Sayangi Aku

Sayangi Aku
taman bermain


__ADS_3

kandungan Naya sudah memasuki usia tiga bulan,mual muntah kini tidak di rasa lagi walaupun hanya sesekali saja begitu juga dengan mengidam dia tidak terbangun lagi malam hari hanya ingin makan.


pagi sudah sudah mulai datang ,sedangkan di kamar besar itu sepasang suami istri masih betah dalam selimut tebal dan saling memberi kan kehangatan, pacaran Sinar matahari yang memasuki celah jendela mereka membuat sang istri bangun, dia membuka matanya melihat wajah suaminya yang tampan dia tersenyum lalu mencium sekilas bibir suaminya


" apa kau sedang menggoda Ku " ucap Brian dengan suara serak


" Abang sudah bangun " Brian mengaguk


" Abang jalan jalan boleh kan weekend " Brian membuka matanya menatap istrinya


" sama siapa " tanya Brian


" sama Abang,mau sama siapa lagi ,ajak Raya sama Kaka boleh kan " Brian hanya mengangguk saja


"iya sudah ayo bangun ,Kamu harus sarapan nanti dia kelaparan " ucap Brian sambil mendudukkan dirinya di tempat tidur


" iya Abang " ucap Naya ,lalu masuk dalam kamar mandi di susul oleh Brian


Naya hanya melihat nya saja ,karena itu sudah hal biasa baginya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" Raya kamu sibuk tidak " tanya Naya sekarang mereka sedang di meja makan untuk sarapan


" tidak kenapa " tanya Raya sambil menatap Naya


" kita jalan mau " Raya mengaguk


" sama Abang sama Kaka " ucap naya lagi


" serius " ucap Raya dengan mata berbinar


" kenapa Ade bahagia sekali ,lagi nyusun rencana mau beli ini itu " tanya Alex


Raya tersenyum " Kaka tau saja " Ucap Raya


"pakai uangmu sendri bukannya Kaka sudah transfer " ucap Alex


" pelit " ucap raya kesal


" bukan pelit tapi kamu yang matre Ray " ucap Naya


" kaya kamu tidak saja" ucap Raya


" memang tidak " ucap naya


" cih lalu apa namanya jika bukan matre biar sudah di kasih kartu masih minta jajan sama Abang terus kalau jalan masih saja Abang yang bayar " ucap Raya


" itu sudah kewajiban nya ,lagian kata Abang kalau bukan Naya yang habisin siapa lagi ,makanya Naya saranin cari suami yang banyak uangnya kaya abang,aku jamin hidupmu enak " ucap Naya tersenyum


" cih apa kau bahagia sekarang " tanya Raya


" sangat ,suami tampan ,kaya ,banyak uang ,terus terkenal di mana mana, siapa coba yang tidak bahagia " ucap Naya bangga ,Brian hanya tersenyum saja melihat kejahilan istrinya yang suka meledek adiknya


" ayah cariin Ade calon suami yang lebih kaya dari Abang " ucap raya memelas


" adek makan dulu " ucap Alex


" Kaka ehs menyebalkan " ucap raya kesal sambil menatap Naya ,yang tersenyum


" sayang makan yang benar " Ucap brain lembut


" iya sayang " ucap naya manja , Raya hanya mencibir saja ,ayah, ibu ,Alex dan pak Mamat hanya menggeleng saja karena ini sudah hal biasa bagi mereka jika Naya dan Raya tidak berdebat


" nanti jalan Sama indah iya " Alex langsung menatap Raya


" tidak usah " jawab Alex


" ehs Kaka ini ,dag papa iya kan Naya " Naya menggaguk


" itu Naya saja mau " ucap Raya


" terserah " ucap Alex ,Brian hanya tersenyum sebenarnya dia curiga dengan mereka berdua tapi dia belum mendapatkan bukti papa


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" kita mau ke mana dulu " tanya Brian saat sudah berada dalam mobil


