
raya yang baru pertama kali mendaki gunung sedikit kesulitan,sesekali dia harus berhenti mengatur nafasnya Dafa dengan sabar menemani Raya begitu juga indah dan ricko
" masih kuat tidak " tanya Dafa ,sesekali dia menghapus keringat di kening Raya dengan lembut,membuat perasaan raya semakin tidak teratur
" masih koh kak, ayo lanjut lagi " ucap Raya,Dafa mengaguk
" koh aku lihatnya lain iya Kaka " Ricko hanya mengangguk
"apa pemikiran Kaka sama dengan ku " lagi² ricko mengaguk
" ayo kita lanjut lagi agar cepat sampai, sebelum matahari mulai panas " ucap ricko
" aku punya ide ,siapa yang duluan sampai harus bisa mengabulkan permintaan dari sang pemenang" ucap indah
"kamu yakin " indah mengaguk
" deal " ucap Ricko semangat
aku akan memanfaatkan ini batin Ricko tersenyum
" baik ,mulai " ucap indah lalu dia berjalan begitu juga ricko
mereka tidak ada yang mau kalah ,bahkan tanpa mereka sadari sudah meninggal kan dua pasangan yang masih menggenggam tangan
" mereka lagi lomba kak " tanya Raya saat melihat punggung indah dan Ricko sedikit menjauh
" kayanya seperti itu " ucap Dafa
" kayanya seru , Kaka mau coba " tanya Raya
" kamu yakin " raya mengaguk " nanti kamu kenapa² lagi " ucap Dafa , Raya tersenyum
" Kaka percaya sama raya kan " Dafa mengaguk " baik kita mulai iya tapi apa dulu hadiah nya " tanya raya
" kamu mau nya apa "tanya Dafa
" terserah kaka " ucap Raya,Dafa berpikir sedetik kemudian dia memiliki ide
semoga dengan ini membuatku lebih dekat lagi dengan Naya batin Dafa tersenyum tipis
" kalau Kaka menang ,kamu harus mau jadi pacar Kaka tanpa ada penolakan tapi jika Kaka kalah kamu bisa minta apa saja " ucap Dafa ,dia sangat yakin akan menang sehingga itu membuatnya untuk menggunakan nya
" koh pilihan pertama nya berat bangat sih kak " ucap raya
" memang kamu tidak mau jadi pacar Kaka " raya terdiam
" Bu...bukan .
" deal " raya menatap Dafa tak percaya " kamu siap kan ingat perjanjian nya " ucap Dafa ,raya mengagguk
1
2
3
__ADS_1
raya dan Dafa mulai melangkah kan kakinya menyusuri tebing yang lumayan terjal, jalanan tidak seperti bayangan raya ,bebatuan jalan berbelok kadang licin karena memang masih ada sisa embun pagi hari
mereka berlomba seperti anak kecil yang di iming² kan sebuah permen atau mobil² ,baik indah dan ricko maupun Dafa dan raya tidak ada yang mau kalah
" semangat raya " ucap salah satu orang yang di lewati raya ,raya mengagguk tersenyum lalu berjalan lagi
" apa kalian sendang lomba " tanya teman Dafa yang satu ruangan dengan nya saat Dafa melewati nya
" iya jadi jangan mengajakku bicara ,dan minggir lah " ucap Dafa
" raya semangat ,aku yakin kamu pasti menang " Ucap teman Dafa
" terimakasih kak " ucap raya, raya sedikit mendapatkan kekuatan sekalipun napasnya sudah ngos-ngosan ,Dafa yang melihat raya kelelahan tidak menyia-nyiakan ,dia mengambil langkah besar dan melewati raya begitu saja membuat raya kesal
" Kaka " rengek raya ,Dafa mengakat tangannya tanda tidak peduli membuat raya semakin kesal
sedangan di lain sisi ricko dan indah seperti nya tidak ada yang mau kalah ,karena memang indah sering melakukan nya begitu juga dengan ricko sehingga membuat mereka susah untuk menang satu sama lain
hingga hampir dua jam mereka mendaki akhirnya mereka sampai di puncak dengan nafas yang tidak karuan ,Dafa tersenyum menang melihat raya yang baru mendarat kan bokongnya di samping Dafa
" bagaimana Sayang " ucap Dafa tersenyum,raya hanya melongos kesal
" iya Kaka menang " ucap raya kesal ,sekalipun ada rasa bahagia yang tidak bisa dia sembunyikan , perhatian kecil dari Dafa membuat bibit cinta itu tumbuh tanpa permisi
" ingat kan perjanjian " raya mengaguk " i love you " bisik Dafa , membuat wajah Raya yang tadinya memang sudah merah karena kepanasan semakin panas setelah mendengar kata cinta dari dafa
" kakak " Dafa tertawa kecil " minum dulu aku tau kamu lelah ,karena berusaha menang dari Kaka " ucap Dafa ,raya menerima minuman dari Dafa lalu meminumnya
" kamu berjalan seperti orang yang kerasukan " ucap Ricko
"iya jelas kamu memang orang raya mana perna ikut ginian ,tidak seperti orang di sebelah ku susah betul di kalah kan " ucap ricko kesal ,sedangkan indah tersenyum
" memang siapa yang menang kak " tanya raya setelah merasa sudah baikan
" seri dong tidak ada yang menang " ucap indah bangga
" jadi tidak dapat hadiah " mereka mengaguk
" kasian " ucap Dafa tersenyum mengejek
" memang kamu dapat hadiah apa " tanya ricko
" nanti juga kamu akan tau " ucap Dafa tersenyum pada Raya.
