
" Ade kenapa " tanya ibu sisil ,kini mereka Sedang Duduk bersama
"tidak papa Bu, cuma lelah saja " ucap raya bohong
" Naya saja yang hamil tidak lelah " ucap ayah abbas
" dia sudah terlatih Kuat ayah " ucap Raya tersenyum
"Ade yakin " tanya Alex
" iya kak tenang saja " ucap Raya
" dia kenapa " bisik Brian
" tentang indah " bisik Naya balik ,Brian menghembuskan nafasnya kasar
" dek fokus sama kuliah mu, itu nanti jadi urusan Alex " ucap Brian ,Alex menatap Brian
" indah " ucap Brian tanpa suara hanya gerakan bibir
" Kaka baik² saja " ucap Alex ,dia sangat kenal Raya siapa pun yang menyakiti nya dan Brian dia yang akan lebih sakit sama halnya dengan Brian dulu bahkan dia menangis semalaman
" iya kak,tapi Ade tidak suka " ucap raya
" ada apa " tanya ayah abbas
" tidak ada yah " ucap alex ,ayah abbas hanya mengangguk dia yakin jika ada Masahlah pasti mereka bisa menyelesaikan karena mereka selalu seperti itu
" Ade percaya kan sama Kaka " Raya mengaguk " maka fokus lah sama kuliahmu jangan memikirkan apa pun itu ,lakukan yang Ade mau selagi tidak mengikari aturan " Ucap Alex
" iya kak, maaf " ucap Raya ,Alex menggaguk
" sudah ,tugas Ade hanya jagain Naya bukan ,jadi tidak usah memikirkan yang lain " ucap Brian
"betul, apa kamu mau uang jajanmu di potong sama Kaka " ucap Naya tersenyum
" kenapa harus kamu sih ipar ku " ucap Raya kesal
" harusnya kau bersyukur itu aku ,cantik, manis ,imut dan baik hati tidak sombong tentunya suka menolong " ucap Naya mengibaskan rambut nya
"apa yang harus aku syukuri " tanya Raya lagi
" semuanya,bahkan kau harusnya sujud syukur karena Tuhan sudah mengirim aku di keluarga mu ,iya kan ayah" tanya Naya
" jika ayah jawab iya ,Ade akan mogok makan " ancam Raya sambil menatap tajam Naya
" jika ayah tidak setuju ,akan aku beri tahu cucu ayah ,jika ayah tidak menyayangi kami berdua " ancam naya lagi menatap Raya, Brian dan Alex mulai memijat pangkal hidungnya
" ayah mau istirahat,ayo Bu bantu kerokin badan ayah seperti nya ayah masuk angin " ucap ayah abbas menghindar
" iya ibu juga sudah lelah " ucap ibu meninggal anak² mereka berdebat jika tidak begitu tidak akan habis nya
" sayang ayo istirahat ,kasian Ade ini sudah jam 10 malam loh " ucap Brian lembut
" sssttt " Naya menyentuh telunjuk nya pada bibir Brian mengisyaratkan untuk diam,Brian menatap Alex
"ade ayo istirahat, besok Kaka mau berangkat pagi karena harus ada meeting dengan orang luar ,jadi harus di lakukan pagi hari " ucap Alex bohong
" sayang ayo kasian ade ,kalau kamu begadang dan besok kamu bangun pagi lagi loh karena mau masak nanti tidurmu dag cukup,nanti terganggu sama kesehatan mu " ucap Brian lagi
" baik lah ,ingat kita belum selesai " ucap Naya
" aku juga belum selesai " ucap Raya
" iya nanti di lanjutkan besok iya " ucap Brian lalu berdiri di ikuti dengan Naya ,lalu meninggalkan Alex dan Raya
" Ade istirahat iya " Ucap Alex
" Kaka baik ² saja " tanya Raya tiba²
" apa Ade pernah lihat Kaka tidak baik² saja " tanya Alex balik
" tidak ,tapi Ade tidak ingin Kaka seperti Abang dulu " ucap Raya ,Alex memeluk raya dengan erat
" kakak Baik² saja, sudah ayo Kaka antar ke kamar kamu istirahat " Ucap Alex ,lalu berdiri sambil menggenggam tangan Raya
" bobo sama Ade, kita sudah lama tidak tidur sama² " ucap raya di sela langka mereka
" tidak boleh ,kamu sudah dewasa,Kaka juga begitu ,apa lagi kita tidak ada ikatan darah nanti jadi fitnah " ucap Alex
" nanti sekali ² kita tidur bareng Abang supaya bisa" ucap Raya ,Alex hanya mengangguk saja
" ayo sudah sana istirahat ,jangan lupa sikat gigi,cuci kakinya iya ,matikan lampunya " ucap Alex saat sudah didepan kamar raya
" iya kak, selamat malam " ucap Raya
" malam dek " ucap Alex , Raya masuk dalam kamarnya Alex pun kembali ke paviliun
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
pagi indah ke kampus menggunakan mobil sendiri tanpa Ester yang selalu mengantar dan menjaga nya ,dia berniat ingin berbicara dengan Alex dan Raya.
