UJIAN CINTA ( My Uncle Jones )

UJIAN CINTA ( My Uncle Jones )
34. Jones kesurupan.


__ADS_3

Dino menarik dan melepaskan hijab yang menutup kepala Niken kemudian ia merobek baju atas Gadis itu dengan kasar sehingga terlihatlah Bh warna hitam dengan isinya yang menantang.


"Wawww.. ck ck ck.. bagus juga ya, aku suka." laki-laki itu menatap dengan mata berkabut lalu ia langsung menggerayangi tubuh bagian atas Niken.


Niken terus meronta ronta, ia menggerakkan gerakkan badannya kesana kemari agar Dino tidak bisa melecehkannya.


"Sialan .."plak.. plak.


Dino menampar wajah Niken dengan cukup keras sebanyak dua kali, wajah Niken memerah karna tamparan itu, bahkan darah tampak merembes dari lakban yang menutup mulutnya.


"Brengsek lu ya, dasar perempuan sundal, sok suci lu rasakan pembalasan gua, karna lu selalu menentang dan berkata kasar ke gua maka lu terima akibatnya."


Ia lalu menciumi gunung kembar gadis itu dengan penuh *****, tidak hanya sampai di situ ia bahkan meninggalkan jejaknya di sana bekas gigitan dan kiss mark tampak jelas di dada Niken, ia lalu mengeluarkan kedua benda kenyal itu dari tempatnya.


Seperti bayi yang sedang minum asi ibunya Dino menyedot kasar mammae Niken hingga gadis itu meringis kesakitan, air matanya mengalir deras mendapatkan perlakuan laki-laki itu.


Setelah puas Dino menarik celana panjang Niken agar turun ke bawah tapi hanya sebagian karan kedua kaki gadis itu di ikat pada besi yang melekat di dinding mobil box itu, meski meronta tapi Niken tidak bisa berbuat banyak tapi ia terus berusaha agar laki-laki itu tidak berhasil menodainya.


Kemudian ia menurunkan resleting celananya lalu mengeluarkan miliknya yang sudah menegang sempurna.


"Tenang saja, aku akan melakukannya hati hati kamu akan suka nanti." seringai Dino.


Umhhhh mmmm mmmm ..


Niken makin meronta melihat milik Dino yang sudah siap.mendarat di gua miliknya, ia meronta ronta sekuat tenaganya.


"Sudah jangan ribut, tidak akan ada yang bisa menolong mu, kedua teman mu sudah di lumpuhkan oleh teman teman ku, mereka pasti sudah asik di alam mimpi, dan asal kau tau di tempat ini sangat sepi tidak ada orang sama sekali jadi tidak akan ada yang akan datang menolong mu."


Dino.bersiap menindih tubuh lemah Niken yang hampir polos namun tiba tiba tubuhnya di tarik seseorang dari belakang.


Jones yang curiga dengan suara suara aneh tadi membuka pintu belakang mobil itu dan alangkah terkejutnya ia saat melihat seseorang yang akan di lecehkan oleh Dino spontan ia menarik keras baju belakang laki-laki itu lalu melemparkannya keluar mobil.


Tampa melihat ke dalam mobil, Jones menutup pintu mobil agar tidak terlihat keluar.


"Sialan lu ganggu kesenangan gua saja." umpat Dino berdiri sambil mengancing celananya.


"Brensek, dasar manusia tidak bermoral berani lu buat onar dan berbuat bejat di sini, gua pastikan lu tidak akan melihat matahari besok pagi."

__ADS_1


Bukh.. bukh.. bukh..


Jones menghajar Dino membabi buta, Dino yang belum siap mendapatkan tendangan bertubi tubi dari Jones terjungkal kebelakang, meski sudah babak belur tapi Jones tetap tidak berhenti menendang dan melayangkan tinjunya pada wajah dan dada laki-laki itu.


"Hahahaha lu bunuh gua bunuh hahaha, sebentar lagi perempuan bercadar itu juga akan mati di tangan teman teman gua, tapi pasti mereka menikmati tubuhnya dulu."


"Apa lu bilang, lu berani macam macam pada keluarga kings grup, bukan hanya lu tapi seluruh keluarga lu akan lenyap dari muka bumi ini."


