Sayangi Aku

Sayangi Aku
pembahasan mafia


__ADS_3

hari ini Brian pulang lebih cepat karena di kantor juga tidak ada lagi kerjaan.


pak Mamat dengan sigap selalu berdiri depan pintu menyabut tuan dan anak nya pulang kerja


" tidak usah mengantarku " ucap Brian


" baik tuan " ucap Alex dan pak Mamat ,setelah itu Brian berjalan ke arah kamarnya


" apa ada yang terjadi " tanya Alex


" tidak ada,semua seperti biasa " ucap pak Mamat


" dua Minggu lagi ulang tahun nyonya muda ,siapkan semuanya dengan baik " ucap Alex ,sambil jalan beringin dengan ayah nya


" baik " ucap pak Mamat


Brian membuka pintu dia melihat pintu balkon terbuka berarti istrinya sedang di luar dia jalan mendekat ke arah Naya


" apa yang kamu pikirkan " ucap Brian lalu mencium kepala Naya


" koh sudah pulang ,kenapa tidak bilang " ucap Naya kaget


" apa kamu tidak menginginkan aku pulang " tanya Brian sambil duduk di samping Naya dan mencium bibir Naya sekilas


" bukan begitu ,tapi tumben saja " ucap Naya


" tadi ngapain saja " tanya Brian padahal dia sudah mengetahui semua kegiatan Naya


" cuma nonton saja sama Raya itu saja,mau mandi aku siapkan airnya " ucap Naya ,Brian hanya mengangguk


Naya berdiri dari duduknya menuju kamar mandi untuk menyiapkan airnya.


" sudah selesai " Naya mendekati Brian membantunya membuka pakaian kerjanya sedangkan Brian hanya memejamkan matanya " sudah, ayo mandi nanti airnya dingin " Brian berdiri dan masuk dalam kamar mandi


sedangkan Naya menyimpan pakaian kotor Brian dan masuk dalam walk in close menyiapkan pakaian untuk Brian


" sejak kapan mereka berada di sini " gumam Naya saat tidak sengaja melihat pakaian tidurnya karena memang pintunya dari kaca sehingga bisa terlihat


saat sedang melamun Brian masuk dalam walk in close


" kenapa diam ,mana bajuku " ucap brian ,Naya yang mendengar suara Brian menjadi kaget


" ah tunggu sebentar " Naya langsung mengambil pakaian santai Brian dan memberikan nya


" ada yang kamu pikirkan dari tadi kamu diam terus itu yang di plastik besar apa yank " tanya Brian sambil memakai pakaiannya


" itu " tunjuknya pada lemari pakaian tidurnya " sejak kapan mereka ada di sana " tanya Naya ,Brian hanya tersenyum


" oh Alex yang menggantinya jawab dulu apa itu yang di plastik besar " ucap Brian ,Naya hanya mendengus kesal


" ah itu sprei semalam biarkan saja nanti Naya cuci sendri " Brian menatap Naya


" kan ada pelayan sayang " ucap brian


"tidak papa aku mau cuci sendiri saja " ucap Naya sambil melihat isi lemari pakaian baju tidurnya


" sudah biarkan saja , mulai sekarang kamu pakai itu saat tidur " ucap Brian ,Naya hanya mengangguk karena menolak pun percuma


" ayo kita ke luar di bawah sudah di tunggu Alex dan yang lainnya" ucap Brian lalu mereka ke luar dari kamar


di ruangan keluarga sudah ada ayah ibu Raya dan Alex


saat melihat Brian datang Raya langsung berdiri mendekat ke arah Brian


" Abang terimakasih banyak ,Abang memang terbaik " ucap Raya sambil tersenyum


hebm


lalu Brian duduk di sofa begitu juga Naya dan Raya


" Naya kenapa bang " tanya ibu yang melihat wajah Naya kesal


" tidak papa Bu " Ucap Naya


" apa kamu sudah tau Abang membelikan laptop padaku " tanya Raya sambil tersenyum mengejek dan menjulur kan lidah nya


" bahkan aku di belikan pakaian yang banyak dan sangat bagus dan mahal " Ucap Naya membalas ejekan Naya


" Raya tidak percaya " ucap Raya


" tanya saja sama Kaka Alex ,iya kan kak " sambil menatap tajam Alex


" iya Raya " jawab Alex , Raya langsung melihat Brian


" kau sudah banyak pakaianmu ,tidak usah merengek lagi " ucap Brian ketus

__ADS_1


" apa kalian akan seperti ini ,yang satunya sudah menikah yang satunya menolak tua " ucap ibu sisil melihat Naya dan Raya