saat Melihat mobil Alex dia berdiri di samping mobilnya
" kakak " panggil Raya saat melihat indah sudah menunggu mereka
"sudah kamu kuliah saja " ucap alex
" Abang,Naya turun dulu iya " ucap Naya
" iya sayang ,Ade jaga Naya iya " ucap Brian
" iya bang " ucap raya
" ingat dek ,jangan melakukan apa pun " Ucap Brian
" iya bang,ayo Nay " ucap Raya ,mereka pun ke luar dari mobil itu
" selesaikan urusan mu " Ucap Brian ,Alex hanya diam saja dan menjalankan mobilnya saat melihat indah mulai melangkah
" Lex .....
__ADS_1
"maaf tuan ,kita harus memberikan contoh yang baik sama karyawan" ucap Alex memotong ucapan Brian ,Brian diam seketika
sedangan indah hanya menatap kecewa dan sesak saat melihat Alex pergi ,Naya memahami perasaan indah lalu dia mendekati indah dan di ikuti Raya di samping nya
" ayo kita ke kelas,kamu bawah bekal " tanya Naya saat sudah di dekat indah dan menggandeng tangan indah
" iya Nay" ucap indah lemah
" ayo kita masuk nanti telat " ucap Naya tersenyum ,indah mengaguk lemah,sedangkan Raya hanya diam saja
bahkan sampai di kelas pun indah hanya diam saja begitu juga dengan Raya ,kini mata kuliah pertama sudah selesai , raya pun mengeluarkan buah buat Naya
" makan dulu " ucap raya,
" iya " ucap Naya
Naya melihat indah yang hanya diam di kursinya bahkan kini dia hanya tiduran berbantal kan tasnya
" kamu jangan marah sama indah ,harusnya kita bantu dia untuk berbicara sama Kaka ,bukannya tadi kamu lihat sendiri " ucap naya menatap indah, Raya hanya diam.saja
"Nda....indah " panggil Naya
" iya " jawab indah sambil melihat ke arah belakang
" sebentar mau tidak ikut aku " ucap Naya
" kemana " tanya indah
" aku juga tidak tau ,lagi pengen jalan² saja " ucap Naya
" iya nanti selesai ini iya ,kan habis itu jam istirahat " ucap indah
" ok " ucap Naya
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
setelah mata kuliah ke dua selesai mereka ke area parkiran tentu nya dengan Raya dia hanya mengikuti saja ,bahkan sudah di mobil pun indah dan Raya hanya diam saja
" pak ke kantor iya " ucap Naya, Raya menatap Naya , sedangkan indah masih diam saja
" baik nyonya muda " Ucap sang sopir
" kamu mau bantu kan " Raya hanya mengangguk lemah ,Naya tersenyum
di sepanjang perjalanan indah hanya menatap jalanan pikiran nya kosong,bahkan mereka sudah di depan perusahan pun di hanya diam dan menunduk
" ayo Nda " Ucap Naya ,sambil menggenggam tangan indah,
" hebm" indah mengikuti langkah indah masuk dalam lift,hingga dia mengangkat kepalanya menatap Naya
" kita di mana " tanya indah panik
" kantor " ucap naya
"kenapa ke sini " ucap indah
" aku ingin ketemu Abang ,jadi aku minta tolong sama kalian temani " ucap Naya
" terus aku balik ke kampus hanya berdua dengan Raya, kamu harus menunggu sampai selesai " ucap Naya ,indah menarik napasnya dan membuangnya
" adek " panggil fajar saat melihat indah raya dan Naya mendekat ke meja sekertaris
" mba Abang ada " tanya Raya
