Sayangi Aku

Sayangi Aku
kencan pertama


__ADS_3

seminggu sudah setelah kejadian itu ,tapi baik Alex maupun indah sama² terlihat baik² saja lebih tepatnya indah . hari ini jadwal pemeriksaan kandungan Naya , sekalian cek jenis kelaminnya apa sudah bisa terlihat atau belum,saat ini mereka sedang sarapan pagi


" jam berapa bang mau ke rumah sakit " tanya ibu sisil


" Alex yang atur Bu , karena Naya juga masih mau kuliah " ucap Brian


" berarti nanti kamu jemput Naya di kampus " tanya ayah abbas


" belum tau ,lihat saja nanti " ucap Brian


setelah selesai sarapan seperti biasanya mereka akan mengantar Naya dan Raya terlebih dahulu


" kalau Abang sibuk nanti Naya pergi bareng raya saja " Brian menatap Naya tajam


"Alex sudah mengaturnya " ucap Brian ,Naya mengaguk


" hm Nay aku tidak ikut iya " ucap raya gugup


" kenapa, bukannya kamu pengen tau jenis kelaminnya " raya mengagguk pelan " terus kenapa tidak ikut " tanya Naya


" aku lupa ,jika ada berkumpul reunian sama anak SMP ku dulu " raya sebisa mungkin mencari alasan yang masuk akal


" baiklah, terus nanti aku sama siapa " tanya Naya


" nanti aku temani antar kamu ke perusahaan atau kalau Abang mau jemput nanti aku temani tunggu Abang " ucap Raya


" baik lah, koh mendadak sih " keluh Naya


" maaf soalnya tadi pagi aku tau " ucap raya


" jangan sampai sore pulang nya, usaha kan saat Kaka pulang kamu sudah pulang" raya mengagguk tersenyum


kini mobil mereka sudah masuk dalam pekarangan di area kampus, dan seperti biasa indah selalu menunggu mereka


" Abang Kaka kami turun iya " Brian dan Alex mengaguk


" hati² iya sayang,nak jangan nakal iya ibu mau belajar dulu " Brian mencium perut buncit Naya, setelah itu Naya dan Raya turun


indah tersenyum lembut saat melihat sahabatnya itu turun dari mobil


" pagi bumil, Ray " Naya tertawa kecil " pagi juga " ucap mereka tersenyum


"ayo langsung ke ruangan saja ,kasian Naya kelamaan berdiri " raya mengagguk mereka berjalan melalui koridor kampus


" sayang" Naya indah berbalik , sedangkan raya sudah memejamkan matanya ,apa lagi yang memanggil nya kini sudah di dekatnya dan tersenyum lembut ,Naya menatap curiga pada raya ,lalu menatap Dafa lalu ricko setelah itu indah


" Kaka Dafa panggil siapa tadi " tanya Naya penasaran


" Raya " Naya menatap tajam ke arah Raya " maksudnya " tanya Naya


" kita ke ruangan ayo ,kamu tidak bisa berdiri terlalu lama " ucap Ricko


" apa aku ketinggalan " mereka semua menggeleng tidak kecuali Dafa

__ADS_1


" aku sudah pacaran dengan Raya " seolah tidak percaya Naya malah terdiam,bukan karena marah atau kesal tapi kecewa kenapa hanya dia yang tidak di beri tahu ,tapi dalam hatinya dia sangat bahagia


" Kaka " rengek raya " tidak papa " ucap Dafa tersenyum menggegam tangan raya


" Nay" Naya mulai kembali sadar " ah iya maaf ,ayo ke ruangan " ucap Naya datar ,mereka mengikuti langkah kaki Naya menuju ruangan mereka


" Naya maaf " ucap raya saat mereka sudah dalam ruangan dan Naya sudah duduk di kursinya


" kenapa harus sembunyi² " tanya Naya


" bukan sembunyi² tapi ......


