Sayangi Aku

Sayangi Aku
kejujuran


__ADS_3

setelah makan malam ,Brian dan Naya kembali ke kamar saat ini mereka sedang duduk di balkon lebih tepatnya Naya Brian hanya menemani saja


"Sayang" panggil Naya


" kenapa hm ,kamu butuh sesuatu " tanya Brian


" hm hm aku mau ngomong sesuatu tapi janji jangan marah boleh " ucap Naya gugup sejak tadi dia memikirkan tetang kejadian di kampus tadi bagaimana pun Brian harus tau agar nantinya tidak terjadi salah paham ,padahal Brian sudah tau tanpa dia cerita


" iya, mau ngomong apa " tanya Brian


" boleh duduk di sini " tanya Naya sambil menepuk paha Brian,Brian menggaguk Naya pun duduk di pangkuan Brian menyamping Brian memeluk pinggang istrinya tangan satunya mengelus perutnya


" Naya minta maaf,tadi Naya bikin salah di kampus " Brian sudah tahu akan ke mana arah pembicaraan Naya " tadi saat Abang sudah pergi Kaka Dafa datang bilang nya ada yang mau di omongin tapi aku bilang setelah makan siang saja " Naya menatap wajah Brian yang kini juga menatapnya


"kenapa hm " tanya Brian


" selesai makan siang aku ketemu dia di taman tapi di temani Raya Sama indah koh serius Naya tidak bohong " Brian tersenyum sambil mengelus perut Naya "tadi Kaka Dafa bilang Suka sama Naya " ucap Naya sambil menunduk


" sudah jangan takut,terus kamu jawab apa " tanya Brian lembut


"aku jawab aku masih mau kuliah bahagiakan orang orang yang Naya sayang ,tapi dia bilang mau nunggu tapi Naya bilang jangan nunggu Naya bilang semoga dia menemukan wanita yang lebih baik lagi tapi dia bilang ingin berteman apa boleh " ucap Naya


"jika kamu belum nikah sama abang kamu mau jawab apa " tanya Brian


" tetap sama ,karena dari dulu aku cuma anggap dia Kaka laki-laki Naya ,kaya Kaka Alex " ucap Naya


" kenapa bukan nya kalian sudah lama kenal,sedangan sama Abang baru beberapa bulan " tanya Brian lagi


" Naya juga dag tau, kan Abang beda " jawab Naya


" apa nya yang beda " tanya Brian


" Naya juga bingung kenapa bisa Suka sama Abang,ganteng kaya tinggi badan berotot seperti yang Naya sering nonton dengan Raya " ucap Naya tertawa kecil


" karena itu " Naya menggaguk


" cih apa kau sebahagia itu " tanya Brian


" sangat, siapa coba yang tidak bahagia dapat Abang ,ulat bulu itu saja sampai kejar kerja Abang " ucap Naya


" makasih, maaf jika dulu aku sempat kasar sama kamu " ucap Brian


" iya Abang harus minta maaf ,masa aku di suruh tidur di sofa ,mana setiap aku tanya jawaban hebm saja,banyak diam, saat aku bicara dag ada jawaban saat aku berhenti bicara malah di marahin di suruh bicara kan Naya bingung ,Abang kira aku Kaka Alex cuma lewat mata saja sudah ngerti " Brian tertawa mendengar kekesalan Naya


" maaf iya " Naya mengaguk sambil tersenyum


" teruslah seperti ini ,Abang suka jika kamu selalu jujur sama Abang ,Abang juga minta maaf untuk yang tadi tapi kami juga tidak tau kenapa bisa dia yang datang ,memang sebelumnya kita meeting pertama dengan yang punya perusahaan dia ikut tapi pikiran kami dia hanya menemani saja tapi tadi saat mau pembahasan kontrak kerja sama, malah dia yang datang , tapi untuk yang di cium Abang ,sumpah Abang dag tau " ucap Brian


" Naya tau ,tadi pas dia lihat kita masuk dia senyum lalu cium Abang ,makanya Naya emosi jengkel ingin rasanya Naya ketok kepalanya pakai vas bunga yang di atas meja " ucap Naya kesal sambil menggoyangkan kakinya


" tapi aku suka kamu seperti tadi " ucap Brian

__ADS_1


" Suka apanya ,gara gara Anabelle itu perut Naya keram karena tahan kesal sesak " ucap Naya


" maaf iya " ucap Brian ,Naya mengaguk


" Abang tidak salah dia yang salah kegatelan kaya ulat bulu" Brian tertawa kecil mendengar ucapan Naya


"masih mau di sini " tanya Brian ,Naya mengaguk


" iya Naya Suka ada angin angin " ucap Naya


" makasih sudah hadir dalam hidup Abang , terimakasih juga sudah mau bertahan di samping Abang " ucap Brian


