Sayangi Aku

Sayangi Aku
pembahasan liburan


__ADS_3

ceklek


Brian berdecak saja ketika masuk dalam kamarnya masih gelap


"akan aku pastikan kampus itu besok akan tutup " gerutu Brian kesal


" sejak tadi aku menelepon nya dia malah terlelap tanpa merasa terganggu walaupun lampu sudah nyala "lanjutnya lagi


" sayang bangun!!! sudah malam " ucap Brian lembut


Naya hanya menggeliat saja lalu membelakangi suaminya


" sayang " Brian mencoba lagi


merasa ada yang memanggil nya , perlahan Naya membuka matanya


" Abang sudah pulang " Brian mengaguk


" sudah jam berapa " tanya Naya serak


" jam 6,maaf telat pulang tadi di jalan macet " ucap Brian


Naya langsung bangun dan melihat ke arah jam yang ada di dinding kamar


" Naya !!! " pekik Brian


" maaf Abang Naya kaget !!! apa Naya tidur selama itu " Brian membuang napasnya kasar


" tidak papa,pasti kamu kelelahan makan dulu iya baru lanjut istirahat lagi " ucap Brian lembut


" belum mandi kan " tanya Brian karena melihat pakaian yang pagi tadi dia gunakan


" iya ,tadi cape jadi langsung istirahat " ucap Naya


" Salim " Brian memberikan tangan nya pada Naya


" Nanti Abang suruh pelayan untuk ganti spreinya, ayo mandi sama² saja "


Brian membantu Naya turun dari tempat tidur


dan Naya tentunya tidak menolak karena itu sudah sering terjadi


" pelan² sayang " Naya mengaguk


"apa setelah ini masih ke kampus juga " tanya Brian


kini mereka sudah berada dalam bathup


" kalau nilai Naya rendah,Naya harus mengulang bang jadi harus ke kampus " ucap Naya


" hanya itu saja tidak ada yang lainnya " Naya mengaguk


" tapi belum tau,jika pihak kampus mungkin ada yang di urus atau apa, nanti mereka memberikan infonya lewat akun khusus kampus " Brian mengaguk mengerti


" jika tidak ada hal yang penting di rumah saja iya ,tidak papa kan " tanya Brian lembut


" iya bang, Naya juga sudah pengap lelah juga kalau jalan terus " keluh Naya


"sabar sebentar lagi kita akan bertemu twins " Naya mengaguk " jika kamu bosan pergi lah ke mana yang membuatmu senang tapi dengan pengawal " lanjut Brian lagi


" mau di rumah saja bang, atau ke rumah bapak " ujar Naya


" apa pun itu lakukan saja !!! asal kalian baik² saja " ucap Brian


CUP


" apa Abang sudah putuskan " tanya Naya


Brian hanya diam saja ,dia tau di mana arah pembahasan Naya


setelah mendengar penjelasan dokter yang menangani Naya,Brian sampai sekarang belum memutuskan


bahkan dia juga di perlihatkan video bagaimana melahirkan secara normal dan SC


itu semakin membuatnya menjadi bimbang


" Naya ikut saja apa mau nya Abang " ujar Naya yang mengerti ke khawatiran sang suami


" apa kamu tidak masalah jika Abang memintamu SC " Naya mengaguk


" Naya tahu Abang hanya ingin yang terbaik untuk kami" Brian memeluk istrinya


" maaf, bukannya Abang tidak mengizinkan kamu lahiran normal tapi Abang takut sayang " ucap Brian lirih


bahkan Naya bisa mendengar nya jika suara suaminya itu sudah serak


"iya Abang Naya ngerti " Naya mengelus tangan suaminya yang melingkar di perutnya


" kamu tidak benci kan sama Abang " tanya Brian


" tidak !!! kami mana bisa benci sama Abang apa lagi Naya tau itu demi kami " ucap Naya lembut

__ADS_1


Brian mencium punggung naya


" ayo Abang bantu gosok punggung mu " Naya mengaguk saja


tidak jauh berbeda dengan Brian, Alex juga membuang kasar nafasnya melihat indah masih tertidur dengan pakaian dari luar tanpa mengganti nya


Alex membuka jas nya dan menyimpan tas kerjanya di sofa


"masih mau tidur " tanya Alex lembut sambil mengelus pipi indah


" hebm "


" bersihkan tubuhmu dulu lalu makan setelah itu istirahat " ucap Alex


" badan ku sakit " ucap indah serak lalu memeluk pinggang suami balok nya itu


" apa kamu habis kerja bangunan " tanya Alex sambil mengelus punggung indah ,indah mendengus saja


" bahkan ini kalah dari orang kerja bangunan " jawab indah ketus


" jika begitu berhenti lah kuliah " ucap Alex datar


PLak


indah kesal bahkan sangat kesal


suami es baloknya itu tidak peka sekali


" siapa yang mengajari mu memukul ku ??? " tanya Alex, dia membantu indah bangun dengan lembut


" penjaga di depan rumah " ucap indah asal


" sejak kapan kamu berbicara dengan mereka " tanya Alex dingin bahkan tatapan nya kini sedang tidak baik² saja


ah indah kau membangun beruang kutub


yang sedang tertidur


" indah mana punya waktu bicara dengan mereka " ucap indah


" lalu ???" tanya Alex lagi


" tadi indah hanya asal bicara " Alex hanya berdecak saja


" jangan lakukan apa pun pada mereka !!!!jika kamu masih ingin melihat mereka berkerja di rumah ini " ucap Alex memperingati indah


" iya suamiku sayang yang sangat ganteng " ucap indah tersenyum paksa


tapi sayang itu hanya angan² saja


memukul nya saja dia sudah seperti tadi


apa lagi mencakar nya,bisa saja dia di gantung di Tiang tangga milik rumahnya itu


padahal Alex belum tentu melakukan itu!!!!!


