TERJERAT CINTA PRIA DEWASA

TERJERAT CINTA PRIA DEWASA
KECERIAAN LANA


__ADS_3

Meskipun siang itu matahari benar-benar sedang bersinar terik namun tidak menyurutkan keinginan Lana dan Tuan Arshlan.


Usai makan siang, mereka bersama-sama membereskan peralatan makan yang mereka gunakan dengan bercanda tanpa henti, dan setelahnya Tuan Arshlan benar-benar memenuhi janjinya untuk menggendong Lana kepinggir pantai, yang letaknya sangat dekat dengan villa.


Keceriaan Lana yang begitu ceria dan alami seperti seorang anak kecil yang seolah tak pernah puas mengagumi setiap keindahan yang ia temui sukses membuat Arshlan yang terus menyaksikan pergerakan Lana kesana kemari dibalik kacamatanya yang hitam pekat sambil menikmati sebatang rokok ditangannya itu tersenyum sepanjang waktu.


(Keceriaan Lana yang selalu membuat Tuan Arshlan tersenyum).



(Mari kita bayangkan Tuan Arshlan yang super hot).



(Gimana..? Hot gak..? Sudah bisa mewakili buat dibayangin belum..? 🤪)


Lelah dengan segala bentuk keceriaannya, akhirnya, Lana pun kembali beringsut mendekat.


Dibawah payung pantai mereka berdua berbaring santai menikmati pemandangan laut yang berkilau dengan hembusan angin yang melenakan.


"Dasar pemalas.." goda Arshlan sambil menjawil pucuk hidung Lana saat Lana telah meringkuk dibawah lengannya dengan wajah mengantuk.


"Tuan aku lelah.. dan anginnya seolah merayu mataku untuk terpejam.." desis Lana malas-malasan, Lana bahkan berbicara dengan sepasang mata yang telah terkatup rapat.

__ADS_1


"Baiklah.. kau tidurlah, cuacanya memang sangat cerah.. sangat pas untuk beristirahat." ujar Arshlan sambil tersenyum, sebelah tangannya terulur untuk menata rambut Lana yang sedikit berantakan karena angin sepoi yang mempermainkan setiap helainya.


Untuk sejenak Arshlan malah menikmati wajah Lana yang terlelap dengan mudah.


Dalam diam hati Arshlan pun diliputi sedikit iba saat menyadari bahwa gadis itu pasti kelelahan dan kepayahan setelah semalam suntuk menjalankan kewajibannya guna melayani suami yang beringas seperti dirinya.


Arshlan terus menatap Lana dalam diam, semakin ia menyelami setiap inchi wajah Lana yang saat ini begitu tenang.. Arshlan semakin menyadari betapa Lana sangatlah belia.


'Aku ini sedang apa..? bermain-main sejauh ini dengan bocah kecil seperti Lana.. apa iya dikemudian hari aku sanggup hanya terus menatapnya saja..?'


Lamunan Arshlan mulai mengembara, dan setitik rasa bersalah seolah menghantui dinding jiwanya, saat Arshlan masih meragukan hatinya sendiri jika kelak dirinya bisa setia.


Beberapa tahun yang silam Arshlan hanyalah seorang remaja labil yang bahkan membentengi dirinya untuk tidak mengenal cinta.


Ayahnya adalah seorang pria mata keranjang yang tidak pernah puas hanya melihat ibunya saja, dan hingga akhir.. rumah tangga kedua orang tuanya sudah tak ubahnya sebuah neraka.


Ditengah rasa ketidak percayaan dirinya atas setiap kejadian demi kejadian yang menempa, Maura hadir dalam kehidupannya, mendekatinya dengan seribu satu godaan, mengajarkan semua hal yang selama ini ia hindari dengan sangat.


Sekian lama bersama dan Maura hampir saja bisa meyakinkan dirinya untuk menikahi wanita itu, meskipun sejujurnya Arshlan sendiri masih bingung membedakan perasaannya, hanya saja dirinya memang telah terbiasa bersama Maura.


Mungkin karena itu juga, hingga detik ini Arshlan tidak pernah benar-benar bisa membenci Maura. Karena meskipun pengkhianatan Maura dimata orang lain terlihat sangatlah buruk.. namun sesungguhnya Arshlan justru bersyukur, karena pada akhirnya Arshlan tau bahwa perasaannya kepada Maura tidak seistimewa yang ia kira.


Mendapati pengkhianatan Maura lima tahun yang lalu, sesungguhnya Arshlan tidak terlalu sesakit hati yang dibayangkan semua orang. Justru sebaliknya, hati Arshlan baik-baik saja.

__ADS_1


Jikalau ia mendendam dengan mengikuti arus permainan Maura, hanya semata-mata karena Arshlan benci dikhianati dan diduakan. Itu saja.


Arshlan bahkan sedikit bersyukur karena mengetahui bahwa ternyata dihatinya, Maura sama saja dengan semua wanita yang ia temui setelahnya.


Dan berbekal sebuah kisah patah hati karena telah diselingkuhi, sejak saat itulah Arshlan terkenal menjadi sosok penakluk wanita sejati.. yang hatinya seolah tidak bisa terjamah lagi..!


Tidak dengan Maura..


Tidak juga dengan sekian banyak wanita yang berseliweran di setiap malamnya..!


Dan saat ini Arshlan merasa benar-benar sempurna menjadi pria brengsek. Karena bersama Lana, ia telah berhasil menundukkan dan mengajak gadis itu semakin jauh terperosok kedalam jurang kenikmatan dunia yang melenakan.


'Tapi.. apakah aku salah..?'


'Meskipun Lana masih sangat muda, dan tidak seharusnya bersama pria dewasa seperti diriku, tapi aku kan benar-benar suaminya yang berhak atas semuanya..?'


'Baiklah.. aku memang tidak melakukan hal yang salah, jadi wajar saja jika aku mengajaknya bercin ta.'


Pungkas sisi hati Arshlan yang lain, saat harus mencari pembenaran akan makna kehadiran Lana, dalam kehidupannya yang cukup pelik..


...


Next lah.. tapi jangan lupa support author yah.. 🥺🥺🥺🥺🥺

__ADS_1


__ADS_2