Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan

Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan
29. Membeli tiket


__ADS_3

🌸🌸


Kini mereka telah berada di parkiran, Zoya melihat jam yang melingkari lengannya sudah menunjukkan pukul satu. Ia pun menyuruh teman-temannya untuk memasuki mobil sedangkan Zoya ingin pergi entah kemana.


"Kalian aku tinggal dulu ya, sudah kepepet soalnya" ucap Zoya pamit.


"Emang mau kemana?" tanya Ayaana bingung.


"Ke rumah pak Kim Seok" jawab Zoya lalu berlari dengan cepat menuju belakang kampus. sedangkan teman-temannya merasa bingung siapa pria yang disebutkannya tadi.


"Mending kita nunggu didalam deh" ajak Kim Joong. Dua wanita itu pun mengangguk lalu membuka pintu jok belakang dan menduduki tubuhnya dibangku tersebut sembari menunggu Zoya.


Zoya berlari ke belakang kampus, ia ingin menemui seseorang yang pertama kalinya berlaku baik padanya saat menginjakkan kaki pertama kali di kampus ini. Bu Shu dan Pak Kim Seok, kedua orang itulah yang mau membantunya, mengajak Zoya untuk beribadah sholat dikediaman mereka. Hingga tibalah Zoya tepat didepan pintu rumah itu, ia pun langsung mengetuk pintu seraya tersenyum.


Tok Tok!!


Ceklek,


Tak berapa lama menunggu, pintu pun dibuka oleh seseorang dari dalam. wanita parubaya yang masih terlihat cantik walaupun kulitnya sudah keriput namun tidak mengurangi kecantikan itu. Wanita itu tersenyum semringah melihat kedatangan Zoya untuk kedua kalinya, Zoya pun juga ikut tersenyum memperlihatkan jejeran gigi yang begitu rapi. Bu Shu segera memeluk Zoya, melepaskan rasa rindu pada gadis itu. begitu pun dengan Zoya, ia juga teramat rindu hingga tak sempat untuk berkunjung. Zoya membalas pelukan hangat itu, mengelus punggung renta tersebut seolah ia sedang memeluk sang Ummi yang masih berada di negara kelahirannya.


"Zoya, lama tidak kesini nak" ucap bu Shu melepaskan pelukan itu.


"Maafkan Zoya bu, baru bisa berkunjung sekarang" ucap Zoya merasa tidak enak. sebenarnya Zoya sedikit melupakan orang yang membantunya itu karna Zoya lebih sering menghabiskan waktu bersama teman-teman barunya hingga Zoya pun tak sempat untuk berkunjung. Zoya menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal, sungguh tidak enak hati untuk berkunjung setelah sekian lamanya.


"Tidak apa-apa. Ibu tau gadis remaja sepertimu sudah lebih asyik bersama teman-teman, bukan?" ucap Ibu Shu yang tau betul tentang anak-anak remaja seperti Zoya. Zoya pun mengangguk, tersenyum kecut memandang wajah ibu itu.


"Ayo masuk, pasti kamu mau sholat'kan?" tebaknya.

__ADS_1


"Benar bu. ah Zoya jadi gak enak kalau kesini cuma untuk sholat, hehehe" ucapnya sedikit nyengir. Bu Shu pun terkekeh mendengarnya.


"Pergilah, Ibu akan buatkan minum dulu untukmu" suruh Ibu tersebut. Zoya mengangguk, memasuki ruang sholat tersebut untuk menjalankan sholat dzuhur yang telah telat.


Setelah selesai sholat, Zoya pun mengobrol sedikit bersama si empu rumah. Zoya merasa tidak enak kalau langsung pergi begitu saja hingga ia pun memilih untuk mengobrol sebentar pada Ibu Shu.


Di dalam mobil, Cristella dan Ayaana krasak-krusuk menunggu Zoya yang entah pergi kemana hingga tak mengajaknya. sudah setengah jam mereka menunggu didalam mobil namun belum ada tanda-tanda sosok Zoya menghampiri mereka. Cris pun mengambil ponselnya, lalu menghubungi nomor temannya itu.


"Hallo, Cris" sahut Zoya dari seberang sana.


"Kamu kemana? masih disekitar sini atau pulang duluan?" tanya Cristella meminta penjelasan.


"Masih disekitar sini, ini mau balik" ucap Zoya seraya menatap Ibu Shu.


