
πΈπΈ
Dan disinilah mereka, berada di sebuah Mall elite yang didalamnya memiliki kebutuhan dan keinginan konsumen secara lengkap. langkah kaki mereka berjalan menuju toko pakaian bayi, mencari ukuran untuk usia 3 bulan ke atas. kebetulan pasutri itu baru membeli pakaian biasa yang bisa dikenakan bayi perempuan dan lelaki.
Mereka pun memasuki store itu, langsung disuguhi dengan beragam pakaian anak-anak yang menggemaskan. kedua gadis melepaskan rangkulan pasangannya, berlari terbirit-birit memasuki toko itu dan langsung menyentuh pakaian bayi perempuan yang sangat lucu.
"Cris, lihat ini lucu sekali" ucap Ayaana, menatap baju yang manis sekali.
"Oh ya ampun, melihatnya saja aku jadi pengen anak" gerutu Cristella, merasa tersanjung berada ditempat ini. melihat aneka ragam pakaian bayi yang menggemaskan.
"Buruan nikah!" ledek Ayaana. Cristella memutar bola mata, jengah.
Kedua wanita itu pun sibuk memilih pakaian bayi perempuan dengan raut wajah yang kegirangan. para pria yang melihat mereka pun tertegun, jiwa bapaknya meronta-ronta saat menginjakkan kaki disini hingga kedua pria itu pun jadi ingin untuk menghalalkan wanitanya itu. hahaha
"Pak, menikahlah, usia anda sudah matang, bukan?" ledek Kim Joong, yang berdiri disampingnya.
"Nanti saja kalau aku benar-benar akan menjadi dosen sungguhan" ucapnya dengan enteng. sebab sekarang ini pria itu masih magang. dan akhir bulan ini akan selesai.
"Wow, bentar lagi dong"
"Setidaknya saya kumpuli uang dulu. belum tentu Cristella mau nikah muda kan" ucapnya
"Wanita kalau sudah melihat bayi, pasti pengen punya anak juga" ucap Kim Joong
"Oyah? sebenarnya aku juga ingin. bagaimana denganmu?" pertanyaan beralih pada Kim Joong.
"Ck! saya masih muda, Pak. mana mungkin nikah muda. nantilah kalau sudah lulus" gerutunya.
"Hmmm, 3 tahun lagi dong"
"Ya begitulah, setidaknya saya seperti bapak, cari uang dulu" ucapnya, Tae-Young pun mengangguk paham. kadang sesama lelaki harus mengerti, menikah bukanlah hanya menuntut kepuasan bathin, namun juga harus siap secara lahir dalam hal finansial. memiliki uang, rumah, mencukupi kebutuhan dan keinginan, adalah cita-cita mereka untuk membahagiakan wanita yang dicintai.
"Ck! kenapa kita malah merhatikan gadis itu, ayo kita cari pakaian pria" ajak Kim Joong, sadar mereka masih menatap wanitanya.
Hingga dua pria ini pun ikut mencari pakaian bayi laki-laki. tentu saja tidak serumit pilihan wanita yang sangat rempong. apa yang keren, itulah yang diambil tanpa membanding-bandingkan model yang ini dan yang itu.
Setelah semuanya selesai, mereka pun segera ke kasir untuk membayar.
"Kalian sudah selesai?" tanya Tae-Young, pada wanita yang baru menghampiri kasir.
__ADS_1
"Seperti yang kamu lihat, Sayang" jawab Cristella menunjukkan barang belanjaannya.
"Wow, girly banget ya"
"Tentu"
(Pilihan Para Gadis)
(Pilihan Para Pria)
Setelah semua selesai, dua pasangan itu pun keluar dari Baby Store. kini tujuan selanjutnya adalah mengunjungi toko mainan anak-anak. Berjalan kesana kemari mencari toko mainan yang ternyata berada tak jauh dari toko bayi.
Mereka pun memasuki toko tersebut, disuguhi beragam mainan disepanjang rak-rak. Grup wanita dan pria pun mulai berpencar, mencari apa saja yang menarik dan sangat cocok untuk dimainkan oleh anak-anak sesaat masanya tiba nanti. maklum saja tidak ada referensi lain untuk membeli, sebab semua kebutuhan bayi sudah diborong oleh orang tuanya.
