Sayangi Aku

Sayangi Aku
nasehat orang tua baru


__ADS_3

" kerjaan nya banyak iya " tanya indah sambil membawa minuman hangat untuk Alex


Alex tersenyum saat istrinya masuk di ruangan kerjanya


" sedikit lagi, kenapa kamu butuh sesuatu " indah menggeleng lalu meletakan minuman itu di tas meja Alex


" tunggu sebentar iya " indah mengaguk lalu duduk di sofa yang tidak jauh dari meja kerja Alex


indah memilih membaca buku yang di di atas meja sekalipun dia sendiri tidak paham apa yang dia baca


dari pada suntuk bosan lebih baik dia mencari kesibukan bukan sementara Alex kerja


sesekali Alex melirik ke arah indah yabg sedang membaca buku


" apa kamu paham apa yang kamu baca " tanya Alex tetap fokus ke layar laptop


" paham tidak paham, kalau mereka masuk di otakku berarti mereka termaksud yang beruntung " ucap indah tertawa kecil


" jangan paksa otakmu bekerja dear,yang ada kamu pusing " ujar Alex


" aku tidak memaksanya,mas tenang saja sekalipun otakku hanya ¼ tapi aku masih waras " Alex hanya tersenyum saja


30 menit berlalu akhirnya Alex menutup laptopnya dan indah menarik napas panjang nya membuat Alex bingung


" kamu kenapa " tanya Alex menghampiri indah


" aku hanya senang mas sudah selesai, jika menunggu 5 menit lagi ,indah tidak yakin masih mau menunggu " ucap indah


" memang kamu mau ke mana hm " tanya Alex lalu duduk di samping indah


" tidak mau papa, cuma malas ke kamar hanya sendirian " ucap indah


"iya sudah ayo kita ke kamar " ucap Alex menggegam tangan indah


" ke kolam belakang iya, sebentar saja " Alex mengaguk setuju


" apa mas tidak bisa membiarkan pelayan tinggal dalam rumah ini " tanya indah


" itu ada " ucap Alex


" cuma satu, maksud indah banyak mas ,rumah ini seperti rumah hantu kalau sudah malam " ucap indah merinding


" makanya jangan kebanyak nonton " ucap Alex


indah hanya berdecak saja lalu duduk di kursi yang ada di dekat kolam renang


" apa berenang malam² bagus untuk kandungan " tanya indah sambil menatap kolam renang


" jangan aneh² waktu ngidam mu sudah lewat " ucap Alex ketus


" kata dokter bisa datang sesekali " ujar indah


" itu bukan ngidam tapi kamu nya yang kepengen " cibir Alex , indah hanya tersenyum


" koh mereka tidak mau melihat kan jenis kelaminnya mas " keluh indah kesal

__ADS_1


" memperlihatkan pun tetap jenis kelaminnya jika bukan perempuan iya laki² , terus apa yang kamu pikirkan " ucap Alex heran


" ehs mas ini, Maksud supaya indah belanja mas " ucap indah kesal


" jadi kalau mereka tidak memperlihatkan kamu tidak akan belanja "


" mas kalau mengumpat pada suami dosa tidak " ucap indah kesal


" bukannya kamu sudah pernah mencobanya saat aku di perusahaan " tanya balik Alex


" itu hari aku khilaf " ucap indah tertawa kuda


" lalu sekarang tidak,makanya kamu bertanya" ujar Alex menatap indah sambil mengakat tangannya ke atas meja


" tadi pun aku khilaf tapi sekarang aku sudah sadar " ucap indah tertawa kecil


" beli saja tanpa harus tau jenis mereka apa, kau lahiran hari ini dan belanja hari ini juga tidak masalah ,kau seperti orang susah " cibir Alex menggeleng


" semoga kehidupan berikutnya aku mendapat kan jodoh orang nya sederhana.....


" dan saat itu juga jodoh sederhana mu itu mati " potong Alex cepat


" suami aneh " Alex hanya menaikan bahunya lalu mengelus perut indah


"5 bulan lagi menunggu mereka, sehat² di dalam sana sayang jika mama kalian nakal gigit saja ulu hatinya " ucap Alex tersenyum


" tidak sekalian suruh mereka menggigit jantungku " ucap indah kesal ,Alex hanya tersenyum


" ayo kembali ke kamar nanti anak²mu kedinginan " ucap Alex


" besok temani jalan subuh iya " Alex mengaguk


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


sedangkan dalam kamar orang tua baru itu sedang bekerja sama mengganti popok bayi kembar mereka


sekalipun belum terlalu mahir tapi mereka mau berusaha begitu juga Brian yang terlihat kaku


" sayang apa begini " Naya tertawa kecil


lalu dia merapikan sedikit popok anaknya sekalipun dia juga belum mahir tapi setidaknya dia lebih baik dari suaminya itu


" kita pakai pengasuh iya " Naya menggeleng


" nanti saja bang jika Naya sudah masuk kuliah " ujar Naya


" setidaknya mereka mengenal pengasuhnya dulu yank,jadi saat nanti kamu kembali kuliah mereka sudah terbiasa " ujar Brian


Naya berpikir sebentar ucapan suaminya ada benarnya juga,tidak mungkin nanti saat kuliah baru ada pengasuh nanti mertuanya kesulitan apa lagi nanti jika anak² nya sudah mengenali nya otomatis mereka akan merasa tidak nyaman jika dengan orang baru


" jangan di pikirkan, nanti besok kamu bicara sama ibu dan ayah " Naya mengaguk


tok ....tok ....


