Sayangi Aku

Sayangi Aku
cendol


__ADS_3

" hai Nay " panggil Dafa ,saat ke kantin dia tidak melihat mereka sehingga saat selesai makan siang dia menyempatkan waktunya untuk singgah di ruangan Naya


" ah Kaka Dafa " Ucap indah


" koh kalian dag ke kantin ini kan waktunya makan siang " tanya Dafa sambil menyapa Naya


" kami bawah bekal kak " Ucap Raya


" Nay kamu kenapa pakai masker masih sakit " tanya Dafa


" sedikit kak " Ucap Naya


" kita ke rumah sakit mau ,atau ke UKS " tanya Dafa ,indah dan Raya hanya tersenyum kecut


" tidak usah kak, tadi Raya sudah kasih vitamin " ucap Naya


" vitamin apa " tanya Dafa lagi


" vitamin C " ucap Raya asal


" yaelah daf segitunya khawatir nya sama Naya " ucap Ricko


" diam jangan mengganggu " ucap Dafa


" iya iya kalau suka ngomong " ucap ricko lagi


" kakak sudah makan " tanya indah mengalikan pembicaraan


" iya tadi kita makan di kantin tapi kita tidak melihat kalian makanya singgah sebentar di sini " ucap ricko


" kami kebetulan bawah bekal kak ,masih di larang sama dokter makan sembarangan karena asam lambung Naya kambuh jadi kami temani Naya di sini " ucap indah


" kamu asam lambung Nay " tanya Dafa, niat hati indah agar Dafa tidak curiga saat Naya mual malah makin rumit


" iya tapi sudah mendingan makanya makannya cuma buah saja " ucap Naya lagi


" tapi tidak papa kan " tanya Dafa ,Naya hanya mengangguk saja


" sudah ayo kita masih ada kelas " ucap ricko


" iya iya nanti pulang aku antar iya " ucap Dafa


" kami masih mau ke rumah indah kerjakan tugas " ucap Naya cepat indah mengaguk saja


" baik lah tapi lain lagi kaka antar atau jemput kuliah iya,ah iya kamu sudah ganti nomor kakak minta " ucap Dafa ,Naya menatap Raya dan indah


" sini Kaka aku kasih kan no Naya " Dafa langsung memberikan HP nya, lalu Raya memberikan padanya lagi


" makasih iya nanti aku hubungi, aku sudah kirim pesan simpan iya " ucap Dafa , Naya hanya mengangguk saja


" ehs kamu kasih no nya siapa " tanya Naya saat Dafa sudah ke luar


" Abang " ucap raya ,Naya dan indah menepuk jidatnya


" nanti kalau dia telepon gimana " tanya Naya


" biarkan saja" ucap Raya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" makanan nya tidak enak Lex , pengen masakan istriku " ucap Brian sendu padahal makanan nya sudah habis


" maaf tuan tapi makanan anda sudah habis " ucap Alex


" terpaksa aku makannya " ucap Brian ,Alex hanya menghembuskan nafas nya


" baik tuan " ucap Alex


" apa istri ku baik baik saja " tanya Brian


" mereka baik baik saja tuan " ucap Alex


" ah aku merindukan nya Lex " ucap Brian


" apa aku harus mendengarkan kamu merengek terus seperti ini " ucap Alex jengah dari pagi itu terus yang di bahas sehingga melupakan jika sekarang mereka sedang di kantor

__ADS_1


" maaf tuan saya khilaf " ucap Alex sambil menunduk


" cih " cibir Brian


" HP ku bunyi Lex " Alex langsung membuka HP Henry


" apa tuan bertukar no dengan Dafa " Brian mengeritkan keningnya


" bahkan aku cuma tau namanya ,orangnya saja baru tadi aku lihat " ucap Brian


" lalu ini " Alex memperlihatkan pesan yang Dafa kirim pada nya


" dia minta aku save nomornya ,untuk apa " Alex mengangkat bahunya ,Brian langsung mengambil hpnya di tangan Alex lalu mencari no seseorang


Tut.....Tut.....


