Sayangi Aku

Sayangi Aku
Dafa kembali


__ADS_3

" sayang bangun ayo, sudah pagi " ucap Brian sambil mengelus pipi nya


Naya hanya membalikkan badannya membelakangi Brian sehingga memperlihatkan punggung mulusnya,Brian mengecup sebentar


" apa masih mau " Naya menggeleng


" Naya lelah Abang " ucap Naya


" ayo mandi nanti Abang bantuin " Naya membalikan badannya lalu menatap Brian sambil tersenyum


CUP


" morning istri Abang " ucap Brian setelah mencium bibir Naya


lalu mengibas kan selimut yang menutupi tubuh mereka


" Abang " pekik Naya ,Brian hanya tersenyum lalu mengakat tubuh Naya untuk ke kamar mandi


" sudah tidak papa " ucap Brian tersenyum,Naya hanya mengangguk malu sehingga menyembunyikan wajahnya di dada suaminya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" kapan periksa kandungan nya nak " tanya ibu sisil sambil menatap Naya,Naya melihat Alex


"besok jadwal Bu " ucap Alex


"iya sudah nanti besok sama ibu saja perginya " ucap ibu sisil


"sama Ade juga ikut " ucap raya


" sudah ayo Saparan dulu " ucap ayah abbas


setelah selesai sarapan mereka berpamitan pada orang tua mereka lalu ke perusahaan dan ke kampus


" hati hati sayang " ucap Brian saat Naya masuk dalam mobil kemudia dia juga ikut masuk


kemudian Alex menjalankan mobilnya untuk mengantar Raya dan Naya dulu sebelum ke perusahaan


" Abang " Brian menatap Naya lalu kembali fokus pada iPad nya


" boleh ke kantor tidak "Brian hanya mengangguk


" ehs jawab yang benar Abang " ucap Naya kesal


" iya boleh sayang " ucap Brian yang masih menatap iPad


" iPad nya lebih asik iya dari pada istri sendiri "Brian langsung menyimpan iPad nya lalu memeluk Naya


" maaf sayang tadi lagi cek email saja " ucap Brian


" iya " Ucap Naya


" nanti kalau sudah mau ke kantor kabarin iya " ucap Brian


" iya , tapi kalau Abang sibuk dag usah jemput " ucap Naya


" nanti Abang suruh sekertaris nya Abang " Ucap Brian


" sekertaris nya Abang cewe " Brian menggaguk


" cantik tidak " Brian menatap Naya


" cantik Nay baru seksi ,Kaka saja naksir Lo" Alex menatap Raya yang tertawa kecil


" kamu sudah lihat " Raya mengaguk


" putih ,tinggi ,rambut panjang ,body mulus " Ucap Raya


"Ade " ucap Brian datar


" bercanda abang " ucap Raya tersenyum


" kita sudah sampai " ucap Alex


"hati hati di kampus " Naya mengaguk,Brian mencium kening istrinya


" Naya turun iya,Kaka sama Abang hati hati " Brian mengaguk


setelah Raya dan Naya turun Brian dan Alex melanjutkan perjalanan nya ke perusahaan


" ayo kita ke ruangan " Ucap Raya


" perut ku sudah ketahuan iya Ray " tanya Naya sambil berjalan


" lumayan kenapa " tanya Raya


" tidak papa ,lucu saja " Ucap Naya tersenyum


" apa anak itu tidak mau kuliah lagi " tanya Raya saat mereka tidak melihat indah di ruangan


" mungkin sebentar lagi sampai " ucap Naya


" tapi tumben Lo biasanya dia selalu duluan ,atau tidak dia nungguin kita di parkiran " ucap raya


" sudah kita tunggu saja " ucap Naya ,raya hanya mengangguk


Raya dan Naya masih asik cerita Tiba-tiba Dafa dan ricko masuk di ruangan mereka


" apa kalian melupakan kami " ucap Dafa tersenyum canggung


" koh Kaka baru kelihatan " tanya Naya kaget


" apa kamu kangen sama Kaka " tanya Dafa ,Naya hanya tersenyum


" indah mana " tanya Ricko


" belum datang kak " ucap Raya


" kakak Dafa maafin Naya " ucap Naya sambil menunduk


" sudah lupakan saja, kita bisa berteman kan sepeti katamu dulu " ucap Dafa tersenyum


" iya boleh,kemarin Kaka ke mana " tanya Naya


" dia bersemedi dulu Nay ,tenangkan pikiran yang membutuhkan waktu yang cukup lama " ucap ricko


" kayanya harus ada perayaan karena sudah bisa bangkit " ucap Raya tertawa kecil


" iya seperti nya harus seperti itu ,bakso di kantin juga boleh " ucap ricko tertawa kecil