Mendengar nama Kings grup wajah pucat Dino makin pucat, siapa yang tidak tau dan kenal nama grup perusahaan itu serta pemimpin pemimpinnya.


"Tapi sebelum mereka membunuhmu maka aku yang akan lebih dulu melakukannya." emosi Jones, ia terus saja menghajar Dino sampai laki laki itu tergolek tak berdaya di atas batako parkiran itu.


"Pak dokter sudah jumpa dengan nona." tanya Lila yang datang napas tersengal sengal akibat berlari lari bersama Asiah yang masih sempoyongan.


"Katakan di mana Shafa hahhh, katakan bedebah." amarah Jones makin memuncak, ia terus saja menendang Dino tampa ampun dan tampa perasaan.


Dino tidak mampu berkata kata karna kesadarannya sudah mulai menurun, sebab Jones berkali kali menendang dada dan ***********.


"Cepat kalian lihat kedalam, ada wanita di sana, pintunya di buka sedikit saja." titah Jones pada Asiah dan Lila.


"Pak .. biarkan laki-laki itu di urus oleh yang lain, kita cari nona dulu, kami sudah melacak keberadaan nona melalui Gps yang ada di gelang nona." ucap seorang bodyguar.


"Kenapa ngak bilang dari tadi." berlari mendahului bodyguar itu.


"Tenang pak, teman teman yang lain sedang mengejar mobil yang membawa nona." ucapnya ikut berlari kearah mobil Lamborgini yang selalu di pakai bodyguar bayangan bila memantau keluarga Johan dari jauh.


Sementara itu Asiah dan Lila yang masuk kedalam mobil box sangat terkejut melihat keadaan Niken yang hampir tampa busana, mereka menangis bersama sambil melepas tapi pengikut kedua kaki dan tangan Niken.


"Maafkan kami Niken, kami terlambat." tangis Asiah memeluk tubuh niken yang lemah.


Lila membetulkan pakaian Niken, Asiah membuka lakban penutup mulut gadis itu, air mata Niken bercucuran deras dalam pelukan kedua sahabatnya itu.


Untung kalian datang sebelum laki-laki itu menodaiku." ucap Niken lemah.


Asiah dan Lila tidak menjawab mereka tidak mampu mengatakan kalau yang menolong Niken adalah Jones, mereka datang saat Jones sedang menghajar Dino.


"Nona ...nona bagai mana, ayo kita tolong nona, bahaya kalau sampai mereka membawa nona jauh dan melukainya."

__ADS_1


Niken mendorong Asiah dan Lila, ia berusaha bangkit dan turun dari dalam mobil di ikuti oleh Kedua sahabatnya.


Di luar ia melihat Dino yang di seret oleh dua orang bodyguar kedalam mobil, mereka tentu akan membawa Dino yang masih pingsan dengan kedua tangan di borgol ke markas mereka.


"Kamu ngak usah ikut, kamu masih lemah." Asiah.


"Tidak kak aku harus pergi, aku ikut kalian ayo cepat." ucap Niken bersikeras ikut.


"Kau dengarkan kata kata kami, pergilah dengan teman yang lain, masalah nona biar kami yang urus, teman teman juga sedang mengejar mobil yang membawa nona." Lila.


"Tidak aku tetap ikut, hei teman teman jangan biarkan laki-laki itu mati dulu sebelum aku datang." ucapnya pada kedua teman sesama bodyguar yang menyeret Dino tadi.


"Baik, kami tunggu lu di markas." jawab salah seorang di antaranya.


Dengan terpaksa Asiah dan Lila membawa Niken bersama mereka, mereka meninggalkan tempat itu yang masih sepi tampa ada orang lain di sana selain mereka.


🪴🪴🪴🪴🪴🪴


Hai teman teman jangan lupa tinggalkan jejak kamu ya, agar author makin semangat Up di tengah kesibukan yang melanda.


Dukungan kamu kamu penyemangat ku.


🪴Like


🪴Rate


🪴Vote


🪴Hadiah


🪴Komen yang banyak dan membangun.


Muliate..


Lv u All......


HAPPY READING.

__ADS_1


__ADS_2