Sayangi Aku

Sayangi Aku
hadiah pertama


__ADS_3

Brian terkejut ketika memasuki kamarnya melihat indah yang ikut tidur bersama istrinya di sana


padahal dia sudah siap memberikan kejutan pada Naya dengan hadiah boneka dan sepatu yang dia beli di mall


dia ke luar kembali dalam kamar lalu mencari Alex


" kau cari apa " tanya Brian saat melihat Alex membuka kamar tamu


" indah " ujar Alex


" di kamar ku " Alex menghentikan langkahnya lalu menatap Brian


" mereka tidur di sana sambil berhadapan " Alex langsung menuju kamar Brian tapi di tahan oleh Brian


" jika kamu ingin membangun kan istri mu hilangkan niat itu jika sampai istri ku bangun akan ku bunuh ku kamu " ucap Brian


"angkat istri mu tanpa membangun kan istri ku" lanjut Brian lagi


" apa itu tidak akan membangunkan salah satu dari mereka " tanya balik Alex


" coba dulu, tapi ingat jangan pernah menatap istri ku saat tertidur aku benar² akan memotong lehermu " ucap Brian dingin


Alex mengikuti langkah Brian sesuai ucapan Brian dia tidak akan membangunkan Naya atau menatapnya


ceklek


Brian dan Alex mematung di ambang pintu ketika melihat Naya yang sudah duduk di ujung tempat tidur


" kenapa bangun " tanya Brian lembut sambil mendekat ke arah istrinya


" karena cium bau parfum Abang " Brian tersenyum apa segitunya cinta Naya padanya sehingga dalam keadaan tidur pun dia tau kalau dia sudah pulang


" Lex " Alex mengaguk lalu mendekat ke arah tempat tidur, dia menaikkan kakinya satu dengan pelayan dia mengangkat tubuh indah


" mas sudah pulang " tanya indah dengan suara parau tapi matanya masih tertutup , Alex mematung di tempatnya lalu menatap Brian


" kamu bangun atau mengigau " tanya Alex


" bangun " indah membuka matanya menatap Alex


" permisi " ucap Alex lalu ke luar dari kamar Brian sambil menggendong indah


" maaf sudah menganggu tidur mu " ucap Brian


" Abang ganti baju dulu, Naya siapkan dulu piyama nya " Brian mengaguk lalu dia masuk dalam kamar mandi


' sayang sudah " Naya membalikkan badannya Ternyata Brian sudah selesai ,lalu Naya menunjuk boneka dan kotak besar


" itu apa " tanya Naya


" tadi kamu minta boneka " Naya tersenyum lalu mendekati boneka itu


" sayang Abang tidak di bantu pakai baju dulu, apa Abang buang saja bonekanya " ucap Brian kesal


" maaf Abang " ucap Naya lalu mendekati suami nya yang super posesif dan cemburu


" aku hanya bahagia Abang " ucap Naya sambil membantu suaminya


" bahagia bukan berarti kamu lupa tugasmu " ucap Brian ,Naya mengaguk


" satunya itu apa bang " Naya menatap suaminya


" nanti kamu lihat sendiri * Naya memanyunkan bibirnya


" ayo tidur, besok saja lihatnya " ucap Brian menarik pinggang Naya


" bonekanya " ucap Naya


" jangan harap dia bisa naik di atas tempat tidur kita ,aku membelikan nya tapi tidak ku izinkan ikut naik di atas tempat tidur jika tidak kamu ingin aku membuangnya " ucap brian


" terus untuk apa di belikan Naya minta buat di peluk Abang " ucap Naya


" apa memeluk boneka jelek itu lebih enak di banding pelukan ku " Brian menaikan alisnya menatap tajam Naya


" pelukan Abang yang ternyaman " ucap Naya tersenyum kaku


tuk ....tuk ....