" terserah mau apa ,nanti aku traktir " ucap Dafa


" wa wa ramai ramai di ruangan ku apa aku ketinggalan " tanya indah yang baru datang

__ADS_1


" Kaka Dafa mau traktir kita ,karena baru ke luar dari tempat persembunyian nya " Ucap Raya


" benarkah" indah menatap Dafa tersenyum" berarti sudah menerima dong " tanya indah


Dafa tersenyum " belum sih ,tapi harus kan " ucap Dafa


" iya sudah kami balik dulu ,nanti ketemu di kantin iya " ucap Ricko


" besok saja gimana kakak,karena aku harus antar Naya selesai mata kuliah ,karena kami hanya satu saja hari ini " Ucap Raya


" iya sudah besok saja,sudah Kaka balik ke ruangan iya " ucap dafa sambil mengacak rambut Naya


" Kaka kan jadi jelek "ucap Naya cemberut


" masih cantik koh " ucap Dafa tersenyum


" hebm "


" iya sudah kami balik iya by " ucap ricko sambil menarik tangan Dafa


" kamu kenapa telat datang nya " tanya Raya sambil menatap indah


" kesiangan aku bangunnya Ray " ucap indah


" tumben " tanya Naya


" sudah tidak usah di bahas ,yang penting aku sudah di sini " ucap indah tersenyum


"iya iya ,kami tanya karena tumben " indah hanya mengangguk saja


" sudah diam, kita akan memulai memutar otak lagi " Ucap indah saat melihat dosen masuk


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" jadi ke kantor Abang " tanya Raya saat mereka sudah selesai kuliah mereka


" indah mau ikut tidak " tanya Naya


" nanti saja iya ,aku langsung pulang " ucap indah


" ikut saja kita dag lama lama di sana ,ini juga sudah mau makan siang lagi beberapa jam " ucap Raya


" tapi ...


" aku ngidam Lo Nda" ucap naya sendu ,indah menghembuskan nafasnya kasar


" iya baik lah aku ikut " ucap indah


" kamu pintar " bisik Raya


" senjata andalan " ucap Naya tertawa kecil


" sudah ayo kita berangkat " ucap Raya ,mereka pun ke luar dari ruangan itu sambil bercerita


" pak kita ke perusahaan iya " ucap Raya


" baik nona muda " Ucap sopir


sopir pun menjalankan mobil meninggalkan perkarangan kampus menuju perusahaan .


selama di mobil indah ,masih memikirkan caranya agar dia tidak bertemu Alex saat sampai di sana tapi kayanya mustahil


ayo indah putar kepala mu batin indah


" kamu kenapa " tanya Raya


" kamu kaya Naya saja " indah hanya tertawa kecil


saat mobil berhenti di area parkiran khusus ,indah mulai cemas tapi dia bingung harus seperti apa jika sudah berhadapan dengan ibu hamil


" ayo kita masuk " ucap Raya


" aku belum kasih tau Abang " ucap Naya


" tidak papa,ada aku " Naya hanya mengangguk saja


lalu mereka masuk lift khusus ke ruangan Brian, Raya memencet tombol ke ruangan Brian ,ruangan paling tertinggi


saat pintu lift terbuka mereka ke luar dari lift lalu berjalan ke ruangan Brian


" kakak ada Abang " tanya Raya pada sekertaris abangnya ,Naya menatap wanita yang di depannya dari atas sampai bawah


cantik batin Naya tersenyum kecut


" ada nona muda, silakan masuk " ucap sekertaris


" iya kak ,makasih iya " Ucap raya, lalu masuk dalam ruangan Brian di ikuti Naya dan indah


" Abang " panggil Raya saat sudah di dalam ruangan


"koh dag kabarin Abang " Ucap Brian berdiri mendekati istrinya


" raya bilang tidak usah " Ucap Naya ,Brian tersenyum lalu mencium kening istrinya


" ayo duduk dulu , Abang bahas dulu kerjaan dengan Alex iya " Raya dan Naya mengagguk,sedangkan indah mengikuti saja mereka


Alex menatap indah sekilas lalu kembali fokus pada laptop di depanny begitu juga dengan Brian,mereka membahas proyek yang sedang mereka bangun beberapa bulan lalu


" nanti lagi lex " Ucap Brian menutup laptopnya


" iya tuan " ucap Alex


" mau makan siang apa yank " tanya Brian menatap Naya


" terserah apa saja " ucap Naya


" makan di sini saja iya " Naya mengaguk


"iya sudah nanti Abang suruh sekretaris yang pesan makanannya " ucap Brian


" jangan Kaka saja " ucap Naya cepat ,Brian menaikan alisnya


" kenapa " tanya Brian


" pokoknya jangan " ucap Naya


" iya kenapa tidak bisa kan cuma pesan makan sayang " ucap Brian


" kamu kenapa " tanya Raya ,Naya hanya menggeleng


" iya sudah nanti Alex yang pesan " ucap brian tersenyum


" kamu mau makan apa Nda " tanya Raya

__ADS_1


" aku ikut saja " ucap indah


" kamu sakit " tanya Alex tiba-tiba ,Brian raya dan Naya melihat mereka bergantian


