Sayangi Aku

Sayangi Aku
patungan tiket


__ADS_3

indah merasa tegang saat di samping Alex ,muka datar tanpa ekspresi membuat indah semakin gugup dan takut


" seharusnya tuan tidak usah mengantar saya ,saya bisa sendiri koh " ucap indah sambil berjalan ke arah lift ,sedangkan Alex diam saja tanpa menanggapi ucapan indah


raya ini Kaka mu manusia atau kulkas sih batin indah


mereka masuk dalam lift tanpa ada yang bersuara ,indah yang memang orang nya kepo sesekali melirik Alex


" lihat ke depan " ucap alex tanpa ekspresi


" maaf tuan ,tapi lebih bagus lagi jika anda tersenyum " ucap indah


" untuk " tanya Alex sambil menatap indah


" agar terlihat seperti manusia" indah langsung menutup mulutnya


" jadi menurut mu saya bukan manusia " indah mengaguk sedetik Kemudian menggeleng , Alex menghadap indah membuat indah takut


" maaf tuan " ucap indah ,Alex maju mendekati indah sedangan indah mundur hingga bersandar di dinding


" tu...tuan " ucap indah gugup ,Alex mendekatkan wajahnya membuat indah menutup matanya, tapi dia tidak merasa papa dia membuka matanya secara perlahan dia Melihat tidak ada Alex di depannya lalu dia melihat ke samping


astaga indah kenapa harus menutup mata batin indah


" ke luar lah " ucap Alex saat pintu lift terbuka


" makasih tuan" ucap indah lalu berlari sekuat mungkin untuk menghilangkan rasa malu dag gugup


" selamat " gumam indah


sedangkan Alex kembali ke atas


" apa yang aku lakukan **** kenapa juga dia harus menutup mata ,apa dia berharap aku menciumnya " umpat Alex


saat sampai di lantai teratas Alex langsung masuk dalam ruangan Brian ,dia melihat Raya berbaring ,dia mendekat ke arah Raya mengakat kepalanya untuk berbaring di pahanya


" kenapa tidak memakai bantal sofa" tanya Alex


" pengen saja " ucap raya tersenyum sambil bermain HP


" cih lihat lah kalian seperti sepasang kekasih " cibir Brian ,Alex dan Raya nhanya tertawa kecil


" Abang " Brian Alex dan Raya melihat ke arah sumber suara ,Brian berdiri mendekati istrinya


" kenapa hm " tanya Brian saat sudah di depan istrinya


" apa masih sibuk " tanya Naya , Brian menggeleng


" lapar " ucap Naya,Brian menggegam tangan Naya berjalan ke arah sofa ,lalu mereka duduk bersisian


"kamu bangun Karena lapar " tanya Brian sambil menata rambut Naya karena habis bangun haid sedikit berantakan


" tidak cuma sudah waktunya bangun " ucap Naya


" mau makan apa " tanya Brian


" dag tau , terserah " ucap Naya


" nanti kamu dag makan Lo kalau sudah di belikan " ucap Raya yang masih berbaring sambil memainkan HP-nya


" nasi Padang kayanya enak " ucap Naya


" nasi Padang " pekik Brian dan Alex ,Naya hanya mengangguk saja


" ayo kita pergi " ucap Raya lalu duduk mengambil tas nya yang ada di atas meja menyimpan HP


" ade tau " tanya Alex


" sangat ,itu saja karena Naya ,tiap minta di traktir selalu nasi Padang " ucap raya tersenyum

__ADS_1


" tunggu iya Abang bereskan dulu berkas baru kita pergi " ucap Brian


" maaf sudah gangguin Abang kerja " ucap Naya


" itu cuma di tanda tangani saja sayang , tunggu iya " Naya hanya mengangguk saja ,sedangkan Alex mengambil barang nya yang ada di ruangannya


"kamu baik baik saja " tanya Raya


" iya tadi aku hanya emosi saja" ucap Naya


" sudah tidak papa " ucap Raya


" ayah marah tidak iya nanti sama naya " Raya menaikan alisnya sambil menatap Naya


" kenapa " tanya Raya


" itu tadi aku robek kertas penting " ucap Naya


" sudah tidak papa ,ayah juga pasti tidak mau bekerja sama dengan nenek sihir tadi " ucap Raya


" kenap hm " tanya Brian


" dia takut ayah marah karena tadi " ucap Raya


"kan tadi aku sudah bilang tidak papa,kenapa masih di pikirkan ingat kata Ivan kamu tidak boleh banyak pikiran " ucap Brian


" maaf " Brian hanya mengangguk saja


" ayo kita di tungguin Alex di luar " ucap Brian , Raya dan Naya berdiri mengikuti langkah Brian


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


kini di meja makan sudah tersusun rapi menu makanan yang ada di setho ,mata Naya berbinar melihat yang ada di depannya