" maka jangan pernah kamu menaikan barang jelek itu ke sini ,tidur lah dengan nya jika aku sedang tidak ada " ucap Brian ,Naya mengaguk


" tutup matamu , sebelum aku meniduri mu" ucap Brian


" memang Abang mau " Brian memundurkan kepalanya


" jangan memancing Abang sayang " ucap Brian


CUP


" lakukan lah " bisik Naya di kuping Brian


" kau yang memulai jadi jangan mencoba menghentikan ku " Naya mengaguk ,dengan senang hati Brian akan melakukan nya


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" kenapa tidur di sana " tanya Alex ,kini mereka sudah di kamar mereka sendiri


" Naya yang memaksa katanya dia tidak bisa tidur sendiri sudah biasa ada tuan Brian " ucap indah


tok ....tok....


" siapkan baju ganti ku ,aku lihat dulu " indah mengaguk lalu masuk dalam ruangan walk in close

__ADS_1


ceklek


" maaf tuan , hadiah nyonya " Alex mengaguk lalu membuka lebar pintu kamarnya agar mereka bisa masuk dalam


" permisi tuan " ucap pengawal setelah menyimpan boneka dan kotak tas untuk indah


sedangkan Alex langsung masuk dalam kamar mandi untuk membersihkan diri


indah ke luar dengan mata berbinar saat melihat boneka besar di atas sofa dan juga kotak besar


indah membuka kotak besar itu,mulutnya terbuka melihat tas yang begitu cantik



indah menatap Alex yang baru ke luar kamar mandi dengan senyuman manis dan lembut


tapi Alex hanya melihat sekilas lalu masuk di ruangan walk in close


" terimakasih banyak " ucap indah memeluk Alex , ternyata wanita itu mengikuti Alex masuk


" aku mau pakai baju " indah hanya diam saja sambil memeluk Alex


" tidak usah pakai baju begini saja " ucap indah


" kamu akan menyesal nantinya indah " ucap Alex


indah menarik tangan Alex ke luar dari ruangan itu sedangkan Alex hanya ikut saja


" kenapa beli tas mahal " tanya indah kini mereka sudah duduk di ranjang


" jika kamu tidak suka buang saja " ucap Alex sekenanya


" bukannya tidak suka tapi itu tas mahal " ucap indah


" uangku banyak ,tidak usah takut akan habis " ucap Alex sombong


" aku lupa jika menikah dengan orang kaya dan dingin " ucap indah kesal


" terimakasih pujiannya " indah hanya berdecak saja


" ayo tidur kalau kamu tidak mengizinkan aku memakai apa pun " ucap Alex


" tunggu ...


" biarkan dia di sofa jika tidak ingin aku menyuruh penjaga membakarnya " indah menatap tak percaya pada suami dingin nya itu


" tapi kan mas su....


" aku beli karena kamu memintanya tapi bukan berarti dia bebas dalam kamar ini " ucap Alex


" sini atau aku buang boneka jelek itu " indah masuk dalam pelukan Alex yang sudah lebih dulu tidur di atas tempat tidur


" menyebalkan sekali " gerutu indah


CUP


" mas yang diam aku tidak akan berbuat lebih " ucap indah polos


" indah " geram Alex karena tangan indah sudah tidak terkendali ,indah tetap bergerak tanpa peduli pada Alex


" dear " suara Alex sudah terdengar berat di telinga indah ,tapi indah tetap melakukan nya


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


tok ....tok ...


" buka ini aku " ucap Ivan dari balik pintu


ceklek


"ambil ini " ucap Ivan sambil menyerahkan paper bag ke hadapan Anggi


" ini apa " tanya Anggi


" ambil saja tidak usah banyak bertanya tanganku pegal " Anggi segera mengambil paper bag di tangan Ivan


" terimakasih kak,apa ini mahal " tanya anggi polos


" tidak, itu hanya 50 ribu saja " ucap Ivan asal


" apa aku tidak di suruh masuk kakiku pegal berdiri terus "


tanpa menunggu jawaban Anggi ,Ivan mendorong pelan bahu Anggi agar bisa masuk


"kamu sudah minum susu " tanya Ivan saat melihat bekas gelas susu


" iya tadi ibu yang mengantarkan sama ayah" Ivan memejamkan matanya


" mau Anggi pijat " Ivan membuka matanya


" kamu bisa " Anggi mengaguk


" dulu sering pijat ayah jika lelah " Ivan menjentikkan tangannya agar Anggi mendekat


" mulai lah membayar yang kau ambil tadi " ucap Ivan


" tapi aku ..


