Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan

Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan
117. Konferensi pers


__ADS_3

🌸🌸


Selesai makan siang, Zoya dan Ye-Jun langsung menunaikan sholat dzuhur berdua di kamar Area. Setelah sholat, Zoya beristirahat sejenak bersama Aera dikamar calon adik iparnya. perjalanan cukup panjang membuat mereka sangat kelelahan. sedangkan Ye-Jun tampak sedang menasehati adik pertamanya itu.


"Na, jaga sikapmu itu pada Zoya! kamu harus sopan dan terima dia sebagai kakak iparmu!" pinta Ye-Jun.


"Lebih baik Oppa sama wanita lain saja yang selevel dengan kita! bukan gadis udik itu!"


"Jangan kurang ajar Kamu yaa! berani menghina Zoya, habis pacarmu!" ancam Ye-Jun mengacungkan jari telunjuknya tepat didepan sang adik.


"Apa-apaan mengancam pacarku segala!"


"Lihat saja nanti!" Ye-Jun pun langsung meninggalkan kamar Aena lalu berjalan menuju kamarnya berada.


Setelah kepergian kakaknya, Ae Na segera bersiap-siap untuk pergi ke sesuatu tempat. Kini ia telah berpenampilan layaknya gadis seksi yang sesuai dengan kriterianya. Ae Na pun memasuki mobil, lalu melajukannya dengan kecepatan tinggi.


Kini ia telah tiba di kediaman Soo Yun, Ae Na tercengang melihat Mamanya tengah mengobrol bersama Soo Yun.


"Mama!" ucapnya kaget lalu berlari menuju Mama Nam dan memeluknya.


"Aena, Mama merindukanmu" lirih Mama


"Mama kemana saja? kenapa tidak pulang?" tanya Aena.


"Mama baru saja pulang dari luar kota. Mama dengar Oppa tengah melamar gadis berkerudung ya?" tanya Mama


"Huuuuuuu, Tante.. hiks hiks hiks,"


"Lah, kenapa?"


**


Tak terasa saking lelahnya, Aera dan Zoya tertidur di ranjang king size itu dengan sangat pulas. Ya, wajar saja karena kelelahan membuat keduanya tertidur.


Ye-Jun yang merasa bosan, ia pun segera beranjak dari berbaringnya, dan berjalan menuju kamar sang Adik. Biasanya, Aera tidak mengunci kamar itu. namun setelah Ye-Jun menekan gagang pintu ternyata pintu telah terkunci dari dalam.

__ADS_1


"Tumben kunci pintu, dasar! pasti karna gadisku itu" gumamnya tersenyum. Ye Jun pun kembali kekamarnya, merebahkan tubuh sembari menatap foto mereka di kamera.


"Cantik"


**


Pada keesokan harinya, Zoya dan Ye-Jun menghadiri konferensi pers yang ia janjikan untuk menyelesaikan masalah ingin tahu pada masyarakat. dengan ditemani para sahabat, membuat Zoya semakin semangat dan tidak merasa gugup oleh kekuatan yang mereka berikan.


Disisi lain, Ae Na, Mama Nam, Soo Yun pun juga turut ingin menghadiri acara itu walau hanya melihat dari jauh.


"Soo Yun, ayo naik" ajak Mama Nam


"Tunggu, Tante. saya masih menunggu seseorang" ucapnya


"Siapa?"


"Sepupu saya. nah, itu dia" ucap Soo Yun menunjuk kearah gadis yang baru turun dari mobilnya.


"Eonnie, sorry telat. Sebenarnya kita mau kemana sih?" tanya gadis itu.


"Ke tempat pria yang eonnie suka itu" jawabnya


"Nanti juga tau. ayo kenalin dulu teman eonnie" suruh Soo Yun. gadis itu pun mendekati Mama Nam dan Aena, lalu menyalimi tangan mereka.


"Hayoon, Tan, Eonnie" ucapnya


"Saya Nam, kekasih Papa Soo Yun"


"Dan saya Aena, teman kakakmu" timpal Aena.


Wah, ternyata sepupu Soo Yun adalah Hayoon? ya benar. semenjak mendengar kabar trending topik tempo lalu, Soo Yun yang dekat dengan sepupunya itu langsung menceritakan kegalauannya. namun ia enggan untuk memberitahu siapa pria itu, sebab ia enggan untuk menyebut nama pria yang ia idam-idamkan tersebut.