" biarkan saja Bu ,jika bukan mereka siapa lagi yang ribut , bersyukur ada Naya yang meladeni kecerewetan Raya " ucap ayah abbas


" oh iya lusa kalian sudah masuk kuliah iya " tanya ibu sisil


" iya Bu " ucap serempak


" kalian sekelas " tanya ibu sisil


" iya Bu, Raya bahkan bosan harus ketemu Naya terus d rumah kampus " ucap Raya


" baiklah ,jangan pernah meminta tugas padaku atau meminta tolong " ancam Naya dengan senyum liciknya


" Abang ,Naya itu cantik kan , Raya bangga dia jadi Kaka ipar Raya ,makasih iya Naya sudah terima Abang ku " ucap Raya dengan senyum manisnya


" anda belum lulus " Naya berdiri pindah duduk di sebelah Brian


Brian hanya tersenyum melihat tingkah istri dan adiknya


" Lex " panggil ayah Abbas


" iya ayah " jawab Alex


" kapan menikah " tanya ayah abbas


" jika semuanya sudah berjalan semestinya " ucap Alex santai


" jangan terlalu fokus sama Brian dan perusahaan ,sudah saat nya kamu memikirkan kehidupanmu " ucap ibu sisil


" iya Bu " ucap Alex


" batu dia Bu " ucap Brian menimpali


" saya hanya belum dapat " ucap Alex


" karena kamu tidak ingin mencari " cibir Brian


" cari lah nak ,kasian ayah mu " ucap ayah abbas


" sering sering lah jenguk adikmu,mereka pasti merindukan mu juga apa lagi si kembar pasti sudah besar sekarang " ucap ibu sisil


" iya Bu, nanti Alex suruh mereka ke sini " ucap Alex


" Kaka Alex punya adik " bisik Naya ,Brian hanya mengangguk " sudah menikah " Brian menggaguk lagi " anaknya kembar " lagi lagi Brian menggaguk


" aku akan memberikan nya " ucap Brian tersenyum,Naya hanya diam saja


" apa perlu ibu kenalkan dengan teman arisan ibu " tanya ibu sisil


" tidak perlu Bu, Alex bisa cari sendiri " tolak Alex sopan


" baiklah kami menunggu nya " ucap ayah abbas


"maaf menggangu di luar ada tamu " ucap pak Mamat sambil melihat Alex,


" suruh dia masuk dan bawah dia ke sini " ucap Alex,pak mamat langsung memanggil tamu untuk di suruh masuk


" selamat sore Tante om , Raya Kaka citra kangen kamu " ucap citra sambil tersenyum ramah ,dia melihat seseorang di samping Brian tapi dia tidak menghiraukan nya ,ayah dan ibu serta Raya saling pandang


" duduk lah " Ucap ayah Abbas ,sedangkan Brian hanya diam saja sama halnya dengan Naya karena dia tidak tau papa


" citra kangen sama om dan tante ,karena sudah lama tidak ke sini " ucap citra tersenyum


" kenapa kau ke sini " tanya Brian


" aku merindukan mereka " ucap citra


" hanya itu " tanya Brian lagi


" iya sekalian minta sama ibu dan ayah untuk memberiku kesempatan untuk bersama kamu lagi ,aku masih mencintaimu bri " seketika jantung Naya berdegup kencang tapi dia mencoba baik baik saja


" lalu " tanya Brian


" kita akan menikah Seperti keinginan mu dulu dan Kita bisa memiliki anak yang banyak sesuai permintaan mu " ucap citra lagi ,Naya melihat citra dari atas sampai bawah cantik , Raya melihat wajah Naya sudah tidak seperti biasanya


" ah Naya kita lanjut nonton yuk " ucap Raya


" ah iya kami ke kamar dulu iya permisi semuanya " ucap Naya berdiri tapi tangannya di tahan oleh Brian


" duduk di tempatmu " ucap Brian dingin


" dia siapa Brian " tanya citra yang sudah emosi karena Brian menggegam tangan Naya


" dia istriku " ucap Brian

__ADS_1


" jangan bercanda kau perna bilang tidak akan pernah menikah dengan wanita lain,kenapa kau mengkhianati ku " ucap citra sedikit meninggikan suaranya


PLak


" aku sudah pernah bicara bukan jaga bicaramu aku tidak pernah bermurah hati hanya karena kau wanita " ucap Alex tegas ,Naya melotot kan matanya tidak percaya ,tapi yang lainnya itu hal biasa yang sering mereka lihat


" ini akan sering kamu lihat ,jadi biasakan dirimu " bisik Brian, Naya mendekati citra