" malahan aku bersyukur dapat Abang ,aku kaya mendadak banyak tabungan ku " ucap Naya ,Brian hanya hanya tertawa kecil


" sudah ayo masuk,kamu belum minum susumu " ucap Brian


" iya " Naya turun dari pangkuan Brian lalu mereka masuk dalam kamar , mereka tidak lupa menutup pintu balkon


" nanti saat kamu hamil besar kita pindah kamar di bawah iya " tanya Brian


" di sini saja Naya suka " ucap Naya


" iya sudah nanti baru di bahas " Naya mengaguk


" tunggu iya Abang bikin susu dulu " Naya mengaguk


" ini minum dulu baru istirahat " Brian membantu Naya minum setelah itu dia menyimpan gelas nya setelah Naya meminumnya


" ayo kita tidur iya " ucap Brian


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


seperti biasanya sebelum ke kantor Brian Alex mengantar Raya dan Naya terlebih dahulu ke kampus


" Kaka nanti pulang kampus indah ke rumah iya " ucap Raya


" buat " tanya Alex


" kerjakan tugas yang kemarin di kasih " ucap Raya


"hebm "


" ah iya Naya lupa kalau ada tugas kemarin,Abang sih " ucap Naya kesal


" koh Abang sih sayang " ucap Brian bingung


" iya gara gara Abang dekat sama ulat bulu itu makanya Naya lupa " Brian menghela nafas nya


" maaf iya, kan sebentar mau kerja sama Ade Sama teman satunya" Naya menggaguk


kini mobil mewah milik Alex sudah berhenti di parkiran kampus, Raya berbalik melihat Naya

__ADS_1


" Naya " Naya melihat ke arah raya, lalu mengikuti pandangan Raya begitu juga Brian dan Alex


" sudah tidak papa " ucap Brian sambil tersenyum


" iya sudah ,Naya turun iya Abang hati hati ke kampusnya " Brian mengaguk lalu mencium kening istrinya


" pakai masker nya sayang, adek jagain Naya iya " Naya mengagguk


" iya bang " ucap Raya ,lalu mereka ke luar dari mobil itu


" hai " ucap Dafa sambil tersenyum iya dia menunggu Naya di parkiran


" iya kak ,Kaka tunggu siapa " tanya Raya


" tunggu kalian " ucap Dafa Raya dan Naya hanya tersenyum


" ayo masuk sama sama " Raya dan Naya mengagguk


lalu jalan bersama dengan Naya di samping Raya


setelah melihat Raya dan Naya meninggalkan parkiran Alex menjalankan mobilnya menuju perusahaan


"saya akan mengurus nya" ucap alex


" biarkan saja , selebihnya dia tidak melewati batasnya " ucap Brian,Alex menggaguk


" kamu sudah mengurus nya " tanya Brian


" sebentar aku akan bertemu dengannya " ucap Alex


" buat " tanya Brian


" memberikan hadiah " ucap alex


" cih, lakukanlah seperti apa maumu " Ucap Brian ,Alex memang tidak akan pernah membiarkan orang yang telah mengusik keluarga nya dengan tenang sangat ringan jika hanya di buang jauh


" apa tua tidak ingin menitipkan hadiah " tanya Alex sambil melihat ke arah kaca spion di atas kepalanya


" jangan mengejekku Lex ,jika tidak ingin kepala mu lepas,gara gara dia perut Naya keram jika terjadi papa dengannya dan calon anakku sudah ku pastikan hari ini dia sudah tidak bernafas " ucap Brian geram


" Seperti nya anda sudah sangat mencintai nyonya muda " ucap Alex


" sangat " ucap Brian


" karena nyonya muda hamil " tanya Alex


" karena kamu, menyebalkan " ucap Brian dia masih ingat jelas bagaimana Alex selalu memberikan nasehat dan menyuruh nya membuka hati karena dia lah makanya sekarang dia sangat menyayangi Naya ,ingin rasanya berterimakasih pada Alex tapi rasa gengsinya lebih tinggi


" sama sama tuan muda " ucap Alex tersenyum


" cih bahkan aku belum mengucap papa " cibir Brian

__ADS_1


" saya mengenal anda lebih jauh tuan,ingat saya adalah istrimu juga tuan " ucap Alex tertawa kecil


" iya kau benar ,bahkan istri sungguhan ku saja tidak mengerti dengan kode kode yang aku beri makanya semalam dia mengomel ,kata nya kau dan dia beda yang hanya dengan tatapan saja kau sudah mengerti " Ucap Brian sambil tersenyum begitu juga dengan Alex


__ADS_2