Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Obsesi Yang Semakin Gila


__ADS_3

Didalam sebuah jet pribadi, Boy dan yang lainnya sudah mulai mengudara. Boy sangat gelisah akan keadaan istrinya.


"Tenang saja Kayo pasti bisa mengatasi ini." kata Elle yang mendengar pikiran Boy yang sangat menghawatirkan Kayo istrinya.


Elle tidak salah pilih, ternyata Boy sangat mencintai Kayo, tidak seperti Raiden yang di mulut berkata cinta tapi nyatanya dia bermain dengan wanita lain untuk memenuhi nafsunya


"Iya, tapi bagaimana jika dia menyakiti istriku." kata Boy


"Jika dia menyakiti Kayo, kita akan membalasnya." kata Elle dan diangguki oleh Boy, Arc hanya mendengarkan saja apa yang di bicarakan oleh istrinya dan Boy


Sedangkan disebuah jet pribadi Raiden, Kayo baru saja tersadar dari pingsannya.


"Dimana ini." kata Kayo setelah membuka matanya, karena merasa asing pada tempat tersebut.


Tiba-tiba pintu kamar yang Kayo tempati terbuka dan masuklah Raiden.


"Kau sudah bangun sayang." kata Raiden sambil mendekati Kayo


"Dimana ini." kata Kayo dengan tatapan tajamnya.


"Di jet pribadiku, kita akan ke negara J untuk melangsungkan pernikahan." kata Raiden sambil duduk di dekat ranjang.


"Kau gila, aku sudah menikah." kata Kayo


"Tidak masalah, setelah sampai di negara J aku akan membuatkan surat cerai kalian. Baru kemudian kita menikah." kata Raiden yang ingin memeluk Kayo, tapi refleks Kayo langsung menghindar.


"Jauhkan tubuh mu itu dariku." kata Kayo dengan suara dinginnya.


"Kenapa, sebentar lagi kita akan menikah." kata Raiden.


"Aku tidak akan pernah menikah dengan orang sepertimu, sekarang keluar dari kamar ini." kata Kayo.


Mendengar perkataan Kayo Raiden langsung Bagun dari duduknya dan langsung menatap Kayo dengan tatapan tajamnya.


"Dengar Kayo, kau akan tetap menjadi pengantinku bagaimanapun caranya. Aku akan singkirkan pria itu agar kau bisa bersamaku, INGAT itu " kata Raiden langsung menutup kamar itu dengan kencang


Bruk


Setelah keluar dari kamar Kayo, Raiden langsung memanggil asistennya untuk mempersiapkan segala cara yang telah direncanakan sebelumnya.


"Persiapkan semuanya, aku tidak ingin gagal." kata Raiden kepada asistennya.


"Baik Tuan." kata asistennya.

__ADS_1


Setelah beberapa jam melakukan penerbangan jet pribadi Raiden sampai di bandara negara J. Raiden langsung masuk kedalam kamar Kayo untuk membawa wanita.


"Cepat, kita harus pulang ke mansion untuk mempersiapkan pernikahan kita." kata Raiden sambil menarik Kayo.


"Lepas" kata KAYO yang berusaha melepaskan diri dari Raiden.


Plak


"Turuti apa yang aku katakan." kata Raiden setelah menampar Kayo.


"Maaf sayang, ayo kita turun." kata Raiden setelah menampar Kayo


Kayo terpaksa menuruti apa yang diinginkan Raiden agar dia memiliki kesempatan untuk kabur nantinya. Saat ini Kayo tidak memiliki senjata untuk melawan, jika dia melawan dengan tangan kosong pasti dia akan kalah karena Raiden membawa anak buahnya yang membawa senjata apalagi saat ini tangannya sedang diborgol oleh Raiden dan ditutupi dengan jaket agar tidak diketahui orang lain yang ada di bandara


"Aku harus mencari celah agar bisa kabur." batin Kayo.


Raiden dan yang lainnya langsung masuk kedalam mobil yang sudah menunggunya di luar bandara. Sepanjang perjalanan Kayo hanya berdiam karena dia sedang merencanakan sesuatu untuk pergi dari Raiden.


Setelah beberapa lama mereka sampai didepan mansion yang Raiden beli sebelum menculik Kayo, sedangkan ayah Hio tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh anaknya.


