
waktu makan siang pun telah tiba tanpa mereka duga Ternyata Abian dan Cakra sudah menunggu mereka di kampus
" hai "
"apa yang kau lakukan di sini " tanya Raya
" tentu menjemput kalian " ucap Abian
" hai Bi ,Ca " sapa Naya
" hai juga bumil gendut jelek " Naya memutar bola matanya malas
"jadi tidak pergi nya aku sudah lapar " ucap indah
" maaf nona indah " ucap Abian menunduk kepalanya
" sayang kamu ikut aku kan " Dafa sengaja memanggil raya
" Kaka sama ka ricko saja aku temani mereka " ucap Raya
" siapa " bisik Abian pada indah
" tunangannya " ucap indah
" APA " pekik Abian membuat mereka kaget
" sini dulu " raya mendekati Abian
" apa kamu sudah tunangan " raya menggeleng
" anak pintar " Abian mengacak rambut Raya ,lalu menatap indah yang hanya di balas senyuman
" terus kenapa dia panggil kamu sayang " tanya Abian lagi masih berbisik
" memangnya kenapa ,kamu saja kadang gitu " Abian tersenyum kuda
" baiklah sayang ayo kita ke restoran aku sudah lapar " Dafa melotot kan matanya ,ricko yang melihat keadaan sudah tidak baik langsung menarik tangan Dafa untuk masuk mobil
" kenapa kamu menarik ku apa kamu tidak lihat dia memanggil raya apa bahkan dengan tenangnya mengacak rambut kekasihku lihat saja nanti di restoran akan aku perlihatkan siapa aku " bentak Dafa
" bukannya kalian sudah baikan pasti raya sudah jelaskan bukan ,sudah kita ikuti mobil mereka " ujar Ricko dengan perasaan kesal Dafa mengikuti mobil yang di tumpangi Naya cs
sedangkan di kantor Brian dan Alex sedang memeriksa beberapa berkas sebelum makanan mereka datang
ceklek
" apa aku menganggu kalian " Brian dan Alex hanya melihat saja lalu kembali fokus
" kalian tidak akan miskin hanya karena berhenti untuk makan siang " cibir Ivan yang duduk di samping Alex
" Minggu depan ke kota B ,lihat keadaan rumah sakit di sana apa sudah layak di gunakan atau belum " ucap Alex
" baik tuan Alex " ucap Ivan formal
" waktumu hanya 3 hari lakukan kerjamu sesuai jas donter mu " ucap Alex lagi
" baik tuan " ucap Ivan
" aku dengar ibumu membawa wanita itu ke rumah mu " tanya Brian tapi matanya masih fokus pada kertas di depannya
" iya kemarin dia menjeput nya " ucap Ivan
" sebagai apa. " tanya Alex
" adik " mereka mengaguk
tok ...tok ...
" maaf tuan makan siangnya sudah siap " Alex mengaguk
__ADS_1
Irma masuk sambil mendorong troli
" biarkan seperti itu " Irma mengaguk lalu ke luar dari ruangan itu
Brian dan Alex merapikan tumpukan kertas yang ada di atas meja ,setelah itu menyimpan makanan di atas meja
' silahkan tuan " ucap Alex saat makanan untuk Brian sudah dia sajikan
" kau tidak makan " tanya Brian menatap Ivan
" makan " Ivan langsung mengambil makanan yang sisa 1 Porsi
"apa di sana aku hanya kerja tidak bisa libur seminggu " tanya Ivan
" silahkan jika anda sudah bosan bekerja " ucap Alex ketus ,mulut Ivan tertutup rapat
" apa yang harus aku bawa " tanya Ivan
" kamu hanya memeriksa nya saja setelah itu kita kembali ke sana " Ivan mengaguk karena memang bagian rumah sakit dia yang handel
sedangkan gang Naya setelah sampai di restoran mereka langsung masuk dalam
Abian langsung menarik Raya membuat Dafa mengepalkan tangannya
" lepas bego " ucap Raya
" cih " cibir Abian
lalu mereka mengambil tempat duduk masing² di mana raya duduk di pertengahan Abian dan Dafa
Ricko menahan senyumnya melihat tingkah mereka
" sayang ....
" siapa yang kamu panggil sayang " tanya Abian
' pacarku Raya kenapa " Abian menatap raya meminta penjelasan
" kamu harus jelas kan yank, apa hubungan kita dan kita juga akan tunangan malam Senin " Abian menatap sengit Dafa
" apa benar Ray " raya menghembuskan napas nya kasar
" maaf tapi itu benar ada nya " Abian menatap raya tajam
" apa dia tahu hubungan kita dulu seperti apa " tanya Abian
" hubungan apa " tanya Dafa ,Abian menyeringai menatap Dafa
" sayang sekali Ternyata anda belum tau " ucap Abian
" kita makan di meja lain ,silahkan selesaikan urusan kalian " ucap Naya ,lalu menatap yang lainnya yang mengaguk setuju
" kenapa kalian jadi berdebat sih " ucap Raya kesal
" jelaskan " ujar mereka
" Bi jangan selalu mengikut yang dulu ayo lah jangan merusak Semua nya yang sudah kembali " ujar Raya
" maaf sebelumnya karena aku tidak cerita tentang Dafa karena aku anggap itu tidak penting untuk kamu ketahui karena itu menyangkut pribadi ,kamu tetap teman ku sahabatku my tom " ucap Raya tegas
" tapi ...
