
πΈπΈ
"Pintar kamu, Sayang! akan kita undang juga Paman Akbar" sahut Ye-Jun
"Gak perlu, Yoona aja, sahabatku" sanggah Aera
"No, Aera! ini hanya acara untuk kita aja" Mama Nam berkeras.
"Baiklah"
**
Acara itu pun akhirnya tiba, semua orang telah berkumpul pada malam hari di Taman belakang kediaman Hwan. yang didekorasi hiasan lampu-lampu tumbler berwarna emas di seluruh taman, ada pula beberapa bantal ditaruh di atas rerumputan sebagai penompang tubuh saat duduk bersantai menikmati sajian barbeque yang dihidangkan oleh Chef kediaman itu.
Masing-masing dari mereka tampak tengah mengobrol riang, Orang tua Ye-Jun yang tengah mengobrol bersama Ummi, Ummi dan Zura baru tiba tadi siang berkat dijemput oleh suruhan papa Hwan bersama jet pribadinya. tidak bersama Abi dan Malik, sebab mereka tidak bisa meninggalkan pekerjaan pada hari itu juga.
Tampak jua para pemuda pemudi itu berkumpul menjadi satu, sahabat Zoya, sepasang suami istri itu, Aena dan kekasihnya, tak lupa pasangan yang tengah malu-malu ikut juga bergabung. sedangkan Zura, tengah menyusui putrinya di tempat yang jauh dari kerumunan sembari memerhatikan Auzar dan Dzaka yang tengah bermain mobil-mobilan remote.
"Jadi kapan kalian menikah?" tanya Ye-Jun pada Tae-Young, kekasih Cristella.
"Surprise! tunggu saja undangannya" jawab Tae-Young, merangkul pundak kekasihnya itu
"Cih!"
"Nah kalau kalian, pasangan sudah lama pacaran tapi belum ada kabar! buruanlah" merujuk pada Ayaana dan Kim Joong
"Sabarlah sob, surprise juga dong" ujar Kim Joong
"Kalian ini sama saja" gerutu Ye-Jun kesal. mereka semua terkekeh melihat raut wajah pria itu. hingga sasaran selanjutnya pun beralih pada kekasih Aena, Lee Min Jo, yang merupakan sahabat Ye-Jun juga. Pria itulah yang bersikeras ingin mendapati Aena dan ingin merebutnya dari kekasihnya dulu. untung saja Aena dan kekasihnya dahulu telah putus hingga angin segar pun memberi semangat untuk pria itu mendapatkan cinta Aena.
"Eh, eh, jangan bilang yang kau tanya adalah aku!" tebak Lee Min Jo
"Itu sudah tau, jadi kapan kau halalin adek ku? jangan taunya kumpul kebo aja" gerutu Ye-Jun
__ADS_1
"Aku terserah dia" jawabnya menunjuk Aena
"Eonnie Aena, jangan sampai dilangkahi oleh Aera. lihat tuh mereka dari tadi saling curi pandang mulu" ledek Zoya merujuk pada Aera dan Akbar. sungguh kompor sekali Zoya ini. hahaha
"Lah, apa hubungannya sama kami" sahut Aera
"Dari curi pandang akan beralih pada curi hati, ya gak guys" timpal Cristella, makin meledek gadis itu.
"Tepat sekali! Hahahaha" ucap mereka semua dengan serempak, kecuali dua pasangan itu
"Huh!" Aera memutar bola matanya jengah
"Tenang aja, secepatnya kita nikah. iya kan sayang" ujar Lee Min Jo
"Menikah itu ribet" gerutu Aena, sontak semua mata mengarah padanya
"Tidak kok Eonnie, malah kebahagiaan akan semakin bertambah bila rumah tangga itu di pupuk oleh cinta dan kasih sayang, dengan saling setia satu sama lain. apalagi sudah memiliki anak, rasa syukur selalu tumbuh dihati kita. pernikahan itu gak ribet kok, hanya saja kita berpaut pada satu orang, suami kita. kalau masalah kebebasan berteman takut direngut, ya tidak akan terjadi kalau kita menjalin pertemanan dengan baik asal tidak melupakan hakikat kita sebagai seorang istri dan ibu. kayak kami ini, mereka selalu berkunjung ke rumah dan bermain bersama Dzaka"
Semua orang yang mendengar nasihat pasangan suami istri itu merasa trharu, bila ditelaah memang benar apa yang mereka katakan. Aena pun menjadi terharu, tiba-tiba jiwa keibuannya meronta-ronta ingin dinikahkan. lagian dirinya sudah dewasa, akan ada kehidupan baru bersama suami dan anak. meninggalkan secercah kebiasaan hidup yang buruk demi keluarganya nanti.
