Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan

Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan
107. Jomblowati bisa apa?


__ADS_3

🌸🌸


Sepasang sejoli itu pun menikmati makan siang mereka dengan begitu lahap. Ye-Jun yang baru mencicipi langsung merasa ketagihan hingga ia pun mengambil ayam milik Zoya.


Plak!!


"Aww" rintihnya, merasakan sakit ditepuk Zoya dengan kuat.


"Punyamu ada, makan itu" ucap Zoya


"Iya pun" Ye-Jun pun mengalah, ia memakan ayam miliknya.


Disisi lain, Para sahabat Zoya juga sedang menikmati makan siang sembari mengobrol. melihat para wanita yang keasyikan ngobrol, membuat dua pria itu menggelengkan kepalanya heran.


"Begitulah kalau para wanita bergosip, mulutnya nyerocos terus" ucap Andrew, kekasih Mei-Yin, pada Kim Joong.


"Sangat berisik. kita hanya bisa menyimak" ucap Kim Joong terkekeh dan diangguki oleh Andrew. para gadis itu asyik bercerita tentang negara masing-masing, Cristella dan Ayaana menceritakan Negara Korea sedangkan Mei bercerita negara Italy yang sungguh ingin mereka jelajahi. ditambah lagi Ayaana dan Mei saling menceritakan kekasih mereka. Cris bisa apa? dia seorang jomblowati yang entah kapan bisa mendapatkan sang pangeran.


Zoya dan Ye-Jun telah selesai makan siang, perut mereka sudah sama-sama kekenyangan dan terlihat bengkak dan keras.


Heeeeek!!


Akhirnya kekenyangan itu pun menimbulkan sendawa yang cukup besar membuat Ye-Jun yang mendengarnya langsung menatap gadisnya tampak tersipu malu.


"Maaf" ucap Zoya merasa malu, sendawanya sungguh besar sekali.


"Biasa saja kali, namanya selesai makan" ucap Ye-Jun dengan pengertian, membuat Zoya semakin jatuh cinta. namun wajahnya tetap juga bersemu merah.


"Tidak perlu malu. ayo kita ke pantai" ajak Ye-Jun, Zoya mengangguk. namun Ye-Jun memilih membayar dulu ke kasir.


"Ini, gak hutang kan?" bisik Zoya


Ppfffft


"Tentu saja hutang" bisik Ye-Jun seraya memberikan black card pada mbak kasir.


"Apaan sih! hutang mulu" gerutu Zoya meninju lengan pria itu.


"Hehehe, hutangmu bertambah jadi menghabisi waktu selama dua hari hanya cukup denganku" ucap Ye-Jun.


"Hah? egois sekali" gerutu Zoya.


"Ayo pergi! kamu gak akan menyesal terus bersamaku. aku tau kamu merindukanku selama ini, bukan?" ucap Ye-Jun dengan penuh percaya diri.


"Idih, siapa juga yang rindu" gerutu Zoya.

__ADS_1


Kini mereka berdua sudah berada di pantai Kuta, berjalan-jalan menelusuri pantai dengan kaki yang memainkan air laut. Zoya tampak senang sekali bermain air, ia pun menghentikan langkah kakinya tatkala melihat anak penyu yang menyentuh kakinya.


"Wah ada penyu" ucap Zoya lalu memegang cangkang penyu tersebut.


"Hai, kenapa hanya sendiri? pasti kamu ingin ke laut ya" ucap Zoya mengelus cangkangnya. ia pun segera mengambil anak penyu itu dan mengarahkannya ke air agar ia segera berenang menemui Ibu dan saudaranya. Ye-Jun yang memerhatikan hanya tersenyum, gadisnya ini benar-benar sangat memukau dan membuatnya takjub.


"Ah rasanya duduk disini lebih nyaman" ucap Ye-Jun


"Iya, indahnya disini tak bisa dapat ku lupakan" ucap Zoya


"Apalagi kalau bersamaku kan?" goda Ye-Jun


"Hah? enggaklah!" elak Zoya lalu menyimpratkan air pada pria itu.


"Berani yaa, lihat pembalasanku!" Ye-Jun pun segera mendekati air dan langsung menyimpratkannya pada Zoya. pada akhirnya mereka pun bermain air, saling menyimpratkan air ke wajah musuh hingga keduanya tertawa terbahak-bahak akibat kesenangan yang nyata bisa bergurau dengan orang yang disayang.