" tidak mual "tanya Raya ,Naya menggeleng lalu dia mengambil lauk yang ada di depannya begitu juga dengan Raya,sedangkan Brian dan Alex hanya mengikuti saja sebenarnya mereka belum merasa lapar tapi demi bumil mereka makan sekalipun sedikit


" pake sendok sayang " ucap Brian saat melihat naya makan menggunakan tangannya


" coba Abang rasa Aaaa" ucap Naya sambil menyuapi Brian menggunakan tangannya, Alex melihat Brian yang tampak ragu ,tapi bagaimana pun dia harus makan


" gimana" tanya Naya saat makanan itu sudah masuk dalam mulut Brian


" enak ,ayo makan " ucap Brian ,Naya mengaguk melanjutkan makannya


" makan Lex " ucap Brian yang sedari tadi Alex menatap nya


" Ade enak " tanya Alex


" iya Ade sering koh makan sama Naya " ucap Raya ,akhirnya Alex ikut makan


" tidak buruk " ucap Alex


" enakkan kak " tanya Naya


" iya " ucap Alex


" kita harus rajin olahraga Lex,jika seperti ini terus " ucap Brian


" Abang tidak suka " tanya Naya


" sangat suka sayang,makanya aku sama Alex harus rajin olahraga karena kamu ajak makan enak terus " ucap Brian tersenyum


" tapi aku masih sayang koh sama Abang sekalipun gemuk " ucap Naya sambil mengunyah makanannya ,Brian menundu malu


" ingat di sini ada kita " ucap raya


" cih " cibir Alex


" apa " tanya Brian melihat Alex

__ADS_1


" wajahmu merah " Ucap Alex ,Brian hanya menatap datar Alex


setelah selesai makan mereka pulang ke rumah karena sudah sore juga


" apa masih ada yang mau di beli " tanya Brian


" tidak ada , Ade kenyang mau sandaran saja " Ucap Raya


" kamu kebanyakan makan dek " ucap Alex


" semenjak kenal anak itu,hobby ku sudah berganti jadi tukang makan " ucap Raya sambil melirik sekilas pada Naya


" tapi badan kalian tidak berubah " ucap Alex


" entah lari ke mana makanan itu ,mungkin berubah jadi daging" ucap Raya


" Abang kita ke Korea kapan " tanya Naya tiba tiba


" kan konsernya sudah lewat sayang " Ucap Brian


" aku mau jalan jalan saja ke sana " ucap Naya


" iya sudah nanti saat kita periksa bulanan kita tanya dokter bisa atau tidak iya " Naya mengagguk


" saat liburan saja gimana Naya " tanya Raya


"memang kamu mau ikut " tanya Naya


" iya boleh kan " tanya Raya


" boleh ,tapi patungan iya harga tiket " ucap Naya


Brian dan Alex tertawa lepas mendengar ucapan Naya sedangan Raya hanya menutup matanya


" sayang kenapa harus patungan " tanya Brian di sela tawanya


" kan tiketnya pasti mahal bang apa lagi ke Korea , kalau Abang ke sana pasti Kaka juga ikut ke sana , berarti kita ber empat jadi harus patungan supaya lebih hemat " ucap Naya


" sepertinya istri Abang belum mengenal keluarga kita kak " ucap Raya sambil menggelengkan kepalanya


" tidak usah patungan iya ,Abang nabung saja kan masih lama liburannya jadi masih ada waktu buat nabung gimana " ucap Brian


" boleh ,nanti Naya bantu nabung dari uang jajan yang Abang kasih " ucap Naya ,Brian hanya mengangguk saja mengikuti keinginan ibu hamil


" Kaka alex sama Raya gimana "tanya Naya


" kita juga akan menabung iya kan kak " tanya Raya pada Alex


" iya " ucap Alex tertawa kecil ,ini hal gila yang pernah iya lakukan dengan Brian


" nanti sampai sana kamu mau beli apa Ray" tanya Naya


" palingan shoping apa lagi,kalau kamu " tanya Raya


" shoping terus,nanti kamu dag bisa pulang Lo karena uangmu habis,nanti jadi TKI kamu d sini, Naya mau makan saja " ucap Naya


"tenang saja tabunganku banyak ,kan di sini juga ada makanan Korea kenapa harus ke sana " tanya Raya


" lebih enak dari sana,lebih dapat filnya,Naya juga mau foto foto di sana,kalau nanti tabunganmu banyak sebagian sedekah kan sama Naya iya " Ucap Naya


"kakak , Raya menyerah mau tidurnya saja " ucap Raya Brian dan Alex hanya tersenyum


" nanti kita cari makanan yang kamu mau di sana " ucap Brian


" iya bang aku pengen makan semuanya , Raya nanti kita kasih lihat kan indah iya ,apa dia pernah ke sana " ucap Naya


" iya nanti kita kasih lihat kan supaya dia kejang kejang" Ucap raya kesal


" adek kenapa " tanya Alex sambil tersenyum

__ADS_1


" tidak papa kak " Ucap Raya


__ADS_2