Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan

Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan
24. Ke pantai


__ADS_3

🌸🌸


Hari ini, Zoya and the geng berencana pergi ke pantai atas usulan Ayaana. Tentu saja mereka semuanya bersedia termasuk Zoya sendiri. Rasanya, sudah sangat lama Zoya tidak mengunjungi pemandangan alam biru itu. Kini mereka berempat memasuki mobil milik Kim Joong, ia yang akan mengendarainya. Sedangkan Zoya menduduki bangku depan kedua gadis cantiknya menduduki kursi belakang. Kim Joong pun segera menekan pedal gas mobil dan melajukannya kencang. Setiba dijalan raya, tidak lupa mereka membeli beberapa cemilan dan juga minuman dingin untuk menyegarkan tenggorokan. Zoya dan Cristella yang memasuki Supermarket tersebut dan memilih apa yang mereka suka, juga tentunya kualitas halalnya. Setelah selesai berbelanja, kedua wanita itu kembali ke mobil milik Kim joong yang tengah menunggu.


Mobil memecahkan keheningan jalanan Kota Seoul yang tidak terlalu ramai. Cristella dan Ayaana berdiri tegak hingga keluar mobil tepat berada diatapnya. Mereka menikmati semilir angin yang menggoyang-goyangkan rambut mereka yang berderai. Tiada beban, hanya senyum teramat manis yang mereka pamerkan, merentangkan tangan, menengadahkan kepala dan memejamkan mata, begitu damai rasanya bersama angin sepoi-sepoi yang ingin membawanya terbang. Hingga tak jarang mereka tertawa cekikikan diatas sana. Zoya yang mendengar tawa mereka, menoleh sekilas kebelakang, hanya terlihat kaki mulus jenjang yang terpajang disana. Zoya menggelengkan kepala, merasa gemas dengan tingkah mereka yang terlalu girang bersama angin-angin itu.


Disisi lain tepatnya di tepi jalan, tiga wanita tanpa sengaja melihat mobil Kim joong melewati jalan raya itu. Siapa lagi kalau bukan Hayoon and the geng. mereka tercengang, terperangah melihat mantan anggotanya, Cristella, sedang bersenang-senang dimobil itu. Hingga seketika raut wajah mereka berubah, menatap sinis mobil yang telah pergi melewatinya.


"Hallo!" tiba-tiba seseorang membuyarkan lamunan ketiganya. Hayoon pun sadar, ia berdehem menetralkan kembali perasaannya dan tersenyum kepada pemuda itu.


"Jadi bagaimana, kamu bersedia menjadi bintangnya? tenang saja, bayarannya sangat tinggi dan kau akan puas" ujar pria tersebut yang sedang menawarkan pekerjaan pada Hayoon. Hayoon pun menatap kedua temannya seolah meminta pendapat akan tawaran itu.


"Terima saja, lumayan. kita bisa keluar negeri jalan-jalan" bisik Sinhye. Hayoon pun mengangguk dan kembali menatap pria didepannya.


"Baiklah, aku akan menerima tawaran itu. lumayan juga aku akan mendapat kepuasan. tapi ada syaratnya" pinta Hayoon.


"Apa?" tanyanya.


"Wajahku harus diubah dengan bintang yang lebih terkenal." ujar Hayoon.


"Tentu saja, lagian di perjanjian surat kontrak tertera persyaratan itu" ucapnya memberikan surat perjanjian kontrak. Hayoon mengambilnya dan mulai membaca, ternyata benar jika wajah bintang akan diubah oleh wajah lain.


"Siip. apa perlu ku tanda tangani?" tanya Hayoon dengan gayanya yang sok kecantikan.

__ADS_1


"Harus. ini pulpennya" Pria itu pun memberi pulpen tersebut. Tanpa ragu, Hayoon segera menandatangani surat kerjasama itu.


"Baiklah urusan kita selesai dan aku akan pergi" ucapnya lalu menggandeng tangan kedua sahabatnya dan melangkahkan kaki meninggalkan pria itu. Namun tiba-tiba langkah Hayoon terhenti sebab pria itu kembali memanggil.


"Tunggu!" lerainya.


"Ada apa?


"Kau harus mempercantik tubuhmu itu" peringatnya.


"Tidak perlu kau khawatirkan" ujar Hayoon dengan begitu sombong. Kini ketiganya telah berada didalam mobil, Shin hye yang mengendarai pun bersiap-siap menekan pedal gas mobil dan melajukannya meninggalkan tempat itu. Kini tujuan mereka pergi kesebuah pedesaan, dimana disana terdapat seorang dukun yang begitu ampuh dan pintar. Hayoon merasa penasaran akan feelingnya yang mengatakan bahwa Zoya yang memiliki ilmu sihir hingga mereka selalu kewalahan dan gagal mengerjai mereka.


