Sayangi Aku

Sayangi Aku
Brian tahu


__ADS_3

setelah raya Naya dan indah pulang Alex masih terdiam di ruangan Brian, Alex memijat pelipisnya dia bingung ingin memulai dari mana


" kau kenapa ,apa ada Masahlah" tanya Brian menatap Alex yang sejak tadi hanya diam


" Brian " Brian menatap Alex, tidak biasa nya Alex memanggil nya seperti ini jika tidak ada yang mengganggu pikirannya


" iya " jawab Brian ,Alex membuka matanya menatap Brian lekat


" indah hamil " ucap Alex datar


uhuk ....uhuk ...


Brian menatap Alex " jangan bercanda ,kalian beberapa hari lagi menikah " ucap Brian sedikit meninggi kan suara nya


" aku serius " ucap Alex ,kini mereka mengobrol seperti seorang saudara saahabat bukan sebagai atasan dan bawahan


" lalu bagaimana pernikahan kalian, tidak mungkin batal Lex ,keluarga juga sudah tau ,bagaimana bisa kamu bisa teledor lepas dari pengawasan indah apa yang kamu pikiran bodoh " bentak Brian ,Alex menatap Brian bingung sepertinya Brian belum mengerti arah pembicaraan nya


" laki² yang mana ,cepat katakan akan aku buat hidupnya bertemu dengan Tuhan " ucap Brian mengepalkan tangannya


" apa yang kamu pikirkan " tanya Alex


" membunuh bajingan itu " ucap Brian


" dia anakku, bukan anak orang lain " Brian melotot kan matanya mendengar ucapan Alex


" ja... jangan bercanda " ucap Brian gugup ,Alex mengambil test pack dari saku jasnya lalu di letakan di atas meja ,Brian menatap Alex lalu menatap benda yang ada di atas meja itu


" sejak kapan " tanya Brian


" sudah dua hari " ucap Alex


" kau benar² gila Lex, lalu apa yang akan kau lakukan " tanya Brian


" lakukan apa kami akan menikah " ucap Alex


"kamu sudah memeriksa nya " Alex menggeleng " mungkin besok pagi " ucap Alex


" kau membuatku merinding Lex " Alex hanya menaikan bahunya


" lalu apa yang dia rasakan " tanya Brian


" hanya mual saja ,untuk makanan dia tidak pilih² atau yang lainnya tapi aku tetap khawatir jika dia menginginkan sesuatu Sedangkan kita terpisah " ucap Alex


" sabar lah tidak lama lagi, sebelumnya selamat akhirnya kamu menyusul ku " ucap Brian tulus


" makasih " ucap Alex


sedangkan indah setelah pulang dari kampus kini perasaan nya mulai tenang setidaknya Alex tidak menolak kehadiran nya


" jangan lupa guys tugas² dan kamu indah harus kejar waktu " indah hanya mengangguk saja


" kita beli rujak dulu yuk ,masih ada waktu 20 menit ke ke kantin sebelum masuk ruangan " ajak indah


" ayo ,aku juga pengen " ucap Naya ,mereka pergi ke arah kantin


sesampainya di sana mereka membeli masing² satu porsi lalu kembali ke ruangan mereka , sesampainya di ruangan indah langsung memakan rujaknya bahkan sambalnya di tuangkan semuanya ,tapi Naya dan Raya hanya melihat saja tanpa merasa curiga atau yang lainnya ,setelah memakan rujak tidka berselang lama dosen masuk dalam ruangan mereka kembali fokus ke depan sesekali menatap layar laptop mereka


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


kini hari sudah sore dan para pencari dolar sudah kembali ke rumah mereka masing² untuk istirahat setalah seharian bekerja dengan keras ,begitu juga Alex dan Brian


" apa kau akan cerita tentang ini pada mereka " tanya Brian

__ADS_1


" indah melarang ku " Brian hanya mengangguk saja,dia yakin pasti indah memiliki alasan nya


setelah menempuh perjalanan yang cukup macet karena memang waktunya pulang kerja akhirnya mereka sampai setelah memakan waktu yang cukup panjang mobil Alex masuk dalam pekarangan rumah mewah itu


"selamat datang tuan muda " ucap pak Mamat ,Brian hanya tersenyum saja


" tidak usah mengantar ku , bersihkan dirimu saja " ucap Brian ,lalu pergi dari menuju kamarnya untuk membersihkan diri sebelum bertemu dengan istri nya karena setiap sore pasti mereka selalu di taman belakang


"beri tahu mereka Siska makan malam di sini saja" ucap Alex menatap ayah nya


" iya nak " ucap pak Mamat ,Alex melangkah kaki lebarnya menuju paviliun sambil menatap HP nya


" kau sedang apa " tanya Alex saat sambungan itu terhubung


" baru bangun " ucap di seberang dengan suara serak


" kamu tidur jam berapa " tanya Alex sambil membuka pintu paviliun


" saat pulang dari kampus tadi " ternyata Alex menghubungi kekasih nya yang kini telah mengandung anaknya


" jangan biasakan pulang langsung istirahat tanpa membersihkan diri ,kamu lagi hamil dear " ucap Alex memperingati,sambil mendudukkan bokongnya di sofa ruang tamu