" kamu masih mau kan hubungan kita seperti ini ,jadi aku mohon kali ini saja " ucap Raya memotong ucapan Abian
" baiklah " ucap Abian
" aku harap jangan ada dendam atau yang lainnya aku tidak ingin kamu menjauh karena Dafa ,begitu juga sebaliknya apa kamu dengar cerita " tanya raya Abian menatap raya
" dulu aku bukan siapa² di mata Dafa ,karena dia menyukai Naya bahkan jauh sebelum aku kenal Naya mereka sudah saling kenal " Dafa menggenggam tangan raya tapi raya hanya tersenyum " kamu tau perasaan dia itu besar sekali untuk Naya makanya saat tau Naya sedang hamil dan sudah menikah dia menghilang kaya di telan bumi setelah sebulan menghilang dia datang kembali memintaku membantunya melupakan Naya ,tanpa aku tau kalau dia punya rencana lain tapi aku tetap bertahan karena aku mencintai nya, aku cuma ingin kamu seperti Dafa yang merelakan orang yang kamu sayangi demi kebahagiaan toh sekarang mereka baik² saja begitu juga dengan kita " ucap Raya menjelaskan
__ADS_1
" tapi aku minta satu syarat " raya mengaguk setuju
" jika aku minta waktumu kamu harus siap " ucap Abian
" baik, tapi tidak untuk malam hari, dan weekend karena itu waktu ku bersama keluarga " ucap Raya
" tapi tidak dengan dia " ucap Abian, raya mengembuskan napasnya kasar lalu mengaguk
" dia tidak akan ikut karena aku bertemu dengan Teman bukan gebetan atau selingkuhan " ucap Raya
" boleh aku memelukmu "
" tidak " ucap Dafa " sayang aku tidak izinkan " ucap Dafa
" pelukan sahabat " Abian menjulur kan lidah nya lalu memeluk Raya sambil menatap tajam Dafa
" sudah " Dafa langsung menarik raya
" ingat kamu hanya di anggap teman jangan berharap yang lebih " ucap Dafa
" aku tidak peduli bahkan kami sudah pernah tidur berdua " Dafa dan raya melotot kan matanya
" mulutmu iya abian bikin aku dalam masalah " Abian menaikan bahunya
" jangan percaya sayang dia bohong " ucap Raya
" aku serius ,bahkan kita pernah ci aaww sakit bego " ucap Abian kesal
" mulutmu bisa membuat ku di gantung hidup²
" sudah lah aku duluan by " ucap Abian lalu berdiri
" Ca ayo " Cakra hanya menurut saja
" duluan iya semuanya " ucap Cakra ,dia hanya menghela napasnya karena Abian sudah jalan mendahului nya
" sayang apa yang di....
"dia hanya emosi biarkan saja nanti jika sudah baikan dia akan menghubungi ku lagi " ucap Raya
" tapi kali...
" bahkan kamu yang mengambil ciuman pertamaku " Dafa tersenyum lembut
" benar kah " raya memilih fokus pada makanan nya
dari pada meladeni Dafa ,apa lagi kesabaran nya di kuras Abin
" kita mau ke mana bi " tanya Cakra
" bawa saja mobilnya ke mana Ca aku butuh tempat yang tenang " ucap Abian
" kita harus kembali ke perusahaan " ucap Cakra
" nanti aku hubungi om kian " Cakra hanya bisa menurut saja
" aku tau perasaan mu seperti apa ,tapi kamu harus menahan diri sekalipun raya tidak mengatakan kalau dia yang membantu ayah mu, aku yakin dia punya alasan yang lain jadi aku harap kamu paham Maksud ku " ucap Cakra, Abian menghembuskan napasnya kasar
" untuk sekarang biarkan kita fokus pada kehidupan kita, sampai nanti hatimu siap bertemu kembali dengan nya " ucap Cakra lagi Abian hanya diam saja
" maaf kamu tidak sempat makan dengan baik " Cakra menatap Abian
" aku baik² saja tadi sudah banyak koh yang aku makan !! tapi apa kamu baik² saja " tanya Cakra
" bahkan aku tidak tau perasaan ku sekarang baik atau tidak ca " ucap Abian tertawa hambar
" katakan kita mau ke mana aku akan menemanimu " Abian tertawa kecil
" apa karena aku lagi patah hati " tanya Abian
__ADS_1
" bisa jadi " ucap Cakra, Abian berdecak saja