"Hah, terimakasih buat kalian. aku jadi terharu" ujar Aena, air mata hampir menetes di pelupuk matanya namun masih bisa ditahan.
"Sudah-sudah! kok jadi melow begini yaa" timpal Tae-Young, mereka pun terkekeh pelan merasakan suasana ini.
Tiba-tiba panggilan Mama Nam pun membuyarkan obrolan mereka, semuanya menoleh menatap sekumpulan orang tua itu yang tengah mencicipi barbeque yang mulai dihidangkan oleh Chef.
"Anak-anak!! saatnya makan!" teriak Mama Nam yang tengah berdiri di tepi alat pemanggang itu.
"Waaah! mau-mau!" teriak mereka semua.
Bibi pun mulai mengantarkan beberapa piring untuk mereka, dibantu Ummi yang juga membawa nampan berisi beberapa gelas air mineral. hingga setelah semuanya selesai, mereka berkumpul dan menyicipi hidangan barbeque yang menggiurkan ini.
Setelah selesai makan dan duduk berapa saat. dua orang pemain biola mulai memamerkan aksinya menghibur mereka semua dengan sebuah musik yang merdu, musik yang akan membawa mereka ingin berdansa. dan benar saja, beberapa pasangan mulai berdiri lalu bersiap-siap untuk berdansa sesuai iringan musik biola yang sangat syahdu di dengar.
__ADS_1
Tinggallah Ummi, Zura, Aera dan Akbar, mereka hanya bisa duduk sambil menatap mereka yang asyik berdansa.
"Ah, Mi, andaikan ada kang Malik" bisik Zura, jiwanya meronta-ronta ingin ikut berdansa
"Berkhayal saja, anggap disana ada kalian" ucap Ummi, sontak mendapat pukulan kecil di pundak wanita parubaya itu.
"Ah Ummi!"
Disisi lain, Zoya dan Ye-Jun yang tengah berdansa, Zoya menangkap sesosok pasangan yang tengah saling berdiaman. Ye-Jun yang penasaran, menatap arah pandangan yang dilihat sepasang mata itu hingga ia pun paham bahwa dua jomblo itu hanya bisa menelan ludah.
"By, aku ada rencana"
"Apa, Sayang?"
"Bagaimana kalau Ummi dan Kak Zura kita bawa berdansa? kamu berdansa dengan Ummi, aku sama kak Zura. biarkan saja mereka berdua itu" ucap licik wanita ini
"Ide bagus! setelahnya nanti kita suruh Papa dan Mama mengajak mereka berdansa"
"Maksudnya?"
"Oon! mama menarik tangan Akbar dan berdansa, begitu juga sama Papa dan Aera. nanti mereka akan bertukar pasangan. Papa akan menyerahkan Aera sama Akbar"
"Ide bagus!! sepertinya kita diskusikan dulu sama Papa dan Mama"
"Oke sayang, ayo"
"Eh tunggu! anak-anak mana?" langkah Zoya terhenti tatkala tidak melihat dimana anak-anak. sedangkan Zunay sudah tidur pulas di kamarnya dengan ditemani Bibi.
"Sepertinya mereka di dalam, mungkin saja tertidur atau main. tenang saja ada bibi yang jaga"
"Baiklah, tapi setidaknya kita periksa dulu ke dalam"
πΈπΈ
__ADS_1