Sayangi Aku

Sayangi Aku
kuliah pertama


__ADS_3

" apa kamu sudah siap " tanya Brian


" sudah " ucap naya ,Brian melihat penampilan Naya pundaknya sedikit terbuka


" ganti pakaian yang tertutup " ucap Brian sambil menatap Naya


" tapi ini....


" ganti atau tidak kuliah sama sekali " Naya masuk dalam ruangan walk in close mengganti pakaian yang sesuai keinginan Brian


" apa masih mau ganti lagi " tanya Naya saat sudah ke luar dari ruangan walk in close


" sempurna " ucap Brian lalu mencium bibir istrinya


" ehs kenapa di cium " ucap Naya


" terlalu merah aku tidak suka " ucap Brian sambil menyapu bibir Naya dengan ibu jarinya


" sudah ayo ke luar mukanya biasa saja tidak usah seperti itu " ucap Brian sambil menggenggam tangan Naya mereka turun untuk sarapan


sesampainya di meja makan Naya langsung mengambilkan Sarpan untuk Brian


lalu mereka mulai sarapan nya


" kalian di antar sopir kan " tanya ayah abbas di sela makannya


" Raya bawah mobil yah " ucap Raya


" Alex sudah mengurusnya selama kuliah kalian pakai sopir " ucap Brian dingin


" Abang ...


" habiskan sarapanmu " ucap Brian tegas


Raya kembali makan kenapa harus pakai sopir kemarin kemarin dia pakai mobil sendiri


" kalau Ade bawah mobil Naya sama siapa " tanya ibu sisil


" kan sama Raya Bu " ucap Raya lagi


" sudah ikutin saja perkataan Abang mu " ucap ayah abbas


Raya melihat Alex yang tenang dengan makanannya tanpa memperdulikan mereka yang lagi berdebat


" makan lha " ucap Alex dingin tanpa melihat lawan bicara nya , Raya hanya mencibir saja


selesai sarapan mereka ke luar dari rumah setelah berpamitan pada orang tua mereka


di luar sudah ada sopir yang menunggu mereka


" aku berangkat kerja dulu ,hati hati nanti di kampus langsung pulang kalau sudah selesai jangan keluyuran " ucap Brian lalu mencium kening dan bibir Naya


" ada Raya " ucap Naya lirih


" biasa saja sudah sering juga " ucap Raya ambigu


" kamu sering ciuman sama siapa " tanya Brian menatap Raya


" astaga nonton Drakor Abang " ucap Raya sambil menatap jengah pada Abang nya


" awas kamu macem-macem ,kamu tau kan Alex gimana " ucap Brian


" iya sangat tahu bahkan sangat sekali " ucap Raya


" iya sudah Naya ke kampus dulu " ucap Naya sambil mencium punggung tangan suaminya


setelah itu mereka masuk dalam mobil masing-masing


" maaf karena aku kamu dag bisa bawah mobil sendiri " ucap Naya pada raya


" sudah tidak papa " ucap Raya


" nanti aku bilangin sama Abang semoga saja dia mau " ucap Naya sambil melihat Raya


" sudah tidak Papa, ini juga lebih bagus jadi aku dag cape nyetir lagi " ucap Raya

__ADS_1


" kamu serius " tanya Naya , Raya hanya mengangguk saja


" jangan biarkan dia mendekati istrikunatau Raya " ucap Brian


" semua sudah di atur " ucap Alex


" jangan biarkan siapa pun dekat dengan istri ku" ucap Brian lagi


" mereka akan berkerja dengan baik jika itu membahayakan mereka " ucap Alex


" hebm "


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" apa kamu sesenang itu " tanya Raya saat melihat wajah Naya tersenyum lebar


" sangat Ray "ucap Naya


" sekalian saja kamu tinggal di sini kalau senang, ayo turun nanti kita telat " ucap Raya sambil menggenggam tangan Naya


" makasih pak " ucap Naya sebelum ikut turun dari mobil ,sopir hanya tersenyum saja


" ah welcome Dunia impian Naya " ucap naya sambil memejamkan mata dan menarik napas lalu di hembuskan nya


" lebay bangat ini anak ,ayo " ucap raya sambil menarik tangan Naya


tanpa mereka sadari sedari tadi ada sepasang mata yang melihat mereka saat mulai turun dari mobil, karena dia juga baru turun mobil


" kita ketemu lagi queen " ucap nya sambil tersenyum lalu melangkah kan kakinya ke ruangannya


" gimana kamu suka" tanya Raya


" kita duduk bagian belakang aja iya ,karena kamu suka ketiduran " ucap Naya


" apa kamu tidak papa " tanya Raya


" tidak papa dari pada di hukum karena ketahuan kaya saat SMA mau " ucap Naya ,raya menggeleng kan kepalanya


lalu Naya menarik Raya untuk duduk di kursi belakang mereka bertukar cerita seolah orang yang sudah lama tidak bertemu padahal tiap hari mereka bertatap muka


karena ini hari pertama mereka jadi dosen hanya masuk untuk memperkenalkan diri setelah itu dosen ke luar


ruangan itu seketika riuh seperti pasar ,mereka saling berkenalan satu persatu


" hai kenalkan aku indah " ucap nya sambil tersenyum dan mengarahkan tangannya pada Naya dan Raya


