti ada pelayan yang tidur di kamar sebelah jadi kami jika butuh papa atau ke bangun lapar tengah malam bangunkan saja ,aku sudah kasih tau atau minta tolong sama Ivan saja " ucap alex


" besok setelah pulang kampus ,indah singgah beli camilan iya " tanya indah


" nanti Ivan yang list kan camilan apa yang boleh di makan " ucap Alex


" iya kak " ucap indah


" apa kamu tidak ingin merubah panggilan mu " tanya Alex , mengambil gelas kosong yang ada di tangan indah


" mas boleh " tanya indah ,Alex mengaguk setuju


" itu lebih baik " indah hanya tersenyum kuda


" ayo istirahat nanti perut mu keram lagi, ingat jangan melakukan yang membuat perut mu keram " ucap Alex tegas

__ADS_1


" iya mas, maaf indah janji akan hati² " Alex membaringkan tubuh indah dengan pelan


setalah itu dia memeluk indah posesif


__ADS_2