Sayangi Aku

Sayangi Aku
karaoke


__ADS_3

" sampai kapan kau akan terus seperti ini " geram Alex tertahan, setiap pagi dia harus melihat indah memuntahkan isi perutnya bahkan hanya cairan saja yang ke luar


Alex mencuci mulut indah, lalu memeluk istrinya


"langsung mandi iya " indah mengaguk lemah


setelah selesai ritual mandi nya ,Alex membantu indah memakai pakaian nya


sedangkan indah hanya memperhatikan suaminya apa yang dia lakukan padanya karena memang dia tidak cukup tenaga untuk bergerak atau pun bersuara


lalu mereka ke luar dari ruangan ganti dengan pakaian sudah lengkap


Alex membawa indah untuk sarapan pagi di mana di saja sudah ada pak Mamat


" minum lah " ucap pak Mamat .


" makasih ayah " ucap indah lirih, Alex mendudukan indah di atas paha nya tidak peduli jika di depannya ada ayah nya


" mau makan apa " tanya Alex ,setelah indah meminum susunya hingga habis


indah hanya menggeleng dia memilih memeluk erat tubuh Alex


" bibi siapkan makanan untuk nyonya bawa ke kampus sama jus nya " ujar Alex


" baik tuan " ucap pelayan


" makan dulu nak " indah menggeleng


" tidak papa ayah,dia sudah minum susunya " pak Mamat mengaguk


Alex Makan dengan tenang sekalipun indah masih duduk di pangkuan nya dan dia merasa risih dengan sikap manja indah


" ayah ke sebelah dulu iya ,hati² ke kampus " indah mengulur kan tangannya


lalu dia mencium punggung tangan mertuanya ,pak Mamat membalasnya dengan mengelus lembut kepala indah


"masih betah " indah mengaguk


" iya sudah nanti kita minta sopir yang mengantar kita " Indah mengaguk lagi


" ayo kita ke rumah sebelah " Alex menurun kan indah dengan pelan lalu pergi ke masion sebelah


entah hari ini indah ingin selalu menempel pada Alex ,bahkan berjalan saja insha menempel pada Alex


dan itu membuat semua orang menatap mereka


" bilang sopir mengantar kami " ujar Alex melihat penjaga di dekatnya


" baik tuan " ucap penjaga


Brian menaikan alisnya menata Alex, tapi yang di tatap hanya diam saja


" ayah ibu kami ke kampus dulu iya " ucap naya ,lalu mencium punggung tangan mertuanya begitu juga yang lainnya


lalu mereka masuk dalam mobil di mana pagi ini mereka di antar sopir dan raya duduk di samping sang sopir sedang kan Brian dan Alex di belakang


" kamu sakit Nda " indah hanya menggeleng


" makan dulu, perutmu belum ada isinya " indah hanya diam saja


" indah " masih sama


" Indah " bentak Alex membuat yang ada di setho kaget terkecuali Brian


indah mengambil gelas jusnya lalu meminumnya sambil bersandar pada dada Alex , sedangkan Alex kembali fokus pada iPad nya begitu juga Brian


raya menatap Naya ,begitu juga Naya menatap Raya


" apa dia lagi mode off " tanya Raya


" seperti nya seperti itu ,jika mereka bertengkar tidak mungkin dia lengket seperti itu " Raya mengaguk


" apa itu bisa di namakan bawaan bayi " Naya menaikan bahunya


" tapi aku dulu tidak seperti itu " ucap Naya


" jika kamu mau , lakukan saja Sayang " Naya menatap Brian yang duduk di samping nya


" Abang mendengar nya " Brian Mengaguk


" bahkan mereka juga mungkin mendengarnya " Brian melirik ke belakang menggunakan ujung matanya ,Naya menutup mulutnya lalu membalikkan badannya sedikit tapi ke dua orang itu tidak terusik sama sekali dengan pembicaraan mereka


kini mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di kampus Alex memberikan bekal indah pada Raya


tanpa bertanya Raya langsung menerima nya


" sayang jangan nakal iya temani mami dulu tidak lama lagi setelah itu kalian libur " ucap Brian


bugh


bugh


" sssstttt " Brian tersenyum sambil mengelus perut Naya


" sudah baikan " Naya mengaguk lalu turun dari mobil di mana Raya sudah menunggu nya turun


