Sayangi Aku

Sayangi Aku
rumah


__ADS_3

saat sampai di perusahaan Brian langsung menuju ruangannya


" selamat pagi tuan " saat fajar dan Irma melihat kedatangan bos mereka


" hebm "


langkah Brian terhenti ,lalu dia memutar kembali tubuhnya dan mendekati kerja sekretaris Irma


" apa sudah ada kemajuan " Irma mengangkat kepalanya menatap Brian ,yang sedang menatap fajar


" sudah tuan,tuan fajar belajar dengan baik " Brian mengaguk


" besok kamu tidak usah ke sini,sudah saat nya mengurus perusahaan mu buang jauh² hama di sana jangan pernah tunjukan wajah rasa kasihan mu ,kamu paham " fajar menatap Brian


" baik tuan , terimakasih atas kesempatan saya akan melakukan seperti yang anda ucapkan " ucap fajar tulus


" lakukan lah ,alex selalu memantau mu " Brian meninggalkan meja sekertaris nya ,masuk dalam ruangan nya


" ah akhirnya aku kembali lagi ke sana,sudah di pastikan akan lebih berat " fajar menatap Irma " makasih iya selama di sini kamu dengan sabar mengajari saya dan memberikan semangat " Irma tersenyum


" itu sudah tugas saya ,bukannya kita harus saling membantu selagi bisa " fajar mengaguk


" nanti kapan² kita bisa makan bareng kan,tapi jika kamu tidak keberatan " ucap fajar


" dengan senang hati asal tidak di jam kerjaan " ucap Irma


" baik,jam istirahat nanti kita makan di luar saja saya yang traktir " Irma mengaguk


" ke ruangan ku " titah Brian saat sudah berada dalam ruangannya dan duduk di kursi kerjaannya


" iya tuan " ucap alex saat sudah dalam ruangan Brian


" jadwal " Brian mengakat tangannya di letakan di atas meja sambil menatap Alex


" hanya pemeriksaan berkas tuan dan tanda tangani saja " ucap Alex


" raya " Alex menatap Brian


" sedang di perjalanan " Brian mengaguk


" duduklah " Alex berjalan menuju sofa begitu juga dengan brian berdiri dan mendekati Alex yang ada di sofa


" indah " Alex menarik napasnya sudah dia duga


" baik² saja tuan ,tidak ada Masahlah "


" apa kau yakin " Alex terdiam tidak tau harus bicara apa


" bahkan cincin kalian, kau berani lepas saat kedatangan Nisa,apa kau takut " Alex tidak berani membuka suara sedikit pun


" saya dengar selama aku di rumah Naya ,kau tidak pulang " Alex mengumpat kesal pada sang ayah yang selalu melapor kan kegiatan nya pada Brian


Brian masih menunggu jawaban Alex, dia yakin Alex lagi mengatur kata² nya


" saya di apartemen tuan " Brian membaringkan tubuhnya di sofa merenggangkan badannya ternyata capek juga membawa mobil dari rumah mertuanya terus ke rumah mengantar Naya lalu ke kantor


" kenapa tidak menghubungi ku atau pengawal untuk menjemput anda tuan " ucap Alex menatap Brian


" aku bisa sendiri,Dafa ??" tanya Brian tanpa membuka matanya


" mereka naik satu tahap tuan saat mereka mendaki " Brian membuka matanya mengadakan tangan nya


Alex memberikan HP nya ,Brian bangun saat HP sudah di tangannya dia duduk mengamati setiap foto yang di kirim anak buah mereka


" tetap awasi mereka, apa sejauh ini hanya sebatas ini" tanya Brian yang masih menatap foto² kedekatan raya dan Dafa ,bahkan ada foto indah dan Ricko tapi tidak sedekat mereka


" iya tuan ,hanya sebatas itu " Brian memberikan HP Alex " selesai kan masahlah kalian ,jangan membuat Naya ikut memikirkan kalian ,dia sedang hamil " ucap Brian menatap Alex

__ADS_1


"kami sudah menyelesaikan tuan " ucap Alex,Brian menggaguk


"aku istirahat dulu, beri tahu Irma jangan menerima siapa pun dan jangan biarkan siapa pun masuk jika tidak ada kepentingan " ucap Brian


" baik tuan " Alex berdiri dari duduknya nya meninggalkan Brian sendirian dalam ruangannya


" jika ada yang mencari tuan ,bilang saja dia tidak ada jika ada perlu suruh ke ruangan ku " ucap Alex saat sudah di depan meja Irma


" baik tuan " Alex meninggalkan meja Irma tapi langkah nya terhenti saat fajar memanggil nya


" tuan " Alex berbalik melihat nya


" kata tuan muda besok saya sudah kembali ke perusahaan " Alex mengagukan kepalanya


" bekerja lah dengan baik,jika kau membutuhkan papa atau menanyakan sesuatu ke sini saja atau hubungi Irma " setelah itu Alex meninggalkan mereka tanpa menunggu jawaban fajar


Brian masuk dalam kamar pribadi nya, membaringkan tubuhnya di atas ranjang king size nya ,membuka HP mencari kontak istrinya


tuttt......Tutt.,..


