
πΈπΈ
Hari demi hari Hayoon dan the gengs selalu berbuat baik dan lembut kepada Zoya dan teman-temannya. awalnya Zoya sedikit ragu dengan kebaikan mereka, namun ia tidak ingin bersu'udzon hingga ia memilih untuk berteman baik dengannya. Sedangkan para sahabat Zoya tampak acuh, mereka juga berpura baik pada geng Hayoon demi melindungi Zoya dari berwajah dua yang menyeramkan itu.
Sepulang kampus, Hayoon mengajak geng Zoya untuk berjalan-jalan ke Mall. Zoya menatap kearah sahabatnya seolah meminta pendapat, mereka pun serempak mengangguk hanya untuk mengawasi Zoya.
Tak terasa dua minggu lagi Zoya dan Ye-Jun akan menikah, melihat Mall yang tempo lalu mereka kunjungi membuat Zoya teringat akan pujaan hatinya yang sudah mulai sibuk dengan dunia keartisannya. Zoya begitu rindu dengan Ye-Jun, mereka hanya bertemu diwaktu luang dan lebih sering melakukan video call saat Ye-Jun sedang beristirahat.
Geng Hayoon dan geng Zoya pun tampak sedang memilih-milih dress yang menurut mereka cantik dan anggun. yang namanya shopping pasti rasa euforia seorang wanita akan muncul dan membuncahkan gelora hasrat belanja. tak ada perseteruan diantara mereka, semuanya menyambut dress keluaran terbaru dengan begitu hangat. Sedangkan Zoya dan Kim Joong hanya duduk berdua di sofa sambil mengamati mereka yang belanja.
"Begitulah kalau wanita, jiwa hasrat belanja sudah keluar kalau lihat yang beginian" ucap Zoya pada Kim Joong.
"Benar sekali. lihat aja tu Ayaana langsung borong sebegitu banyaknya" ucap Kim terkekeh.
"Senang deh rasanya melihat mereka semua akur" ucap Zoya tersenyum senang. Kim hanya tersenyum miris mendengar ucapan Zoya.
"Kamu gak tau kalau ini hanya sandiwara. kamu mudah terhanyut dengan kebaikan Hayoon, Zo" bathin Kim Joong.
"Zo, gak belanja?" panggil Sinhye yang begitu senang menunjukkan dress yang ia ambil.
"Tidak!" teriak Zoya. Sinhye pun mengangguk paham, ia pun berlalu pergi.
"Mana ada pakaianku disini, Sinhye ada-ada saja" ucap Zoya terkekeh.
"Nanti kita ke toko muslimah, ya.. Di Mall ini ada kok" ucap Kim Joong.
"Tidak perlu kesana, Kim. tempo lalu aku sudah kesana sama Ye-Jun saat sepulang dari pers" ujar Zoya.
"Serius? jadi kalian belanja?" tanya Kim
__ADS_1
"Iya, ah aku belum cerita ya sama kalian rupanya. dia so sweet sekali, ajak makan, sholat bersama, ke Mall, pokoknya hari itu dia membuatku sangat lelah" jelas Zoya tersenyum bahagia.
"Ayaana pasti senang juga kalau diperlakukan seperti itu" ucap Kim menatap Ayaana yang menghampiri mereka.
"Itu pasti, tuh gadismu" ucap Zoya terkekeh. Ayaana pun sudah tiba didepan mereka.
"Ngobrolin apaan sih, seru banget" ucap Ayaana
"Mau tau aja deh kamu. sudah selesaikah? mau bayar lagi?" tanya Kim, Ayaana mengangguk manja.
"Oke sayang, ayo kita ke kasir" ajak Kim beranjak duduk lalu mengambil borongan kekasihnya. mereka berdua pun berjalan ke kasir dan membayar semua belanjaan Ayaana.
Setelah selesai membeli dress, semua para gadis itu juga memborong tas dan sepatu. Hayoon tampak heran pada Zoya yang hanya diam saja seperti tidak ada nafsu untuk belanja. tentu saja, Zoya tidak suka mengoleksi barang berlebihan. karena itu sangat tidak baik dan menjadi mubadzir bila hanya dipajang namun tidak dipakai. baginya, lebih baik menyumbangkan uang dan pakaian ke anak-anak yatim piatu yang tentunya sangat bermanfaat dan menjadi ladang amal dimasa nanti.