"Menyebalkan ya! rasakan ini!" ucap Zoya sambil terkekeh.


Byur! byur! byur!


Disisi lain, beberapa orang memperhatikan mereka yang tampak asyik saling menyimprat air. mereka menggelengkan kepala melihat pemandangan eksotis yang begitu langka.


"Gak nyangka Zoya bisa sebahagia itu" ucap Mei Yin sembari tersenyum.


"Kalian tau? Zoya itu sangat pemalu dengan pria" ucapnya.


"Benar. pertama bertemu kami saja ia tampak ragu melihat Kim Joong. mungkin karna ada aku, dia mau berteman dengan kami dan terbiasa berada dekat dengan Kim" sahut Ayaana dan diangguki oleh Kim Joong.


"Zoyaku, ah dia itu sangat lucu sekali" ucap Mei-Yin. betapa bahagianya dia melihat perubahan di diri sahabatnya.


"Sayang, mending kita main air juga. masa cuma ngintip mereka berdua doank" gerutu Andrew.


"Ya ya ya, dari tadi kita juga main air toh sebelum Zoya diculik" ucap Mei.


"Kita naik speadboat aja" ajak Kim Joong dan diangguki oleh Andrew dengan senyum kembangnya.


"Benar sekali! ayo!" Andrew langsung menarik lengan kekasihnya, begitu pun Kim yang menarik lengan Ayaana membuat Ayaana mendengus kesal.


"Kim, lepas!" berontak Ayaana


"Tidak!" tolaknya


"Apalah dayaku seorang jomblowati" gerutu Cristella tersenyum malu pada dirinya sendiri. ia pun berlari mengejar mereka yang sedang menghampiri penyewa speedboat.


Bruk!!

__ADS_1


"Aw!!" rintih Cristella yang merasa ditabrak oleh seseorang.


"Aduh sorry Nona" ucap seseorang itu. Cris menoleh, sontak saja ia ternganga melihat siapa yang menabraknya.


"Bapak?"


"Apa kamu mengenal saya?"


"Bapak kan dosen baru di kampus Seoul" ucap Cris


"Iya benar,"


"Ah bapak, bapak tidak mengenalku? padahal sering ngajar di kelas" gerutu Cristella cemberut. pak dosen itu pun berfikir keras sembari menatap Cristella.


"Cristella ya?" tebaknya ragu. Cris mengangguk tersenyum


"Wah kebetulan sekali, sama siapa kesini? pasti dengan teman-temanmu kan?" tanyanya


"Iya pak. itu mereka" tunjuknya.


"Kalau bapak sama siapa kesini?" tanya Cris


"Sama teman kuliah. kamu kan tau, saya magang di kampus" ucapnya. Cris mengangguk paham.


Disisi lain Ayaana yang menatap sekelilingnya tidak ada Cristella, sontak saja dari jauh ia melihat Cris sedang berbicara dengan seorang pria. tapi tampaknya itu bukan bule, seperti parasnya juga orang Korea.


"Siapa itu?" gumamnya.


"Ay! ayo naik!" tiba-tiba panggilan Kim Joong mengalihkan perhatian Ayaana.


"Iya! ih!" gerutunya kesal. ia pun menghampiri Kim Joong dan menaiki speadboat tersebut.


Beralih ke Cristella, obrolan mereka pun menjadi seru tampaknya hingga Cris dibuat tertawa oleh dosen tampan yang ternyata juga ke Bali bersama temannya.


"Ya sudah, saya ke teman-teman dulu ya, ini untuk kamu" dia pun memberikan sebungkus cemilan pada Cristella.


"Hah? terimakasih" ucapnya. pak dosen pun tersenyum, lalu berlari meninggalkan Cristella untuk menemui teman-temannya.


"Ah gak nyangka bisa bertemu pak Tae-Young disini" gumamnya tersenyum menatap punggung yang semakin jauh itu.


Cristella pun kembali mencari temannya namun ia melihat mereka telah bermain speadboat dengan begitu lihai.


"Aku bisa apa? mereka sudah asik bermain, dan dua sejoli yang baru menjalin kasih pun asik berdua aja" gerutunya lalu menduduki tubuhnya disebuah bangku sandaran sembari memakan cemilan itu.


🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2