
Mohon maaf hari ini telat update ππ
Hanya masalah sepele, keenakan baca cerita kak ErKa hingga keasyikan dan malah gak ada ide menulis ceritaku sendiri ππ dan setelah itu aku jadi ngantuk dan ketidur. percayalah, bangun tidur aku langsung menulis ini π
πΈπΈ
Selesai bermain ke rumah Aera, kini Ye-Jun mengantar gadis itu untuk segera pulang kerumahnya. sebab, Zoya akan melakukan rutinitasnya ke kampus pada pagi menjelang siang itu.
Zoya telah tiba dikediamannya, ia menunduk hormat seraya mengucapkan terima kasih dan berlalu pergi. tapi langkahnya terhenti tatkala Ye-Jun memanggilnya dari dalam mobil.
"Tunggu!"
Zoya membalikkan badannya menatap pria itu, "Ya?" sahutnya.
"Aku akan menunggu dan mengantarkanmu" ucap Ye-Jun.
Zoya menggaruk kepalanya sebentar,
"Tidak perlu, ada yang menjemputku nanti" ucapnya memberitahu
"Kamu bisa meng-cancel dan ikut bersamaku"
"Tapi--
"Tidak ada tapi-tapi! aku akan menunggumu" Ye-Jun tetap bersikeras membuat Zoya jengah dan menghela nafas kasar.
Zoya tidak menggubris pria itu lagi, dengan menyelonong ia melangkah pergi menuju kediamannya. kini Zoya segera membersihkan diri dengan secepat kilat, tak tahan merasakan airnya yang begitu dingin hingga bulu kudunya merinding merasakan dingin itu. ia teringat akan sahabatnya, ia raih ponsel dan mengirim pesan pada Ayaana dan Cristella. setelahnya ia segera berpakaian, berdandan seadanya lalu meraih ransel yang selalu melekat dipunggungnya disetiap ke kampus.
"Ayo," ajaknya. ia pun segera memasuki jok belakang mobil. Ye-Jun segera menekan pedal gas mobil, dengan kecepatan normal ia pun melajukan kendaraan roda empat itu dengan penuh hati-hati. diliriknya Zoya, gadis itu tampak semakin cantik dengan polesan bedak tipis dan bibir yang mengkilap.
Kini mobil yang mengantarkan Zoya pun telah tiba di kampus itu.
"Terima kasih" ucapnya lalu segera menuruni mobil tersebut dengan pelan.
"Sama-sama. senang jalan denganmu" ucap Ye-Jun tersenyum lembut. Zoya hanya memberikan senyum kecut padanya.
Zoya melangkah cepat menuju kelas, sedangkan Ye-Jun memerhatikannya hingga gadis itu hilang dari pandangannya. Ye-Jun pun kembali menekan pedal gas dan melenggang pergi dari pekarangan kampus tersebut.
Zoya telah tiba dikelas, sontak ia langsung disambut oleh ketiga sahabatnya yang sudah datang. disisi lain Hayoon berkomat kamit menatap sinis mereka semua.
"Lebay!" gumamnya.
Cristella menarik tangan Zoya, mendudukinya dibangku miliknya itu. Zoya merasa heran dengan mereka, seperti ingin mengeksekusi dirinya saja.
"Ada apa dengan kalian?" tanya Zoya
__ADS_1
"Katakan padaku! apa kamu sedang dekat dengan Oppa Hwan Ye-Jun?" tanya Cristella seraya tersenyum menatap Zoya.
"Hah?"
Cristella tersenyum menunggu jawaban itu,,
"Eh, tidak" ucap Zoya gugup.
"Bohong ih, jelas-jelas kami melihat dia didepan rumahmu" timpal Ayaana.
"Bagaimana bisa?" Zoya kebingungan.
#FLASHBACK ON#
Sebenarnya saat tadi Zoya menghubungi ketiga sahabatnya, Ayaana dan Kim Joong sudah berada di kediaman Cristella. sembari menunggu Cristella, tiba-tiba notifikasi pesan dari Zoya masuk kedalam ponsel Ayaana dan Kim secara bersamaan.
π¬Guys, hari ini jangan jemput aku ya, pria itu yang akan mengantarkanku.
Ayaana membalas,
π¬*Pria siapa? anak teman Ab*i?
Setelah itu tak kunjung juga dibalas oleh Zoya membuat Ayaana menghela nafas panjang.
"Gimana?" tanya Kim Joong.
Cristella pun sudah selesai bersiap-siap, deruan suara kaki yang turun dari atas kebawah terdengar jelas menggema diruangan itu. tampak Cris berlari menuruni tangga, itu sudah menjadi kebiasaannya.
"Yuk berangkat, Zoya katanya ada yang jemput" ucap Cristella.