" jemput indah dulu " ucap Raya


"ketemu saja di tempat tidak usah jemput " ucap Alex


" Raya bilang nya jemput " Alex hanya membuang nafas kasar


" iya kita ke sana,suruh dia tunggu di luar " ucap Alex


" iya kak " Ucap Raya


" kamu kenapa Lex " tanya Brian


" tidak kenapa Napa " ucap Alex


" kamu punya masahlah sama indah " tanya Brian

__ADS_1


" iya ini, Kaka dari tadi kalau bahas indah kesal saja bawaan nya " ucap raya


" Kaka Alex lagi PMS " Ucap Naya


" PMS " beo Brian dan Alex


" datang bulan " ucap Raya tertawa kecil


" Kaka cuma malas saja " ucap Alex


" karena apa " tanya Raya


" tidak papa , pengen jalan sama kalian saja " ucap Alex sekenanya


" cih " cibir Brian


" nak itu indah Kak" ucap raya menunjuk indah yang menunggu di luar pagar,saat mobil berhenti Raya turun dari mobil mendekati indah


" ayo,maaf kamu harus nunggu di luar " ucap Raya


" tidak papa ,memangnya kita mau ke mana " tanya indah


" jalan jalan saja ,kamu di depan iya aku di belakang " indah hanya mengangguk saja karena belum sadar dia mengira hanya mereka bertiga


indah masuk dalam mobil lalu memasang sabuk pengaman nya ,sedangkan Raya sudah duduk di belakang juga


" indah " panggil Naya ,indah berbalik dia melihat Brian, sedetik kemudian dia melihat orang yang di sampingnya ,indah menelan ludahnya paksa sambil menutup mulutnya


" maaf tuan saya tidak sadar jika ada kalian " ucap indah kikuk


" hebm "


" duduk yang benar " ucap Alex dingin lalu menjalankan mobilnya


"I..iya tuan " ucap indah gugup


" Kaka jangan membuatnya takut " ucap raya sambil tersenyum,Alex diam saja


" kamu kenapa indah " tanya Naya


" ah tidak papa Nay " ucap indah tersenyum paksa


" kita ke mall gimana " tanya Raya


" tidak mau ,kita ke taman bermain saja " ucap Naya


" ngapain di sana sayang " tanya Brian


" tapi kamu tidak boleh aneh aneh iya ingat " Naya mengaguk


" di mall juga ada mainan " ucap raya


" tapi aku nya maunya di taman bermain " ucap Naya


" bilang saja kamu takut nanti aku minta beli sama Abang " ucap Raya


" tidak,kamu mau kan Nda " tanya Naya


" boleh Nay" ucap indah


" itu kamu dengar indah saja mau " raya hanya bisa diam sambil mencibir


setelah menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai di taman bermain, Brian memakai kan masker pada istrinya dan Raya memakainya sendiri hanya indah yang tidak memakainya


" ini pakai " ucap Alex ,indah menatap Alex


" tutupi wajahmu banyak orang di luar " indah mengaguk saja lalu mengambil masker yang ada di tangan Alex


" makasih tuan " Alex hanya diam


" ayo kita turun ,terus beli tiket nya " ucap Naya


" sudah ada sayang " ucap Brian ,Naya hanya mengangguk saja


kini mereka sudah berada dalam taman mereka juga sudah memakai gelang khusus bagi yang sudah masuk di situ


" kita mau main apa dulu " tanya Raya


" terserah kamu mau main apa Nda " tanya Naya


" aku temani saja di sini iya " ucap indah ragu


" kamu takut " tanya Raya ,indah menggeleng


" lalu" ucap Naya


" tidak ayo kita main " ucap indah


" sayang kamu yakin " Naya menggaguk


" kita main yang aman saja iya" Naya mengaguk lagi


" kita Naik itu bianglala" ucap Naya sambil menunjuk bianglala ,indah menelan ludahnya

__ADS_1


" kamu serius ,nanti kamu kenapa Napa Lo itu tinggi " ucap indah beralasan


" tidak apa itu aman ,kan cuma mutar mutar saja


" iya sudah kita ke sana " ucap Brian


"raya di sini saja iya ,kan tidak mungkin Raya Sendiri nanti berat sebelah kalia saja yang naik " ucap raya saat sudah di dekat bianglala


" kamu saja yang naik iya Ra aku saja yang di sini " ucap indah


" tidak usah kamu saja " ucap Raya lagi


" Kaka sama indah kan " tanya Naya


" iya sudah ayo naik" ucap Brian sambil menggegam tangan Naya ,indah yang masih bingung kaget saat Alex menarik tangannya untuk masuk


