Sayangi Aku

Sayangi Aku
hari H


__ADS_3

hari yang di tunggu² akhirnya telah tiba di mana hari ini Alex akan mengucapkan janjinya di hadapan semua keluarga nya untuk menjadi kan indah istri nya yang sah


kini indah sedang di rias di temani Naya dan Raya sebagai sahabat dan ipar


" kamu baik² saja kan ,mau sesuatu " tanya Naya


" bisa minta tolong jus jeruk " Naya mengaguk


" aku saja " ucap Raya


" makasih " raya hanya tersenyum lalu berjalan ke luar mencari pelayan hotel


" kamu mual " indah mengaguk " sekarang " tanya Naya


" masih bisa tahan " Naya melihat ke arah perias " Kaka bisa berhenti sebentar ,indah mau ke kamar mandi " perias itu berhenti sejenak


" baik nyonya " Naya membantu indah berdiri tapi indah menahan lengannya


" kamu duduk saja ,aku bisa koh " Naya mengaguk " hati² " indah masuk dalam kamar mandi dan mengeluarkan yang sejak tadi dia tahan ,setelah selesai dia mencuci mulutnya hingga bersih dan kembali ke luar


" sudah " indah mengaguk lalu melanjutkan riasan nya


sedangkan di kamar lain di lantai tertinggi mereka senang mengobrol siapa lagi kalau bukan Brian Alex dan Ivan


" apa kamu tegang " tanya Ivan


* tidak " sanggah Alex " mulutmu pintar sekali bohong bahkan kamu keringatan " cibir Ivan


" diam lah Van ,kamu belum tau saja apa yang aku khawatir kan " ucap Alex berdiri sambil berjalan mondar mandi


" duduk kamu membuatku sakit kepala " ucap Brian ,tapi Alex masih saja mondar mandir


Brian dan Ivan membiarkan Alex dan mereka memilih ke luar dari ruangan itu menuju balkon kamar


setelah menunggu beberapa waktu kini sudah pukul 9 pagi ketukan pintu membuat mereka menatap ke arah pintu


tok ......tok....


Ivan membuka pintu nya lalu menatap orang yang ada di depan pintu


" maaf tuan, ini sudah jam 9 sudah di tunggu di bawah penghulu juga sudah siap " Ivan mengagguk lalu kembali masuk


" ayo semua sudah siap " ucap Ivan ,Brian menepuk punggung Alex begitu juga Ivan


" siap " Alex menanggung " ayo kita turun


" jangan tegang tarik napas lalu hembuskan ,tarik lagi hembuskan " Alex mengikuti semua yang di ucapkan Ivan hingga mereka sampai di ballroom


di sana sudah banyak keluarga yang hadir ,karena ini hanya akad jadi agak tertutup karena mereka ingin saling berbagi kebahagiaan


Brian menuntut Alex duduk di kursinya setelah itu dia duduk belakang Alex begitu juga dengan Ivan di mana keluarga Brian sudah berada di setho juga


ayah indah tersenyum menatap Alex yang terlihat tegang


" rileks saja iya ,ah iya ayah Lupa maharnya apa " Alex mengeluarkan kertas kecil


ayah indah membuka nya setelah itu menatap Alex bahkan dia susah menelan ludahnya setelah itu kembali menatap kertas itu .

__ADS_1


" ada apa ayah " ayah indah menggeleng saat mendengar ucapan fajar membuat yang lainnya ikut penasaran dengan mahar yang di berikan alex


" bisa kita mulai " tanya penghulu


" iya pak " ucap mereka serempak


" mau di wakilkan atau bapak yang Lakukan " tanya penghulu menatap ayah indah yang duduk di kursinya


sedangkan kursi samping nya ada ayah Abbas dan di depan ayah Abbas, ayah nya Ivan


" saya lakukan sendiri " ucap ayah indah


" baik silahkan " ayah indah menjabat tangan Alex begitu juga sebaliknya


" bismillah " ayah indah menarik napasnya panjang


" saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Gabriel Alex Candra binti Mamat Hidayat dengan anak saya bernama indah Putri Bakrie binti Bakrie dengan mas kawin sebuah hotel bintang Lima, masion dan uang tunai 70.073,50 US$ di bayar tunai " ucap ayah indah


" saya terima nikahnya dan kawinnya indah Putri Bakrie binti Bakrie dengan mas kawin tersebut , tunai " ucap Alex dalam satu tarian napas


" bagaimana saksi " tanya penghulu


semua orang masih terdiam mendengar mahar yang di berikan alex pada indah ,bahkan di luar ekspektasi mereka


" bagaimana " tanya penghulu lagi


" SAH " teriak ayah Abbas Brian dan Ivan seketika kesadaran mereka mereka kembali tersadar dan mengatakan SAH


Alex bernapas lega ,setelah itu penghulu membaca doa


sedangkan dalam ruangan Naya dan indah melongo mendengar mahar yang di berikan alex


" mempelai wanitanya sudah bisa di bawa ke sini " ucap penghulu


" tarik napas hembuskan " ucap Naya ,seketika pintu besar terbuka


Raya dan Naya , menggiring indah ke luar dari ruangan itu dan tak jauh dari mereka ada Siska dan juga ibu indah


Alex menatap kagum pada indah yang kini sudah sah menjadi istri nya ,bahkan tanpa dia sadari indah sudah duduk di sampingnya ,begitu juga Naya dan Raya yang sudah duduk di samping Brian


plak


" nanti lagi menatap nya "Alex mendengus kesal lalu menatap tajam Ivan yang hanya di balas senyuman


setelah itu mereka menandatangani berkas pernikahan mereka ,lalu memasang cincin di jari manis tangan kanan mereka , indah mencium punggung tangan Alex , sedangkan Alex mencium kening indah .