" hati² " ucap raya ,Naya mengaguk sedangkan brian menjaga Naya dari belakang


" indah turun iya ,jangan lama " Alex mengaguk


cup


" jaga anakmu baik² ,kalau mau papa telepon " indah hanya mengangguk lalu turun dari mobil di mana raya berdiri menunggu nya turun


" mari tuan " Brian hanya mengaguk


" hati² " indah mengaguk


" masuk lah,kalau ada papa Ade hubungi Abang atau Alex iya " Raya mengaguk


setelah kepergian Brian dan Alex , Raya menuntut Naya dan indah berjalan sekalipun pekan asal mereka sampai dengan selamat


" bumil " pekik Ricko ,mereka hanya tersenyum


" mana yang harus aku bawa " Raya menyerahkan kotak bekal indah


" makasih mobil nya ini " ricko menyerahkan kunci mobil pada Raya


"pakai saja kalau Kaka masih kepengen " Ricko menatap Raya


" serius " raya mengaguk

__ADS_1


" terimakasih " ucap ricko


" apa calon suamimu belum datang " Raya menaikan bahunya


" Kayanya belum deh kak " ucap Raya


" mungkin sebentar lagi " Raya hanya mengaguk


" aku balik ke ruangan iya ,jika butuh apa ngomong saja " raya mengaguk


" makasih " ucap indah ,ricko mengaguk


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


malam harinya mereka berkumpul bersama seperti biasanya malam ini terlihat berbeda karena ada Dafa dan ricko mereka juga sudah tidak canggung berada di tengah keluarga itu


" ada tempat karaoke tidak " celetuk indah tiba²


" kamu mau menyanyi " indah mengaguk,Alex mengeritkan keningnya menatap indah


apa ini termasuk mengidam atau gimana tanya Alex dalam hatinya


" ada di lantai 3, mau ke sana " tanya Raya,indah mengaguk


" aku juga mau " ujar Naya ,bahkan dia sudah menatap ke arah Brian ,agar mengizinkan nya


Brian menatap Alex yang hanya menaikan bahunya


" iya sudah kita ke atas " ucap Brian


" ayah ibu ayo " ucap Raya


" kalian saja,ibu sama ayah di sini saja " raya mengaguk mengerti


" pakai lift Abang " Brian mengaguk


mereka masuk dalam lift tidak terkecuali raya Dafa dan Ricko mereka memilih naik tangga


biarkan ibu hamil dan suaminya yang naik Lift


sekalipun ruangan itu jarang di pakai tapi pelayan selalu membersihkan tempat itu sehingga tidak repot² menyuruh pelayan untuk membersihkan terlebih dahulu


raya Dafa dan Ricko masuk lebih dulu ke dalam


Ricko melotot kan matanya begitu juga dafa ini lebih bagus dari pada tempat karaoke benaran


" kamu mau nyanyi apa, kan kamu pengen " indah langsung mencari lagu apa yang dia inginkan


setelah mendapat kan yang dia inginkan dia duduk di karpet menghadap depan sedangkan yang lain hanya melihat nya dari sofa


" lagu apa itu " bisik Brian ,Alex hanya menggeleng


sedangkan yang lain hanya diam saja


saat sudah masuk intro mereka kembali fokus ke depan


Ha-ah-ah-ah


Melihatmu bahagia, satu hal yang terindah


Anug'rah cinta yang pernah kupunya


Kau buatku percaya ketulusan cinta


Masih jelas teringat pelukanmu yang hangat


Seakan semua tak mungkin menghilang


Kini hanya kenangan yang telah kau tinggalkan


Tak tersisa lagi waktu bersama


Mengapa masih ada


Sisa rasa di dada


Di saat kau pergi begitu saja?


Mampukah ku bertahan


Tanpa hadirmu, sayang?


