Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bab41~Kedatangan Bela 1~


__ADS_3

Haaiii 🖐️🖐️🖐️🖐️


Untuk yang selalu setia dan baik hati 🥰 tolong tinggalkan jejak nya ya 🥰🥰.


🌷🌷🌷🌷🌷 Happy reading 🌷🌷🌷🌷🌷


Di kediaman Ratna.


Acara lamaran pun berjalan dengan lancar,kini Ica telah resmi bertunangan dengan Zidan,cincin yang sangat indah telah melingkar di jari manis Ica.



Hati Ica begitu sangat bahagia melihat cincin yang melingkar di jari manisnya."Ya Tuhan satukanlah cinta kami hingga maut yang memisahkan." batin Ica.


"Ya Tuhan persatu kan Kami dalam ikatan pernikahan dan hanya maut yang memisahkan cinta kami." Zidan pun berucap dalam hati,Ia merasa bersyukur setelah penantian yang sangat panjang Dirinya bisa kembali menemui cinta nya.


Yang Zidan dan Ica undang hanya teman terdekatnya."Selamat ya bro, semoga cepat ke pelaminan." Veri memeluk Sahabatnya itu."Thanks sudah datang." Zidan pun membalas pelukan Sahabat nya itu.


"Selamat ya Zidan semoga kalian selalu bahagia." kini giliran Rian Ia pun memeluk Sahabatnya itu."Terimakasih,semoga cepat nyusul." ucap Zidan."Aamiin." ucap Rian kini mereka bertiga pun mengobrol melepas rindu, sambil menikmati hidangan yang sudah di sajikan.


"Selamat ya Ca." Sindi memeluk Sahabatnya itu."Terimakasih sudah datang, semoga cepat nyusul." Aamiin." Sindi dan Ica pun kini tengah menikmati makanan yang sudah di hidangkan.


Kini semua teman Ica dan Zidan sudah pamit begitu juga dengan Nenek dan Kakek Zidan ,kini tinggal Zidan yang masih berada di rumah Ica."Bu,Aku sudah membicarakan dengan Nenek dan Kakek tentang hari pernikahan Kami,jadi acara pernikahan Kami akan di adakan sebulan lagi,apa Ibu tidak keberatan?." tutur Zidan.


"Alhamdulillah Ibu sama sekali tidak keberatan lebih cepat lebih baik."Ratna tersenyum manis kearah calon menantu nya itu."Alhamdulilah terimakasih banyak Bu, kalau begitu Aku pamit pulang dulu, Assalamu'alaikum." Zidan mencium tangan Ratna."Wa'alaikum salam, hati-hati Nak." Zidan pun mengangguk.


"Mas pulang dulu."Zidan tersenyum manis kearah Ica."Hati-hati Mas."Ica melambaikan tangannya. Zidan pun membalas lambaian tangan Ica.

__ADS_1


🌷🌷🌷🌷🌷


Keesokan paginya .


Hari ini adalah hari pertama di mana Ica akan mengajar di salah satu sekolah SMA negeri unggulan,Ica langsung lulus karena nilai yang Ia peroleh ketika tes sangat lah bagus bahkan Ica memperoleh nilai yang paling tinggi diantara yang lainnya.


Ica tengah bersiap untuk berangkat mengajar ke sekolah unggulan."Bismillah semoga tidak ada kendala apapun."batin Ica. jujur hatinya sedikit cemas,Ica takut jika muridnya ada yang tidak suka terhadap dirinya,tapi Ica harus optimis Ia membuang jauh-jauh rasa cemasnya itu.


💋💋💋💋💋


Di tempat yang berbeda Zidan pun tengah bersiap untuk mengajar kembali di universitas unggulan. Zidan memiliki untuk menjadi Dosen kembali daripada harus bekerja di kantor Ia tidak ingin meninggalkan cinta sejati nya hanya untuk menjadi seorang CEO.


~Flash black on~


"Zidan apa kabar mu nak?" ucap Johan, Dirinya mengajak bertemu dengan Zidan di cafe."Alhamdulilah baik Ayah,oh ya ada perlu apa Ayah hingga mengajakku bertemu disini." ucap Zidan tanpa basa-basi.


"Meskipun Ayah memberikan semua harta Ayah Aku tidak akan pernah meninggalkan Ica karena Dia adalah sumber kebahagiaan ku!!." Zidan menekan kata bahagia,Ia sudah sangat geram dengan kelakuan orang tuanya itu.