" maaf kak,aku benar² lelah " Alex membuka matanya


"memang apa yang kamu lakukan di kampus " tanya Alex


" seperti biasa saja , tidak melakukan apa pun " ucap Indah


" besok kita akan ke rumah sakit,nanti aku jemput " ucap Alex


" takut ,nanti Kaka Ivan tau " ucap indah lirih


" sudah,itu nanti jadi urusan ku jangan terlalu banyak yang kamu pikirkan " ucap Alex


"apa kamu sudah minum susu " tanya Alex lagi


"kamu bikin saja, pikirkan anak kita dia juga butuh nutrisi dear " ucap Alex


' maaf membuat mu di situasi seperti ini ,sabar lah sebentar lagi " ucap Alex lagi


" iya Kak, tidak papa, iya sudah kaka mandi dulu pasti kaka baru pulang " ucap inda


" baiklah kamu juga mandi ini sudah sore " ucap Alex


setelah itu dia mematikan sambungan teleponnya lalu masuk dalam kamarnya membersihkan dirinya


makan malam pun telah tiba, keluarga Ivan berkunjung ke rumah indah hanya untuk membahas pernikahan indah


" malam ayah ibu Kaka " sapa indah saat sudah di dekat mereka


" malam Ade " jawab mereka


" ayo makan dulu " indah mengaguk


" bibi minta tolong buatkan sambal sama jus jeruk dong " pinta indah


" baik non " ucap pelayan


" sambal jus jeruk ,tumben nak " tanya ibu


" pengen saja Bu,pas lihat ikan bakar " ibu mengaguk Tanpa merasa curiga


lalu mereka melanjutkan makannya , terkecuali indah karena masih menunggu sambal yang masih di buat bibi

__ADS_1


" kapan fitting baju nak " tanya ayah


" besok atau lusa ayah " jawab indah, ayah hanya mengangguk


" permisi non " indah hanya mengangguk


" makasih iya bi " pelayan hanya tersenyum


" tumben Ade makan sambal seperti orang kesetanan " ujar fajar,indah hanya tersenyum


sedangkan di keluarga Brian tampak ramai karena ada Siska dan suaminya serta di kembar


" sering² ke sini jika suamimu sudah pergi kerja " ucap ibu sisil sambil bermain dengan azzura


" iya nyonya " ucap siska


" besok temani indah fitting baju iya ,nanti Kaka nyusul " ucap Alex ,Siska mengaguk


" si kembar nanti ibu yang jaga ,kamu siap kan saja susunya nanti kalau mereka rewel nanti tinggal di bikinkan " ucap ibu sisil


" tapi nyonya...


" mereka cucuku ,kamu pergi saja tidak papa " siska mengaguk pelan, lalu menatap ayah nya yang hanya tersenyum


" sudah berapa persen " tanya ayah abbas


"sudah hampir selesai yah " ucap Alex


" apa kalian akan tinggal di tempat sendiri " tanya ibu sisil


" iya Bu, tapi kami masih di dekat sini " ucap Alex ,mereka mengaguk


" sepertinya ada yang kamu pikirkan apa " tanya pak Mamat


" tidak ada ayah,hanya seperti mimpi saja " kilah Alex , sedangkan Brian diam saja sambil mengelus perut istrinya


" jangan terlalu memikirkan perusahaan dan kami,kamu sudah punya kehidupan fokus pada keluarga mu " ucap ayah Abbas ,Alex hanya diam saja begitu juga pak Mamat dan Siska ,bagi mereka keluarga Malik adalah hidup mereka


" akhirnya anak ibu sudah nikah semua sisa Ade saja belum ,sering² ke sini jika memungkinkan makan malam di sini saja " ucap ibu sisil


" iya Bu " jawab siska dan Alex


" urusan kantor kamu tinggal dulu ,4 hari lagi kamu akan menikah ,jangan memaksa kan dirimu nanti kamu sakit " ucap ayah abbas


" memang ayah pernah lihat Alex sakit " sanggah Brian


" setidaknya Abang, bahkan dia libur hanya 2 hari setelah menikah dan sebelum menikah hanya karena hari H " ucap ayah abbas


" itu kenginginan nya ayah ,entah apa yang ada di otak nya itu " ucap Brian


" masih ada Irma nak yang bantu Brian nanti nya " ucap ibu sisil


" nanti Alex pikirkan Bu, jika sudah memungkinkan untuk pergi " ucap Alex ,mereka mengaguk


" undang keluarga Dafa dan temannya yang satunya itu " ucap ayah abbas


" nanti Alex urus yah " ucap Alex ,Naya tertawa kecil membuat Raya kesal


" gimana bekerja di perusahaan pusat " tanya ayah pada Boby


" jauh berbeda dengan di cabang tuan,tapi di sini semua menerima Boby dengan baik " ucap Boby


" semoga kamu betah,jika kamu ingin marah sama mertuamu saja ,siapa suruh menolak berhenti " cibir ayah abbas, sedangkan pak Mamat tersenyum

__ADS_1


" iya tuan " ucap Boby


cerita malam mereka berlanjut, dari pembahasan perusahaan si kembar ,raya dan Naya ,bahkan pembahasan yang lainnya saat nanti Alex menikah ,wejangan ayah Abbas dan ibu Sisil buat Alex nanti nya jika sudah menikah harus seperti apa .


__ADS_2