"Iya benar. penasaran gak sih sama pria itu?" tanya Ayaana menatap Kim dan Cristella secara bergantian.
"Pasti dong penasaran. gimana kalau periksa siapa pria itu? aku pengen tau setampan apa sih dia" ucap Cristella tersenyum membayanginya.
"Justru itu, ayo cepat! sebelum ketinggalan jejak" ucap Ayaana hingga mereka pun segera menaiki mobil Kim Joong. pria itu dengann senang hati mengantar jemput ketiga gadis itu setiap hari.
Mobil melaju kencang memecahi jalanan yang cukup ramai hari itu. membawanya untuk memeriksa siapakah gerangan pria yang sedang dekat dengan sahabatnya yang cukup kalem tersebut? entahlah, ini baru saja mereka akan menyelidikinya. hingga mobil itu pun telah memasuki komplek kediaman Zoya, sangat sepi hingga Kim lebih leluasa untuk menguasai jalanan.
Sedikit lagi hampir tiba dikediaman Zoya, Kim memelankan lajuan mobilnya sebab ia melihat seseorang sedang bersandar dibody mobil itu.
"Itu dia! Kim, pelankan mobilmu" suruh Ayaana dan dituruti olehnya.
Ketiga remaja itu hanya memandang pria itu dari jauh, Kim teringat sesuatu bila ia memiliki teropong yang berada didalam mobil tersebut hingga ia pun mencarinya. setelah ketemu, ia meneropong pria itu agar semakin terlihat dengan jelas wajahnya seperti apa.
"Pria itu kan--" ia terpana melihat Pria yang terkenal dijagat raya tersebut. Ayaana dan Cristella pun penasaran, Ayaana merebut teropong tersebut dari tangan Kim Joong.
__ADS_1
Mulutnya ternganga, ia tercengang melihat Hwan Ye-Jun yang sedang bermain salju pada dedauanan pohon itu. mungkin saja untuk menghilangkan kesuntukannya menunggu Zoya yang cukup lama.
"O-o-oppa--" gumam Ayaana terkejut.
"Siapa?" tanya Cristella penasaran.
"Lihat sendiri" Ayaana memberi teropong tersebut. Ayaana shock, antara senang dan terkejut melihat Aktor itu yang tengah dimaksud oleh Zoya. senyum kembang pun tercipta disudut bibirnya, menatap Kim dengan rasa tak percaya.
"Oppa Hwan Ye-Jun!!" teriak Cristella kaget melihatnya. senyum semringah pun juga turut berkembang disana. Ayaana dan Cris saling pandang, mereka berteriak sekencang mungkin didalam mobil itu hingga Kim yang mendengarnya segera menutup kedua telinga miliknya. Kedua gadisnya itu menjadi barbar dan menggila setelah melihat Oppa tampan tersebut.
"Diaaam!!!! ribut!" teriak Kim Joong yang tak kalah besar volumenya dari mereka. sontak saja Ayaana dan Cris pun terdiam.
"Huh! Ay, ayo kita keluar temui Oppa" ajak Cristella segera membuka pintu.
"Yuk," Ayaana pun begitu. Namun sontak saja Kim Joong segera menghentikan aksi gadis itu sebab ia melihat Zoya yang berjalan menghampiri Ye-Jun.
"Jangan! jangan! lihat itu" ucap Kim Joong menunjuk kearah mereka. Ayaana dan Cristella pun terkesima,mereka melihat arah telunjuk milik Kim itu.
"Mereka sangat akrab"
"Mereka ingin pergi"
"Tutup pintunya! kita akan pergi lebih dulu sebelum Zoya mengetahui keberadaan kita" ucap Kim Joong dituruti kedua gadis itu. ia pun segera memutar balikkan mobilnya, dan mengendarainya dengan kecepatan yang tinggi.
#FLASHBACK OFF#
"Jadi kalian memergokiku?" tanya Zoya terkejut setelah mendengar cerita panjang lebar itu dari mulut Cristella.
"Kami hanya penasaran" ucap Ayaana tersenyum simpul.
"Akh kalian, aku jadi malu" gerutu Zoya menutup wajahnya.
"Malu kenapa?" tanya Cristella heran
"Malu aja, seorang aktor mendekati gadis sepertiku" ucap Zoya cemberut lucu menatap mereka.
"Tidak ada salahnya. yang salah itu kamu menyembunyikan ini dari kami" gerutu Cristella.
"Hehehe, maaf" ucap Zoya terkekeh.
"Ohya, jadi pria yang menculikmu adalah Hwan Ye-Jun?" tanya Kim Joong penasaran.
Zoya mengangguk akan kebenaran itu,
"What!!"
__ADS_1
πΈπΈ