" ngapain " tanya Brian saat panggilan sudah terhubung


Brian menelepon istrinya tapi masih memejamkan matanya


" dag ngapain² bang ,Abang ngapain "


" kangen istriku yang manja "


" Abang " Brian tertawa kecil


" tunggu lah raya sudah di perjalanan dan tidak usah memikirkan indah mereka baik² saja ,kamu fokus saja sama Ade "


" iya Abang ,nanti pulang bawah kan black Flores dan tiramisu iya "


" ngidam "


" boleh bahkan dengan tokonya juga boleh jika kamu mau ,aku tutup telepon iya "


" iya "


Brian mematikan sambungan teleponnya lalu melanjutkan istirahat nya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" kamu baik² saja " tanya Ricko saat memegang tangan indah yang sedikit hangat


" iya aku baik² saja,apa sudah dekat " tanya indah sambil membuka matanya


" iya dikit lagi ,aku antar iya " Ucap ricko


" ada yang jemput nanti " ucap indah


" kamu yakin baik² saja,kita ke UKS kampus dulu mah " indah menggeleng


" aku kangen tempat tidurku ,kalau ke UKS dulu kapan aku sampai rumah nya" ucap indah


" baiklah ,jika kamu butuh papa hubungi saja " indah mengaguk


kini mobil bus yang membawa mereka sudah memasuki kawasan kampus, indah melihat Ester sudah menunggunya ,ricko membantu indah berdiri sedangkan jaketnya di pakai kan pada indah


" indah kenapa " tanya Dafa


" badan nya sedikit panas " ucap ricko


" indah " indah menatap raya tersenyum


" cih kalian seperti memperlakukan aku seorang penyakitan yang parah " cibir indah

__ADS_1


saat sudah turun ,Ester sudah menunggunya tak jauh dari bus yang membawa mereka


" nona muda " indah mengakat tangannya Ester pun diam di tempat nya


" ayo kita pulang , Raya Kaka aku duluan iya maaf " ucap indah


" iya hati² ,jangan lupa minum obat nya iya " ucap Ricko ada rasa khawatir


" iya kak ,tenang saja " ucap indah


" nanti aku ke rumah iya " indah mengaguk


" by semuanya " indah meninggalkan mereka yang masih menatap nya


" mau aku antar " tanya Dafa


" tidak kak ,sudah ada sopir yang jemput " ucap raya,bisa bahaya jika dafa mengantar nya bisa² kena amukan Abang dan Kaka nya


" baik lah ,nanti kabari jik Sudah sampai " raya mengagguk


" sini aku antar ke mobil .....


" tidak usah " raya mengedarkan pandangannya membuat Dafa dan ricko mengerutkan keningnya


" sayang kamu kenapa " tanya Dafa memegang bahu raya


" aku lagi mencari anak buah Kaka ku ,tapi sepertinya tidak ada " ucap raya


" memangnya kenapa " tanya Ricko


" aku belum siap ,kalian tau kan Abang sama Kaka ku keringnya melebihi kanebo kering " ucap Raya cemberut


" apa kau ingin menyembunyikan hubungan kita " ada nada keseriusan yang ke luar dari mulut Dafa ,raya menatap Dafa


" maaf bukan begitu maksudnya ,aku yakin pasti suatu saat nanti pasti mereka tau tapi untuk sekarang aku ingin menjalaninya dengan tenang seperti orang² lain " Ucap raya


" apa mereka melarang mu pacaran " tanya ricko ,raya menggeleng


" mereka tidak melarang ku selagi itu tidak melewati batas " ucap Raya


" lalu apa yang kau takutkan " Dafa bingung dengan sikap aneh raya


" kamu bisa peka dag sih , di drakor saat berpisah dengan pasangannya ada sedikit kenangan " Dafa tertawa kecil mendengar bisik raya


" sudah sana pulang, jangan pikiran yang aneh² " ucap Dafa


" kenapa daf " tanya ricko penasaran


" tidak ada " raya mencibir saja mendengar ucapan Dafa


" aku mendengar nya sayang ,ayo sini aku antar " ucap Dafa menggegam tangan raya yang masih mendumel terhadap Dafa


" nanti aku lakukan saat kita hanya berdua " bisik Dafa ,raya menatap Dafa


" bagian mana " Dafa menggeleng kepala nya


" sudah sana , otak mu sudah tidak beres " raya menghentakkan kakinya keras lalu berjalan tanpa berkata papa lagi ,Dafa yang tersenyum saja


" ayo kita juga pulang " ucap Dafa


" raya kenapa " tanya ricko


" biarkan saja ,lagi PMS " ucap Dafa asal


" koh kamu tau " Dafa hanya menaikan bahunya


" ayo kita pulang,aku sudah lelah sekali " ucap ricko ,Dafa mengaguk

__ADS_1


setelah sampai di mobil mereka masing² yang sengaja di simpan di kampus mereka masuk ,lalu meninggalkan area parkir kampus itu


__ADS_2