" dia tidak enak dengan mu ,karena aku pernah menyukai mu " potong Dafa menatap Naya , Raya memukul lengan Dafa " sakit yank ,memang kamu bicara nya seperti itu " ucap Dafa


" tunggu aku baru ingat,Kaka Dafa apa sebentar ada kegiatan " seketika Raya menjadi gugup , dafa mengaguk


" boleh Naya tau ke mana " Dafa mengerutkan keningnya " ada yang harus aku pastikan " Ucap Naya lagi


" jalan sama Raya" Dafa menunjuk raya ,yang sudah mulai menunduk


" oh iya padahal tadi Raya izinnya mau reunian ,iya kan adek ipar " ucap Naya menekan kata terakhir nya


" Naya kamu ngerti kan " Naya menggeleng


" Kaka " rengek Raya ,Dafa hanya menggeleng kan kepalanya dia tau jika Naya hanya menggoda raya


" mereka pergi dengan ku " ucap Ricko


" mana ada denganmu nanti kamu gangguin acara kencan kami yang pertama " sanggah Dafa tegas


" apa Abang sama Kaka tau " raya menggeleng padahal tanpa setahu nya mereka sudah tahu


" kamu yakin " raya mengagguk " jangan bilang sama Abang iya " Naya mengagguk


" Naya dapat PJ tidak " tanya Naya menatap Dafa


" mau apa memangnya " Naya menatap berbinar pada Dafa " katakan saja " ucap Dafa lagi


"aku mau boneka kelinci sepasang tapi di bagian depannya pakai namaku gimana " Naya menaikan alisnya menatap raya dan Dafa bergantian


" iya nanti kami belikan " Ucap raya ,Naya memeluk raya


" selamat akhirnya kamu pacaran juga " Naya melepaskan pelukannya " jika Kaka menyakiti raya, akan aku pastikan Kaka akan di gantung sama suami Naya di gedung kampus " Naya menggerakkan tangannya di lehernya


" ehs si bumil ngeri sekali, koh kami tidak dapat PJ " rengek indah


" apa lagi ,jangan ikut² an deh " ucap raya kesal


" kamu kaya orang miskin saja Ray,aku cuma mau sepatu koh atau baju " raya menghembuskan nafasnya kasar


" iya besok aku bawakan " indah tertawa kecil mengangkat jempol nya


" Dafa ,kamu tau kan apa yang aku mau " tanya Ricko

__ADS_1


" aku malas tau " ricko mencibir mendengar ucapan Dafa


" sudah kami balik ke kelas dulu iya ,ah iya Nay hari ini kami masih mau fokus kencan jadi nanti lain kali kami carikan gimana " naya mengaguk


" gampang saja ,Naya orang nya bisa di ajak kompromi ,tapi tunggu kalian belum lakukan yang aneh² kan " Naya memperagakan tangan nya ,membuat raya memukul kepalanya


PLak


" otak mu tidak beres " ucap kesal raya


" aku akan mencoba nanti iya kan sayang , sudah kami ke ruangan dulu by semuanya " mereka mengaguk menahan senyumnya


" hebm hebm Nda leherku gatal " raya memutar bola matanya mendengar godaan Naya


"terserah,aku malas dengan kalian" Naya dan indah tertawa


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" raya pergi dengan Dafa " tanya Brian kini dia dan Alex sedang memeriksa beberapa berkas di sofa


" iya tuan " ucap Alex


" ke mana "


" belum di pastikan tuan "


" tetap ikuti mereka "


" iya tuan "


" indah " Alex menarik napasnya panjang lalu menyadarkan tubuhnya di sofa


" apa aku nikahi saja "Brian menatap Alex kaget


" lakukanlah,jika itu membuatmu tenang " ucap Brian kembali fokus pada berkasnya


" malam nanti aku bicara dengan ayah dan ibu " ucap Alex kembali melihat berkas di depannya


" bicara dulu Dengan nya supaya dia tidak kaget " Alex menggaguk


" tapi apa Nisa sudah tau hubungan kalian " Alex menggeleng


" apa kamu menikahi indah hanya karena takut jika Nanti dia meminta putus karena kedekatan kalian ,belum lagi ivan dia belum tau kan " Alex menggaguk


" sudah tenang saja ,bukannya sebentar kita ke rumah sakit ,jadi bisa sekalian kita beri tahu " ucap Brian


" iya, nanti sebentar sebelum ke sana aku suruh sopir menjemput mereka " Brian menggaguk


" ayo kita selesaikan sekarang ,jam berapa pemeriksaan nya " Brian menatap Alex


" jam 2 siang ,setelah makan siang " Brian menggaguk


" Lex , menurut mu anakku apa " tanya Brian

__ADS_1


" laki² mungkin atau perempuan " Ucap Alex


" sudah ayo fokus " ucap Brian ,lalu mereka kembali fokus pada berkas mereka²


__ADS_2