Raiden langsung membawa Kayo menuju kamar sementara Kayo sebelum menikah dengannya.


"Cepat masuk" kata Raiden kepada Kayo yang tidak mau masuk kedalam kamar tersebut. Tapi Kayo tidak bergeming.


"Istirahatlah" kata Raiden dan keluar meninggalkan Kayo dikamar tersebut seorang diri.


Kayo melihat disekitar kamar tersebut untuk mencari jalan keluar dari mansion tersebut.


Sedangkan Raiden dibawah sedang menunggu asistennya yang sedang membawa apa yang di inginkan ya.


"Tuan" kata asisten Raiden yang sudah sampai


"Hemmm." kata Raiden.


"Ini yang anda inginkan tuan." kata asisten Raiden sambil menyerahkan dokumen kepada Raiden.


"Bagus, aku akan kekamar ya dan persiapkan semuanya." kata Raiden langsung menuju kamar Kayo untuk.


Di dalam kamar Kayo sudah membuat sesuatu yang akan bisa membawanya kebawah, saat akan akan menurunkan benda itu sebuah tangan langsung menangkapnya.


"Apa yang kau lakukan hah." kata suara tersebut yang tidak lain adalah Raiden yang langsung menangkap Kayo yang akan turun kebawah menggunakan kain yang disambung menjadi tali untuk dia turun.


"Aku sudah katakan kita akan menikah hari ini juga, jadi jangan membantahku." kata Raiden yang menarik rambut Kayo sehingga membuat wajah Kayo melihat keatas.

__ADS_1


"Aku tidak mau, dasar pria gila." kata Kayo


"Iya aku gila kerena kau, aku tidak akan membiarkanmu pergi dari mansion ini." kata Raiden langsung menarik Kayo menuju ranjang dan langsung melemparnya.


"Aku akan membuatmu menjadi milikku saat ini juga " kata Raiden langsung membuka jasnya dan "Akan aku pastikan kau hanya akan menjadi milikku." kata Raiden sambil membuka kancing kemeja nya.


Melihat apa yang dilakukan Raiden Kayo langsung bangkit dan menerjang Raiden, mendapat perlawanan seperti itu Raiden semakin marah. Raiden langsung memukul wajah Kayo membuat bibir Kayo berdarah.


"Ternyata kau mau bermain kasar bersamaku sayang, akan aku ladeni." kata Raiden


Buk


Buk


Perkelahian pun terjadi antara Raiden dan Kayo, Kayo yang sedikit lengah membuat Raiden bisa menangkap tangannya dan langsung memiting ya kebelakang tubuh Kayo.


"Aaahkkkkk" kata Kayo saat Raiden menarik rambut Kayo kebelakang sehingga membuat wajah Kayo menghadap Raiden.


"Kau semakin cantik sayang, Aku akan membuatmu mendesah dibawah ku." kata Raiden sambil membawa Kayo kearah ranjang dan langsung menindih tubuh Kayo.


"Lepas" kata Kayo, Kayo seperti tidak bertenaga karena kepalanya tiba-tiba saja terasa berkurang.


"Tidak akan, aku akan membuatmu menjadi milikku." kata Raiden langsung mencium paksa bibir Kayo, mendapat perlawanan dari Kayo membuat Raiden semakin bersemangat ingin memiliki Kayo.


Plak


Plak


"Diam lah sayang, rasakan apa yang akan aku berikan kepadamu." kata Raiden langsung membuka baju yang digunakan oleh Kayo dengan paksa.


"Tolong aku boy." batin Kayo karena dia sudah tidak berdaya karena kepalanya yang tiba-tiba terasa sangat sakit.


Raiden yang melihat tubuh Kayo langsung memanas, langsung saja Raiden memulai aksi ya mencium leher jenjang Kayo dan semakin turun kebawah.


"Aku sangat menginginkanmu sayang." kata Raiden disela-sela saat mencium anggota tubuh Kayo.


"Aku akan membuatmu melayang sayang." kata Raiden yang ingin membuka celana yang digunakan Kayo.


Bruk


Suara pintu yang ditendang oleh seseorang dari luar membuat kegiatan yang Raiden lakukan terhenti.


"Berengsek, sia-" perkataan Raiden langsung terhenti ketika sebuah tangan talah memberikan Bogeman kepada wajahnya yang membuatnya langsung terjatuh dari ranjang.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2