TERJERAT CINTA PRIA DEWASA

TERJERAT CINTA PRIA DEWASA
7. SEPANJANG HAYAT


__ADS_3

Pemandangan tersebut benar-benar terlihat sangat indah dan memabukkan dimata Arshlan, membuatnya gemas ingin menggigit puncak bukit itu kembali kalau tak ingat Lana akan meradang.


"Maaf sayang.. karena kau.. sangat menggemaskan.. aku tidak bisa menahannya.." bisik Arshlan begitu intim, terus bergerak tanpa mengurangi powernya sedikitpun.


Lana tersenyum mendengarnya. "Kau selalu saja begitu.." Lana menatap manja wajah Arshlan yang berada diatasnya, sedang memacu tanpa jeda ibarat kuda jantan yang perkasa.


Jemari lentik Lana terangkat guna mengusap peluh yang membuat wajah yang ditumbuhi bulu kasar itu terasa lembab, kemudian menyusuri setiap inchi ketampanan yang sanggup membuatnya mabuk kepayang sejak awal berjumpa.


Sejenak Arshlan mengendurkan ritme percintaan mereka, saat ia mengangkat tubuh Lana tanpa melepaskan pertautan yang ada dibawah sana.


Arshlan menghempaskan tubuhnya keatas sofa yang ada disudut ruangan, dan menaruh Lana tepat diatas pangkuannya.


"Ayo sayang.. sekarang kau nahkodanya.." titah Arshlan mengisyaratkan Lana untuk mengambil alih permainan yang semakin memanas.


Dengan patuh Lana mengangguk dan mulai menggoyang pinggulnya dengan gerakan yang berirama, membuat Arshlan panas dingin dihadapkan dengan adegan menggoda dipelupuk matanya yang terus menatap kagum tanpa mampu berpaling.


Suara-suara indah yang timbul akibat panasnya suhu percintaan pun kembali memenuhi udara, diiringi deru nafas serta desa han yang bersahut-sahutan tanpa henti.


Detik berikutnya gerakan pinggul Lana mulai terlihat tak terkendali, menandakan puncak pencapaian yang nyaris diraih.


"Sshh.. sayang.. akh.. akh.."


"Tahan sayangku.. kita akan mengeluarkannya bersama.."


Arshlan memegang kuat pinggul Lana yang mulai menggila, kali ini ia memacu dirinya sendiri disana guna mengejar penglepasan bersama.


Seiring dengan pekik tertahan milik Lana, tubuh kekar Arshlan pun merasakan hal yang sama.


Arshlan menyambut tubuh Lana yang terkulai lemas diatas dadanya yang bidang, usai meraih apa yang mereka raih bersama-sama.


"Lana, aku mencintaimu.." Arshlan mengecup wajah Lana yang berada diceruk lehernya.


Sepenggal kalimat Arshlan mampu membuat sepasang mata Lana mengerjap haru mendengar ungkapan cinta yang selama empat tahun ini terus diucapkan Arshlan berkali-kali.. setiap hari.. namun setiap kali Arshlan mengucapkannya, tak pernah sedikitpun maknanya berkurang, malah yang ada terasa semakin dalam.

__ADS_1


"Aku juga mencintaimu, sayang.." lirih Lana seraya meraba rahang Arshlan, mengusapnya penuh cinta.


"Semakin hari aku semakin mencintaimu.." bisik Arshlan lagi begitu dekat, hingga hembusan nafasnya yang hangat ikut menerpa wajah Lana yang berpeluh.


"Aku juga.."


"Aku akan mencintaimu sampai diakhir hayatku.."


"Begitupun aku.."


Arshlan memeluk tubuh bersimbah peluh, yang masih berada diatasnya semakin erat.


Tidak hanya mulutnya.. namun Arshlan tau bahwa hatinya ikut berjanji.


Tidak hanya dihadapan Lana.. melainkan didalam sanubarinya juga ia berikrar janji yang sama..


Untuk mencintai Lana setiap hari..


Disepanjang hayatnya..


πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„


Lana merasa, saat ini hidupnya terasa sangat lengkap karena selalu dipenuhi kebahagiaan.


