Sayangi Aku

Sayangi Aku
traktiran belanja


__ADS_3

setelah selesai makan malam seorang pelayan masuk sambil membawa kotak yang sedikit besar


Raya menatap berbinar pada kotak itu dalam hatinya pasti itu hadiah untuk nya


" ini apa " tanya Raya setelah kotak itu di letakan di depannya


" hadiah untuk nona muda ,permisi " ujar pelayan lalu ke luar dari ruangan itu


dengan cepat Raya membuka kotak itu, dia tersenyum senang saat kotak itu sudah terbuka


" terimakasih hadiahnya Ade suka " ucap raya tersenyum kuda lalu memeluk kunci mobil itu


"iya itu hadiah pertunangan Ade. "ucap Alex


" jika begini terus Ade mau tunangan terus " ucap Raya


" sekalipun Ade lamaran terus hadiahnya hanya itu saja " ucap Brian


" tidak papa, ini saja cukup sangat malah " ucap raya


" padahal hadiah mobil sudah sering Ade dapat " ujar Ivan


" tapi Ade tetap suka " ucap Raya


" iya biar di sumbangkan sama orang " ucap ketus Brian


" hehehehe Abang tau, hanya pinjam koh bang " ucap raya tertawa kecil


" awas saja kalau ada masalah semua fasilitas yang ade pakai sekarang Kaka tarik " ucap Alex


" Ade jamin " ucap raya tersenyum sekalipun dalam hatinya dia ketakutan


" memang siapa yang pakai mobil Ade ??? apa dia tidak punya modal untuk beli mobil bagus " ucap ivan


" teman Kaka bukan orang lain " ucap raya


" teman Ade yang mana ,indah tidak mungkin bahkan suami nya bisa belikan sekalian dengan dealer nya kalau mau, lalu siapa 2 laki² cecukuk itu " tanya Ivan


" ehs mereka punya nama Kaka ,Dafa sama Ricko " ucap raya


" Kaka tidak peduli, apa mereka tidak malu pinjam mobil perempuan cih modal tampang dompet tipis " cibir Ivan


" Kaka ehs selalu saja " ucap raya kesal


" kondisikan muka mu ,bahkan jika Dafa melihat mu mungkin besok malam dia tidak jadi melamar mu sekalipun kamu kaya " ucap Ivan lagi membuat raya semakin kesal


"sudah selesai " tanya Alex


" iya kak " ucap raya


" ayo kita ke mall, biarkan saja itu di situ " ucap Brian


" jangan Ade mau bawa " ucap Raya , mereka hanya diam saja


mereka ke luar dari ruangan itu di mana di luar ada pengawal yang selalu mengikuti mereka


" silahkan tuan " ucap pengawal


hingga pintu lift kembali di buka tidak ada lagi yang bersuara


" bawa mobil ku " ujar Ivan pada salah satu pengawal


" baik tuan " ucap pengawal


Ivan ikut naik mobil yang di bawah Alex ,dan dia yang akan mengemudi


dan di sampingnya Raya yang duduk sedangkan di belakang Brian dan Alex


" Kaka tambahin uang belanjaan nya iya " tanya Raya memohon pada Ivan


" tidak itu sudah cukup ,atau mau di kurangin " tanya Ivan balik ,membuat raya panik

__ADS_1


" tidak, iya sudah cukup " putus Raya sedangkan Tiga manusia itu hanya diam saja seperti patung


Brian melemparkan HP nya pada Alex


Alex langsung menerima HP Brian dan menelpon Naya


tutttt....Tutt...


" iya Abang " Alex mengaktifkan pembesar suaranya


" sudah makan " tanya Brian


" iya sudah bang ,ini lagi duduk di kamar sama indah


" susu " tanya Brian lagi


" sudah juga ,Abang tenang saja diner saja yang tenang ok " ucap Naya


" apa ada yang mau kamu pesan, kita mau ke mall " tanya Brian


" dalaman....


