Sayangi Aku

Sayangi Aku
berkunjung 1


__ADS_3

saat sampai depan rumah dengan semangatnya Naya turun dari mobil tanpa menunggu pintu di bukakakan sambil menenteng tas belanjaan hadiah buat adiknya


" assalamualaikum ma pak Ade " panggil Naya sambil membuka pintu


" Lo koh Naya ,ke sini sama siapa " tanya ibu


" sendiri ma ,di antar sopir sama pengawal " ucap Naya lalu mencium punggung tangan mamanya kemudian mencium seluruh wajah adek nya


" ah Naya lupa ini buat mama dan bapak yang ini adek gembul Kaka " sambil menoel Pipi Nathan


" kenapa banyak sekali ,Naya beli ini izin tidak sama suaminya " tanya mama


" izin ma ,ahk Naya mau gendong Ade ,bapak mana koh Naya dag lihat " tanya Naya sambil mengambil adiknya dalam gendongan mamanya


"kan ini masih pagi ,bapak kerja mau ke mana lagi coba " ucap mama


" ah iya Naya lupa , kelamaan ngagur jadi lupa hari " mama Lila hanya menggeleng kan kepalanya


" kapan masuk kuliah, " tanya mama Lila


" lagi beberapa hari ma," Nathan tertawa lepas karena Naya memainkan bagian perutnya


" Ba ba ba " ucap Nathan


" ngomong apa she dek ,yang jelas biar Kaka ngerti Ade mau apa " tanya Naya dengan lembut,Nathan hanya tertawa saja


" sudah sarapan " tanya mama Lila


" sudah ma ,sebelum ke sini sarapan dulu tadi,cobain dulu itu Naya mau lihat " ucap Naya


" ehs nanti saja ini masih baru ,nanti kotor " ucap Mama


" kan memang nanti juga kotor ma kalau di pakai,ayo Naya mau lihat " mama Lila berdiri menuju kamarnya


sedangkan Naya duduk di karpet sambil bermain dengan adiknya


" Ade mau tidak ikut Naya pulang nanti sore " tanya Naya ,hanya di balas senyum


" gimana " tanya mama saat sudah depan Naya


" wah mama cantik sekali " ucap Naya sambil memperhatikan mamanya


" terimakasih nak, semoga hidup mu lebih baik lagi dari sebelumnya " sambil memeluk Naya ,Naya mendengar suara mamanya bergetar menahan tangisnya


"Ade mama jadi suka melow sekarang apa Ade akan punya adik baru lagi " ucap Naya mengalihkan pembicaraan nya Sambil tertawa kecil


PLak


" Adik masih kecil iya ,lagian mama sekarang waktunya gendong cucu masa adiknya mau di kasih adik lagi " ucap mama sambil tertawa kecil


" dag papa dong, iya kan dek ,biar rumah kita ramai kaya pasar " ucap Naya sambil tersenyum


" di Kata mama kucing apa ,lahiran banyak kaya kucing " ucap mama sambil tertawa


" mama sibuk tidak " tanya Naya


" tidak mama gini gini saja tiap hari " ucap mama Lila

__ADS_1


" kita jalan ayo, ke mall atau ke mana " ucap Naya


" ngapain Nay di rumah saja atau kita bikin kue seperti biasanya " ucap mama Lila


" baik lah ,tapi nanti tidak boleh nolak lagi iya " ucap Naya


" iya ,tunggu di sini mama ambil ayunan Ade jadi dia bisa sambil lihatin " ucap mama lalu berdiri dari duduknya mengambil ayunan Nathan dan mengganti pakaiannya


" ini simpan di sini adiknya " Naya langsung berdiri menyimpan adiknya di ayunan yang ada gantungan mainan nya


" mau bikin kue apa " tanya mama Lila


" akar kelapa , chip cookies yang coklat , pesanannya istri ke 2 nya Brian " mama langsung melihat Naya


