Sayangi Aku

Sayangi Aku
acara malam


__ADS_3

suara ketukan pintu membuat Alex harus membuka matanya dia menatap indah yang masih dalam pelukannya


Alex melepaskan pelukannya dengan pelan agar tidak mengganggu Aqila ,setelah lepas Alex membenarkan bathrobe miliknya


ceklek


Alex menatap orang yang ada di depan kamar nya


" tunggu 15 menit lagi , istri ku sedang istirahat " ucap Alex


" baik tuan " ucap perias


setelah itu dia menutup kembali pintu kamarnya


lalu mendekati ranjang tempat tidur mereka


" dear ayo bangun ,harus siap² lagi " ucap Alex mengelus punggung indah


" dear " Alex mengelus pipi indah ,hingga akhirnya indah membuka matanya


" Kaka kenapa bisa di sini " tanya indah, Alex mengeritkan keningnya " maksudnya " tanya Alex


indah menatap kembali Alex , lalu mengedarkan pandangannya nya ,ah sekarang dia ingat


" maaf kak , indah tadi hanya bingung saja " ucap indah lirih


" di depan sudah ada perias " indah mengaguk " Kaka kenapa belum pakai baju " tanya indah


" nanti sebentar aku ke atas ,kamu bersihkan diri dulu nanti mereka menunggu lama " indah mengaguk lalu masuk dalam kamar mandi


sedangkan Alex ke luar dari kamar itu


" masuk lah " setelah mengatakan itu Alex pergi dari hadapan mereka


ceklek


" waow kau dari mana memakai pakaian seperti itu " tanya Ivan


" kamar indah " ucap Alex lalu mendudukkan dirinya di sofa


" apa kamu buka segel di siang hari " Alex menatap Ivan


" aku masih cukup sadar Van ,nanti malam masih panjang " ucap Alex lalu berdiri memakai baju santai kaos putih dan celana pendek


" sayang kamu mau di rias di mana ,di sini atau di kamar indah " tanya Brian kini mereka masih berada dalam kamar mereka yang di samping kamar Alex dan Ivan


" Abang ,Naya tidak usah ikut iya " ucap Naya lirih


" kenapa hm " tanya Brian


" malu, apa kata orang apa lagi melihat perut ku yang sudah kelihatan " ucap Naya


" mereka sudah tau sayang Jika sebelum nya kita juga sudah melangsungkan akad , sebelumnya Abang minta maaf jika dulu saat menikahimu tidak seperti Alex menikahi indah " ucap Brian sambil menunduk


sejak tadi dia selalu memikirkan saat dulu menikahi indah bahkan awal pernikahan mereka pun terbilang sangat tidak baik


" Abang tidak usah memikirkan yang dulu ,kan itu sudah berlalu ,lagian kan kita dulu di jodohkan jadi Abang pasti punya alasan lain ,sudah ehs koh jadi ingat yang dulu " ucap Naya


" Abang hanya merasa tidak pantas saja Sayang, karena tidak bisa mengadakan akad sepeti Alex " Naya memeluk Brian


" apa pun yang terjadi kemarin , sekarang aku bahagia bersama Abang dan Ade yang ada yang di tengah² kita " Brian membalas pelukan istrinya


" terimakasih sayang " ucap Brian lalu melepas kan pelukannya lalu mencium kening Naya


" bisa antar aku ke kamar indah, aku ingin sama² di rias dengan nya " Brian mengaguk lalu menggegam tangan Naya ke luar dari kamar itu


tok ....tok....


pintu terbuka dari arah dalam


" maaf tuan " ucapnya sambil menunduk kan badannya


" masuk lah ,Abang kembali ke atas lagi " Naya mengaguk


" buat Istri ku nyaman jika kalian masih ingin bernapas " setelah mengatakan itu Brian meninggalkan kamar indah


sedangkan perias tadi menelan ludahnya paksa lalu kembali masuk dalam kamar


Brian masuk dalam kamar yang di tepati Alex dan Ivan


" kamu sudah bersiap " tanya Brian


" belum ,masih ada waktu untuk duduk sebentar sebelum semuanya siap " ucap Alex


tok ....tok ...