" ada Ivan dan Alex " potong Brian ,Naya langsung diam tidak lagi melanjutkan ucapannya


" Kaka ,indah mau bicara " lanjut Naya lagi


" mas " panggil Indah


" hebm "


" tidak usah beli martabak iya ,tadi ayah sudah belikan " ucap indah, saat pak Mamat tahu indah mengidam makan martabak ,pak Mamat langsung menyuruh pelayan untuk membeli kan nya


" lalu "


" belikan boneka boleh " tanya indah lirih


" itu saja "


" boneka beruang yang besar iya " Ucap indah


"tunggu di rumah di kirim kan " ucap Brian


" iyaa terimakasih Abang "


" tutup telepon nya " ujar Brian, Alex langsung menutup teleponnya


sedangkan Ivan di depan hanya menggeleng saja ,dua manusia itu tidak ada bedanya sama ² batu


setelah menempuh beberapa menit kini Merekah telah sampai di mall


Brian dan Alex tersenyum kuda melihat semangat Raya jika sudah di ajak ke mall


dan ini untuk pertama kalinya mereka menemani nya Belanja biasanya mereka hanya memantau saja dari pengawal yang mengikuti nya


" Ade mau belanja apa dulu " tanya Alex


" tas " mereka mengikuti saja langkah Raya sedangkan pengawal sudah siap sejak tadi sebelum bos mereka datang


para pengujung mall berteriak histeris bahkan ada yang teriak ingin di jadikan istri oleh salah satu mereka


" pilih lah " ucap Brian, lalu mereka duduk di sofa sambil menunggu Raya


Alex menaikan tangannya,sehingga pelayanan toko datang mendekati nya


" ada yang bisa saya bantu tuan " ucap pelayan ramah


" berikan tas terbaru " ucap Alex


" baik tuan " ucap pelayan lalu meninggalkan mereka


" apa ini bagus " tanya raya meminta pendapat

__ADS_1


" hebm "


" Ade ambil ini iya " tanya Raya lagi


" hebm "


raya mendengus kesal ,percuma tanya sama mereka batin Raya


" Carikan sepatu wanita no 38 sepatu keluaran terbaru " ucap Brian


" baik tuan " ucap pengawal lalu meninggalkan toko itu mencari yang di pesan bos nya


" maaf tuan " Alex melihat pelayan membawa tas yang di maksud tadi




" kiri " ucap Alex


" baik tuan " ucap pelayan


" bungkus saja dua²nya " ucap Ivan


" baik tuan, permisi " ucap pelayan


" untuk dia " Ivan hanya mengangguk saja


" Abang " Brian menatap Raya


" Ade mau tas yang di beli Kaka " ucap Raya manja


" cari yang lain atau tidak sama sekali " ucap Alex


" tapi kan itu ada dua " ucap Raya


" dua²nya di ambil " ucap Brian


" kan itu sama saja Kaka ,hanya beda warna " ucap raya


" satu punya Ivan " raya menatap Ivan


" untuk siapa " Ivan hanya menaikan bahunya


" waktu Ade 5 menit jika lewat kita pulang. "ucap Brian , Raya langsung berlari mencari yang ingin beli sekalipun di ruangan walk in close nya sudah penuh dengan semua barang nya tas,sepatu,sendal ,baju dll


Alex menyerahkan kartu Balck card pada pengawal nya untuk membayar yang mereka beli tadi termaksud belanjaan raya


setelah menunggu 35 menit akhirnya semuanya telah selesai raya sudah menenteng beberapa paper bag


" sudah semua " raya mengaguk


" kita pulang " ucap Brian, raya mengaguk lalu menggandeng tangan Ivan


Ivan mencium kepala Raya lalu tersenyum


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" kita tidur saja menunggu mereka lama ,aku sudah ngantuk " ucap naya


" aku juga Nay, aku turun dulu iya " ucap indah


" tidur di sini saja " ucap Naya menahan tangan indah


" tapi ....


" aku tidak bisa tidur sendiri sudah terbiasa tidur dengan Abang " indah menatap Naya


" sudah ayo " ucap Naya lagi karena indah hanya diam saja


akhirnya indah naik ke atas tempat tidur menemani Naya tidur karena memang dia juga sudah sangat mengantuk

__ADS_1


baru saja bertemu bantal dua wanita hamil itu sudah memasuki alam mimpi mereka


entah lah apa nanti yang di pikirkan suami mereka tapi untuk sekarang mereka hanya ingin tidur karena lelah menunggu mereka


__ADS_2