" cepat kerjakan, badanku sakit apa lagi bagian leher " ucap Ivan ,Anggi menghembuskan napasnya selalu saja


"bisa duduk tenang " Ivan langsung duduk dengan baik

__ADS_1


Anggi mulai memijat pundak Ivan ,begitu juga bagian lehernya ,kadang bagian kepala juga tidak luput dari tangan lembut itu


" kalau sakit bilang " ucap Anggi


" hebm "


Ivan hanya berdehem saja karena pijitan Anggi benar² membuat nya tenang


"Anggi,kau membuatku ngantuk " ucap Ivan


" Kaka tidur saja nanti jika sudah selesai Anggi bangunkan " Ivan berdiri lalu ke arah tempat tidur Anggi dan merebahkan tubuhnya di sana


" koh di sini " tanya Anggi bingung


" cepat aku mau tidur " ucap Ivan


" lalu Anggi tidur di mana ...


" aku tidak akan lewati batas ku jika kamu tidak menginginkan nya ,ayo agar cepat selesai " Anggi kembali memijat Ivan


Ivan melilitkan tangan nya di pinggang Anggi membuat Anggi sedikit tegang


apa lagi kini Ivan berbaring di paha Anggi, dan mencium perut Anggi


CUP


Anggi meneruskan pijitannya hingga Ivan tertidur di paha nya


Anggi mengakat kepala Ivan dengan pelan, dan dia akan memilih tidur di sofa atau di kamar tamu


bugh


" tidur lah " ucap Ivan menarik tangan Anggi sekali tarikan lalu di peluk nya


" kak....


Ivan mencium mulut Anggi membuat wanita itu melotot kan matanya


" tidur " bisik Ivan, Anggi mengaguk tanpa sadar membuat Ivan tersenyum lalu menarik Anggi dalam pelukan nya ,padahal kini dia masih memakai pakaian tadi


Ivan melepaskan pelukannya saat mendengar dengkuran halus dari Anggi


" kenapa aku bisa lembut padanya " gumam Ivan menatap Anggi


" tidur lah baby " Ucap Ivan,lalu mencium kening Anggi


CUP


" selamat malam " ucap Ivan lalu bangun dan mengatur posisi tidur Anggi agar badannya tidak sakit saat bangun tadi


setelah itu dia ke luar dari kamar nya dan mematikan lampu utama hanya lampu tidur yang di nyalakan




assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


untuk teman² semuanya



Sunset ramadhan beranjak pergi, berganti fajar syawal di pagi hari, membawa cahaya kedamaian di penghujung ramadhan, menebar berkah di hari kemenangan.



Dalam kerendahan hati, ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta, ada kekayaan jiwa. Hidup ini terasa indah jika ada maaf.



Aku tidak memintamu untuk menjadi awan, karena aku takut kamu akan mendung. Aku juga tidak memintamu untuk menjadi bunga, karena aku takut kamu akan layu. Aku hanya memintamu untuk memaafkanku setulus hati.



kami sekeluarga besar



Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon maaf lahir dan batin untuk kalian semua



maaf jika sementara author telat up karena menyambut bulan suci Ramadhan


di mana akan banyak kegiatan dll😂😂😂😂😂



jika ada yang di sekitar sini mari merapat kita bergabung bersama saling mengenal satu sama lain agar lebih dekat lagi di temani kue kering dan khas lebaran lainnya



insya Allah setelah lebaran kita akan kembali aktif lagi



jangan lupa like ,coment votenya Kakak



dan rating 5 iya Kaka manis,imuets ,ganteng pokoknya yang terbaik

__ADS_1



ini karya ke 2 ku semoga kalian menyukainya


__ADS_2