" kenalkan aku Raya dan ini Sabahat ku Naya " ucap raya tersenyum


" kita bisa berteman kan " ucap indah


" pasti nya " ucap Naya


" terimakasih " ucap indah, dia duduk depan raya dan Naya


mereka bertukar cerita sesekali mereka tersenyum bahkan mereka langsung akrab seperti sudah berteman lama


" ke kantin yuk " ucap Raya


" apa kamu sudah lapar " tanya Naya


" apa harus aku lapar baru ke kantin kan bisa makan camilan saja " ucap Raya


* iya sudah ayo " ucap indah sambil menarik tangan Naya ,mereka pun berjalan ke arah kantin


ternyata di sana sudah banyak orang padahal belum waktunya makan siang ,saat raya Naya dan indah masuk semua mata tertuju pada mereka seolah mereka tidak melihat itu mereka hanya duduk sambil melihat menu yang ada di meja mereka


" mau pesan apa " tanya indah


" entah lah soalnya aku masih kenyang " ucap Naya


" kaya enak makan bakso atau mie ayam " ucap Raya


" ok berarti bakso iya " tanya indah


" deal " ucap raya dan Naya, indah pun memanggil seseorang untuk membelikan pesanan mereka

__ADS_1


" mereka siapa " tanya Raya


" jangan besar besar nanti di dengar orang dia bodyguard yang menjaga ku" Ucap indah


Naya dan Raya saling melihat " apa kamu tidak keberatan berteman dengan kita " tanya Naya


" tidak ,bagiku semuanya sama tidak ada yang lebih " ucap indah


" apa kau yakin " tanya Raya , indah mengaguk


" aku cuma cari yang tulus ,dan aku lihat kalian seperti nya tulus " ucap indah


" kenapa kau bisa yakin " tanya Naya


" karena saat kalian masuk kelas kalian hanya diam saja tanpa menghiraukan orang lain, yang artinya kalian enggan untuk memperdulikan orang lain selama itu tidak menggangu kalian benar kan " tanya indah


" kau seperti Senayan " ucap Raya membuat mereka tertawa.


tidak lama pesanan mereka datang


" Kaka pesan saj sekalian duduk di sini bersama Kami saja " ucap indah


" tapi nona


" sudah tidak papa ,kenalkan ini teman indah raya dan Naya ,dan raya Naya kenalkan ini kakak ku yang selalu menjagaku sejak masuk SMA namanya Ester " ucap indah


" salam kenal kak,semoga kita bisa berteman " ucap Naya


" iya Nona " ucap Ester


" panggil Naya saja dan ini Raya " ucap Naya


" baik lah " ucap Ester


" Kaka pesan sudah makanannya nanti kami tunggu " Ester pun bergegas pergi memesan makanan untuk nya


" siapa yang traktir ini " tanya Raya


" kita putar botol kosong ini ,di mana dia berhenti itu yang bayar gimana " ucap Naya


" ok siapa takut " ucap indah lalu mereka tertawa kecil


" kau semakin manis queen saat tertawa seperti itu " ucap seorang yang dari tadi memperhatikan ke tiga wanita itu


" Lo kenapa daf senyum senyum " ucap temannya


" tidak papa rik " ucap Dafa


" apa kamu yakin " tanya Ricko


" sangat yakin " ucap Dafa


" kamu lihatin siapa sih dari tadi " ucap Ricko sambil mengikuti pandangan Dafa


" apa kamu menyukai mereka " tanya Ricko


" sudah makan ayo baru balik kelas " ucap Dafa , Ricko hanya mengangguk saja


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" Lex " panggil Brian


" iya tuan " ucap Alex


" apa yang mereka lakukan " tanya Brian


" mereka lagi di kantin tuan bersama temannya " Brian melihat Alex


" mereka memiliki teman wanita yang baru mereka kenal teman satu ruangannya anak dari tuan Bakrie pendiri perusahaan Bakrie Corp anak ke dua nya mereka seumuran indah Putri Bakrie " ucap Alex


" apa dia tidak berbahaya kenapa mereka cepat sekali mempunyai teman " tanya Brian


" tidak tuan, untuk sementara mereka baik baik saja ,bahkan dia juga memiliki bodyguard wanita yang selalu mengikutinya tapi bagi nya wanita itu Kaka untuknya " ucap Alex lagi


" iya sudah baikan saja mereka jika mereka bisa berteman dekat " ucap Brian

__ADS_1


" baik tuan " lalu mereka melanjutkan lagi pekerjaan mereka


__ADS_2