Dan Mama Nam? ternyata ia adalah kekasih Ayah Soo Yun? ya benar, Ayah Soo Yun kebetulan seorang duda dan memiliki kekayaan yang sangat besar melebihi suaminya. dan sebentar lagi keduanya akan menikah walaupun Tuan Hwan belum menceraikan sang istri. tapi hal itu Nam tidak mempermasalahkannya, yang penting ia akan menikah dengan pria konglomerat ini. mendengar putri kekasihnya menyukai sang putra, membuat hati Mama Nam merasa kasihan dan seketika ia ingin melarang cinta itu terjadi. sebab Mama yang akan menikah dan Ye-Jun juga Soo Yun akan menjadi kakak adik.


Namun Soo Yun tetap menginginkan Ye-Jun, ia meyakinkan calon mamanya bahwa ia ingin memiliki Ye-Jun tanpa hubungan pernikahan. akhirnya hati Mama luluh, ia menuruti keinginan calon anaknya itu.

__ADS_1


Kini mereka semua sedang berada diperjalanan menuju konferensi pers dilaksanakan. Hayoon yang tidak tau kemana arah tujuan mereka, ia hanya diam saja dan mengikuti. ia juga kepo siapa pria itu dan akan berusaha membantu kakaknya untuk mendapatkan yang diinginkan.


Ye-Jun dan Zoya baru saja tiba ke lokasi dengan diikuti para sahabat dibelakang mobil mereka. seluruh pengawal turun dari mobil, lalu disusuli oleh Ye-Jun dan Zoya. para pengawal bersiap untuk melindungi keduanya dari cengkeraman para wartawan dan tentunya para fans yang begitu fanatik dengan Ye-Jun.


"Oppaaa!!" sorak Junlovers. ya, itu adalah nama para fans yang Ye-Jun namai.


"Oppa!"


"Oppa!!"


Ye-Jun hanya tersenyum sambil melambaikan tangannya pada mereka, sedangkan Zoya tertunduk malu untuk menatap mereka.


Banyak dari mereka yang mencuri-curi wajah gadis yang viral dekat dengan aktornya, Zoya yang terus menunduk membuat mereka berdecak kesal tidak dapat melihat wajah itu. padahal mereka penasaran akan wajahnya yang cantik atau biasa saja.


Kini Zoya dan Ye-Jun sudah berhasil memasuki gedung tempat pers dilaksanakan. keduanya telah menduduki kursi kebesaran, bersama Tuan Hwan tentunya. Zoya tampak gugup, wajahnya selalu dipotret oleh mereka. tak ayal, ternyata ada beberapa wartawan berwajah Indonesia menghadiri tempat itu dengan channel tv mereka masing-masing.


"Keren gadis itu, ini mah namanya dia sudah membanggakan nama Indonesia. bisa bersanding dengan Aktor sini" bisik wartawan channel Transtv dengan Sctv.


"Kamu benar, dia akan jadi trending topik nomor satu di Indonesia"


"Aku yakin setelah ini ia akan diundang oleh Deddy corbuzier di Hitam putih"


"Hebat sih dia. acara sudah mulai tuh. kita harus beri pertanyaan"


Para wartawan pun bersiap-siap duduk di kursi masing-masing dengan kertas yang berisi pertanyaan. kali ini mereka tidak memegang kamera, sebab kamera dipegang oleh Assisten mereka.


Tuan Hwan pun segera membuka acara, bahwa beberapa pertanyaan akan siap mereka jawab.


Disisi lain, mobil yang membawa Soo Yun telah tiba ke lokasi. Hayoon tercengang, ia pun berasumsi pasti ini adalah acara pers yang diumumkan tempo lalu. sontak saja ia teringat pada Zoya, membuatnya semakin kesal ternyata rival sang kakak adalah musuhnya sendiri. mereka pun memasuki gedung itu, namun sayang mereka langsung dicegat oleh penjaga.


"Nyonya, anda tidak boleh masuk" ucap salah satu dari mereka.


"Saya adalah Ibunya! saya berhak untuk masuk" berang Mama Nam


"Tapi Tuan Hwan sudah melarang siapapun untuk masuk termasuk keluarganya sendiri. Nyonya bisa melihat dilayar besar itu" ucapnya menunjuk kearah sana.

__ADS_1


"Sial sekali tua bangka itu!"


🌸🌸


__ADS_2