" aku saja yang buka " Ivan mendekati pintu kamar Alex


" Lo Ade kenapa " raya masuk dalam kamar itu tanpa menjawab pertanyaan Ivan


" Abang Kaka " mereka berbalik menatap raya yang datang dengan pakaian yang ada di tangan nya masing²


" mana yang bagus kiri atau kanan " tanya raya tersenyum

__ADS_1


" dua² jelek " ucap Alex ketus ,di anggukan Brian


" ehs Kaka serius " tanya raya cemberut


" Kaka serius " raya menekuk wajah nya lalu menatap Ivan


" kakak yang mana yang bagus " Ivan menatap ke dua pakaian itu bergantian


" tumben ,biasanya Ade pakai saja yang menurut Ade nyaman " tanya Ivan


" ehs ini beda Kak, cepat Kaka pilih yang mana " desak raya


" apa nya yang beda ,sama saja " ucap Ivan


" ehs dasar tidak peka " tanya raya


" jangan berpakaian yang kurang bahan jika tidak ingin kaka merobeknya " raya menelan ludahnya paksa,lalu Raya mengaguk dan ke luar dari kamar itu


setelah menunggu beberapa jam ,kini indah dan Naya sudah selesai


" anda sangat cantik nyonya muda " puji perias


" iya bahkan anda tidak terlalu banyak memakai riasan karena memang anda sudah sangat cantik


" iya sama seperti nona indah ,tuan muda dan tuan Alex benar² beruntung dapat istri cantik Seperti kalian " ucap perias lagi


' Kaka bisa saja ,ini semua karena Kaka ,yang membuat aku dan indah seperti ini ,makasih sudah bekerja keras sehingga membuat kami seperti putri " ucap Naya tertawa kecil


ceklek


pintu terbuka mengalikan semua orang ,Brian dan Alex masuk dengan pakaian lengkap, saat melihat tatapan Alex semua yang ada di ruangan itu keluar membiarkan dua pasangan itu


" kamu baik² saja " indah mengaguk


" kenapa memakai sendal ini sayang " pekik Brian


" lalu pakai apa,masa mau pakai sendal Rata, pasangan gaun seperti ini iya sendal seperti ini " ucap naya ,Brian menghembuskan nafas ya


Alex mengangkat sedikit baju indah ,lalu menatap indah


" buka " ucap Alex


" Kaka ...


" buka " titah Alex


" iya sudah kaka saja yang di sana aku di sini saja " ucap indah


" ayo kita sudah di tunggu di bawah " ucap Alex


lalu mereka turun sambil menuntun pasnagan mereka,


saat sampai di bathroom semua mata menatap takjub pada mereka


" tundukan pandangan kalian,jika ingin masih mau hidup jangan menatap wanita kami lebih dari dua detik " titah Alex menggema di ruangan itu


setelah mengatakan itu semua para pria menundukan kepalanya ,sedangkan Naya dan indah hanya menghembuskan nafasnya kasar


Brian dan Alex membawa istrinya duduk di atas panggung sedangkan mereka menemui para rekan bisnis mereka sambil mengucap selamat pada dua orang yang sangat berpengaruh itu


" menantumu membuat ku ketakutan " bisik Tante Erlina pada ibu indah


" iya dia benar² mengerikan " ucap Tante Erika


" itu tandanya dia menyayangi indah " ucap ibu Widya menimpali


semua orang bergantian bersalaman dengan Naya dan indah dari keluarga hingga teman kolega bisnis mereka tapi itu hanya sementara sebelum benteng pencemburu itu kembali membuka suaranya


saat semuanya sedang asik berkumpul fajar masuk Sambil menggegam tangan seorang wanita dan itu menarik perhatian keluarga nya


" ayah ibu " sapa fajar saat sudah di dekat keluarga yang sedang berkumpul bahkan di sana ada juga orang tua Naya dan keluarga Brian


" iya " jawab ibu dan ayah


" hm kenal kan ini Irma " ucap fajar datar


" teman mu " tanya ayah ,fajar hanya diam saja ,membuat mereka mengerti


" sapa dulu adikmu ,nanti setelah itu baru ke sini " ucap ibu


" iya Bu ,ayo kita ke sana dulu " ucpa fajar


" iya ,permisi tuan nyonya " ucap Irma menundukan kepalanya


" apa itu pacarnya " tanya ibu Widya


" nanti kita tanya " ucap ibu indah yang masih menatap mereka ke arah panggung


" hebm Abang " Alex menatap fajar lalu menatap Irma


" hm hm selamat " ucap fajar gugup karena tatap selidik Alex begitu juga Brian bahkan indah dan Naya saling tatapan


