
Saat ini didalam sebuah ruangan mitting hanya tinggal Arc, Jhon dan dua orang lainnya yang Arc kenal adalah CEO perusahaan Gosta dan anaknya bernama Olivia. Setelah Jhon memerintahkan kepada yang lainnya untuk keluar dari ruangan tersebut tinggallah mereka berempat.
"Kau harus bertanggung jawab pada anakku." kata pria itu yang merupakan CEO Gosta dan ayah dari Olivia Jonathan.
"Tanggung jawab?" kata Arc mengulang perkataan ayah Olivia
"Iya, kau telah meniduri anakku." kata Jonathan sedangkan Olivia menangis disampingnya.
"Meniduri wanita jelek itu" kata Arc menunjuk Olivia, sedang Olivia yang dikatakan jelek langsung mengangkat wajahnya dan melihat Arc yang mengatakan kalau dirinya jelek.
"Apa dia mengatakan aku jelek, apa dia buta." batin Olivia.
Belum sempat Jonathan mengeluarkan suara, dari arah pintu terdengar suara anak kecil yang memanggil Arc.
"Edy." kata Carl sambil masuk
"Kesini sayang, ada apa. Hem?" kata Arc sambil memangku Carl yang sudah sampai didekatnya.
"Cal bosan Edy, ayo pulang belmain dengan My." kata Carl.
"Sebentar ya sayang, Daddy ada urusan dulu. Carl bermain saja bersama Z oke." kata Arc
"Baiklah, apa Cal boleh membeli es klim?" kata Carl
"Iya boleh pergilah bersama Z" kata Arc sambil mencium pipi Carl.
"Ayo Tuan Muda kita pergi membeli es krim." kata Z sambil menggendong carl.
"kapan dia menikah, dan apa benar itu anaknya." batin Olivia
"Apa kah Tuan Arc sudah menikah." batin Jonathan ayah Olivia.
"Jadi anda menuduh saya telah meniduri anakmu." kata Arc dengan santai
"Iya, kau telah meniduri anakku. Jadi kau harus bertanggung jawab dengan menikahinya." kata Jonathan, sedang kan olive kembali lagi terisak menangis.
"Apa benar aku meniduri mu?" kata Arc
"I...iya, malam tadi kau mengajakku makan malam hiks hiks setelah meminum wine t... tiba-tiba aku merasa pusing dan ketika aku bangun aku sudah berada disebuah kamar hotel seorang diri." kata Olivia sambil menangis rubah
"Kau menuduhku apa ada buktinya, jangan membuat tuduhan tanpa bukti." kata Arc
"Ada, aku sudah melihat cctv yang ada di hotel itu. kau membawaku masuk kedalam kamar sebuah hotel." kata Olivia dengan menutup wajahnya dengan telapak tangan seolah-olah merasa jika perbuatan itu telah membuatnya merasa malu.
__ADS_1
"Benarkah, aku sepertinya tidak pernah mengajak seorang wanita untuk makan malam apalagi wanita sepertimu." kata Arc, membuat Jonathan marah karena Arc mengatai anak ya seperti itu.
"Benar hiks hiks aku tidak bohong, kau mengajakku makan malam bersama." kata Olivia sambil terisak.
"Jangan membuat aku marah Tuan Arc, jangan kira dengan nama besar Alexander Anda bisa lepas dari tanggung jawab. Aku ingin segera diadakan pernikahan sebelum anakku hamil darah daging mu." kata Jonathan
"Dengar kalian berdua, aku sama sekali tidak pernah mengajak anakmu yang jelek itu untuk makan malam bersama. Apa kau tau selama hampir satu Minggu ini aku tidak pernah keluar dari mansionku. Aku bisa membuktikan itu semua dengan cctv yang ada Dimansion ku. Atau jangan-jangan anakmu sedang berhalusinasi saat bercinta dengan orang lain dan menuduh aku yang telah melakukan hal menjijikkan itu pada dirinya." kata Arc dengan nada suara yang naik satu oktaf.
Tiba-tiba pintu dibuka dari luar, masuklah Elle beserta Kayo. Melihat istrinya datang Arc tersenyum dengan senang.
"Sepertinya aku terlambat menyaksikan sebuah drama?" kata Elle menghampiri Arc dan langsung mencium bibir Arc didepan semua orang yang ada didalam ruangan tersebut.
"Sialan wanita itu, mengapa dia berani-beraninya mencium calon suamiku." batin Olivia, Elle yang mendengar batin Olivia hanya tersenyum kecil.
"Mana anak KITA."kata Elle duduk dipangkuan Arc dan menekan kata "KITA".
"Carl sedang makan es krim bersama Z." kata Arc sambil memeluk Elle.
"Sebenarnya ada apa ini, mengapa kau menangis." kata Elle menunjuk kearah Olivia.
"Tuan Arc sudah meniduri anakku, jadi aku meminta pertanggung jawaban darinya." kata Jonathan
"Benarkah? Honey apa yang dibilang oleh pria tua itu benar." kata Elle memandang Arc
"Dengar itu apa yang dikatakan olehnya, jadi sebaiknya kalian pergi dari hadapan kami." kata Elle santai.
"T...tidak, aku tidak mau. Kau harus menikahi ku sekarang juga, aku tidak mau orang lain mengetahui perbuatan kita." kata Olivia tidak ingin rencananya gagal menikah dengan Arc.
"Nona sebaiknya Anda pergi dari sini sebelum saya bertindak, aku masih menghormatimu sebagai wanita. Jadi pergilah." kata Elle masih dengan santainya.
"Tidak kau yang seharusnya pergi, kau bukan siapa-siapa ya tuan Arc." kata Olivia.
"Aku, aku adalah istrinya. Jadi sebaiknya kau pergi dari sini sebelum aku membongkar semua rahasia mu." kata Elle sambil menghampiri Olivia.
"Tidak, aku mau Arc menikah dengan ku karena telah merenggut kesucian ku." kata Olivia yang membuat Elle tertawa.
"Hahaha kesucian, apa aku tak salah dengar kau mengatakan suamiku telah merenggut kesucian mu. Kesucian yang telah kau berikan kepada orang di sampingmu dan kau menuduh suamiku yang merenggutnya. Sungguh drama yang sangat memukau nona Olivia." kata Elle, membuat Olivia langsung memandang ayahnya.
Sedangkan ayahnya hanya diam saja mendengar perkataan wanita yang ada didepannya yang mengetahui perbuatan yang selama ini telah ditutupinya dari istrinya, Dia suka melakukan hal itu di luaran sana bukan hanya pada anaknya tapi juga kepada para pelayan yang ada Dimansion ya.
"Apa maksudmu, aku tidak pernah melakukan hal seperti itu." kata Olivia
"Benarkah, apa aku harus menunjukkan bukti dari pergulatan panas kalian yang ada disebuah kamar hotel." kata Elle dengan santainya
__ADS_1
"Silahkan jika kau memilikinya." kata Olivia dengan berani, tapi didalam hati was-was dengan perkataan Elle.
"Kayo nyalakan video pergulatan antara rubah dan buaya." kata Elle yang membuat Jhon hampir mengeluarkan suara tawanya, sedangkan Arc hanya menggelengkan kepalanya saat istrinya berkata hal seperti itu.
Saat video tersebut dinyalakan di depan mereka, Olivia dan Jonathan langsung melototkan mata mereka karena perbuatan mereka sudah terbongkar. Bukan hanya video Olivia bersama sang ayah tetapi juga video Olivia bersama beberapa pria lainnya. Tapi pada saat video terakhir Olivia tersenyum karena itu video dia bersama dengan Arc yang sedang melakukan percintaan. Arc yang melihat itu langsung melototkan matanya.
"Sweety itu bukan aku." kata Arc
"Lihat itu bukti jika Tuan Arc telah meniduri aku." kata Olivia.
"Tapi sepertinya di dalam video itu kau tidak dalam keadaan pingsan nona Olivia, tapi suamiku yang dalam keadaan pingsan. Atau jangan-jangan kau sengaja menjebak suamiku agar bisa menikah dengannya." kata Elle dengan santai.
"T...tidak." kata Olivia.
"Jangan gugup, ini masih ada kelanjutan videonya." kata Elle, dan video itu mulai berputar kembali yang membuat Olivia sangat syok ternyata orang yang ada didalam video itu bukanlah Arc melainkan sebuah robot yang menyerupai wajah Arc.
"Aduh sangat mengejutkan ternyata kau bercinta dengan sebuah robot. Apa rasanya sama dengan manusia." kata Elle sambil menaik turunkan alisnya.
"Aku jadi ingin merasakannya juga." kata Elle
"Sweety" kata Arc dengan suara dingin
"Bercanda honey, aku sudah puas dengan milikmu yang seperti tornado itu." kata Elle dengan santai mengatakan milik Arc seperti tornado.
"Tidak ini pasti bohong, kau pasti sudah mengedit video itu." kata Olivia sambil berteriak.
"Kau tidak percaya, akan aku buktikan. Egon." kata Elle memanggil Egon yang ada diluar bersama dengan seseorang yang telah membantunya.
Saat pintu dibuka masuklah Egon dan yang lainnya, mereka semua terkejut dengan apa yang dia lihat kecuali Elle dan Kayo.
"Sweety siapa pria jelek itu." kata Arc menunjuk pada robot yang berwajah sepertinya.
"Bagaimana mungkin, ini pasti bohong." teriak Olivia. "Kau juga, mengapa kau ada bersamanya." tunjuk Olivia pada orang yang telah membantunya menjalankan rencananya.
"Sekarang dia adalah anggota ku, karena dia telah di rubah menjadi manusia robot oleh anggota ku." kata Elle
"Tidak mungkin, kalian menipuku. Aku tidak." teriak Olivia dan ingin menyakiti Elle tapi langsung dicegah oleh kayo.
Prang...
Olivia dilempar oleh Kayo kearah meja kaca, sampai meja kaca itu hancur berserakan, sedangkan Olivia yang dilempar langsung pingsan.
"Bawa wanitaku pergi dari perusahaan suamiku." kata Elle kepada Jonathan, mendengar itu Jonathan langsung mengangkat Olivia dan membawanya pergi dari perusahaan Arc.
__ADS_1
Bersambung....