
Brian sampai di rumah Naya sudah sore hari,tapi saat sampai di sana tidak ada seorang pun di rumah ,dia berdiri melihat bangunan yang akan di jadikan toko untuk mertuanya jualan ,bangunan dua lantai yang rencananya lantai dua akan di jadikan gudang untuk beberapa stok barang , setelah berkeliling dia duduk di teras rumah Brian bisa merasa kan rasa tenang angin segar dia melihat beberapa orang berlalu lalang di jalanan itu sembari bercerita ria
sudah 20 menit Brian menunggu tapi belum ada tanda² istrinya ada ,dia mengambil sesuatu dalam saku celananya lalu menelpon istrinya
Tutt....tuttt...
" Abang di rumah sayang "
......
" iya hati² iya tidak usah buru² "
lalu Brian mematikan hp nya dan kembali di masukan dalam saku celananya ,dia mengakat kakinya lalu memejamkan matanya sambil sandaran di kursi, aroma bunga yang menghiasi depan rumah Naya membuat Brian lebih tenang dan damai
beberapa menit kemudian Brian mendengar suara yang sangat dia kenal, Brian membuka matanya benar saja istri dan beserta mertuanya dan adiknya baru pulang mereka menggunakan mobil ,saat mobil berhenti Naya langsung turun ,Brian menyambut istrinya di teras rumah
" kangen " ucap Naya langsung memeluk Brian
" Abang dari kantor loh yank ,koh sudah peluk " tapi Naya tetap memeluk suaminya
" pak ma " ucap Brian lalu menyalami tangan mertuanya,sedangkan Naya masih dalam pelukan Brian
" Nay suami mu cape loh baru pulang kerja " ucap mama Lila
" ayo masuk dulu nak ,maaf sudah lama nunggunya " tanya pak Jhoni
" tidak papa pak ,di sini adem jadi enak " ucap Brian
" semenjak kamu kirim mobil ke sini ,adek kalian tiap sore di ajak jalan terus,jika tidak nangis dia " ucap pak Jhoni
" itu karena bapak ,mobil baru datang langsung di ajak jalan nathan nya makanya ketagihan dia nya ,mandi dulu nak ' ucap mama Lila
" iya ma ,kami ke kamar dulu iya sudah gerah " ucap Brian
" iya nak, istirahat saja dulu perjalanan ke sini lumayan jauh " ucap pak Jhoni
" iya pak " ucap Brian ,lalu mereka Masuk dalam kamar Naya
" tadi bikin apa saja hm " tanya Brian saat sudah dalam kamar ,dia mengajak Naya duduk di tempat tidur Naya
" main saja Nathan saja, dag ngapain² " Brian mengangkat Naya duduk di pangkuan nya lalu memeluk pinggang Naya
" jadi nanti malam ke sana " Naya mengaguk lalu mencium seluruh wajah Brian
" sayang jangan mulai " ucap Brian
" kangen " Brian hanya terkekeh saja
" mau mandi bersama " Naya mengaguk cepat
"memang belum mandi " tanya Brian
" sudah tapi kan sudah peluk Abang tadi, jadi mandi lagi " Brian mengacak rambut Naya
" iya sudah Abang siapkan air nya dulu ,kamu siapkan baju kita iya " Naya mengaguk lalu turun dari pangkuan Brian ,dan menuju lemari pakaian mereka ,begitu juga Brian masuk dalam kamar mandi menyiapkan air mandi untuk mereka
" Abang sudah siap " tanya Naya
" sudah sayang ,ayo " Ucap Brian,Naya mengaguk
sedangkan di tempat lain,setelah pulang dari perusahaan Alex menemui Nisa di apartemen nya ,karena Ivan tidak bisa ikut dia jadwal malam
" apa yang kamu lakukan " tanya Alex saat Nisa sudah membuka pintu untuknya
" tidak melakukan apapun " tanya Nisa
' kamu sudah siap, soalnya kita harus ke apartemen ku dulu sebelum ke sana " ucap Alex