" siapa bang " tanya Naya

__ADS_1


" Abang saja yang buka " Naya mengaguk


ceklek


" masuk ma " Brian mempersilahkan ibu mertua nya masuk ke dalam kamarnya


" Nathan mana ma " tanya Naya


" sudah tidur sama Ilham, gimana apa mereka rewel " ujar mama Lila


" tidak ma, tapi tidak tau sebentar " ujar Brian yang mendekat ke arah mereka


" biasanya mereka akan menangis kalau bukan haus ,pasti popok basah sehingga membuat mereka tidak nyaman " Naya dan Brian mengaguk


" jangan begadang, jika mereka sudah tidur kalian juga tidur termaksud Naya ,begitu juga Brian apa lagi sibuk seharian di kantor lalu harus membantu Naya urus si kembar "ucap mama Lila sambil memperlihatkan si kembar


" mungkin untuk sekarang mereka belum terlalu kuat begadang paling kalau sudah kenyang akan kembali tidur ,tapi jika mereka sudah mulai melihat pasti mereka akan mengajak kalian begadang " lanjut nya lagi


" itu bisanya umur berapa ma " tanya Brian


" sebulan atau juga bisa lebih " ucap mama Lila


" punya anak kembar itu tidak gampang karena kadang nangisnya bersamaan,sakitnya juga begitu Semua nya serba bersamaan tapi tidak tau benar dan tidaknya tapi orang² yang mengalami nya mengatakan iya " ucap mama Lila


" dan kamu Naya ,jika ada yang kamu pikirkan katakan sama suamimu karena biasa ikatan batin seorang anak pada ibunya itu kuat ,begitu juga sebaliknya kadang anak² juga itu jika mereka sedang tidak baik² saja ,contohnya kaya Nathan dulu saat ayah akan berangkat ke sekolah ,Ade nangis terus bahkan sampai ke bawah tidur lantaran lelah dan itu mama bingung harus gimana, sampai malamnya bapak cerita jika tadi di sekolah hampir tertumpah pohon yang sudah lapuk tapi syukur bapak dengan cepat menghindar " ucap mama Lila


" kadang anak² itu bisa tahu bahaya yang menimpa orang tuanya " lanjutnya lagi sedangkan Brian dan Naya mendengar kan dengan baik


" besok kami akan kembali, nanti Minggu depan lagi ke sini, mama cuma pesan satu hal untuk Naya sekalipun kamu lelah mengurus anak² kamu jangan lupa kewajiban mu sama suami dia juga butuh perhatian karena dia juga lelah,pekerjaan yang tidak gampang yang dia geluti,begitu juga untuk Brian kamu pasti sudah tau mengurus anak satu saja belum tentu orang bisa apa lagi ini kembar tidak ada pengasuh yang membantu selain ibu kalian ,tapi kalian tidak mungkin selalu meminta tolong padanya karena dia juga punya suami dan kegiatan jadi kalian saling melengkapi saling terbuka " ucap mama Lila panjang lebar


" kalian sudah tau rasanya di bedakan jadi mama berharap kalian bisa adil untuk ke dua anak kalian " lanjutnya lagi sambil tersenyum menatap cucunya


" makasih sudah membesarkan Naya ,dan melahirkan Naya dan Naya bersyukur lahir dari rahim mama yang super kuat demi Naya dia harus melawan maut " mama Lila mengelus lengan Naya yang memeluknya


" sudah mama harus kembali ke kamar, kalian juga istirahat biasanya mereka akan terbangun 2 jam sekali atau juga lebih jadi jangan berdagang " ucap mama Lila


" iya ma , terimakasih nasehatnya " ujar Brian ,mama Lila mengaguk tersenyum


" akhirnya kamu jadi seorang ayah, mama dulu kira kamu tidak bisa menghamili istri mu karena wajah datar mu " ucap mama Lila tersenyum


" mama salah, nyatanya Brian bisa memberikan mama cucu dua sekaligus " ucap Brian sombong mama Lila hanya tersenyum saja


lalu berpamitan pada pasangan orang tua baru itu ,Naya tersenyum melihat kedekatan mama dan suaminya bahkan mama Lila melayang kak candaan pada Brian dan itu pertama kalinya


" kamu kenapa sayang " tanya Brian lalu memeluk Naya


" Naya hanya bahagia, apa sekarang naya boleh egois Naya tidak ingin kebahagiaan ini hilang " Brian mengaguk


" jika itu buat kamu bahagia, Abang tidak Masalah sayang " Naya tertawa kecil


"sudah ayo kita istirahat ,kamu dengar kan kata mama,jika si kembar nanti akan bangun untuk bangun susu " Naya mengaguk


" kalau besok ASI nya belum lancar juga Naya Konsul kedokter saja iya " Brian mengaguk


" bukannya Abang sudah bilang lakukan saja apa pun itu jika itu bisa buat kamu bahagia " ujar Brian lembut

__ADS_1


" makasih, selamat malam papi twins " Brian tertawa mendengar panggilan baru nya


" malam juga mami Twins " jawab brain


__ADS_2