Di tempat Zoya, mereka telah tiba di pantai tersebut. begitu banyak pengunjung, mungkin saja karna ini adalah hari libur untuk segala umat. Hingga para umat memilih memanjakan diri di pantai sembari menikmati semilir angin sepoi-sepoi yang begitu memanjakan tubuh yang telah penat. Ketiga wanita cantik itu begitu terpukau memandang alam biru yang membentang luas. airnya yang biru tanpa kotoran sedikit pun hingga pasirnya yang berwarna putih dan bersih. Ayaana dan Cristella mengenakan baju pantai yang biasanya dikenakan orang-orang saat ke pantai, sedangkan Zoya mengenakan baju kaos lengan panjang dan rok bermotif bunga. Tak lupa juga jilbab sorong hingga kaca mata agar pandangan tidak terasa kesilauan. Mereka bertiga pun segera berlari menuju bibir pantai yang begitu aduhai. ingin menyapa air laut yang menyentuh kaki mereka.


"Yuk main air!" teriak Cristella.


"Kim, rekam kami yaa" suruh Ayaana kepada Kim joong. kebetulan Kim juga sedang merekam mereka menggunakan handycam miliknya. Kim joong tertawa melihat ketiga gadis yang ia kawal itu tengah tertawa riang, menampakkan gigi berjejeran rapi hingga mereka ketawa ngakak. entah apa yang mereka tertawakan, rasanya mereka begitu euforia sekali berada disini. Apalagi melihat tawa sahabat kecilnya, membuat Kim joong begitu gemas dan ingin memeluknya. Sudah cukup lama ia merekam gadis itu membuatnya sedikit lelah. Kim pun kembali menyimpan handycam tersebut kedalam tas kecil yang ia bawa. tas tahan air bila Kim memasuki air, Handycam itu tidak ikut basah.


"Aku dataaaang!!!" teriak Kim berlari hingga merangkul bahu Ayaana dan Cristella, sedangkan Zoya sedikit menjauh saat melihat Kim merentangkan kedua tangannya. Kini mereka pun tercebuh kedalam air, Zoya yang melihatnya tertawa lepas melihat kejadian itu.


"Kim Joong!! sakit tau!" berang Ayaana yang jutek.


"Dasar gadis jutek! rasakan ini!" teriak Kim lalu mencimpratkan air ke wajah Ayaana hingga mereka berdua saling mencimpratkan air laut itu ke wajah lawan.

__ADS_1


Sudah cukup lama berada di air, membuat mereka cukup kelelahan dan memilih beristirahat dulu di pasir. Kim joong berlari menuju mobil untuk mengambil minuman dan cemilan yang mereka bawa hingga beberapa menit kemudian Kim pun telah tiba menghampiri teman-temannya.


"Asyiiik... ngemil lagi nih" ucap Cristella. Gadis-gadis itu pun berebutan cemilan didalam kresek, seolah sedang kelaparan dan ingin melahap makanan itu. Sembari ngemil, mereka memandang lautan yang sangat luas. begitu indahnya ciptaan Tuhan akan bumi ini yang memiliki kapasitas air terbesar.


Di tempat Hayoon, mereka baru saja tiba di sebuah desa, mencari alamat dukun tersebut yang berada sekitar 100 meter dari jarak mobil mereka berpijak. Sinhye terus mengemudi hingga Hayoon pun menyuruhnya untuk berhenti.


"Ini rumahnya?" tanya Sinhye.


"Dari kertas ini sih benar. Jin hyu, buruan turun!" perintah Hayoon.


"Ngapain? takut ih" gerutunya.


"Ya tanya apakah itu rumah si dukun, goblok!" ketus Hayoon. Jin hyu pun menuruti, menuruni mobil dan berjalan pelan namun ragu untuk melangkah. tapi ia menepisnya, mengetuk pintu kayu tersebut dengan segenap rasa yang penuh keberanian.


Tok tok!


Lama Jin hyu mengetuk hingga seorang nenek pun membuka pintu tersebut. Nenek tersebut nampak terpaku melihat gadis cantik didepannya, ia melihat gadis itu dari bawah hingga ke atas tampak begitu feminim dan anggun.


"Permisi, apa ini rumah Park Na Kyung?" tanya Jinhyu seraya melihat tulisan disebuah kertas.


"Iya saya sendiri. ada apa?" tanya nenek tersebut. bukannya menjawab, Jinhyu menoleh ke belakang dan menyuruh temannya untuk kemari. Mereka pun datang, menemui nenek itu untuk mencari sesuatu. Ternyata benar, nenek itu adalah seorang dukun handal.


"Nek, kami ingin mencari tahu tentang wanita ini. kami merasa dia memiliki ilmu sihir hingga membuat kami begitu curiga padanya" jelas Hayoon seraya menunjukkan foto Zoya di ponselnya. Hayoon sengaja memotret Zoya disaat ia tidak sadar bila di potret. Nenek itu menilik lebih dalam sosok wanita itu, keningnyaa berkerut seolah begitu jeli memerhatikannya. Hayoon and the geng memerhatikan raut wajah sepuh itu, cukup lama si nenek memerhatikan ponsel kemudian kembali menatap Hayoon dan teman-temannya.

__ADS_1


🌸🌸


__ADS_2