" ah tidak " Alex hanya mengangguk saja


" tapi dari tadi kamu diam saja Nda ,apa ada Masahlah " tanya Naya


indah tersenyum " aku baik baik saja " ucap indah


" kamu bohong aku tau itu " ucap Raya


" koh dag percaya sih ,jadi aku harus gimana " tanya indah


" iya ngomong " indah menarik napasnya panjang


" aku lagi datang bulan Raya perutku keram makanya aku diam saja ,sudah paham " bisik indah menekan setiap katanya


" oh kamu lagi PMS, kenapa dag bilang" ucap Raya


" kamu halangan Nda " indah menutup matanya lalu menatap raya dan Naya


" jangan di perjelas juga Naya di sini bukan cuma kita " ucap indah kesal


" maaf " Naya tersenyum " Abang sama Kaka tidak dengar kan " tanya Naya polos mereka hanya mengangguk saja


" kamu sudah pesan makanan " tanya Brian


" sudah " ucap Alex


" tadi ngapain di kampus " tanya Brian


" dag ngapain ngapain " ucap Naya


" antar aku ke toilet " bisik indah


" mau ngapain " tanya Raya


" tidur " ucap indah kesal


" di ruangan nya Kaka saja di sana ada juga ad kamar mandinya " ucap indah


" ke toilet saja " Ucap indah lirih


" antar ke ruangan Kaka saja " Ucap Alex , Raya mengaguk


" ayo sini aku antar " indah berdiri


" pinjam sebentar iya tuan " Alex mengaguk


sementara lagi nunggu Raya dan indah , pesanan makanan mereka datang di antar oleh sekertaris Brian ,Naya refleks berdiri menutupi Brian,Brian dan Alex saling melirik


" makanan siang nya tuan " ucap sekertaris


" iya simpan saja di situ ,nanti saya yang atur " ucap Alex


" iya tuan permisi " ucap sekertaris ,tapi sebelum dia ke luar dia menatap ke arah Naya bingung


Alex berdiri mendorong troli makanan untuk di simpan di atas meja


" sayang kamu kenapa " tanya Brian karena Naya masih berdiri di depannya


" ah tidak papa " ucap Naya lalu duduk kembali di samping Brian ,Brian hanya menaikan alisnya bingung


" terus tadi kenapa " tanya Brian


" pengen saja berdiri ,cape duduk terus " ucap Naya tersenyum


"makanan nya sudah datang ternyata , pantasan adek sudah lapar " ucap raya saat masuk dalam ruangan


" maaf tuan lama " ucap indah


" ayo kita makan ,aku sudah lapar " ucap Naya


raya dan indah duduk bersebelahan,Alex membuka botol minuman lalu di berikan pada indah


" supaya dag keram " ucap Alex ,indah menatap Alex lalu mengambil minuman itu


" terimakasih tuan " Ucap indah canggung


Brian dan Raya hanya tersenyum " hebm "


" ayo kita makan " Ucap Brian tersenyum


" ah koh hambar iya " ucap Raya


" tidak koh enak " ucap Naya polos


" cih " cibir Raya


" selesai ini mau ke mana " tanya Brian


" dag ke mana mana " tanya Naya


" soalnya hbis ini Abang harus rapat kalian tidak papakan tunggu di sini saja " ucap Brian raya dan Naya mengagguk


" kamu mau kan Nda " ucap Naya ,indah hanya mengangguk pelan


lalu mereka melanjutkan makan siang mereka


setelah selesai makan siang Naya merasa ngantuk karena selama hamil dia selalu seperti itu


" kamu istirahat di kamar saja nanti di temani Raya" Ucap Brian


" terus indah gimana " tanya Naya


" aku balik saja iya " ucap indah


" kamu istirahat di ruanganku di sana juga ada kamarnya " ucap alex


" tidak usah tuan " ucap indah


" istirahat saja " titah Alex tegas


" baik tuan " ucap indah


"iya sudah Abang ke luar dulu iya " Raya dan Naya mengagguk,Brian dan Alex ke luar di ikuti indah di belakang Alex


" masuk lah " ucap Alex setelah membukakan pintu


" terimakasih tuan " Ucap indah


hebm

__ADS_1


setelah itu indah masuk dalam ruangan Alex sedangkan Brian dan Alex ke lantai tempat khusus rapat


__ADS_2