
setelah kepergian Raya dan Dafa mereka kembali ke aktivitas mereka masing² ,Siska kembali ke rumah ,Briand menemani istrinya istirahat begitu pun dengan Alex , sedangkan ibu Sisil dan ayah Abbas ke luar sebentar
" sayang "
" weekend ini jadi ke rumah bapak " tanya Brian sambil mendudukan tubuhnya di samping Naya yang sedang mengatur pakaian di lemari khusus pakaian nya
" terserah Abang saja ,kalau Abang sibuk tidak papa jika kita tidak ke sana " ucap Naya yang masih membelakangi suaminya
" mungkin Abang akan ke luar negeri Sayang,tapi nanti aku tanya Alex dulu " Naya mengehentikan gerakan nya lalu menatap Brian
" berapa hari " cerca Naya
" belum tau sayang ,tapi jika bisa di wakilkan nanti Alex saja yang ke sana " ucap Brian
" lalu indah gimana bang ,dia kan Lagi hamil muda mana bisa di tinggalkan kalau dia butuh papa gimana kan Abang tau belum ada yang tau " Brian lupa jika indah tengah hamil muda
" jadi gimana sayang " tanya Brian balik
" kalau Naya tidak papa ,kan ada ayah ibu ,di sana juga ada mama bapak " ucap Naya
"tapi Abang mana bisa tinggalkan Kalian pasti Ade kangen nanti nya tiap malam kan tidurnya Abang elus² perut kamu " ucap Brian
" jadi gimana " Tanya Naya
" nanti aku tanyakan Alex lagi " Naya mengaguk
" buat apa sih sayang di pisahkan gitu mau di buang " tanya Brian saat Naya kembali mengatur pakaian nya
" tidak bang,ini sudah tidak muat lagi karena perut Naya kan semakin besar ,jadi untuk sementara Naya sisihkan dulu ,nanti kalau sudah lahiran pakai kembali lagi, jadi nanti ambil bajunya tidak susah lagi " terang Naya
" kasih saja sama yang mau pakai yank " ucap Brian
" terus Naya beli lagi yang baru, ini saja Naya pakai nya baru sekali dua kali Lo bang ,bukannya Naya pelit tapi sayang uang nya " ucap Naya
" iya² Abang nurut saja ,Abang bantuin iya "
" serius mau bantuin " Brian mengaguk " Abang atur saja pakaian yang di atas sofa itu " ucap Naya
" caranya gimana sayang " raya Brian
" atur sesuai warna nya dari yang terang yang hitam sama putih pisahkan iya " Brian mengaguk mengerti lalu melakukan tugasnya
" kenapa yang terang warnanya di bedakan sayang " tanya Brian tapi tangannya tetap bekerja
" supaya cantik lihatnya Abang rapi " Brian mengaguk " lagian ibu belikan baju kenapa yang terang² " ucap Brian
" Abang pakaian nya ,abu² ,hitam ,putih ,semua warna gelap " ucap Naya tertawa kecil
" aneh saja yank pakai baju yang terang " ucap Brian
" tapi Abang cocok Lo pakai yang terangan dikit ,lebih tampan " ucap Naya
" berarti selama ini tidak " Naya tertawa " maksud Naya ketampanan nya dobel Abang " ucap Naya
" yang penting masih tampan kan " Naya mengaguk
Brian melanjutkan kerjaan nya begitu juga Naya yang tidak henti² nya mengeluarkan isi lemarinya sambil mengomel tidak jelas , Brian hanya menggeleng kan kepalanya mendengar Omelan istrinya
beda yang di lakukan Brian dan Naya, begitu juga asisten sekaligus sahabat nya saat di kamar
__ADS_1
" Kaka sibuk iya " Alex menepuk samping duduknya
" ada yang kamu inginkan kan " tanya Alex saat Indah sudah duduk di samping nya
" tidak, indah hanya tanya saja " ucap indah
" maaf, tunggu iya sedikit lagi " indah mengaguk " mau aku pijitin " tanya indah
" kamu bisa " indah tersenyum kuda " tidak tau mau coba saja " Alex mengaguk
" tapi Kaka duduk di bawah iya ,soalnya kaka tinggi susah buat pijit nya "
Alex turun dari sofa dan duduk di karpet bulu sambil menghadap laptop yang sudah di letakan di atas meja
" maaf iya kak " ucap indah sebelum menyentuh punggung nya
" nanti bilang iya jika sakit atau kurang keras " Alex mengaguk
pijitan indah membuat Alex sedikit nyaman tidak sesaku tadi,apa lagi bagian pundak dan lehernya terasa tegang karena terlalu lama menatap laptop
" kalau cape berhenti saja dear "
indah mengaguk sekalipun Alex tidak melihatnya
" dear " panggil Alex
" iya "
" are you happy " tanya alex tapi matanya masih fokus pada laptop
" iya ,apa Kaka tidak bahagia " tanya balik indah
" tidak usah di pikirkan lagi kak, kan itu sudah berlalu " jawab indah
" sekalipun,tapi aku bersyukur dengan adanya masalah kita kehadiran baby " ucap Alex mengangkat kepalanya menatap indah yang ada di atas sambil tersenyum
" kiss "
indah mencium bibir tebal Alex dan sedikit memberikan gigitan,setelah itu Alex kembali fokus pada laptop nya.