" kamu tidak ke rumah utama " tanya nisa
" tidak ,Brian juga ada di rumah mertuanya nanti kita akan ketemu di sana saja " ucap Alex
" mau minum dulu " tanya Nisa
" boleh " ucap Alex
" baiklah ,aku bikin dulu jika kamu ingin keliling silahkan " Alex menggaguk lalu dia mulai melihat sekeliling nya ,bersih itu yang Alex tangkap apartemen Nisa lumayan luas walaupun tidak seluas miliknya tapi cocok untuk dia sendiri,dia mendekati salah satu meja yang dekat dinding di sana semua tersusun dengan rapi foto mereka saat² masih SMA hingga kuliah ,Alex tersenyum
" apa yang kau lihat " Alex menunjuk foto kebersamaan mereka ,Nisa tersenyum
" apa kau membawa nya semua ke sini " tanya Alex,Nisa menyerahkan secangkir minuman hangat
" tidak,di sana masih banyak lagi ,aku hanya membawa beberapa " ucap Nisa
" ayo duduk di balkon di sana lebih asik " Alex mengikuti saja langkah Nisa Tanpa rasa canggung
" makasih untuk transferannya ,maaf baru aku katakan itu sangat banyak padahal sebelumnya Ivan juga sudah memberiku uang " ucap Nisa tertawa
" tidak perlu sungkan kami saudaramu bukan orang lain " Nisa mengaguk
" apa nanti kita bermalam di sana " tanya Nisa
" apa kau ingin " tanya Alex ,Nisa mengaguk
" seperti nya seruh jika kita ikut bermalam di sana " ucap nisa
" aku tidak bisa janji nanti kita lihat keadaan " ucap Alex ,Nisa mengaguk
" ayo kita ke apartemen ku ,setelah itu kita makan malam dan baru ke sana " ucap Alex
" tidak di habiskan " tanya Nisa
" habiskan lah " ucap Alex ,Nisa mencibir lalu meminumnya
" jika tau akan sepeti ini mendingan aku buat untuk ku saja " ucap Nisa kesal ,Alex hanya senyum kuda
__ADS_1
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
" toko bapak sedikit lagi rampung " ucap brian di sela makan malam mereka
" iya nak terimakasih,tapi itu terlalu luas bahkan bapak tidak kepikiran seluas itu " ucap pak Jhoni
"kan kata bapak mau buka toko ,buka warung jadi besar lah " ucap Naya
" tapi itu terlalu besar nak " ucap mama Lila
" tidak papa ma, yang penting nyaman buat kalian jualan nantinya " ucap Brian
" oh iya pak setelah ini kami izin mau ke tempat raya ,dia lagi ikut kemah kegiatan kampus " ucap Brian
" Lo Naya tidak ikut biasanya selalu ikut " tanya pak Jhoni
" kan itu biasanya pak , sekarang belum biasa " ucap Naya membuat orang tuanya bingung
" dia takut kejadian di kampus dulu terulang pak makanya dia mengalah saja katanya lebih waspada itu lebih baik " Bapak dan mama menggaguk
" apa kalian bermalam " tanya mama Lila
" belum tau ma jika memungkinkan kami pulang ,tapi tidak usah menunggu kami iya istirahat saja " ucap Brian
" baiklah iya sudah makan dulu ,nanti kalian terlalu malam ke sana nya " ucap pak Jhoni
" kita makan dulu iya baru ke sana " ucap Alex saat sudah ke luar dari kamarnya
" baik lah ,mau makan di mana " tanya Nisa
" terserah " ucap Alex ,lalu mereka ke luar dari apartemen Alex dengan Alex menggegam tangan Nisa sedang kan tangan Nisa yang satunya memegang tangan Alex
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Brian dan Naya sampai di tempat perkemahan Raya dan indah mereka di sambut pengawal yang menjaga raya dan indah
" apa yang mereka lakukan " tanya Brian saat sudah turun sambil membenarkan jaket dan masker istrinya
