Sayangi Aku

Sayangi Aku
meminta solusi


__ADS_3

pagi harinya Ivan sudah berada di perusahaan Brian sedangkan sang pemilik perusahaan belum datang,karena ini masih pukul 7 pagi syukur Irma selalu datang lebih awal,sehingga Ivan bisa menunggu mereka dalam ruangan Brian


setelah menunggu beberapa menit akhirnya yang di tunggu datang juga


" apa yang kamu lakukan di perusahan sepagi ini " tanya Brian saat melihat Ivan dalam ruangan nya


" kamu sudah selesai kan " tanya Alex, Ivan mengaguk


" ada apa " tanya Brian menatap mereka satu persatu


" aku sudah mengambilnya setelah pulang dari apartemen, dan aku sudah mengambil semuanya lalu apa yang harus aku lakukan " tanya Ivan


" serahkan semuanya pada mereka ,sehingga dia bisa hidup tenang tanpa harus bersembunyi lagi " ucap Alex


" lalu bagaimana dengan kehidupan nya ,jika aku serahkan semuanya " tanya Ivan


" setidaknya dia bisa bebas dari mereka , masalah kehidupan kamu bukan orang susah kamu bisa mencari kan di pekerjaan yang bisa membantu hidupnya" ucap Alex


" kalian bahas apa sih " ucap Brian kesal , Ivan menatap Brian lalu menceritakan semuanya dari awal pertemuan nya dengan Anggi hingga amanat ayah buat menjaga Anggi dan mengambil berkas penting mereka dan lain sebagainya


" lalu wanita itu di mana " tanya Brian


" apartemen " jawab Ivan


" selesai kan dengan cepat ,agar dia bisa tenang dan kamu juga bisa berkerja dengan baik lagi tanpa perlu merasa khawatir " ucap Brian


" apa aku perlu memberi tahu tentang ini ,kau takut suatu saat dia akan menanyakan nya " ucap Ivan


" lebih baik kamu cerita ,setelah itu terserah dia mau atau tidak setidaknya kamu sudah mencoba membantunya " ucap Alex


" baiklah ,aku ke apartemen dulu setelah ini aku menemui mereka " ucap Ivan


" sendiri " Ivan menggeleng " ada pengawal " Brian menggaguk


" hati² lah, jika terjadi sesuatu hubungi kami " ucap Alex


" iya makasih aku pamit dulu " ucap Ivan


" iya " ucap mereka


" kamu semalam ke rumah sakit " tanya Brian


" iya tuan " ucap Alex


" kenapa tidak memberi tahuku " ucap Brian


" maaf tuan ,karena sudah jam 10 ,tidak mungkin meninggalkan nyonya muda sendirian " ucap Alex


" jam berapa kamu pulang " tanya Brian


" pukul 2 dini hari tuan " ucap Alex ,Brian hanya mengangguk saja


" jadwal ku apa hari ini " tanya Brian


" ad pertemuan di hotel xx ,setelah itu meeting jam 2 " ucap Alex


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" sayang " raya tersenyum saat melihat kekasihnya masuk di ruangan nya bersama ricko


" Nay ini hadiah boneka yang kamu minta " Naya menerima boneka kelinci ,sesuai keinginan nya ada nama di bagian perut boneka itu


" makasih kak Dafa ,raya kalian terbaik " ucap Naya

__ADS_1


" apa kau suka " Naya mengaguk


" maaf lama datangnya karena aku minta yang baru " ucap Dafa


" tidak papa kak ibu bagus koh makasih iya " Dafa mengaguk


" sayang " raya menatap Dafa " nanti siang aku tidak bisa temani makan siang " ucap Dafa


" kaka sibuk " Dafa menggeleng " tidak tapi ada yang aku urus dengan ricko tidak papa kan " ujar Dafa


" iya kak ,Tidak papa tapi jangan lupa makan siang nantinya " ucap raya


" pasti Sayang ,iya sudah kami tinggal iya mau ke ruangan dulu " ucap Dafa


" iya kak ,makasih iya " Dafa mengaguk


" by sayang " raya hanya mengangguk


" makin romantis saja " ucap indah


" apa sih Nda ,biasa saja " ucap raya menundukan kepalanya kerena malu


" segitunya Ray " ucap Naya,membuat indah tertawa


" sudah diam itu dosennya sudah masuk " ucap raya kesal


" iya² " ucap mereka


" jam berapa kita pulang hari ini " bisik indah


" pulang cepat kenapa " indah hanya menggeleng saja


setelah itu mereka kembali fokus ke depan memperhatikan dosen menjelaskan dengan baik.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


saat sampai di perusahaan dia langsung menuju lantai CEO menggunakan lift yang ada di area parkir khusus untuk petinggi perusahan