Tuhan, sampaikan rindu untuknya (rindu untuknya)


Masih jelas teringat pelukanmu yang hangat


Seakan semua tak mungkin menghilang


Kini hanya kenangan yang telah kau tinggalkan


Tak tersisa lagi waktu bersama (waktu bersama)


Mengapa masih ada


Sisa rasa di dada


Di saat kau pergi begitu saja? (Begitu saja)


Mampukah ku bertahan


Tanpa hadirmu, sayang?


Tuhan, sampaikan rindu untuknya


Oh, masih tersimpan


Setiap kenangan, ho-wo-wo-oh


Semua cinta yang kau beri


Kau takkan terganti


Mеngapa masih ada (masih ada)


Sisa rasa di dada (rasa di dada)


Di saat kau pergi begitu saja?


Mampukah ku bertahan


(Tanpa hadirmu, sayang?)

__ADS_1


Tuhan, sampaikan rindu untuknya


semua bertepuk tangan tapi tidak dengan Brian dan Alex


" suaranya merdu juga " Alex hanya tersenyum


" Abang boleh " Brian hanya mengangguk


" sini " indah mendekat ke arah Alex


CUP


Dafa,raya,dan Ricko membuang wajahnya ke arah lain saat melihat Alex mencium bibir indah


sedangkan Naya masih sibuk mencari lagu


" semangat Nay " teriak Raya,Naya hanya mengaguk saja semuanya kembali terdiam


Dimana bisa aku temukan


Kenyamanan rindu engkau beri


Andai kan kau tau disini ku rindu


Akan semua kenangan kita


Kuharap disana kau bahagia


Ku harap kamu tak lupakanku


Andaikan ku bisa mengulang kembali


Masa indah bersamamu


Aku merindukanmu masih merindukanmu


Meski kini tlah jauh hatiku tetap untukmu


Aku rindu perhatianmu ketulusan dalam hatimu


Meski jarak memisahkan hatiku tetap untukmu


Kuharap disana kau bahagia


Ku harap kamu tak lupakanku


Andaikan ku bisa mengulang kembali


Masa indah bersamamu


Aku merindukanmu


Masih merindukanmu


Meski kini tlah jauh


Hatiku tetap untukmu


Aku rindu perhatianmu


Ketulusan dalam hatimu


Meski jarak memisahkan


Hatiku tetap untukmu


Meski kau kini jauh


Disaat tiada pembeda


Hatiku tetap slalu terbuka


Slalu untukmu untukmu


Aku merindukanmu


Masih merindukanmu


Meski kini tlah jauh


Hatiku tetap untukmu


Aku rindu perhatianmu (aku rindu)


Ketulusan dalam hatimu (perhatianmu)


Meski jarak memisahkan


Hatiku tetap untukmu (hatiku tetap untukmu)


Aku rindu perhatianmu


Ketulusan dalam hatimu


Meski jarak memisahkan


Meski jarak memisahkan


Hatiku tetap untukmu


setelah Naya bernyanyi semuanya tersenyum tapi di sini Dafa hanya diam saja ,seolah nyanyian itu mewakili perasaan nya


tapi dengan cepat dia mengalihkan pikiran nya sekarang dia sudah bersama Raya dan mereka akan bertunangan


" apa kalian galau kenapa melow sekali " tanya raya ,Naya hanya tertawa kecil


" siapa lagi " dengan bangga Ricko berdiri membuat mereka menatapnya


" kau yakin ,jangan membuat kuping kami panas karena suara mu " Ricko mencibir


acara karaoke mereka terus berlanjut hanya Brian dan Alex yang tidak bernyanyi mereka hanya menemani mereka


sudah 2 jam sudah mereka menghabiskan waktu di sana


" nanti lagi kita lanjut sekarang sudah waktunya istirahat " ucap Brian membuka suara


" iya ini juga sudah lama kita di sini,Ade sudah lelah " ucap raya


" karena kamu seperti cacing kepanasan " cibir Naya


" yang penting aku senang " ucap Raya

__ADS_1


setelah itu mereka berpisah,Dafa dan Ricko yang di tawari tidur di rumah itu


memilih pulang karena tidak enak apa lagi hubungan Dafa dan Raya masih status pacaran belum ada ikatan


__ADS_2