" mereka sendang ikut kegiatan tuan muda " ucap pengawal
" iya sudah kita tunggu mereka di tenda saja " ucap Brian ,sambil menggegam tangan Naya
" iya tuan muda " ucap pengawal
" jangan biarkan mereka tau jika aku datang ke sini " ucap Brian
"kami sudah memberi tahu mereka tuan ,agar tetap menjaga jarak aman " Brian menggaguk
setelah sampai di tenda milik Raya dan indah ,Naya duduk di kursi yang sudah di siapkan begitu juga Brian
" itu tenda kita " Naya melihat arah tangan Brian
" bagus sekali " ucap Naya
" kau suka " Naya mengaguk " mau bermalam " lagi ² Naya menggaguk
tidak berselang lama Alex dan Nisa datang
" apa sudah lama " tanya Alex ,Brian melihat ke arah sumber suara
" kalian datang " tanya Brian,Naya melihat ke arah Alex ,tapi dia sedikit bingung dengan wanita yang sedang merangkul lengan Alex dengan mesra
" iya, apa ini istri mu " Brian menggaguk
" maaf jika dia pakai masker " Nisa tersenyum
" tidak papa ,hai kenalkan aku Nisa sahabat suamimu sejak SMA hingga kuliah " ucap nisa ,sambil mengarahkan tangannya ,Naya menerima tangan Nisa
" ah iya mba ,saya Naya " ucap Naya
" apa aku setua itu di panggil mba ,Kaka saja " ucap nisa
" jangan memaksa muda ,jika tua terima saja " ucap Brian ketus
" maaf kak " ucap Naya
" tidak papa, suamimu memang mulutnya tidak ada filternya " ucap Nisa kesal
" Ade mana " tanya Alex
" katanya mereka lagi ada kegiatan " Alex mengaguk mengerti ,lalu Nisa menceritakan perjalanan mereka dari waktu masih SMA hingga kuliah pada Naya ,sehingga mereka tidak sadar akan kedatangan raya dan indah yang sudah selesai dengan kegiatan malam mereka
" yang bersama Kaka siapa Nda " tanya raya
" aku juga tidak tau " ucap indah ,indah dapat melihat jika mereka terlihat akrab bahkan tangan wanita itu masih berada di lengan Alex ,hingga kehadiran mereka di sadari Naya
" raya indah " Brian Alex dan nisa melihat ke arah raya dan indah
" kalian sudah lama datangnya ,maaf tadi kami ada kegiatan " ucap Raya
" lumayan sih, gimana Ade masih sanggup " raya tersenyum
" seruh bang ,nanti Ade ikut lagi iya jika Ada ,boleh iya kak " Alex hanya mengangguk
" dia raya " tanya Nisa ,Brian dan Alex menggaguk
" apa kamu lupa Dengan Kaka " tanya Nisa ,raya menatap Brian Alex bergantian
" maaf ,raya lupa " ucap raya
" wajahmu gampang di lupakan " ucap Alex ,Nisa memukul lengan Alex seketika indah membuang pandangan nya ke sembarang arah
" aku Nisa teman Abang dan kakak mu,apa kamu lupa " tanya Nisa lagi
" yang sering ikut Kaka Alex ke rumah " Nisa mengaguk
__ADS_1
" maaf Kaka ,raya sedikit lupa " ucap raya tersenyum
" tidak papa ,lagian sudah lama juga " ucap Nisa
" ah iya kak,ini Sabahat aku dan naya ,indah namanya " indah tersenyum
" indah "
"Nisa "
" dia Adik sepupunya Ivan " Nisa melotot kan matanya
" serius " Alex menggaguk
" apa dunia ini sempit sekali kenapa harus berputar di tempat kita " ucap Nisa tak percaya
" apa " tanya Brian
" apa dia adik sepupu Ivan " Brian mengaguk
mereka kembali bercerita layaknya seorang teman yang sudah akrab ,tapi di sini Naya dan Raya bisa melihat indah yang kebanyakan diam, mungkin karena melihat kedekatan Nisa dan Alex apa lagi selama Alex di sini belum sama sekali menyapa indah atau hanya sekedar se hai saja