" ada nona muda silahkan masuk " ucap Irma sopan
" tuan ,sudah saat nya makan siang " ucap Irma
" iya nona ,apa Kita makan di kantin " tanya fajar
" iya tuan " Ucap Irma
" Kaka ke kantin dulu iya " ucap fajar,indah hanya mengangguk
" ayo " panggil Naya
" aku tunggu di sini saja " ucap indah
" masuk saja " ucap Raya lalu meninggalkan mereka berdua
" loh Ade ,Naya mana " tanya Brian , Raya menunjuk arah pintu ,Brian Kun berdiri ke arah pintu
" sayang "panggil Brian saat sudah di dekatnya di melihat indah yang enggan untuk ikut masuk
" masuk lah, ini sudah jam istirahat " Ucap Brian
" maaf tuan ,indah izin pulang saja " ucap indah
" apa kamu akan mengecewakan istriku " tanya Brian lagi
" maaf " ucap indah ,Naya menarik tangan indah dan masuk dalam ruangan Brian ,di mana di sofa sudah ada Alex dan Raya
" ayo kita makan dulu " ucap Brian saat sudah di dekat mereka, Raya dan Alex langsung membuka bekal mereka ,tapi raya tidak lupa dengan bekal Naya,
" maaf aku tinggal ke toilet sebentar tuan " ucap indah
" mau aku antar " tawar Naya
" tidak usah Nay, aku sudah tau koh " ucap indah,Naya mengaguk aja ,setelah mendapat izin dari Naya ,indah pun ke Luar dari ruangan Brian
" Lex " panggil Brian
" maaf tuan ,setelah ini kita ada meeting " Ucap Alex
" meeting apa ,bahkan tadi pagi kamu tidak mengatakan nya " ucap Brian
" Abang makan dulu " ucap Naya ,Brian menggaguk
sedangan di toilet,indah mencuci wajah nya berulang kali ,lalu menatap dirinya di cermin
baik kita akhiri saja,karena memang dari awal sudah salah bukan ternyata rasa Nyaman selama ini itu hanya karena aku teman Naya dan Raya ,untuk ke dua kalinya dalam waktu yang dekat batin Indah lalu mencuci wajah nya kembali
__ADS_1
indah balik ke ruangan Brian saat di kira mereka sudah selesai makan, bahkan di meja sekertaris sudah ada Kaka nya dan sekertaris nya
" Kaka " panggil indah
" kamu sudah makan " tanya fajar
" sudah kak,aku masuk dulu iya " ucap indah ,fajar mengaguk tersenyum
" maaf aku lama " Ucap indah saat sudah dalam ruangan
" kamu baik² saja " tanya Naya ,indah tersenyum
" iya " ucap Naya
" kamu belum maka siang " ucap Brian
" saya masih kenyang tuan, tadi pagi saya makan banyak " ucap indah
" Nay aku balik iya ,mobilku Masih di kampus " ucap indah
" terus kamu pake apa " tanya Naya
" kan aku bisa naik taksi " ucap indah ,dia melihat sekilas ke arah Alex yang hanya diam sama dengan Raya
" kamu di antar sopir perusahaan saja " ucap Brian
" terimakasih tuan ,tapi tidak usah saya sudah memesan kasian jika di batalkan " Ucap indah
" baiklah " ucap Brian menatap Alex yang hanya fokus sama iPad nya
" aku balik iya ,raya aku duluan iya " ucap indah lalu pergi meninggalkan ruangan Brian
" kakak, Ade duluan iya " ucap indah saat sudah depan meja sekertaris
" nona Raya sama nyonya muda tidak balik " tanya fajar
" nanti sebentar kak,ade buru² ada yang Ade urus " ucap indah bohong