"Ay, ambil barbie ya"
"Iya ambil sajalah, anak perempuan pasti menyukai barbie" ucap Ayaana
Cristella pun mengambil barbie beserta pangerannya, barbie yang memakai baterai untuk dapat berbicara dan menggerakan tangannya, lalu alat masak, dan kemudian ia pun berfikir apa yang bagus dan menarik.
"Bingung aku, apalagi ya" gerutunya.
"Entahlah, rasanya ini sudah cukup kali ya" ucap Ayaana.
"Mending kita ke tempat anak cowok aja" ajak Cristella, menghampiri kekasih mereka yang masih sibuk memilih.
Para pria itu mengambil robot, ultraman, mobil remote, bola kaki mini dan yang lainnya.
Dirasa semuanya sudah selesai, mereka pun kembali membayar borongannya ke kasir.
"Eh tunggu deh guys! kayaknya itu sangat bagus" sergah Cristella, menunjuk rak yang memajang sebuah audio, dengan kotak bergambar anak kecil mengenakan pakaian muslim. Cristella pun menghampirinya, meraih kotak itu dan membaca keterangannya.
"Audio Al-qur'an untuk anak? hmmm, sepertinya ini yang paling bagus" gumam Cristella, Ia kembali ke kasir untuk menambah list belanjanya.
Semua barang itu pun dikemas ke dalam dua box. agar membawanya lebih mudah. box yang cantik, kardus bekas suatu barang yang dibaluti kertas kado dan dihias dengan pita tentunya. Dua gadis itu semakin senang melihatnya, mereka tidak perlu lagi untuk memikirkan cara membungkus hadiah itu.
__ADS_1
"Oya eonnie, sekalian baju ini dimasuki ke box mainan cewek ya" pinta Ayaana, ide yang sangat cemerlang.
"Iya juga, sekalian ya" timpal Cristella.
"Biar gak kerja dua kali" ucap Ayaana. pakaian pria pun ikut menyusul.
Kini saatnya mereka kembali ke mobil, meninggalkan Mall itu dan saatnya bagi mereka memanjakan diri masing-masing dengan mengunjungi berbagai tempat wisata di siang hari itu.
**
Di kediaman Zoya, gadis itu tengah menonton televisi bersama Ummi. ditinggal sang suami lagi yang mesti bekerja mencari won dan menyelesaikan syuttingnya yang tinggal beberapa hari lagi. Setelah syuting sinetron kali ini selesai, ia ingin fokus dulu bersama sang istri dan bayinya dan tak ingin menerima job sinetron yang dapat menguras waktu kebersamaannya. kecuali bila itu menyangkut karir modelnya, mungkin Ye-Jun akan menerima untuk melakukan pemotretan.
"Mi, sedih banget cerita film ikan terbang ni, masa wanita selalu di tindas. hiks hiks. ganti napa Mi!" gerutu Zoya yang mulai baper menonton acara ikan terbang di tv Indonesia.
Ye-Jun selalu memikirkan istrinya yang hobby nonton hingga ia memasang tv kabel yang menyiarkan seluruh channel luar negeri, termasuk Indonesia. Ada pula turki, cerita cinta yang sangat romantis. India yang tak kalah mengharukan dan hollywood yang tak kalah dengan adegan uwu-uwunya, dan masih banyak lagi. Namun sang istri lebih sering menonton acara Turki, India dan Korea. sesekali memasang Tv Indonesia hanya untuk mendengar ceramah mama dedeh, Islam itu indah dan Damailah Indonesiaku.
"Tunggu selesai dulu, pasti nanti suaminya kena azab" ucap Ummi
"Dan setelah itu taubat!" sambung Zoya, memutar bola matanya, jengah.
"Tau aja!" ujar Ummi terkekeh
"Huh, Ummi! untung suamiku gak kayak gitu"
"Alhamdulillah, dia pria yang sangat baik"
"Sholeh lagi, Mi"
"Tampan pula" sambung Ummi
"Terkenal lagi"
"Pria idaman pula" puji Ummi
"Ingat Abi, Mi" peringat Zoya terkekeh
"Dia sudah tua"
"Tapi masih tampan" sergah Zoya
__ADS_1
"Tentu saja"
πΈπΈ