Sayangi Aku

Sayangi Aku
pertamanya berjauhan


__ADS_3

setelah menempuh perjalanan kurang lebih 14 jam ,Brian dan Alex sampai tepat jam 8 malam di bandar udara internasional Los Angeles, Amerika Serikat


" selamat datang kembali tuan " sapa sang bodyguard yang sudah menunggu mereka sejak tadi


" langsung saja ke masion " ucap Brian


" baik tuan " ucap nya, lalu berjalan mendahului Brian dan Alex sedangkan bawaan mereka sudah di ambil ahli yang lainnya


" selamat malam tuan " Brian dan Alex hanya mengangguk saja sebagai jawaban


sopir membukakan pintu untuk tuannya ,lalu ikut masuk setelah memastikan tuan muda serta asisten nya duduk dengan nyaman


" apa semuanya baik² saja tadi ada Masahlah " sang sopir melihat sekilas ke arah kaca spion


" semuanya baik² saja tuan " ucap sopir pribadi Brian,iya selain menjadi sopir dia juga menjaga keadaan masion dan ada beberapa penjaga juga di sana serta pelayan


walaupun jarang Brian ke sini tapi mereka tetap merawat masion milik tuan muda nya itu


Brian menatap jam rolex mahalnya


" jam 8 " gumam Brian ,berarti di sana


" apa mereka sudah ke kampus " tanya Brian


" iya tuan " jawab Alex ,Brian mengeluarkan HP nya dari saku jaket denim nya karena mereka tidak memakai pakaian formal


dan jika para wanita melihatnya sudah di pastikan akan mimisan tapi sayang karena penjagaan serta kemanan sang tuan muda ,sebelum mereka tiba di Bandara semua sudah di steril kan


📤 sayang, abang sudah sampai ini sudah mau ke masion !!! gimana kamu baik² saja kan maaf baru sempat kabarin .


send


Brian memilih mengirim pesan dulu pada sang istri takutnya nanti mengganggu Naya jika dia menelpon nya mungkin dia masih belajar, tapi ternyata perkiraan nya salah saat dering HP nya berbunyi dan itu panggilan dari Naya sudut bibir Brian sedikit terangkat


drettt.... drert


" iya sayang " jawab Brian, sang sopir menatap bingung pada sang majikan


" Abang sudah sampai iya " Brian tertawa kecil


" kan Abang sudah kirim pesan kalau Abang sudah sampai, apa Abang ganggu " tanya Brian


" tidak bang, dosennya belum ada " ucap Naya


" kamu hati² di setho ,jika mau ingin papa bilang sama raya atau Dafa atau ricko jangan lakukan sendiri " ucap Brian


" iya, Abang juga langsung istirahat iya jangan lupa makan " ucap Brian


" indah ada di situ " tanya Brian


" iya bang " Brian memberikan HP nya pada Alex yang memang sejak tadi mendengar kan percakapan mereka


" ambil aku tau kamu ingin menanyakan istri mu " Alex menerima HP Brian tanpa di tolak


" Kaka " Alex tersenyum saat mendengar suara lembut indah


" apa Ivan menemani mu " tanya Alex


" iya, semalam dia tidur di masion ayah juga tadi pagi juga dia membantuku " ucap Indah


" apa parah mual nya " tanya Alex sedikit khawatir


" seperti biasa ,tapi ayah membuat kan teh herbal " ucap indah

__ADS_1


" jangan terlalu lelah,ingat kata Ivan nanti perutmu keram lagi aku usahakan cepat selesai jaga diri baik² " ucap Alex


" iya kak ,Kaka juga jaga kesehatan nya dan kerjaan nya lancar " ucap indah


" hebm iya sudah kalian kuliah dulu kami sudah sampai di masion " ucap Alex


Brian menerima HP nya setelah Alex berbicara pada indah


" sayang sudah dulu iya ,Abang sudah sampai di rumah " ucap Brian


" iya bang ,makan dulu baru istirahat iya " ujar Naya


" iya, i Miss you " ucap Brian


setelah itu dia mematikan sambungan teleponnya tanpa mendengar jawaban sang istri


" apa bermasalah dengan kehamilan nya " tanya Brian


" hanya kelelahan, sehingga membuat perutnya keram " ucap Alex ,Brian hanya mengangguk saja