" asisten nya maksud Naya ma dia pengen makan kue itu, kita bikin sama nastar iya ma kalau ke buru waktu untuk orang rumah sedikit saja " mama menghela napasnya panjang


" bikin Mama jantungan saja,kalau getho ayo kita bikin supaya bisa jadi Semuanya " ucap mama sambil menyiapkan bahan bahan dan di bantu Naya


mereka mulai membikin kue sesuai pesanan asisten kesayangan suaminya dan kesukaan mertuanya sesekali mereka melihat Nathan yang matanya mulai sayup karena memang ini sudah jamnya dia tidur


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" kenapa " tanya Brian saat melihat Alex masuk dalam ruangannya


" maaf tuan ,nyonya menarik uang 2 juta " ucap Alex


" 2 juta ,beli apa dia kenapa sedikit sekali kenapa harus pakai narik " tanya Brian


" kata pengawal dia membeli pakaian beberapa untuk orang tua nya dan mainan untuk adiknya " ucap Alex


" 2 juta cukup " tanya Brian sambil melihat Alex


" APA !!!!! " teriak Brian " kenapa harus di pasar kan ada mall Lex " Tanya Brian


" istri anda ajaib tuan " ucap Alex


" jangan memujinya cukup aku saja " Brian menatap Alex


" cih mulai bucin " gumam Alex lirih


" aku mendengar nya " ucap Brian


" maaf tuan " ucap Alex


" sekarang di mana istriku " tanya Brian


" dia sudah di rumah orang tua nya " Ucap Alex


" ah koh jadi kangen ,ayo Lex kita selesaikan semuanya" Ucap Brian


" baik tuan, apa benar anda kangen,bukan karena malas kerja " tanya Alex Brian langsung menatap tajam Alex dengan tajam, seketika Alex menghilang dari pandangan bos nya itu ke luar dengan cepat dari ruangannya tanpa salam apa pun


Brian hanya tersenyum melihat tingkah Alex


" cih 2 juta beli di pasar apa dia kira aku akan jatuh miskin hanya karena uang 2 juta, luar biasa kau Naya " gumam Brian sambil menggeleng tak percaya


karena memikirkan istrinya dia jadi berpikiran untuk menelpon nya untuk yang pertama kalinya

__ADS_1


tuttt......Tutt....


" hallo "


" iya "


" maaf sama siapa "


" apa kau tidak tau dengan suara suami mu sendiri "


Naya menelan ludah nya " assalamualaikum suami Naya yang ganteng "


" cih manis sekali mulutmu jika salah "


Naya tertawa mendengar cibiran Brian


" ngapain "


" bikin kue sama mama mumpung mama dag sibuk "


" kue buat Alex "


" iya ,mau di bikin kan juga "


" bikin yang banyak saja ,aku juga suka kue kaya pesanan Alex "


" memang iya suami istri kompak "


" jangan berani tertawa "


" maaf sayang nya Naya "


" cih mulutmu benar benar manis , kenapa belanja di pasar "


" ah koh tahu "


" aku banyak mata di mana mana sayang apa kamu lupa "


" tidak papa hanya pengen saja di sana juga bagus barangnya mama saja suka makanya dia enggan untuk pakai nanti kotor ,nanti saja kalau ada acara pakai nya "


" bilang mama pakai saja ,nanti kita belikan lagi untuk pakaian pestanya "


Brian mendengar Naya berbicara di seberang sana


" kata mama yang itu saja belum ke pakai masa mau beli lagi "


" bilang untuk isi lemari saja"


" ada ada saja, iya sudah Naya bikin kue dulu supaya cepat selesai "


" iya sudah , aku mau lanjut kerja , nomor ku di simpan "


" sudah ada ,tapi tadi cuma tanya saja "


" kau benar-benar minta di hukum ,tunggu lah "


Brian kemudian mematikan telepon nya sambil tersenyum sambil melanjutkan kerjaannya sambil memikirkan Naya

__ADS_1


" apa aku sudah mulai suka padanya " gumam Brian sambil memutar pena mahalnya


__ADS_2