"Baiklah kalau itu mau mu,tapi Kamu harus ingat sampai kapanpun Ayah dan Ibumu tidak akan pernah merestui hubungan kalian camkan itu!!." Johan pun berlalu pergi.


~Flash back off~


Zidan membuang napas nya dengan kasar ketika teringat ucapan Ayahnya."Aku tidak bermaksud untuk menjadi Anak yang durhaka, tetapi Aku hanya mempertahan cinta yang bisa membuat Aku nyaman dan bahagia, apakah Aku salah bertindak seperti itu,Aku ingin kalian merestui hubungan kami hanya itu." monolog Zidan dalam hati.


Kini Zidan sudah siap lalu Ia berjalan menuju garasi untuk mengendarai mobil kesayangan nya."Bismillah semoga tidak ada kendala." mobil Zidan pun melesat dengan kecepatan sedang.


Ditempat yang berbeda,Ica pun telah siap berangkat,Ia mengendarai motor matiknya dengan hati-hati.sedangkan Ifan mengendarai motor ninja yang di belikan Ica saat ulang tahunnya.

__ADS_1


Ica sudah sampai di sekolah SMA negeri unggulan Ia pun memarkirkan motor matiknya."Selamat pagi Bu Anisa." ucap salah satu guru perempuan yang mengajar di sekolah tersebut."Selamat pagi juga Bu."ucap Ica begitu ramah."Oh ya kenalkan Saya Fitri , selamat mengajar di sekolah ini semoga Ibu Anisa nyaman."Fitri menyodorkan tangannya.


"Aamiin, terimakasih Bu Fitri."Ica pun menjabat tangan Fitri."Mari kita masuk Bu Anisa." Mereka pun berjalan menuju ruang guru.


"Selamat pagi semuanya,mari Bu Anisa masuk,Bu Anisa bisa duduk di sebelah Saya, kebetulan guru yang pernah duduk disini mengundurkan diri karena akan melahirkan dan suaminya melarang mengajar lagi." Fitri berkata dengan panjang lebar.


"Terimakasih Bu Fitri." Ica tersenyum manis kearah Fitri."Selamat pagi juga, selamat bergabung Bu Anisa ."ucap semua guru, terkecuali satu guru lagi yang belum hadir Dia adalah guru yang sangat killer.


"Terimakasih banyak semuanya mohon bimbingannya."Ica tersenyum ramah, Ia merasa bersyukur karena guru -gurunya sangat ramah dan sopan.


Sepuluh menit kemudian terdengar suara bel berbunyi menandakan bahwa seluruh siswa untuk masuk ke dalam kelasnya masing-masing.


"Uuuh akhirnya sampai juga." ucap guru killer tersebut, ya Dia adalah Revan guru tertampan namun sangat galak.


"Bu Fitri maaf Saya mau tanya kelas Dua belas A di sebelah mana ya?." Ica sedikit bingung Ia memang belum tau sepenuhnya tentang arah kelas yang ada di sekolah tersebut.


"Bu Anisa lurus saja nanti ada kantin nah Bu Anisa belok ke kanan." Fitri menjelaskan."Terimakasih Bu, kalau begitu Saya permisi dulu." ucap Ica."Sama-sama Bu Anisa." kini Ica pun berjalan sesuai arah yang di beri Fitri.


Sementara itu di tempat yang berbeda. Zidan telah sampai di Kampus yang Ia dulu ngajar. Zidan pun bersalaman dengan semua Dosen."Selamat bergabung kembali Pak Zidan." ucap Mereka kompak."Terimakasih kepada semuanya." Zidan pun berjabat tangan dengan semuanya.


Sementara itu Bela sudah sampai di kampus tempat Zidan mengajar Ia mencari tau keberadaan Zidan karena Bela sangat ingin bertemu dengan mantan kekasih nya itu.


"Permisi Bu Ada yang bisa Saya bantu." ucap salah satu dosen ."Saya ingin bertemu dengan Pak Zidan." ucap Bela begitu angkuh."Mari Saya antar.mereka pun berjalan menuju ruang Dosen."Hai Zidan apa kabar." ucap Bela.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Kira kira apa yang akan terjadi saksikan kelanjutannya ya 😊

__ADS_1


See You 🖐️🖐️🖐️


__ADS_2