" ah maaf, aku istirahat duluan iya " ucap indah ,raya dan Naya menatap indah
" baiklah kalian istirahat , kalian pasti lelah seharian ikut kegiatan " ucap Naya,dia berusaha membuat suasana tetap hidup
" iya maaf iya kami tinggal " ucap Raya,sedangkan indah diam saja lalu masuk dalam tenda ,Alex menatap bingung pada sikap indah yang tidak seperti biasanya
" kayanya indah marah deh bang " bisik Naya ,Brian hanya mengangguk dia juga sejak tadi memperhatikan indah yang hanya membuang pandangan nya ke arah lain ,bahkan dia hanya diam tanpa ikut bicara seperti raya dan naya
" apa kalian mau bermalam di sini " tanya Brian
" mau pulang atau bermalam " tanya Alex pada Nisa
" pengen bermalam tapi mau tidur di mana " tanya Nisa
" tidurlah di samping tenda mereka ,itu tenda ku " ucap Alex
" kamu " tanya Nisa
" aku gampang saja ,jika butuh sesuatu nanti bilang " ucap Alex ,Nisa mengaguk
" kalau begitu kami istirahat duluan iya ,soalnya bumil " ucap Brian ,
" iya tidka papa ,selamat malam adik ipar " ucap Nisa tersenyum
" malam juga kak " ucap Naya
" ayo aku antar ke tenda mu " Nisa mengaguk
sedangkan dalam tenda raya menggegam tangan indah dengan lembut
" kamu baik² aja " indah mengaguk
" apa mereka sudah pergi semua " Raya menggaguk
" aku ke luar sebentar iya mau cari udara segar " ucap indah
" mau aku temani " indah menggeleng
" baiklah,jika kamu butuh teman telepon saja " indah mengaguk lalu ke luar dari tenda ,raya hanya bisa diam saja, dia tau jika indah pasti cemburu
indah tidak tau tujuannya ke mana ,sehingga dia menelpon Ester untuk menemuinya
" Ade, ini Kaka " panggil Alex dari luar ,raya bangun lalu membuka tendanya
" iya Kak ada apa " tanya raya
" indah sudah tidur " raya bingung harus menjawab apa
" koh diam dek " tanya Alex lagi
" maaf kak, indah tadi izin ke luar sebentar " ucap raya menunduk
" kemana ,kenapa tidak bilang sama Kaka " ucap Alex khawatir
" maaf kak "ucap raya
" iya sudah kamu istirahat ,nanti Kaka yang cari " raya mengagguk
" kenapa " tanya Brian yang baru ke luar dari tenda karena mendengar suara Alex dan raya
" tidak papa ,aku pergi sebentar " Brian mengaguk, setelah kepergian Alex Brian ke tenda raya
" Ade ini Abang " raya membuka kembali tendanya
"apa ada masalah " tanya Brian to the poin
" indah tadi izin ke luar bang tidak tahu ke mana " ucap raya menunduk karena takut di marahi
" iya sudah kamu istirahat saja nanti pengawal yang mencari indah " ucap Brian
" maaf " ucap raya ,brian mengelus kepala raya
"masuk lah langsung istirahat " raya mengagguk lalu masuk dalam tenda begitu juga Brian ,Brian yakin Alex bisa menemukan indah
sedangkan dalam mobil indah dan Ester masih terdiam mereka tidak tau tujuan mereka ke mana
"kita ke mana dek,ini sudah sangat larut " tanya Ester
" terserah kak " jawab indah
" HP mu dari tadi bunyi angkat dulu siapa tau penting " ucap Ester
" biarkan saja kak,kita balik saja ke tempat kemah,malam ini indah tidur saja di sini sama Kaka " ucap indah
__ADS_1
" tapi nanti tunangan mu marah " jawab Ester
" aku sudah izin " ucap indah bohong ,Ester menggaguk lalu memutar arah mobil kembali tempat perkemahan