" sayang "


" iya "


" boleh aku tanya "


" iya boleh "


" tapi jangan tersinggung atau marah iya "


" iya sayang "


" apa kamu memberikan no ku pada Dafa "


" apa dia menghubungi mu "


" dia kirim pesan sayang "


" tadi Raya yang kasih maaf ,soalnya dia minta no ku jadi Raya kasih no mu ,maaf iya sayang "


" ah iya sudah tidak papa,kamu sudah makan "


" sudah ini kami di kelas,kamu sudah makan "


"maaf iya ,nanti kalau sudah bisa aku bikinkan bekal lagi "


" iya sudah kamu lanjut lagi ,nanti langsung pulang iya "


" iya sayang "


lalu Brian mematikan telepon nya,lalu Hp nya di berikan pada Alex


" simpan saja NO nya, Raya yang kasih karena dia meminta no hp Naya " ucap Brian


" Ade pintar juga " ucap Alex sambil menyimpan no Dafa


" dia bekerja dengan benar demi uang bulanan " ucap Brian


" apa aku akan memberikan full untuk bulan depan " tanya Alex


" nanti saja " ucap Brian


" baik tuan " ucap Alex


" ayo kita lanjut kerja lagi aku ingin cepat pulang dan menemui istriku " Ucap Brian tersenyum


" baik tuan " ucap Alex


" apa dia menghubungi Abang " tanya Raya


" iya tapi katanya tidak papa " ucap Naya


" iya sudah biarkan saja , kamu baik baik saja kan " tanya Raya


" iya kan, kamu sudah ganti parfum " ucap Naya, Raya hanya mengangguk saja


" Ray " Raya melihat Naya


" kayanya minum cendol enak deh " ucap Naya

__ADS_1


" kita beli nya di mana " tanya Raya


" aku juga bingung " ucap Naya


" kenapa " tanya indah


" dia pengen cendol " ucap Raya,indah mengakat alisnya


" kamu dag tahu cendol " indah menggeleng


" astag ,kamu hidup di mana, sama saja kaya Raya" tanya Naya


"kan itu hari aku baru dengar Nay,sudah kita mau beli di mana " tanya Raya


" nanti saat pulang saja biasanya banyak yang jualan kan habis ini kita pulang kan " Raya mengaguk


" izin sama Abang dulu " Naya menggaguk


husband 🥰


📤 sayang boleh tidak nanti saat pulang Naya beli cendol dulu


beberapa menit Brian membalas pesan Naya ,membuat Naya tersenyum


📥iya tapi hati hati iya setelah itu langsung pulang


📤makasih sayang 😘😘


"bagaimana " tanya indah


" di bolehin tapi habis itu langsung pulang " ucap Naya


" iya sudah tidak papa ,ayo fokus dosennya sudah masuk " ucap Raya ,Naya menyimpan hpnya dalam tas sedangkan indah langsung menghadap ke depan


" cih ngidam cendol makanan apa lagi itu ,apa sebuah permen ,istriku unik sekali kenapa dia tidak mengidam beli tas baju mobil rumah " gumam Brian


" apa dia takut aku miskin bahkan kartu dia tidak pakai,aneh " gumam Brian lagi


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" akhirnya ,ayo Raya cepat aku mau minum cendol " Ucap Naya


" tunggu yang lain ke luar dulu nanti kamu jatuh " Ucap Raya


" kenapa mereka lama sekali ke luar "ucap Naya


" sabar ok ,mereka juga bau " ucap indah ,Naya duduk kembali sambil menggoyangkan kakinya


" ayo " ucap Naya saat sudah mulai sunyi


" iya sudah ayo ,sopir juga sudah menunggu ,kamu mau ikut Nda " tanya Raya


" iya nanti aku ikut belakang mobil kalian " ucap indah


" baik lah " ucap Raya


lalu mereka ke luar dari ruangan itu ,Naya mendahului mereka membuat Raya dan indah panik


" hei tunggu ,ehs Naya nanti di marahin Kaka sama Abang Lo " teriak Raya


" iya iya " ucap Naya berhenti menunggu Raya dan indah


lama mereka berputar mencari cendol mata mereka mengikuti jalanan siapa tahu ada yang menjualnya


" kenapa di saat di butuhkan mereka malah menghilang " Ucap Raya


" bagaimana kita ke pasar saat nona muda nanti saya yang turun membelinya " ucap sang sopir


" koh tidak dari dari pak " ucap Raya


" maaf nona muda " ucap sang sopir


" iya sudah tidak papa ayo kita ke pasar pak " ucap Naya


" Raya pakai uangmu iya ,aku tidak punya uang cash " Raya hanya mengangguk saja karena dia tahu jika Naya hanya memegang kartu yang di berikan Abang nya dan Naya orangnya yang malas ribet narik narik

__ADS_1


__ADS_2