" selamat tuan Alex ,dan tuan muda " ucap Irma menunduk kepalanya

__ADS_1


" hebm "


hanya itu yang bisa mereka ucap kan ,setelah itu mereka mendekati Naya dan indah


" selamat Adik Kaka yang bawel , bikinkan Kaka keponakan yang lucu iya " fajar memeluk indah


" pacar Kaka "fajar hanya tersenyum " selamat akhirnya Kaka tidak jomblo lagi " Irma hanya tersenyum malu


" maaf nyonya muda , Nona indah saya tidak membawa papa ,karena mendadak di ajaknya " ucap Irma


" kehadiran kakak di sini sudah menjadi kado terbaik untuk kami " ucap Naya


" selamat Kaka ,semoga cepat nyusul iya " ucap indah tulus ,Irma hanya mengangguk lalu tersenyum


setelah itu mereka turun dari panggung


" aku langsung pulang iya " ucap Irma ,fajar menggeleng


' kita gabung sama keluarga ku iya " ujar fajar


" tapi ..


" sudah kamu tenang saja ada aku " Irma mengaguk lemah


" selamat sahabat aku yang paling jelek di antara kami " pekik ricko yang datang seorang diri


" koh kamu sendiri ,Dafa mana " ricko mengedarkan pandangannya nya mencari raya


" lagi nungguin orang tuanya yang di luar kota ,raya mana " tanya Ricko


"pasti dia lagi kesal " ucap Naya


" kita foto " Naya dan indah mengaguk


hebm


" maaf tuan ,dua kali saja " ucap Ricko tersenyum kuda


setelah itu mereka berfoto ala anak alay bahkan indah dan Naya tidak sungkan memeluk ricko sebagai sahabat mereka setelah itu mereka mencubit pipi ricko dan ricko memasang wajah cemberut


orang ² yang menatap mereka hanya tertawa kecil sedangkan suami mereka hanya membiarkan saja


" aku langsung balik iya " indah dan Naya mengagguk" sudah makan " ricko mengangkat tangannya


" terimakasih tuan ,selamat " Brian dan Alex hanya mengangguk


kini semua tamu sudah mulai sunyi karena sudah menunjukkan pukul 9 malam ,Naya dan indah langsung duduk di kursi dan membuka sendal mereka yang sejak tadi mereka pakai


seorang pelayan menyerahkan sendal hotel pada mereka


" makasih kak " ucap mereka


" bukannya tadi aku melarang memakai itu " ucap Alex kesal , begitu juga Brian


" maaf " ucap mereka


" ayo kita gabung mereka dulu ,tamu ada ayah yang urus sama paman Bobby dan Ivan "ucap Brian


lalu mereka ikut gabung bersama keluarga besar mereka


" mama " mama Lila tersenyum melihat anaknya yang kini mendekatinya


" Ade ,Kaka kangen " Naya mencium seluruh wajah adiknya


" istirahat dulu nak ,kamu pasti lelah berdiri sejak tadi " Naya mengaguk lalu duduk di samping mama nya


sedangkan bapak nya gabung dengan para pria juga


"Kaka " Alex melirik indah


" kenapa hm mau istirahat " indah mengaguk


" izin dulu dengan yang lain iya " indah mengaguk


" ibu ayah , Alex antar indah ke atas dulu iya istirahat " ucap Alex


" baru jam 10 Nda ,dha mau langsung saja " goda Tante Erika ,indah menekuk wajahnya


" sama Kaka saja iya ,Kaka Alex masih banyak yang harus dia temui " ucap Siska


" kalau kamu butuh papa ,panggil pengawal saja iya mereka depan kamar " indah mengaguk


" langsung istirahat " ucap Alex


" ayo dek nanti kaka temani sebelum Kaka Alex datang " indah menggegam tangan Siska


" Kaka si kembar mana " tanya indah karena memang sejak tadi tidak melihat nya


" mereka di kamar sama pelayan yang bantu Kaka jaga mereka " ucap siska


" maaf sudah nyusahin Kaka " Siska tersenyum " sekarang kamu adikku dan Kaka ipar ku " indah tertawa kecil


setelah kepergian indah ,Naya juga menyusul masuk ke kamarnya di temani mama nya dan adik kecilnya Nathan

__ADS_1


__ADS_2