Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan

Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan
195. Wisata Roma


__ADS_3

🌸🌸


"Hah? Apa!!"


"Eh, kamu itu seperti bidadari. Sumpah deh, Ra"


"Serius?? Ah senangnya dipuji" Pipi gadis itu merona merah seketika tatkala pria ini memujinya.


"Kapan kamu beli gamis dan hijabnya?" Tanya Akbar


"Beberapa hari yang lalu" Jawab gadis tersebut, lalu menduduki bokongnya diatas sofa, diikuti pula oleh Akbar


"Jadi kapan oppa meng-islami aku?" Pertanyaan itu seketika lolos dari mulutnya. Sepertinya gadis itu sudah tidak sabar lagi untuk menyusul kakak pertamanya dalam memeluk islam.


"Kamu yakin kan?? Islam banyak larangan dan perintah yang harus dikerjakan lho.. Kamu harus memikirkan dengan matang"


"Iya aku tau, dan aku sudah mempelajari semuanya. Aurat harus ditutup, tidak boleh minum alkohol, makan babi, bahkan harus sholat 5 waktu" Oceh gadis itu


"Jadi kapan kamu siap?" Tanya Akbar


"Secepatnya"


"Tunggu hari weekend ya, kamu kan tau saya bekerja"


"Masih lama, tapi gak apalah"


"Ra, sudah mau jam 2, aku pamit lagi ya, harus ke kantor" Tutur Akbar seraya menatap jam di pergelangan tangannya.


"Hmm, baiklah. Aera antar yaa" Tawar gadis itu. Akbar pun mengangguk, menyesap kopinya lalu beranjak berdiri untuk menuju lift.


**


Di Roma, Mei-Yin mengajak sahabatnya untuk mengunjungi salah satu ikon yang termasuk dalam tujuh keajaiban dunia, yaitu colosseum.



Colosseum merupakan lokasi bersejarah yang sangat terkenal dan terletak di Roma, Italia. Peninggalan bersejarah yang merupakan bangunan dari arena gladiator ini dibangun oleh Kaisar Vespasian dan merupakan bangunan untuk pertunjukan besar yang memiliki bentuk elips. Di balik kemegahan dari bangunan yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia ini.

__ADS_1


Meskipun colosseum memiliki bangunan yang sangat megah dan luas untuk ditempati oleh orang-orang, namun ternyata arena besar ini sudah sangat lama tidak pernah digunakan. Bahkan, terakhir kali colosseum digunakan ternyata pada abad ke-6 lalu. Meski sudah sangat lama tidak digunakan, tapi colosseum masih sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara sebagai salah satu destinasi yang sangat bersejarah.


Bukan rahasia umum lagi bila memang Colosseum merupakan bangunan yang memiliki bentuk sangat estetik dan menjadi simbol dari kejayaan Romawi di masa lalu. Meskipun memang kini Colosseum sudah memiliki beberapa bagian yang rusak akibat gempa bumi maupun oknum manusia tak bertanggung jawab, tapi perpaduan bangunan yang terasa elegan dan megah tetap terlihat dari colosseum.



Colosseum memiliki lebih dari 80 pintu masuk dan dapat menampung kurang lebih 50.000 penonton. Tentu saja jumlah itu sangat fantastis untuk sebuah arena pertunjukan pada masa lalu.


Seperti yang kita ketahui bahwa Colosseum sering menjadi arena tempat diadakannya acara yang melibatkan berbagai hewan liar, salah satu yang populer adalah banteng. Di dalam colosseum ternyata terdapat ruang bawah tanah yang berisikan lorong dan ruang bawah tanah. Ruang-ruang tersebut dimanfaatkan untuk menyimpan hewan-hewan maupun para gladiator sebelum pertunjukan dimulai.


"Wow, ini kan yang salah satu dari tujuh keajaiban dunia" Zoya kegirangan bisa melihat tempat yang terkenal itu.


"Hu'um, ayo ke dalam sana" ajak Mei-Yin


Mereka pun mengikuti langkah kaki wanita itu. Zoya, Ye-Jun dan Dzaka menatap kagum pada tempat itu. gaya arsitekturnya tidak pernah berubah sedikit pun hingga serasa berada di jaman dahulu kala.