Dan semua itu dikarenakan oleh suaminya, Tuan Arshlan yang tak pernah berhenti memberikan semua hal yang indah untuk Lana.


Seperti saat ini...


Lana bisa berdiri ditempat ini oleh karena hadiah manis suaminya yang super hebat itu.


Sebuah kamar suite di Baglioni Hotel Luna-The Leading Hotels of the World menjadi saksi bagaimana besarnya cinta seorang Tuan Arshlan untuk dirinya, yang setiap saat seolah terus berusaha memberikan yang terbaik, yang istimewa, serta luar biasa untuk Lana.


Dan Venezia pun telah menjadi saksi cinta pria itu.

__ADS_1


Kota destinasi wisata yang begitu artistik, karena Lana bahkan baru mengetahuinya bahwa saat ini, Venezia, yang merupakan salah satu kota paling romantis didunia, merupakan rumah untuk bangunan-bangunan abad pertengahan, yang juga memiliki nilai sejarah penting seperti St Mark’s Basilica dan Piazza San Marco.


Kota tersebut dibangun di atas 117 pulau kecil yang dihubungkan oleh jembatan kayu dan dipisahkan oleh grand canal yang spektakuler, yang membuat gondola menjadi moda transportasi penting yang digunakan di sana, sehingga semakin menambah keunikan Venezia.


Lana tidak tau lagi dengan cara apa dirinya bisa membalas semua yang telah dilakukan Arshlan untuknya, selain dengan persembahan cintanya yang semakin hari terasa semakin bertambah besar.


Baglioni Hotel Luna-The Leading Hotels of the World merupakan salah satu hotel mewah bintang lima terbaik di Venezia, yang mereka tempati sejak tiga hari yang lalu.


Bagi Arshlan sendiri, ia sangat tidak keberatan membayar semua fasilitas wah yang mereka terima dengan harga yang cukup fantastis, yang jika dirupiahkan nilainya bisa mencapai sembilan digit dalam semalam.


Semua itu terasa wajar saja untuk tipe kamar Suite San Giorgio jika diberikan label harga semahal itu, karena selain fasilitas super mewah dan lengkap seperti ruang tamu dan mini bar, kamar tersebut bahkan dilengkapi dengan teras pribadi yang menyuguhkan hal yang luar biasa, dimana pemandangan Pulau San Giorgio terhampar indah didepan mata.


Sungguh hadiah honeymoon dari Tuan Arshlan yang sangat indah, karena selama tiga hari berada di Venezia, sudah ada begitu banyak hal yang mereka lakukan.


Disiang hari Arshlan dan Lana tak pernah melewatkan sedikitpun waktu untuk mengunjungi semua tempat-tempat yang indah, sementara dimalam hari mereka berdua bercinta dengan hebat. Tentu saja.


"Kau ini suka sekali tersenyum diam-diam..."


Lana terhenyak mendapati tubuhnya telah dipeluk dengan utuh dari belakang.


Saat Lana mencoba berbalik, ia telah mendapati sosok Arshlan yang telah berada begitu dekat dengannya.


Tubuh pria itu terasa sejuk dikulit Lana, yang berbalut flowly dress berbahan ringan dan slim, karena Arshlan baru selesai mandi dan bahkan masih belum berpakaian.


Hanya selembar handuk yang melingkar dipinggul yang se xy milik pria itu, menampilkan pemandangan tubuh gagah yang luar biasa sempurna.


Dada yang bidang dan keras, perut yang beruas juga liat, lengan yang kokoh dan kekar.. dan semua pemandangan indah itu secara keseluruhan dihiasi oleh otot-otot yang menawan... bulu-bulu halus yang mengesankan... serta beberapa lukisan tubuh yang seolah membuat semuanya seolah semakin terkemas apik nan artistik.


'Tentu saja, karena dia adalah Tuan Arshlan...'


'Suamiku yang tampan dan hebat...'


Lana membathin dalam diam, namun bibirnya terus tersungging senyuman saat mendongak guna mendapati wajah Arshlan yang begitu dekat.

__ADS_1


...


Next boleh, jangan lupa tinggalkan jempolnya.. πŸ₯°


__ADS_2