" hati² iya " Ucap fajar , indah mengaguk ,fajar sedikit curiga dengan adiknya tapi dia enggan bertanya karena ada Irma di samping mereka
" apa kamu akan tetap diam seperti ini " tanya Brian
" ini kantor " ucap Alex
"dia sudah jauh² ke sini Lex,bahkan dia belum makan siang ,apa segitu bencinya kamu Sama dia " tanya brian
"saya tidak membenci siapa pun tuan, dia sendiri yang memilih sepeti ini ,saya hanya mengikuti kenginginan nya " ucap Alex lagi
" Kaka Kasin indah " Ucap Naya
" nanti saya selesai kan " ucap Alex
sedangan indah dalam lift hanya bisa menahan dadanya karena rasa sakit dan sesak bersamaan
saat ke luar dari lift dia langsung bergegas ke arah luar menunggu taxi sambil menatap laya hp nya
" koh lama sih " gumam indah
hingga menuggu beberapa menit taksi yang dia pesan juga belum datang
" aaaww " pekik indah saat merasa tangannya di tarik dengan keras ,dia mengangkat wajahnya
kakak batin Naya saat melihat Alex yang menariknya ,setelah mendengar perkataan Naya ,Alex langsung ke luar dari ruangan Brian
" masuk lah " ucap Alex
" maaf tuan ,saya sudah pesan taksi " ucap indah
" masuk " bentak Alex ,indah menatap Alex lalu masuk dalam mobilnya ,Alex memutar depan lalu masuk di mobil
" apa yang ingin kamu katakan " saat Alex sudah masuk dalam mobil ,lalu menjalankan mobilnya
" tidak ada tuan " ucap indah
" kamu mau ke mana " tanya Alex
" ke kampus, mobilku masih di sana " ucap indah, Alex melihat tangan indah lagi² indah tidak memakai cincinnya,Alex menatap tangan nya yang masih saja memakai cincin pertunangan mereka
"apa cincinnya hilang " tanya Alex datar, indah diam saja lalu menyembunyikan tangannya
" tidak usah sembunyikan" ucap Alex lagi
setelah mengatakan itu mereka kembali diam ,hingga mobil Alex sampai di area kampus dan alex memberhentikan mobilnya dekat mobil indah
" terimakasih tuan,maaf sudah merepotkan " ucap indah
" bisa kita bicara " tanya indah
" hebm "
hingga 5 menit telah berlalu indah hanya diam saja lidah indah terasa keluh dan dia bingung harus berbicara apa ,membuat Alex tersenyum
"saya harus balik ke perusahaan ,karena ada meeting " ucap alex ,
" maaf " ucap indah lalu dia membuka pintu mobil
"lakukanlah yang ingin kau lakukan jangan merasa terganggu atau terbatas" ucap Alex membuat indah berhenti bahkan kini kakinya satu sudah di luar ,dia menariknya kembali dan menatap Alex
" kenapa " tanya Alex tanpa menatap indah
" maaf " ucap indah
" untuk " tanya Alex
" semuanya yang tuan lihat " ucap indah
" tidak perlu meminta maaf ,kamu sudah melakukan apa yang kamu inginkan dan kamu melakukan nya karena itu keinginan mu bukan,jadi lakukan saja " ucap Alex
"maaf aku harus meeting lagi beberapa menit " ucap Alex lagi ,indah pun ke luar dari mobil Alex
setelah indah ke luar Alex langsung menjalankan mobilnya ,indah langsung berjongkok saat Alex meninggalkan nya ,Alex menatap ke arah kaca spion
__ADS_1
" bahkan kamu tidak tau cara meminta maaf " gumam Alex dia meremas keras setir mobilnya dengan kuat