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


setelah sambungan telepon dari suaminya Naya kembali memasukan HP nya dalam tasnya


" kamu dari mana " tanya indah saat melihat Raya masuk yang sejak tadi menghilang


" toilet " jawab Raya


"apa Abang sama Kaka belum nelepon kalian " tanya Raya saat sudah duduk di samping Naya


" sudah barusan, mereka baru sampai " ucap Naya


" pasti mereka lelah sekali " ujar indah dan di jawab anggukan kepala dari Naya


"iya begitu lah kalau kerja" ucap raya


" belum ada pembahasan,toh masih lama juga lagian hanya lamaran bukan nikahan " ujar Raya


" kenapa tidak menikah saja " tanya indah


" kamu kalau ngomong enak betul iya, Dafa tidak mau mengandalkan uang orang tua kami, dia ingin benar² layak baru kami menikah jadi dia bisa memberikan nafkah dengan hasilnya sendiri" ucap raya


" padahal aku ingin seperti kalian ,tapi mau gimana lagi kayanya aku harus banyak sabar deh " ujar Raya dengan wajah lemas nya


" tapi Dafa ada benar nya juga Ray, masa dia masih mengharap uang dari orang tua sedangkan kamu sudah jadi tanggung jawab nya kan malu Ray " ucap indah


" aku tidak memikirkan itu,toh nantinya juga perusahaan keluarga nya akan jadi milik nya " ucap Raya


" ini anak kepala nya isinya mau enak nya saja ,iya memang akan jadi miliknya tapi bukan dia yang berkerja tapi calon mertua mu ,bagaimana Dafa akan Memenuhi keinginan mu yang sangat di luar batas itu jika dia saja masih kuliah belum lagi praktek nya mana dia harus lanjut ke Landon, masa iya yang kasih uang bulanan ayah mertua mu ,atau Abang maupun Kaka itu sama saja kamu melukai perasaan Dafa dia merasa gagal jadi seorang suami jika mereka yang memberikan kamu materi " ucap Naya gemas


" benar itu Ray ,Dafa pasti sudah memikirkan semuanya pasti ada alasan nya kenapa untuk sekarang dia hanya ingin kalian tunangan dulu " ucap indah lagi


" huuuuss benar² menyebalkan " gerutu Raya


" perempuan aneh, memangnya apa yang kamu inginkan " tanya Naya


" kamu pasti tau Nay " ujar Raya


" ehs otaknya memang tidak ada benarnya ini anak " ucap Naya


" kaya kamu tidak saja " ucap Raya


" aku wajar punya suami kamu ,belum papa otakmu sudah penuh susunan yang ingin apa kamu lakukan " cibir Naya

__ADS_1


" memang apa yang dia pikirkan Nay " tanya indah


" kebanyakan nonton Drakor dan terlalu menghayati makanya otaknya gesrek " ucap naya ,indah menatap tak percaya pada Raya yang hanya mengembangkan senyum manisnya


" astag Raya ,apa kamu masih waras " tanya indah


" dia sudah gila bahkan gilanya di atas rata² " raya berdecak menatap Naya


" aku waras Bahkan sangat bukannya itu wajar aku normal Nay, Nda tidak kaya kalian " ucap Raya ketus


" kami juga normal tapi otak waras kami masih bekerja " cibir naya


indah sudah enggan berdebat dengan mahluk yang kadang² akur kadang² tidak ,lebih tepatnya kebanyakan debat dari pada akurnya




\*\***hai Kaka semua** .....



**minta saran dan masukan nya bagusnya seperti apa kisah tentang Ivan apa di satukan di novel ini atau bikin tersendiri**\*\*



\*\***karena di novel ini dia hanya akan muncul sesekali saja**



**Ivan \= Anggi**



**Ivan \= Nisa**



**Ivan** \= ........



**atau Anggi akan menemukan kehidupan nya sendiri setelah bekerja di perusahaan Brian**



**begitu juga dengan Nisa**



**minta sarannya kak 🤗🤗🤗🤗**



**sebelumnya terimakasih telah mampir di karya ku yang tidak seberapa ini**



**mohon maaf jika ada salah kata atau kekurangan yang mungkin membuat kalian bosan**



**sekali lagi maaf ,karena saya juga masih tahap belajar menulis**

__ADS_1



**salam kenal untuk semuanya 😘😘😘😘**\*\*


__ADS_2