"Baiklah" Cristella pun langsung mematikan panggilan itu secara sepihak. Tak berapa lama, yang ditunggu pun telah datang. Ia tampak berlari menghampiri mobil dengan secepat kilat. Zoya membuka pintu jok depan, tampak Kim Joong yang sedang bermain game online bersama Ayaana.


"Gak apa, Zo. kebetulan kita lagi main" ucap Ayaana dengan santainya. tangannya masih sibuk mengusap layar pipih tersebut dan mata yang menatap lekat. Zoya memerhatikan keduanya, begitu asyik hingga tak menatap wajah Zoya sedikit pun.


"Lihatlah Zo, aku begitu kesepian melihat mereka yang bermain sedari tadi" gerutu Cristella menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Cup-cup.. kan aku sudah kembali" ucap Zoya menunjukkan wajah imutnya. Cristella pun gemas melihat wajah manis itu, ia mencondongkan tubuhnya kedepan untuk menggapai pipi chubby milik seorang Zoya. Cristella pun menguyel-uyel pipi itu yang seperti bakpow membuatnya ingin melahapnya segera. tapi sayang, itu bukan bakpaw yang tidak bisa dimakan.


"Aduh aduh, Cris! sakit tau!" rintih Zoya mengusap-usap kedua pipinya. Cristella tertawa, merasa lucu melihat wajah itu. Zoya pun berpura-pura merajuk, kembali menghadap kedepan seraya menyedekapkan kedua tangannya didada dan mulut yang sedikit manyun. Zoya pun menoleh sekilas menatap Kim joong yang masih asyik dengan ponselnya.


"Kim!! jalan!" perintah Zoya merebut ponselnya. Kim joong pun ternganga, ponselnya telah beralih ke tangan yang lain.


"Akh! Zo, mengganggu saja!" gerutunya mengacak-acak rambut.

__ADS_1


"Yeaaaay, aku menang!!" sorak Ayaana begitu kegirangan seperti menang medali emas saja.


"Akh kan Zo, lihatlah aku kalah" gerutunya kembali. sedangkan Ayaana menjulurkan lidah mengejek pria itu.


"Nanti waktu bermain, sekarang kita jalan" perintah Zoya.


"Yeee, Zoya ngambek" ledek Cristella.


"Apaan sih, siapa juga yang ngambek" ucap Zoya mengalihkan pandangan ke arah lain sembari terkekeh.


Kini mereka berempat pergi menuju lokasi acara fashion show berada, untuk membeli tiket agar mereka bisa masuk ke acara itu. tentu saja harga tiket pun tidak tergolong murah, biasanya hanya orang-orang tertentu yang bisa memasukinya untuk menonton acara itu hingga selesai. Cristella yang begitu semangat, berniat untuk memborong empat tiket sekaligus. Zoya begitu tercengang, mana mungkin Cristella membayari mereka dengan harga yang begitu mahalnya. Namun Cristella tetap kekeuh, ia tetap pada pendiriannya karna ialah yang mengajak sahabatnya untuk turut ikut.


Tibalah mobil milik Kim Joong didepan lokasi tersebut, banyak para fashionista menyerbu tempat itu untuk berbondong-bondong membeli tiket. Cristella yang tak mau kalah pun langsung berlari menarik tangan Zoya dan Ayaana. Mereka tak mau ketinggalan hingga kehabisan tiket, mencoba untuk menyelip pengunjung agar bisa mendapatkan tiket itu terlebih dahulu.


"Aduuh, ramai banget Cris" gerutu Soya menyapu pandangannya ke sekitar.


"Kamu disini saja, Zo." ucap Cristella.


"Ay, ayo kita kesana. pandai menyelipkan?" ajaknya.


"Tentu saja, itu salah satu keahlianku" ucapnya tersenyum semringah. Segera saja mereka berdua langsung melakukan aksinya. Zoya hanya melongo ditempat melihat kedua wanita itu yang begitu lihainya menyelip pengunjung lain yang sedang membeli tiket.


Tampak dari jarak sedikit jauh, Cris dan Ay sepertinya kena semprot umpatan demi umpatan karna mereka berbuat curang. Namun apalah daya, Ayaana yang begitu liciknya, menyogok panitia dengan uang lebih asalkan mereka mendapatkan empat tiket sekaligus. Mata yang berbinar-binar, panitia pun menganggukinya dan memberikan remaja nakal itu empat tiket.


"Asyiiik!!! thank you Eonnie"


🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2