" selamat sore kak ,tuan Alex ada " tanya indah


" nona indah, sedang di dalam non,mau saya panggil kan " tanya Irma


" tidak usah Kaka ,apa aku boleh masuk dalam ruangan nya saja " tanya indah hati²


" silahkan non " ucap Irma


" makasih Kak" Irma hanya tersenyum


setelah itu indah masuk dalam ruangan Alex langsung menuju sofa yang ada di ruangan itu ,tidak selang berapa lama Alex masuk dalam ruangan nya


" susah lama dear " indah membalikkan tubuhnya


" baru saja kak ,kenapa " tanya indah


" apa kamu sudah baikan " indah mengaguk " sudah lebih baik " ucap indah


" kamu yakin " indah mengaguk " jangan memakai apa pun iya " ucap Alex


" maksud nya kak. "tanya indah ,Alex menatap indah


" kamu pasti paham apa yang aku maksud " ucap Alex


" iya tidak " Alex tersenyum " anak pintar " ucap Alex

__ADS_1


" tunggu lah di kamar ,aku selesaikan ini dulu kamu istirahat saja dulu " ucap Alex


" iya kak " ucap indah


" Kiss " indah langsung mencium bibir Alex tanpa bertanya ataupun menolak ,karena semua itu percuma


" iya sudah sana masuk " indah mengaguk


setelah kepergian indah ,Alex kembali memeriksa berkasnya nya ,dan kembali ke ruangan Brian karena ada beberapa yang harus di diskusikan dengan Brian.


" kamu sudah selesai kan " tanya Brian


" silahkan di periksa dulu tuan,jika masih ada yang tidak sesuai nanti saya rubah " ucap Alex


" baiklah kita lihat dulu " ucap Brian ,mereka duduk bersisian dan fokus pada berkas yang ada di tangan mereka,sesekali mereka terlihat berdebat ,hingga pukul jam 5 sore baru mereka selesai dengan hasil yang memuaskan


" sampai di sini dulu Lex,nanti besok lagi "ucap Brian


" baik tuan "ucap Alex


" ayo siap² Kita pulang ,Naya pasti sudah lama menunggu kita " ucap Brian


" maaf tuan ,tapi saya harus mengantar indah dulu " Brian menatap Alex


" sejak kapan indah di sini " tanya Brian


" sejak tadi tuan ,setelah pulang dari kampus " ucap Alex


" koh istriku tidak ikut dengannya " tanya Brian


" nyonya muda harus istirahat tuan ,sehingga dia tidak bisa ke sini " ujar Alex


maaf Naya namamu harus selalu aku pakai di saat keadaan seperti ini batin Alex


" iya juga iya, baiklah mana kunci mobilmu " Alex memberikan kunci mobilnya


" kamu pakai mobil Indah kan " tanya Brian


" iya tuan " ucap Alex


" sebelum makan malam , kamu sudah di sana " ucap Brian


" iya tuan " ucap Alex


mereka ke luar bersama ,Alex membukakan pintu itu Brian ,setelah itu mengantar Brian hingga pintu lift tertutup kembali ,lalu dia kembali ke ruangan nya tapi dia melihat Irma masih fokus pada layar laptop nya


" pulang lah ini sudah sore ,nanti besok saja kamu lanjutkan " ucap Alex


" ah iya tuan , terimakasih " ucap Irma sambil mengelus dadanya karena Alex membuatnya kaget


setelah itu Alex masuk dalam ruangan nya dan langsung menuju kamar pribadi nya


" dear " Alex mengelus pipi indah dengan lembut


CUP


" bangun ayo sudah sore " ucap Alex lagi ,indah membuka matanya tersenyum


" sudah selesai " Alex menggaguk " apa kah lama sehingga membuatmu tidur " indah menggeleng


" dear " indah menatap Alex


" Kaka " Alex tersenyum " baiklah " ucap indah

__ADS_1


" yakin " indah mengaguk " makasih dear " ucap Alex


__ADS_2