setelah itu mereka melakukan sungkeman pada orang tua mereka


Alex yang biasanya terlihat kuat dan tidak takut apa pun kini menitihkan air matanya saat menatap ibu Sisil yang menggantikan ibunya setelah kepergian nya


Alex hanya memeluk nya tanpa berkata apa pun dan itu membuat Siska Brian Ivan serta raya ikut menangis


" makasih " hanya itu yang ke luar dari mulut Alex


" tidak perlu berterimakasih kasih ,karena itu lah yang akan di lakukan seorang ibu demi anaknya bahagia " ucap ibu sisil ,Alex melepaskan pelukannya lalu mencium kening ibu sisil cukup lama setelah itu menghapus air mata ibu sisil dan tersenyum


kini giliran ayah Abbas ,Alex diam sejenak setelah itu dia menundukkan kepalanya pada lutut ayah Abbas ,ayah Abbas mengelus pelan kepala Alex dengan lembut mereka tidak mengatakan papa hanya menyalurkan semuanya lewat tindakan

__ADS_1


Alex menatap ayah kandung nya ,lalu memeluknya dengan erat " makasih sudah menjadi ayah sekaligus ibu buat aku dan Siska ,maaf jika Alex belum bisa menjadi yang terbaik buat ayah makasih selalu berada di samping kami setelah kepergian ibu makasih tetap baik² aja sekalipun itu tidak ,makasih " ucap Alex setelah itu dia mencium kaki pak Mamat dan itu tak lepas dari pandangan semua orang ,bahkan mereka ikut meniti kan air matanya sekuat² nya Alex dia hanya anak biasa seperti yang lainnya bahkan dia tidak malu mencium kaki ayah nya di hadapan orang banyak


" kamu sudah menjadi kebanggaan kami, terus lah sehat jaga lah keluarga mu dengan baik " ucap pak Mamat saat mengakat tubuh Alex dan memeluk nya ,Alex hanya mengangguk


setelah pelukan mereka selesai kini tiba saatnya indah di hadapan mertuanya


" ayah " pak mamat tersenyum sedangkan Alex menunggu indah " ayah tidak meminta papa ,ayah hanya meminta tetap sehat agar seperti sekarang " indah mengaguk " makasih sudah menerima indah dan makasih sudah menyayangi indah juga " pak Mamat hanya tersenyum


lalu Alex menuntun indah untuk menghadap orang tua nya


" ayah....


" jangan katakan apapun, ayah cuma meminta hiduplah dengan baik, saling berpegangan bersama jika ada masalah selesaikan dengan baik ,kamu kepala rumah tangga jadi bimbing lah istri mu dengan baik " Alex menggaguk,ayah melihat indah tersenyum " Ade sekarang sudah jadi istri jangan bersikap manja lagi tanggung jawab Ade sudah besar jadi istri yang baik iya " ayah memeluk indah lalu mencium kening nya lama " anak ayah sudah besar sekarang " ucap ayah sambil mengelus pipi indah karena sudah basah


ibu hanya memeluk Alex begitu juga indah cukup lama " maaf ibu jadi cengeng padahal kalian masih tinggal di sini dan akan sering melihat kami ,ah anak ibu sekarang sudah besar jadi lah istri yang banyak dan ibu yang baik kelak untuk anak² mu ,begitu juga Alex iya " ucap ibu lembut mereka berdua mengaguk


setelah selesai sungkeman kini semua keluarga memberi selamat pada pengantin baru .


kini mereka berkumpul bersama untuk makan siang bersama di meja yang besar


" mau makan yang lain " bisik Alex ,indah menggeleng


" nanti saja bisik² nya ini masih siang * goda Ivan


"apa Abang sudah tidak tahan " goda fajar


" sepertinya begitu, di tunda dulu nak ,ini masih siang kasian indah nantinya " timpal ayah abbas yang ikut menggoda Alex


" Kaka " Alex hanya mengelus punggung indah " makan saja anggap mereka tidak ada " ucap Alex ketus membuat mereka tertawa kecil


setelah selesai makan mereka semua kembali ke kamar masing² ,kini indah berada di kamarnya sendiri yang sejak kemarin di tempati


"sini aku bantu " indah hanya mengangguk karena memang dia lelah


" Kaka " Alex menatap indah " kenapa hm " tanya Alex


" pusing " Alex mencium kening indah yang kini jadi istrinya


" ayo aku bantu bersihkan wajahnya " indah menggeleng " Kaka mandi saja aku bersihkan ini dulu baru Kaka istirahat " ucap indah


" tapi ...


" Kaka mandi saja " ucap Indah


" baiklah " Alex masuk dalam kamar mandi sedangkan indah membersihkan make up nya hingga bersih


setelah menunggu beberapa saat Alex ke luar ,lalu indah yang masuk dalam kamar mandi


" Kaka kenapa tidak pakai baju " tanya indah saat sudah ke luar


" pakaian ku di atas dear ,nanti sebentar aku ke sana " indah hanya mengangguk


" sini kita istirahat " indah mendekati Alex


"mau di urut " indah menggeleng " Seperti ini saja ini lebih baik " ucap indah sambil memeluk Alex dengan erat sedangkan wajahnya berasa di dada Alex bahkan indah membuka bathrobe Alex sedikit


" maaf " Alex hanya tersenyum " istirahat lah " ucap Alex

__ADS_1


Alex mengelus perut istrinya " istirahat lah nak ,papa bersama kalian " ucap Alex lalu mencium kening indah


__ADS_2