Setelah cukup lama berkeliling dengan banyaknya wisatawan yang datang, akhirnya mereka pun meninggalkan tempat itu bersama sejuta kenangan dan moment yang di abadikan didalam potret kamera yang tak lupa harus dibawa kemana pun.


"Sekarang kita mau kemana lagi?" tanya Ye-Jun menatap Mei-Yin dan Andrew.


Mei-Yin berfikir sejenak, mencari tempat yang tak kalah bagus dari ini.


"Dimana, Yang?" tanya Mei-Yin


"Ada deh, ayo ikut" ajak Andrew yang langsung membuka pintu mobilnya.


Beberapa menit kemudian, mobil yang membawa mereka pun telah tiba ke tujuan. tempat yang di rekomendasikan oleh Andrew yang tak kalah bagusnya dari ikon lain.


"Tadaaaa!! ini diaa!"



"Air mancur trevi??"


"Ho'oh. katanya kalau kita lempar koin ke kolam itu, kita bakal dapat jodoh" ucap Andrew, mengenai mitos perihal tempat itu.


Sontak saja mereka bertiga bercibir, menatap sinis pada pria itu. apalagi Zoya dan Mei-Yin.

__ADS_1


"Is, ndrew! untuk apa buat gituan! sama aja kita gak percaya sama Tuhan. musyrik lho jatuhnya" gerutu Zoya


"Iya tau, itu kan kepercayaan mereka. jadi gimana? kalian siap cari jodoh lagi ga?" pertanyaan merujuk pada sepasang suami istri itu


"Enggaklah!" gerutu Zoya


"Cie-cie.. yakin yang?? setianya kamu sama aku" ledek Ye-Jun tersenyum senang, bocah yang digendongannya hanya diam menyimak obrolan orang dewasa itu


"Is Hubby! ayo kita lempar koin, siapa tau dapat pula suami yang lebih tampan dari ini" balas Zoya, ingin memanasi suaminya.


"Heuh! enak aja ngomong" gerutu Ye-Jun


"Baba, Umma kenapa kelahi?" timpal bocah itu, menangkap raut wajah kedua orang tuanya yang tampak berseteru


"Eh enggak sayang, kita gak kelahi" ucap Ye-Jun pada putranya


"Hmmm, ayo kesana! pengen main air" pinta bocah itu, menunjuk ke air terjun yang telah dikerumuni banyak orang.


"Eh? cuma obok-obok aja ya, gak boleh masuk" peringat Zoya, bocah itu mengangguk



Ibukota Italia ini memiliki banyak destinasi romantis yang dapat dijumpai. Salah satunya dan cukup terkenal di berbagai penjuru dunia yaitu Air Mancur Trevi. Satu hal yang paling disoroti oleh banyak wisatawan tentang air mancur ini adalah mitos melempar koin.


Banyak yang meyakini ketika kita melempar koin ke kolam akan membuat kita kembali lagi ke Kota Roma, hingga bertemu jodoh dan menikah. Wah!


Gak asal lempar! Ternyata melempar koin yang dianjurkan ialah dengan menggunakan tangan kanan, di atas bahu sebelah kiri. Menurut masyarakat sekitar, tangan kanan ialah simbol kebaikan. Hal-hal yang baik harus dimulai dengan tangan kanan.


Lalu kenapa harus di atas bahu sebelah kiri? Jawabannya ialah, agar hal-hal buruk yang ada pada kita ikut terbuang saat melemparkan koin.


Siapa sangka? Kolam Air Mancur Trevi setiap harinya menghasilkan 3.000 euro atau setara dengan 49 juta rupiah. Pengambilan koin dilakukan pada malam hari saat air mancur sepi pengunjung.


Koin yang terkumpul, langsung diberikan kepada badan amal Italia untuk dijadikan dana (saldo) kartu belanja bagi masyarakat kurang mampu di Italia, agar mereka dapat membeli bahan makanan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari.


Mengambil koin yang ada di kolam termasuk bentuk tindakan kriminal.


Koin-koin itu memang dilemparkan seikhlasnya oleh para wisatawan yang datang. Namun ketika koin sudah berada di dalam kolom, hak sepenuhnya dimiliki oleh pemerintahan Kota Roma yang nantinya koin-koin ini akan disumbangkan ke badan amal.

__ADS_1


Barang siapa yang mengambilnya meskipun satu koin, akan dianggap sebagai pencuri dan mendapatkan sanksi pidana.


🌸🌸


__ADS_2