"sudah² , sekarang saatnya kita foto² sudah susah naik ke sini tapi tidak di abadikan lihat lah pemandangan nya saat mendukung " ucap indah ,raya yang sedari tadi belum sadar seketika mengedarkan pandangannya
" wah indah sekali, sekalinya gini iya rasanya orang² saat mendaki sekalipun lelah tapi terbayar dengan pemandangan yang sangat indah " ucap raya
" sayang nanti jatuh " ucap Dafa ,seketika indah dan ricko saling berpandangan
" sayang " Dafa tersenyum Sedangkan Raya sudah menunduk malu
" kaya nya kita ke tinggalan berita hot kak " ricko mengaguk
" mau cerita atau kami paksa " ucap Ricko
__ADS_1
" katanya mau foto² ayo, itu sebagian orang sudah pada turun juga " ucap Dafa mengalikan pembicaraan mereka
" baik lah,tapi kalian punya utang sama kita iya " Dafa dan raya mengagguk
lalu mereka berfoto ,bahkan bukan hanya satu kali tapi berkali² bahkan gaya mereka sangat alay layaknya anak ABG kadang mereka berfoto berdua ,kadang bertiga ,kadang berempat kadang berpasangan setelah puas mereka duduk kembali sebelum akhirnya harus turun dan kembali ke tenda karena sorenya harus melakukan kegiatan lomba lagi hingga malam sebagai malam perpisahan mereka
" nanti kapan² kita kaya gini lagi iya " ucap Raya
" kamu yakin ,tadi saja kamu seperti mau pingsan " ucap Dafa mengejek raya
" kan baru pertama kak,kalau sudah sering nanti Seperti indah " ucap raya sombong
" aku sih siap saja kapan pun " ucap indah
" sama, jadi ngomong aja ok " ucap ricko
" iya Kaka tenang saja ,saat aku sudah kaya indah aku akan membalas Kaka Dafa " ucap raya menatap Dafa sengit
" aku menunggu nya ,ayo kita turun orang ² sudah mulai turun juga " ucap Dafa , mereka mengagguk lalu turun dengan Dafa yang selalu menggegam tangan Raya,sedangan indah dan ricko hanya sesekali saja terlihat berpegangan jika jalannya sedikit licin dan susah mereka saling membantu
" indah jangan lupa foto nya kirim iya " ucap raya sedikit meninggi kan suara nya karena indah sudah agak jauh turunnya ,indah hanya mengangkat tangan nya
" nanti saja bahas nya yank,kan bisa kalau sudah sampai di tenda " ucap Dafa lembut ,raya mengaguk
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
" ah aku lelah sekali " ucap raya membuang diri nya di kursi lipat begitu juga indah Dafa dan ricko yang mengikuti pada gadis itu ke tenda mereka , mereka langsung mencari minuman dingin
" kakak minum dulu " Dafa menerima minuman dingin dari raya ,begitu juga ricko
" segar sekali, seharusnya tadi aku bawah minum ini " ucap Raya saat sudah menghabiskan satu kaleng minuman dingin
" sama saja sampai di sana juga sudah tidak dingin " ucap Indah
" sudah , sekarang kita siap² dulu untuk mandi baru istirahat sebelum kita melanjutkan kegiatan kita lagi karena sesudah makan siang kita hanya istirahat satu jam habis itu lomba " ucap Ricko
" iya Kaka " ucap mereka
" aku ke tenda dulu iya " ucap Dafa
" iya kak " Ucap raya
" kamu jadikan kapan sama Kaka Dafa,bukannya selama ini kita berteman " tanya indah saat Dafa dan ricko sudah menjauh
" sebenarnya kami sudah lama dekatnya nya Nda,maaf tidak cerita dengan kalian kami juga sering telepon dan bertukar pesan , awalnya aku hanya membantu nya karena dia ingin melupakan Naya seperti bicaranya ,tapi mungkin karena aku nya yang terlalu baper aku terbawa perasaan dengan sikap lembut dan perhatian nya selama ini " ucap raya
"memang akhir² ini aku melihat kalian ada yang beda ,tapi aku berpikiran kita teman jadi tidak ada salahnya,tapi sekarang aku mengerti ,bagus lah Kaka Dafa sudah melupakan Naya " Ucap indah ,raya mengagguk
" apa kamu sudah pacaran dengan Raya " Dafa mengaguk
" jangan sampai dia tau rencana mu daf, akan semakin rumit nantinya " ucap ricko
" jika dia tau ,berarti kamu orang nya " ucap Dafa menatap ricko
" kamu bisa pegang kata² ku ,kamu juga sudah lama mengenal ku " ucap ricko
__ADS_1
" iya aku tau, sudah ayo kita ke tenda aku sudah gerah " ucap Dafa , ricko mengikuti langkah Dafa dari belakang