" Kaka tidak papa,Naya bantu obati " ucap Naya lembut tapi citra mendorong tubuh Naya sehingga mundur dan jatuh di lantai ,melihat itu ibu berdiri mendekati citra sedangkan Brian membantu Naya berdiri


plak


" apa kau tidak punya malu setelah menyakiti anakku dan tidak tahu malunya kau datang ke sini untuk meminta kami menyetujui hubungan kalian,apa kau mimpi hah , sadar siapa dirimu kami tidak sembarangan memasukan sampah di rumah kami jangan pernah dekati anakku apa lagi keluargaku jika kamu ingin masih bernafas " bentak ibu lalu kembali ke tempat duduk nya


" seret wanita ini ke luar , jangan pernah biarkan dia menginjak kakinya di rumah ini ,jika tidak kepala kalian akan terpisah dari tubuh kalian " ucap ayah abbas tegas


" baik tuan " mereka membawa paksa citra


" aku akan membalas kalian semua " teriak citra


mereka melihat Naya yang masih syok, Raya langsung berdiri mengambil kan air untuk Naya


" sudah tidak papa " ucap Brian sambil mengelus lengan Naya


"tapi dia


" jangan terlihat lemah ,karena itu kau akan di manfaatkan oleh orang lain " ucap ayah abbas


" Naya hanya kaget " ucap Naya


" ibu mengajar kan anak ibu untuk lembut pada siapa pun tapi tidak dengan orang yang telah menyakiti kita , kita bisa memanfaatkan tapi tidak untuk kembali lagi berurusan dengan nya " ucap ibu sisil


" Nay minum dulu " ucap Raya sambil mengarahkan gelas pada Naya


" makasih Ray " ucap Naya , Raya hanya mengangguk saja


" sudah lebih baik" tanya Brian ,Naya mengaguk saja lalu melihat Alex yang tampak biasa saja


" dia lebih kejam dari ku ,tapi dia tidak akan menyentuh atau memukul orang jika tidak berbahaya untuk kami ,dia akan menyingkirkan siapa saja yang menghalangi orang yang berbuat jahat pada kami" ucap Brian memberikan penjelasan pada Naya


" Kaka Alex seperti mafia " ucap Naya polos


" dia bahkan lebih dari itu " ucap Raya ,Naya menutup mulutnya


" apa dia ketua mafia " tanya Naya sambil berbisik pada Brian


Brian tertawa kecil " iya dia ketua mafia " ucap Brian Alex hanya mencibir saja


" Kaka Alex jika Naya salah jangan bunuh Naya iya ,bilang saja Kaka Alex mau di bikinkan apa nanti aku buatkan " ucap Naya polos


" saya tidak seperti itu nyonya " ucap Alex


" tapi Naya baca di novel novel seperti itu iya kan Ray,di kurung dalam ruangan gelap lalu di siksa setelah itu mereka memotong tubuhnya dan memberikan pada binatang peliharaan mereka , apa Kaka Alex ada harimau atau singa " ucapan Naya membuat mereka tertawa lepas


" kau terlalu banyak baca novel nak " ucap ibu sisil


" itu ada di belakang singa Sama harimau " ucap Raya


" serius ada " tanya Naya ,raya mengagguk


" kamu belum pernah ke belakang kan " Naya menggeleng


" nanti besok aku ajak kamu untuk berkenalan dengan mereka namanya black dan loli " ucap Raya


" serius ada ,itu punya kakak alex " tanya Naya sambil menatap Alex


" punya suamimu " ucap Alex dingin ,Naya langsung melihat Brian


" apa kamu seorang mafia " tanya Naya Tiba-tiba


tuuk


" aww sakit " Naya memegang keningnya yang di Sentil oleh Brian


" kami hanya memelihara saja bukan berarti kami mafia " ucap Brian


" syukur lah " Ucap Naya sambil mengelus dadanya


" Lex sita semua barang mereka ,terlalu banyak yang mereka nonton " ucap Brian


" Abang / sayang jangan iya " ucap Naya dan Raya bersaman


" cih saat dalam keadaan seperti ini baru kamu memanggil ku sayang " cibir Brian ,Naya hanya tersenyum saja


" kau terbaik " ucap Naya sambil mengakat jempol

__ADS_1


ayah dan ibu bahagia melihat anak anaknya bahagia, mereka tidak mengira jika kehadiran Naya secara pelan-pelan Brian mulai terbuka tidak dingin dan kaku lagi Seperti dulu ,padahal sebelumnya dia menolak untuk di jodohkan dengan Naya .


__ADS_2