Setelah puas berbelanja, Zoya hanya minta ditemani untuk ke pusat perbelanjaan bahan masakan, tentu saja mereka mau menemani Zoya dengan senang hati. sebab dari tadi hanya Zoya dan Kim yang terus mengekori mereka tanpa belanja. hanya saja Zoya dan Kim ke toko pria, Zoya pun berinisiatif ingin membelikan sepatu untuk Ye-Jun yang sepertinya berukuran sama dengan Kim Joong.
Cukup lama berada di Hypermart, membuat kaki Hayoon dan the gengs merasa kelelahan. mereka pun memilih untuk duduk di kursi yang telah disediakan. sedangkan geng Zoya terus menemani Zoya dengan setia tanpa mengeluh lelah sedikit pun.
Setengah jam kemudian, Zoya dan the gengs pun telah selesai berbelanja. mereka menghampiri Hayoon lalu mengajaknya untuk pergi.
"Kemana lagi kita?" tanya Jinhyu.
"Kita ke foodcourt aja yuk, laper nih" ajak Hayoon.
"Oke baiklah, aku juga lapar" timpal Ayaana mengelus perutnya. Hayoon and the geng tersenyum, mereka pun segera pergi menuju foodcourt yang terdapat didalam Mall itu.
Kini mereka semua menikmati makanan yang mereka pesan masing-masing. Zoya dan para sahabat duduk berpisah, sebab Ayaana, Cris dan Kim memilih duduk di meja lain. Zoya yang ingin mengekor langsung dicegah oleh Hayoon, sebab Hayoon ingin mengobrol dengan Zoya sembari menunggu pesanan datang.
Sedang asyiknya makan sambil mengobrol, tanpa sengaja Hayoon melihat Ye-jun yang sedang makan bersama wanita lain.
__ADS_1
"Guys, i-itukan Oppa Hwan Ye-Jun?" tunjuk Hayoon mengarah ke meja sedikit jauh dari mereka. kebetulan Ye-Jun duduk membelakangi mereka, hingga ia tidak melihat keberadaan Zoya. Zoya yang ingin tahu pun segera melihat ke arah yang ditunjuk oleh Hayoon, ia kaget saat melihat jemari wanita itu membersihkan mulut Ye-Jun yang belepotan.
Zoya menatap intens akan perbuatan wanita itu. tentu saja ia tahu siapa wanita yang bersama calon suaminya, ia adalah lawan main Ye-Jun saat tempo lalu. gelora amarah pun langsung menyeruap masuk kedalam sanubari Zoya, ia benar-benar tak suka dengan kedekatan Ye-Jun dengan wanita itu. apalagi melihat jemarinya menyentuh bibir Ye-Jun dan Ye-Jun membalas memegang lengan si wanita, seketika Zoya berdecak kesal lalu memungut barang belanjaannya dan segera pergi meninggalkan tempat itu.
"Zoya!!" panggil Hayoon
"Zo, mau kemana?" timpal Cristella dan Ayaana berteriak, mereka juga memungut barang belanja dan segera berlari mengejar Zoya.
Mendengar nama calon istrinya dipanggil, sontak Ye-Jun langsung menghempas tangan Soo Yun ke meja lalu menoleh ke belakang. sayup-sayup ia melihat wanita berkerudung yang baru keluar dari ambang pintu masuk.
"Zoya" ucapnya lirih, segera pergi meninggalkan Soo Yun yang terpaku di tempatnya. Soo Yun dan Hayoon saling menatap dari kejauhan, mereka tersenyum devil atas kejadian barusan. Soo Yun beranjak dari duduknya, menghampiri sang sepupu hingga mereka bertos-ria.
"Berhasil!" ucap mereka senang, menatap devil kearah pintu itu. pengunjung yang melihat mereka hanya menatap heran.
"Thanks sepupuku, akhirnya rencana ini berhasil! aku yakin pasti gadis itu akan memutuskan Ye-Jun" ucap Soo Yun.
"Jelas saja, matanya sudah berkaca-kaca. hahahaha" ucap Hayoon.
"Ayo kita pergi" ajak Soo Yun, mereka pun segera pergi namun tiba-tiba lantai yang licin membuat mereka semua terpeleset dan tergelincir hingga pakaian yang didalam paperbag itu pun berhambur berserak hingga mengenai makanan pengunjung.
BRUK!!
"Aaww!!" rintih mereka berempat memegang bokong yang teramat sakit berbentur kuat dengan lantai.
"Apa-apaan ini!" berang pengunjung mencampakkan salah satu baju milik mereka yang telah ternodai sauce.
"Shit!! dress ku!"
πΈπΈ
__ADS_1
πππ