
Brian turun dari tangga hanya sendirian saja dia menuju meja makan dengan senyum yang tidak pudar
" Lo Naya mana bang " tanya ayah abbas
" kamar " Ucap Brian singkat
" belum bangun " tanya ibu sisil
hebm
" bi nanti antar makanan buat Naya iya " ucap Brian
" iya tuan muda " ucap pelayan
setelah berpamitan pada orang tua nya Brian dan Alex segera ke kantor
" tertawa lah jika ingin " ucap Brian saat mobil sudah jalan
" tidak ,aku hanya bahagia karena bisa tinggal sama ayah lagi " ucap Alex singkat ,Brian hanya mencibir saja
" hari ini mau makan di mana " tanya Alex
" terserah di mana saja " ucap Brian
" baiklah " ucap Alex
Brian mengambil HP nya mencari kontak HP yang ingin dia hubungi
Tut ...Tut...
" belum bangun "
" baru bangun "
" bangun lah nanti pelayan antar makan untuk sarapan mu "
" bilngain nanti saja,jangan masuk kamar ,nanti aku turun sendri "
" apa kamu bisa "
" iya bisa "
Naya menutup sambungan telepon nya sedangkan Brian hanya melihat layarnya setelah sambungan itu putus
" hubungi pelayan jangan masuk dalam kamar ,Naya tidak menyukainya " ucap Brian , Alex langsung mengirim pesan pada ayah nya
" belikan laptop untuk Raya, sudah terlalu lama dia marah " ucap Brian
" baik tuan ,apa sama dengan milik nyonya " tanya Alex
" bedakan warna nya " ucap Brian,Alex hanya mengangguk
" ganti semua pakaian tidur nya " ucap Brian
" Baik tuan ,nanti pihak butik akan mengantar nya " ucap Alex
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Naya bangun saat Brian menelpon nya ,setelah selesai menelpon dia mengumpulkan nyawa sebentar lalu bangun dan duduk sebentar di sisi ranjang
__ADS_1
setelah itu dia masuk dalam kamar mandi merendam kan tubuhnya agar lebih rileks
30 menit air dalam bathup juga sudah dingin Naya sudah merasa lebih baik ,lalu dia ke luar dari kamar mandi ke arah walk in close
dia ke luar langsung membersihkan kamar dan mengganti sprei dengan yang baru, sprei yang lama dia simpan dalam plastik besar dan menyimpannya dekat lemari khusus sprei
dia melangkahkan kakinya menuju balkon kamar duduk sambil mengadahkan kepalanya ke atas sambil tersenyum
" ah tiga hari lagi aku kuliah "gumam Naya
karena perutnya sudah minta di isi Naya berdiri dan ke luar dari kamarnya untuk ke meja makan
" ada yang bisa saya bantu nak " tanya pak mamat
"tidak paman ,hanya mau makan , orang rumah pada ke mana paman " tanya Naya sambil berjalan ke arah meja
" nyonya besar sedang arisan ,tuan besar ada di kamar ,nona Raya di kamar " ucap pak Mamat
" bisa minta tolong panggil kan Raya " ucap Naya sambil mendudukkan bokong nya di kursi
" baik nak " ucap pak Mamat lalu meninggalkan Naya sendrian di temani pelayan
" bibi apa sudah makan " tanya pelayan
" sudah nyonya muda " ucap pelayan itu
" Naya makan dulu iya " ucap Naya
" silahkan nyonya " Naya hanya tersenyum saja
" kenapa " tanya raya saat sudah di dekat Naya
" temani aku makan ,aku bosan sendirian " ucap Naya
" habis ini kita mau ngapain " Tanya Raya
"kamu maunya ngapain " Naya balik bertanya pada raya
" aku terserah ikut saja " ucap Raya
" nonton gimana " tanya Naya
" tidak masalah " ucap Raya
setelah Naya makan mereka masuk dalam kamar raya untuk nonton Drakor kesukaan mereka
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
" maaf tuan sudah waktunya makan siang " Ucap nakex saat masuk dalam ruangan Brian