" Kaka gimana kabarnya Kaka Nisa " tanya indah hati²
" dia baik² saja, setelah melanjutkan kontrak nya " jawab Alex tanpa menghentikan ketikan nya
" syukurlah " ucap indah
"kamu benaran tidak ada yang kamu inginkan ,dulu Naya bahkan larut malam ngidam ini makan ini dan itu " ucap Alex
" tidak ada ,hanya ingin minum yang dingin saja " Ujar indah
" sudah " tanya indah lagi
saat melihat Alex menutup laptopnya dan menghadap indah yang masih duduk di atas sofa
" iya sudah, besok aku sudah masuk kerja dag papa kan " tanya Alex sambil merangkul pinggang indah
" kan indah juga sudah kuliah besok " ujar indah
" yakin tidka papa " indah mengaguk " kalau ada papa hubungi iya , jangan melakukan apa pun nanti minta tolong sama Ester saja " ucap Alex
__ADS_1
Alex menatap perut raya indah ,bibirnya terangkat sedikit tangan nya terangkat menyentuh perut indah
" hai anak papa, sehat terus iya tetap lah kuat jangan membuat mama mu sakit apa lagi sampai lemas karena mual " ujar Alex
" dia mana tau kak, kan memang seperti itu jika awal hamil kak ,kan sudah di jelaskan dokternya " ucap indah
" sekalipun, tapi lihat kamu seperti tadi membuatku takut " ucap Alex
bisakah indah berteriak bahagia saat ini
benarkah Alex takut khawatir ah indah ingin tertawa tapi dia tahan
" apa kamu cuty saja " indah melotot kan matanya
" Naya saja bisa lewati kak, masa aku tidak malahan aku mendingan di banding Naya yang tidak bisa makan ini dan itu ,mencium bau yang ini dan itu ,aku hanya mual saja " ucap Indah
" ayah kapan pulang kak " Alex menatap indah
" kenapa ,kamu dari tadi tanyakan ayah terus " ujar Alex
" kangen saja ,dari semalam sampai sekarang belum ketemu ayah " ucap indah
" dia lagi lihat ibu " indah menatap Alex " Kaka punya ibu sambung koh tidak tinggal dengan kalian " tanya indah
" bukan dear, maksudnya makam ibu " ujar Alex
" koh Kaka tidak ikut " tanya indah
" sebenarnya sebelum kita menikah aku ingin membawa mu ke sana tapi karena kondisi mu ,aku urungkan nanti kalau kamu baikan saja " ujar Alex
" aku baikan koh kak, kapan sore iya " Alex menatap indah
" kamu yakin " indah mengaguk pasti
" baik lah , sekarang kamu istirahat dulu nanti aku bangunkan " ucap Alex
" sama² saja ayo " Alex mengaguk
***Hai ,,,,,,selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang sudah melaksanakan besok dan khusus bulan ramadhan
setiap adegan \+\+ tidak di tiadakan iya
semoga di bulan puasa ini kita di beri kesehatan dan di lancarkan hingga hari kemenangan nanti nya
aamiin
Taqobalallahu minna wa minkum, taqabbalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya kariim.
__ADS_1
Minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin***