Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Buaya


__ADS_3

Sedangkan disebuah kamar di mansion Alexander, Jimmy yang sedang menunggu Marsha yang masih ada didalam kamar mandi. Jantung Jimmy berdegup dengan cepat seperti seseorang yang sedang dikejar hantu.


"Ya ampun mengapa jantungku tiba-tiba berdetak dengan cepat, jangan sampai aku mati duluan sebelum berperang." batin Jimmy.


Sedang Marsha yang ada didalam kamar mandi sama halnya seperti Jimmy, yang jantungnya sedang berdetak dengan cepat.


"Aduh aku takut, katanya jika pertama kali melakukannya akan sakit dan mengeluarkan darah. Aduh aku jadi tidak berani keluar dari kamar mandi." batin Marsha.


Jimmy yang sudah menunggu Marsha lama, masih juga belum ada tanda-tanda jika wanita itu akan keluar dari kamar mandi. Karena khawatir Jimmy langsung mengetuk pintu kamar mandi tersebut


"Sayang, apa terjadi sesuatu?" kata Jimmy


"Aduh gimana ini Jimmy sudah memanggilku." batin Marsha.


"Sudah Jimmy." kata Marsa dengan gugup dan membuka pintu kamar mandi dengan memakai handuk yang hanya menutup sampai paha atasnya yang memperlihatkan betis dan bahunya yang membuat Jimmy panas dingin.


"Ya Tuhan, aku sungguh tak sanggup melihat keindahan didepan mataku ini." batin Jimmy.


"Apa kau mau mandi juga" kata Marsha pada Jimmy.


"Iya, aku mau mandi." kata Jimmy terbata karena tak sanggup melihat hal yang indah didepan matanya.


"Baiklah, masuklah aku akan pergi mengambil baju tidurmu." kata Marsha langsung berlari menuju ruang gantinya.


"Ya Tuhan jantungku, benar-benar akan copot jika terlalu lama memandangnya." kata Jimmy.


Sedangkan Marsha yang sudah berada didalam ruang ganti, merasakan hal yang sama.


"Malu sekali, pasti dia mengira aku menggodanya karena hanya memakai handuk saja." kata Marsha.


Setelah berhasil menenangkan diri Marsha langsung mencari pakaian Jimmy dan juga pakaiannya. Setelah menemukan pakaian Jimmy, Marsha mencari pakaian tidurnya yang biasa dia pakai tapi tidak ada yang dia temukan hanya lingerie seksi yang tersusun rapi dan dibawahnya terdapat surat yang bertuliskan dari Mommy dan Mama. Karena penasaran Marsha langsung membacanya.


"Untuk anak dan menantuku, semoga berhasil malam pertamanya dan memberikan kami cucu." Dari Mama dan Mommy.


"Ya ampun wanita-wanita tua itu, membuat aku malu saja memakai pakaian ini." batin Marsha.


Karena tidak ada pakaian lain selain itu terpaksa Marsha menggunakannya, karena pakaian yang ada hanya itu tidak ada yang lain.


Sedangkan Jimmy sedang memikirkan apa yang harus dia katakan kepada Marsa saat ingin meminta malam pertama.

__ADS_1


"Apa yang harus aku katakan ya, agar dia mau melakukannya dengan ku." batin Jimmy.


Karena cukup lama berpikir, Jimmy akhirnya keluar juga dari kamar mandi.


"Biarkan saja nanti juga aku akan bisa melakukannya." kata Jimmy dan keluar dari dalam kamar mandi.


Setelah keluar Jimmy melihat Marsha sudah berbaring dan menutup badan sampai lehernya dengan selimut, melihat itu Jimmy biasa saja. Jimmy mengambil pakaian yang sudah disiapkan oleh Marsha untuknya. Jimmy langsung memakai pakaiannya dihadapan Marsha membuat wanita itu langsung menutup matanya.


Melihat Marsha yang menutup matanya, perlahan-lahan Jimmy menghampiri Marsha.


"Istriku sangat cantik" kata Jimmy, mendengar ada yang berbicara spontan Marsa membuka matanya membuatnya langsung memandang mata Jimmy karena wajah mereka sangat dekat.


"A...apa yang kau lakukan." kata Marsha gugup.


"Tidak ada hanya memandang istriku yang sangat cantik ini." kata Jimmy sambil membelai wajah Marsha.


"Apa kau tidak mau mal-perkataan Jimmy langsung terhenti ketika Marsa langsung membuka selimutnya.


"Ti...tidak." kata Marsha dan langsung membuka selimutnya untuk pergi keluar dari kamar karena sakit gugupnya.


Belum sempat Marsa memegang gagang pintu Jimmy langsung menarik Marsha kedalam pelukannya.


"Mau kemana sayang, apa kau mau memperlihatkan tubuhmu pada para bodyguard diluar sana." mendengar perkataan Jimmy Marsha spontan langsung melihat tubuhnya. Dia baru ingat jika hanya memakai baju haram tersebut membuat mulutnya ternganga.


"Aku menginginkanmu sayang, aku sudah tidak sanggup lagi membendung ya." kata Jimmy setelah melepas ciumannya, membuat pipi Marsha memerah seperti tomat. Jimmy yang melihat itu langsung mengangkat Marsha dan membawanya ke atas kasur mereka dan melakukan olah raga malam.


****


Sedangkan di mansion Elle di pagi hari, terjadi kehebohan karena Carl dan Elle yang merengek meminta untuk dibelikan hewan yang menurut mereka sangat menggemaskan.


"Ayolah honey, kami ingin hewan itu." kata Elle sambil merengek kepada Arc.


"Iya cal juga suka, Edy belikan ya." kata Carl kepada Arc, membuat pria dewasa itu memijit pangkal hidungnya.


"Ya ampun anak dan istriku sangat aneh, Apa yang membuat kalian mengatakan kalau hewan buaya itu menggemaskan. Aku tak habis pikir dengan pikiran kalian berdua eh salah bertiga dengan adik Carl yang ada didalam perut mu Sweety." kata Arc


Sedangkan Mama Annchi yang melihat itu sangat bahagia karena anaknya memiliki suami yang sangat menyayanginya dan juga Carl yang sudah dianggap Elle seperti anaknya sendiri.


"Tapi aku mau honey, kalau kau tidak mau membelikannya aku akan mencari suami baru." kata Elle

__ADS_1


"Iya cal mau Cali Edy Balu." kata Carl


"Hei kalian, jangan seperti itu mana ada di dunia ini yang seperti Daddy dan suami seperti aku Sweety yang kaya tiada tandingannya." kata Arc membanggakan dirinya.


"Karena itu, belikan yang kami mau sekarang." kata Elle. "Kalau tidak aku akan meminta pada kakek, dan kamu tidak akan melihat kami berdua lagi eh salah bertiga." kata Elle dengan mengerucutkan bibirnya.


"Iya betul" kata Carl


"Iya baiklah, jangan katakan pada kakek." kata Arc langsung menelpon Jhon agar membelikan anak dan istrinya hewan yang diinginkan mereka.


"Terimakasih honey." kata Elle sambil mencium bibir Arc sekilas dan bergantian dengan Carl.


"Makasih Edy, cal sayang dengan Edy." kata Carl sambil mencium pipi Arc.


Setelah beberapa menit Jhon datang untuk menjemput Arc.


"Jhon apa kau sudah mencarikan apa yang aku katakan tadi ditelpon." kata Arc.


"Sudah tuan, hewan itu akan datang besok pagi karena hewan tersebut didatangkan langsung dari tempat asalnya." kata Jhon.


Mendengar itu Elle dan Carl sangat senang.


"Yeahhh akhilnya kita punya mainan balu." kata Carl dan diangguki Elle


"Iya, kita bisa berenang bersamanya nanti." kata Elle, membuat Arc dan yang lainnya disitu tercengang dengan perkataan bumil tersebut.


"Ya ampun sayang, kau tidak boleh berenang bersama buaya, bisa-bisa kau dimakannya." kata Mama Annchi kepada Elle.


"Biarkan saja dia Ann, kau akan dibuat takjub oleh mereka berdua. Apa kau tau hewan apa saja yang mereka pelihara?" kata Mama Amanda.


"Tidak" kata Annchi


"Hewan yang mereka pelihara adalah, harimau dan banyak lagi hewan yang sangat berbahaya. Jika tidak percaya tanyakan saja dengan mereka." kata Mama Amanda.


"Aku percaya Amanda, tidak bertanya pun aku percaya." kata Mama Annchi.


"Sweety aku pergi dulu ya, karena ada mitting yang aku harus hadiri." kata Arc dan langsung mencium kening Elle dan juga Carl yang ada di dekat Elle.


"Daddy pergi dulu ya, jaga Mommy dan juga adikmu yang ada diperut Mommy." kata arc kepada Carl.

__ADS_1


"Oke Edy." kata Carl.


Bersambung....


__ADS_2