" ayo mandi dulu, kau membuat anakmu tidak nyaman karena bau badanmu "


sabar batin indah


syukur modnya tidak suka berubah² seperti orang hamil pada umumnya


jika tidak entah lah apa yang akan terjadi pada Alex


" sekalipun aku tidak mandi 2 bulan mereka tetap menyukaiku " ucap indah kesal


" siapa bilang ?? jangan terlalu percaya diri "


Alex langsung mengakat indah menuju kamar mandi


" yaakkk....


" jangan biasakan berteriak " indah menarik napasnya lalu di hembuskan dengan pelan


dia selalu menanamkan dalam dirinya untuk sabar sabar dan sabar


apa lagi punya suami seperti Alex harus punya stok itu lebih banyak lagi


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" kalian ingin liburan ke mana " tanya ayah abbas di sela makan malam mereka


" rumah " ucap mereka serempak


" apa kalian tidak ingin liburan " tanya ayah abbas lagi


jika biasanya orang lain akan liburan bahkan jauh sebelum itu mereka sudah siapkan


" iya tumben !! biasanya ade minta liburan ke sana ke sini " ucap ibu sisil heran


" Ade lagi tidak mod Bu,mau di rumah saja " ujar Raya

__ADS_1


" terus kalau indah sama Naya " tanya ibu sisil


" perut Naya sudah besar Bu,pengap juga cape berat " keluh Naya


" ibu sampai lupa jika kandungan mu sudah mau masuk 8 bulan " ucap ibu sisil


" ah iya tadi ibu sudah belanja keperluan si kembar nanti setelah ini kita bongkar ² sebelum di cuci ,tempat tidur mereka ibu juga sudah pesan kemungkinan Minggu depan akan datang " lanjutnya lagi


Brian dan Naya hanya mengaguk saja


" makasih Bu " ucap Naya


" tidak perlu seperti itu mereka cucu ibu " ucap ibu sisil tersenyum


" indah kenapa tidak mau liburan " tanya ayah abbas


" tidak ada teman, tidak di izinkan juga " indah melirik Alex yang hanya biasa saja


" siapa yang tidak mengizinkan mu " tanya ibu sisil ,indah melirik Alex , sedangkan yang di sindir hanya fokus pada makanan nya


" oh " ucap ibu sisil dia tidak bertanya lebih lanjut lagi


sedangkan ayah Abbas dan pak Mamat hanya tertawa kecil


" memang kamu ingin liburan di mana " tanya raya penasaran


" terserah di mana saja Bali juga tidak papa " ujar indah


" mau ngapain liburan di Bali " tanya Naya


" iya liburan apa lagi " jawab indah


" dia ingin cuci mata !!! di sana banyak bule² ganteng " ucap Raya


" suamiku sudah bule, untuk apa harus jauh² ke Bali " cibir indah kesal


" siapa tau ingin coba yang lain " ucap Naya


" rasanya akan sama tidak akan beda " ujar indah jujur


" memang kamu pernah rasa yang lain " tanya raya lagi


sedangkan yang lainnya hanya fokus pada makanan nya


indah meletakan sendok dan garpu nya lalu menatap Raya


" mereka satu label mana ada beda nya !! lihat lah kulit putih tinggi badan berotot ' ucap indah


" kalau yang itu biar bukan bule, lokal pun ada " ucap Naya


" iya contohnya Kaka Dafa " ucap Raya lagi


" terserah tapi menurut saja mereka sama " ucap indah


" sepertinya dia punya pengalaman dengan bule " ucap Naya ,raya mengaguk


" mungkin dulu dia pernah pacaran dengan bule " ucap raya lagi


" apa kamu pernah pacaran dengan bule " tanya Naya penasaran,indah mengaguk


" gimana " tanya Raya


" apa nya yang gimana !!! biasa saja " celetuk indah


" maksudnya gimana orang nya " tanya raya lagi


" ganteng,manis baik juga " ucap indah polos


Klek


indah,raya dan Naya menelan ludah nya paksa


ketika Alex membanting sendok dan garpu nya


" aku kenyang " Alex langsung pergi meninggalkan mereka begitu saja


" simpan makanan mu dan kejar dia ,kau sudah membuatnya marah " ucap Brian dingin


" iya tuan " ucap indah gugup


" nanti ayah antarkan ke kamar makanan nya " ucap pak Mamat


" iya ayah , permisi " ayah abbas dan ibu sisil tersenyum Mengaguk


" cepat selesaikan makanmu dan masuk kamar "


Naya mengaguk saja


" kan ibu mau bongkar pakaian twins Abang " ucap raya


" besok saja dek,kalian kan masih lelah karena kemarin tidak punya waktu cukup untuk istirahat " ucap ayah abbas

__ADS_1


__ADS_2