" tu...tuan " ucap indah


"kamu takut " indah menggeleng


" iya sudah diam saja " indah mengaguk


saat bianglala sudah di atas ,indah menutup matanya tidak berani menatap sekelilingnya,Alex melihat indah yang sudah keringat


" kamu baik baik saja " indah mengaguk


" buka matamu " indah menggeleng ,Alex berdiri mendekati indah membuat bianglala bergoyang sehingga indah berteriak


" hei tenang , kamu kalau takut jangan di paksa kan " ucap alex sambil berjongkok di depan indah dan menggegam tangan indah


" tidak enak sama Naya " ucap indah lirih


" sudah tidak apa ,kamu buka mata saja " indah membuka matanya secara perlahan ,lalu dia menutup lagi


" kenapa ngidam nya yang ekstrim kaya begini sih " ucap indah kesal ,Alex hanya tersenyum


" sudah ayo ke luar " indah membuka matanya bernapas lega mereka ke luar dari dalam bianglala begitu juga dengan Brian dan Naya


"mau ke mana lagi " tanya Raya


" komedi putar " ucap Naya


" kalian saja iya " Naya mengagguk


lalu mereka bergi mendekati komedi putar ,Alex dan Brian Hanya melihat mereka saja tanpa ikut naik , Raya membuka cameranya sambil berfoto dengan indah dan Naya


setelah mereka menaiki komedi putar mereka berkeliling lagi mencari apa yang mereka ingin naik lebih tepatnya keinginan Naya ,mata Naya berbinar saat melihat permaian galeon


" Raya indah bisa minta tolong " mereka mengaguk


" tapi janji mau kan " mereka juga mengaguk


" naik itu iya ,soalnya aku tidak bisa jadi kalian saja yang naik aku lihat dari sini " ucap Naya sambil menunjuk galeon,indah mengikuti arah tangan Naya,dia tersenyum paksa


" kakak saja sama Raya iya " Ucap Alex ,Naya menggeleng , Alex menatap indah


" kamu yakin " indah mengaguk lemah


" iya sudah Kaka ikut sama mereka " ucap alex , Brian menatap aneh pada Alex


" biasa saja " ucap Alex menatap Brian


" ayo Nda " Ucap Raya sambil menarik tangan indah , sedangan Alex mengikuti mereka dari belakang


saat mereka naik Alex duduk di tengah atas permintaan raya,Alex menatap indah


" tutup saja matamu jika kamu takut " indah mengaguk ,saat permainan itu memulai ,indah tanpa senagaja memegang lengan Alex ,sedangkan Raya berteriak histeris karena kesenangan sambil berpegangan pada pegangan yang di depannya ,Alex mengambil tangan indah yang ada di lengannya dan menggegam nya


" setelah ini tidak usah main lagi jika kamu takut " bisik Alex ,indah hanya mengangguk saja,setelah beberapa menit akhirnya permainan galeon berhenti juga


mereka turun dari permainan,kaki indah seketika lemah karena harus menahan takut nya


" kamu baik baik saja " ucap Raya


" iya aku baik baik saja " ucap indah


" ini minum dulu " Alex memberikan minum pada indah membuat mereka menatap aneh pada Alex ,indah mengambil minum yang ada di tangan Alex


mereka mencoba beberapa wahana permainan yang ada di taman itu ,sesekali Naya ikut jika memungkinkan, sedangkan indah mau tidak mau harus ikut sekalipun takut jadi Alex juga ikut karena tau jika indah takut pada ketinggian, sedangkan Raya jangan di tanya bahkan dia ingin mencoba semuanya jika Alex dan Brian tidak melarangnya


" ayo sekarang kita makan dulu ini sudah siang " ucap Brian


" iya adek sudah lapar ,cape juga " Ucap Raya


" lagian Naya yang kepengen Ade yang kesenangan " ucap brian


" kapan lagi kak, ternyata di sini seruh " ucap raya


" tadi katanya tidak mau " ucap Naya


" aku tidak bilang " ucap Naya


" sudah ayo kita ke mobil ,cari makan siang dulu " mereka mengaguk lalu pergi ke arah parkiran mobil mereka

__ADS_1


__ADS_2