Brian mengakat kepalanya melihat jam di dinding atas pintu , ternyata benar sudah siang dia terlalu fokus hingga melupakan waktu
" baik lah " ucap Brian langsung berdiri dari duduknya dan mengambil jas nya
" sudah siapkan tempat nya " tanya Brian
" sudah tuan " ucap Alex sambil membukakan pintu pada Brian mereka berjalan ke arah lift khusus untuk mereka
setelah sampai di tempat parkiran mereka masuk dalam mobil dan menuju restoran tujuan mereka
__ADS_1
" laporkan kegiatan di rumah " ucap Brian sambil memegang iPad di tangannya
" nyonya muda sarapan jam 9 selesai sarapan nyonya ke kamar nona muda untuk nonton Drakor kesukaan mereka " ucap Alex
" cih apa dia sukai dari mereka " tanya Brian
" karena mereka imut dan nyonya muda Nona Raya berencana akan nonton konser mereka nantinya dua bulan dari sekarang " Brian langsung melihat Alex " tapi saya tidak menyukainya " ucap Alex lagi
" atur semuanya, siapkan ruangan khusus untuk mereka " ucap Brian
" baik tuan , 2 Minggu lagi ulang tahu nyonya muda " ucap Alex
" hebm siapkan saja makan makan keluarga,dan liburkan Ilham sehari " ucap Brian
" baik tuan " ucap Alex
20 menit perjalanan mereka telah sampai di restoran tujuan mereka, tapi saat masuk dalam Brian mendengar suara yang sangat ingin dia hindari
" suruh masuk di ruangan VVIP aku tidak ingin ada berita yang aneh ,kamu urus semuanya " ucap Brian
" baik tuan ,ikut kami ke ruangan " ucap Alex pada wanita itu
" aku tau kau masih mencintai ku " ucap citra saat sudah dalam ruangan ,Brian hanya diam dan duduk di kursi yang di tarik oleh Alex
" kamu mau makan apa nanti aku siapkan " ucap citra tapi Brian hanya diam karena citra tidak kehabisan akal dia mengambil makanan untuk Brian ,tapi Alex lebih cepat dari nya ,citra menatap tajam Alex tapi akex tidak menghiraukan nya
Alex duduk samping brian dan menyantap makan siangnya ,citra pun ikut makan sekalipun merasa kesal
" sayang habis ini kita ke mall iya, jalan jalan seperti dulu " ucap citra ,Brian masih diam
" sayang " rengek citra manja
" Brian kenapa diam saja sih " ucap citra kesal
prang
Brian melepas sendok dan garpunya dengan kasar lalu menatap citra tajam
" kau membuatku tidak bernafsu hanya sekedar untuk makan " ucap Brian
" sayang aku hanya ingin berduan dengan mu" ucap citra lagi ,sedangkan Alex masih melanjutkan makannya tanpa peduli
" tapi aku tidak ingin jalan denganmu ,aku menyuruhmu memohon bukan ,tapi kenapa sikapmu seolah olah kita punya hubungan ,aku peringatkan padamu kau bukan siapa-siapa jadi kau cukup tahu diri , satu yang harus kau ingat aku sudah menikah " Brian menekan kata terakhir
citra yang mendengar itu kaget dan tidak percaya " tidak mungkin kamu hanya mencintai ku dan kamu hanya bisa menikah denganku " ucap citra sedikit meninggikan suaranya
" rendahkan suaramu saat berbicara " ucap Alex dingin
" diam kau ,kau hanya asistennya suruhan nya "bentak citra ,Alex mengambil jus yang di depannya
byur
Alex menumpahkan gelas jus tepat di wajah citra sehingga pakaian nya ikut terkena jus membuat citra meradang
" kau sudah membangunkan sianga " cibir Brian lalu berdiri di ikuti oleh Alex ,mereka membiarkan citra berteriak dalam ruangan itu
" apa aku selesai kan sekarang tuan " tanya kaex saat sudah dalam mobil
" biarkan saja " Ucap Brian
__ADS_1
" baik tuan " ucap Alex
mereka kembali ke kantor setelah makan siang lebih tepatnya cicip makanan karena makan siang mereka harus terganggu .